{"id":51780,"date":"2025-05-28T17:34:44","date_gmt":"2025-05-28T10:34:44","guid":{"rendered":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/?p=51780"},"modified":"2025-05-28T17:34:44","modified_gmt":"2025-05-28T10:34:44","slug":"apa-itu-segwit-dan-bagaimana-pengaruhnya-pada-jaringan-bitcoin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-segwit-dan-bagaimana-pengaruhnya-pada-jaringan-bitcoin\/","title":{"rendered":"Apa Itu SegWit dan Bagaimana Pengaruhnya pada Jaringan Bitcoin?"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-segwit-dan-bagaimana-pengaruhnya-pada-jaringan-bitcoin\/#Latar_Belakang_Masalah_Skalabilitas_dan_Keterbatasan_Blok_Bitcoin\" >Latar Belakang: Masalah Skalabilitas dan Keterbatasan Blok Bitcoin<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-segwit-dan-bagaimana-pengaruhnya-pada-jaringan-bitcoin\/#Apa_Itu_SegWit_Segregated_Witness\" >Apa Itu SegWit (Segregated Witness)?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-segwit-dan-bagaimana-pengaruhnya-pada-jaringan-bitcoin\/#Penyelaman_Teknis_Bagaimana_SegWit_Bekerja_dan_Konsep_%E2%80%9CBlock_Weight%E2%80%9D\" >Penyelaman Teknis: Bagaimana SegWit Bekerja dan Konsep &#8220;Block Weight&#8221;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-segwit-dan-bagaimana-pengaruhnya-pada-jaringan-bitcoin\/#Memperbaiki_Kerentanan_%E2%80%9CTransaction_Malleability%E2%80%9D\" >Memperbaiki Kerentanan &#8220;Transaction Malleability&#8221;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-segwit-dan-bagaimana-pengaruhnya-pada-jaringan-bitcoin\/#Dampak_SegWit_pada_Jaringan_Bitcoin\" >Dampak SegWit pada Jaringan Bitcoin<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-segwit-dan-bagaimana-pengaruhnya-pada-jaringan-bitcoin\/#Aktivasi_SegWit_dan_Perdebatan_Komunitas\" >Aktivasi SegWit dan Perdebatan Komunitas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-segwit-dan-bagaimana-pengaruhnya-pada-jaringan-bitcoin\/#Adopsi_SegWit_dan_Status_Saat_Ini\" >Adopsi SegWit dan Status Saat Ini<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-segwit-dan-bagaimana-pengaruhnya-pada-jaringan-bitcoin\/#SegWit_dan_Solusi_Skalabilitas_Lainnya\" >SegWit dan Solusi Skalabilitas Lainnya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-segwit-dan-bagaimana-pengaruhnya-pada-jaringan-bitcoin\/#Kritik_dan_Keterbatasan_SegWit\" >Kritik dan Keterbatasan SegWit<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-itu-segwit-dan-bagaimana-pengaruhnya-pada-jaringan-bitcoin\/#Masa_Depan_dengan_SegWit_Fondasi_untuk_Inovasi_Berkelanjutan\" >Masa Depan dengan SegWit: Fondasi untuk Inovasi Berkelanjutan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p data-sourcepos=\"3:1-3:92\">Jaringan Bitcoin, sebagai pelopor mata uang kripto, telah menghadapi berbagai tantangan teknis seiring dengan pertumbuhan popularitasnya. Salah satu tantangan paling signifikan adalah skalabilitas \u2013 kemampuan jaringan untuk memproses sejumlah besar transaksi dengan cepat dan biaya yang efisien. Keterbatasan ukuran blok Bitcoin menjadi penghambat utama, memicu diskusi panjang dan berbagai usulan solusi. Di tengah perdebatan ini, munculah Segregated Witness (SegWit), sebuah pembaruan protokol yang membawa perubahan mendasar pada cara transaksi Bitcoin disusun dan dicatat, dengan implikasi luas bagi efisiensi dan masa depan jaringan.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"5:1-5:136\">Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai apa itu SegWit, bagaimana mekanisme kerjanya, sejarah dan perdebatan yang melingkupinya, serta pengaruh signifikan yang telah dan akan terus diberikannya pada jaringan Bitcoin.<\/p>\n<h3 class=\"\" data-sourcepos=\"7:1-7:70\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Latar_Belakang_Masalah_Skalabilitas_dan_Keterbatasan_Blok_Bitcoin\"><\/span>Latar Belakang: Masalah Skalabilitas dan Keterbatasan Blok Bitcoin<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"9:1-9:16\">Sebelum memahami SegWit, penting untuk mengerti masalah inti yang coba dipecahkannya. Sejak awal, protokol Bitcoin menetapkan batas ukuran blok sekitar 1 Megabyte (MB). Setiap blok baru ditambang kira-kira setiap 10 menit, dan blok inilah yang berisi catatan transaksi yang dikonfirmasi.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"11:1-11:33\">Seiring meningkatnya pengguna dan volume transaksi Bitcoin, ruang blok 1MB ini menjadi semakin padat. Akibatnya, pengguna harus bersaing agar transaksi mereka dimasukkan ke dalam blok berikutnya dengan menawarkan biaya transaksi (transaction fees) yang lebih tinggi kepada para penambang. Hal ini menyebabkan dua masalah utama:<\/p>\n<ol data-sourcepos=\"13:1-13:26\">\n<li data-sourcepos=\"13:1-13:26\"><strong>Biaya Transaksi yang Melonjak:<\/strong> Pada periode puncak kemacetan jaringan, biaya transaksi bisa menjadi sangat mahal, membuat transaksi kecil menjadi tidak ekonomis.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"14:1-14:7\"><strong>Waktu Konfirmasi yang Lama:<\/strong> Transaksi dengan biaya rendah bisa tertunda berjam-jam, bahkan berhari-hari, menunggu untuk dikonfirmasi.<\/li>\n<\/ol>\n<p data-sourcepos=\"16:1-16:3\">Masalah ini dikenal sebagai &#8220;debat skalabilitas Bitcoin&#8221;. Berbagai solusi diusulkan, mulai dari yang sederhana seperti \u0627\u0641\u0632\u0627\u06cc\u0634 batas ukuran blok secara langsung (seperti yang kemudian diimplementasikan oleh Bitcoin Cash), hingga solusi yang lebih kompleks secara teknis.<\/p>\n<h3 class=\"\" data-sourcepos=\"18:1-18:40\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_SegWit_Segregated_Witness\"><\/span>Apa Itu SegWit (Segregated Witness)?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"20:1-20:12\">SegWit, singkatan dari <em class=\"\">Segregated Witness<\/em> (Saksi Terpisah), adalah sebuah pembaruan pada protokol Bitcoin yang diusulkan pertama kali oleh Dr. Pieter Wuille pada tahun 2015 dan diaktifkan di jaringan Bitcoin pada Agustus 2017 melalui mekanisme <em class=\"\">soft fork<\/em>.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"22:1-22:17\">Ide inti di balik SegWit adalah untuk <strong>memisahkan data tanda tangan digital (witness data)<\/strong> dari data transaksi utama. Dalam transaksi Bitcoin tradisional, tanda tangan digital \u2013 yang membuktikan kepemilikan dan otorisasi pengiriman dana \u2013 disertakan bersama dengan informasi input dan output transaksi di dalam blok. Data tanda tangan ini bisa memakan porsi signifikan dari ukuran transaksi, terkadang mencapai 60-70%.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"24:1-24:66\">Dengan SegWit, data <em class=\"\">witness<\/em> ini dipindahkan ke struktur data terpisah di luar struktur data transaksi utama yang dihitung dalam batas ukuran blok 1MB tradisional. Meskipun data <em class=\"\">witness<\/em> ini tetap disimpan di dalam blok dan dikirimkan ke seluruh node, cara penghitungannya diubah.<\/p>\n<h3 class=\"\" data-sourcepos=\"26:1-26:73\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyelaman_Teknis_Bagaimana_SegWit_Bekerja_dan_Konsep_%E2%80%9CBlock_Weight%E2%80%9D\"><\/span>Penyelaman Teknis: Bagaimana SegWit Bekerja dan Konsep &#8220;Block Weight&#8221;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"28:1-28:170\">Untuk memahami bagaimana SegWit meningkatkan kapasitas tanpa secara langsung meningkatkan batas ukuran blok 1MB, kita perlu mengenal konsep baru yang diperkenalkannya: <strong>&#8220;block weight&#8221;<\/strong> (berat blok).<\/p>\n<p data-sourcepos=\"30:1-30:105\">SegWit mendefinisikan unit baru yang disebut &#8220;weight units&#8221; (WU). Batas ukuran blok yang sebenarnya tidak lagi 1MB, melainkan 4 juta WU. Cara penghitungan berat ini berbeda untuk berbagai bagian data transaksi:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"32:1-32:30\">\n<li data-sourcepos=\"32:1-32:30\"><strong>Data Transaksi Non-Witness:<\/strong> Setiap byte data transaksi inti (seperti input, output, dan jumlah) dihitung sebagai 4 WU.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"33:1-33:30\"><strong>Data Witness (Tanda Tangan):<\/strong> Setiap byte data <em class=\"\">witness<\/em> (tanda tangan digital dan skrip terkait) hanya dihitung sebagai 1 WU.<\/li>\n<\/ul>\n<p data-sourcepos=\"35:1-35:31\">Dengan memberikan &#8220;diskon&#8221; pada data <em class=\"\">witness<\/em>, SegWit secara efektif memungkinkan lebih banyak transaksi untuk masuk ke dalam batas 4 juta WU, meskipun batas ukuran blok fisik (jika semua data dihitung secara tradisional) bisa mencapai hingga teoritis mendekati 4MB dalam kasus blok yang penuh dengan transaksi SegWit. Namun, dalam praktiknya, ukuran blok efektif biasanya berkisar antara 1.6MB hingga 2MB, tergantung pada proporsi transaksi SegWit dalam blok tersebut.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"37:1-37:32\">Pemisahan ini juga mengubah cara <em class=\"\">transaction ID<\/em> (TXID) dihitung. Sebelumnya, TXID dihitung dari seluruh data transaksi, termasuk tanda tangan. Dengan SegWit, TXID hanya dihitung dari data transaksi non-witness. Data <em class=\"\">witness<\/em> memiliki identifikasi tersendiri yang disebut <em class=\"\">witness transaction ID<\/em> (wTXID).<\/p>\n<h3 class=\"\" data-sourcepos=\"39:1-39:53\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Memperbaiki_Kerentanan_%E2%80%9CTransaction_Malleability%E2%80%9D\"><\/span>Memperbaiki Kerentanan &#8220;Transaction Malleability&#8221;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"41:1-41:99\">Selain meningkatkan kapasitas blok, salah satu manfaat teknis utama SegWit adalah <strong>memperbaiki bug &#8220;transaction malleability&#8221;<\/strong> (kelenturan transaksi) yang telah lama ada di Bitcoin.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"43:1-43:269\"><em class=\"\">Transaction malleability<\/em> adalah sebuah kerentanan di mana pihak ketiga dapat mengubah sedikit data tanda tangan digital sebuah transaksi <em class=\"\">sebelum<\/em> transaksi tersebut dikonfirmasi di blockchain, tanpa mengubah input atau output aktual transaksi tersebut. Meskipun pengirim dan penerima serta jumlah dana tetap sama, perubahan pada tanda tangan akan menghasilkan TXID yang berbeda.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"45:1-45:37\">Hal ini menimbulkan beberapa masalah:<\/p>\n<ol data-sourcepos=\"47:1-47:158\">\n<li data-sourcepos=\"47:1-47:158\"><strong>Komplikasi bagi Layanan:<\/strong> Layanan seperti bursa atau dompet yang mengandalkan TXID untuk melacak transaksi bisa mengalami kebingungan jika TXID berubah.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"48:1-49:0\"><strong>Penghambat Inovasi Layer Kedua:<\/strong> <em class=\"\">Transaction malleability<\/em> menjadi penghalang signifikan bagi pengembangan solusi skalabilitas lapisan kedua (Layer 2) seperti Lightning Network, yang memerlukan kepastian TXID untuk kontrak pintar yang kompleks.<\/li>\n<\/ol>\n<p data-sourcepos=\"50:1-50:245\">Dengan memisahkan data tanda tangan dari bagian data yang digunakan untuk menghitung TXID utama, SegWit secara efektif menghilangkan vektor serangan <em class=\"\">transaction malleability<\/em> ini. TXID kini menjadi final dan tidak dapat diubah setelah transaksi disiarkan, membuka jalan bagi implementasi teknologi canggih lainnya.<\/p>\n<h3 class=\"\" data-sourcepos=\"52:1-52:39\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dampak_SegWit_pada_Jaringan_Bitcoin\"><\/span>Dampak SegWit pada Jaringan Bitcoin<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"54:1-54:90\">Implementasi SegWit membawa sejumlah dampak positif yang signifikan pada jaringan Bitcoin:<\/p>\n<ol data-sourcepos=\"56:1-56:303\">\n<li data-sourcepos=\"56:1-56:303\"><strong>Peningkatan Kapasitas Transaksi:<\/strong> Seperti yang telah dijelaskan, dengan konsep <em class=\"\">block weight<\/em>, lebih banyak transaksi dapat dimasukkan ke dalam setiap blok. Ini berarti jaringan dapat memproses lebih banyak transaksi per detik (TPS) dibandingkan sebelumnya. Meskipun tidak mencapai level jaringan pembayaran tradisional, ini merupakan peningkatan yang berarti.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"57:1-57:380\"><strong>Penurunan Biaya Transaksi:<\/strong> Dengan meningkatnya kapasitas blok, persaingan untuk ruang blok menjadi sedikit berkurang. Pengguna transaksi SegWit seringkali menikmati biaya transaksi yang lebih rendah dibandingkan transaksi non-SegWit karena data <em class=\"\">witness<\/em> mereka &#8220;lebih murah&#8221; dalam hal <em class=\"\">block weight<\/em>. Hal ini terbukti signifikan, terutama pada saat jaringan sedang sibuk.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"58:1-58:33\"><strong>Memungkinkan Solusi Layer 2:<\/strong> Perbaikan <em class=\"\">transaction malleability<\/em> adalah kunci utama yang memungkinkan pengembangan dan implementasi Lightning Network. Lightning Network adalah protokol lapisan kedua yang memungkinkan transaksi Bitcoin instan dengan biaya sangat rendah di luar rantai utama (off-chain), yang kemudian diselesaikan di blockchain Bitcoin. Tanpa SegWit, Lightning Network tidak akan seaman dan seefisien sekarang.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"59:1-59:149\"><strong>Peningkatan Keamanan:<\/strong> Selain memperbaiki <em class=\"\">transaction malleability<\/em>, SegWit juga memperkenalkan peningkatan pada bahasa skrip Bitcoin (Scripting language) dengan adanya <em class=\"\">Pay-to-Witness-Public-Key-Hash<\/em> (P2WPKH) dan <em class=\"\">Pay-to-Witness-Script-Hash<\/em> (P2WSH). Ini menawarkan beberapa perbaikan keamanan dan efisiensi dibandingkan alamat Bitcoin lama (Legacy addresses).<\/li>\n<li data-sourcepos=\"60:1-60:10\"><strong>Pengurangan Ukuran Blockchain untuk Node Tertentu:<\/strong> Meskipun data <em class=\"\">witness<\/em> tetap disimpan, node yang memilih untuk tidak memvalidasi data <em class=\"\">witness<\/em> (meskipun ini tidak umum untuk full node) secara teoretis dapat menghemat ruang penyimpanan.<\/li>\n<\/ol>\n<h3 class=\"\" data-sourcepos=\"62:1-62:44\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Aktivasi_SegWit_dan_Perdebatan_Komunitas\"><\/span>Aktivasi SegWit dan Perdebatan Komunitas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"64:1-64:14\">Perjalanan SegWit menuju aktivasi tidaklah mulus dan diwarnai perdebatan sengit dalam komunitas Bitcoin. Usulan ini memicu diskusi panjang mengenai cara terbaik untuk meningkatkan skala Bitcoin.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"66:1-66:238\">Sebagian komunitas mendukung SegWit sebagai solusi elegan yang tidak memerlukan <em class=\"\">hard fork<\/em> (perubahan protokol yang tidak kompatibel dengan versi sebelumnya) dan menawarkan perbaikan teknis penting seperti <em class=\"\">transaction malleability fix<\/em>.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"68:1-68:437\">Namun, faksi lain dalam komunitas merasa bahwa SegWit adalah solusi yang terlalu rumit dan tidak cukup signifikan untuk mengatasi masalah skalabilitas jangka panjang. Kelompok ini lebih memilih peningkatan batas ukuran blok dasar secara langsung, yang mereka yakini sebagai pendekatan yang lebih sederhana dan efektif. Perbedaan pandangan ini akhirnya memuncak pada <em class=\"\">hard fork<\/em> yang menciptakan Bitcoin Cash (BCH) pada Agustus 2017, yang mengimplementasikan batas ukuran blok yang lebih besar tanpa SegWit.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"70:1-70:94\">SegWit sendiri diaktifkan di jaringan Bitcoin utama melalui mekanisme <em class=\"\">soft fork<\/em> yang disebut <em class=\"\">Bitcoin Improvement Proposal 141 (BIP 141)<\/em>. Aktivasi ini memerlukan dukungan mayoritas dari para penambang Bitcoin. Setelah periode pensinyalan yang cukup menegangkan, SegWit berhasil terkunci dan diaktifkan pada 24 Agustus 2017.<\/p>\n<h3 class=\"\" data-sourcepos=\"72:1-72:37\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Adopsi_SegWit_dan_Status_Saat_Ini\"><\/span>Adopsi SegWit dan Status Saat Ini<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"74:1-74:114\">Setelah aktivasi, adopsi SegWit oleh dompet, bursa, dan layanan Bitcoin lainnya bersifat gradual. Awalnya, tingkat adopsi relatif lambat karena memerlukan pembaruan perangkat lunak di seluruh ekosistem. Namun, seiring waktu, manfaat SegWit, terutama dalam hal biaya transaksi yang lebih rendah dan dukungan untuk Lightning Network, mendorong adopsi yang lebih luas.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"76:1-76:57\">Saat ini, persentase transaksi yang menggunakan SegWit di jaringan Bitcoin telah meningkat secara signifikan. Ada beberapa jenis alamat yang terkait dengan SegWit:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"78:1-78:31\">\n<li data-sourcepos=\"78:1-78:31\"><strong>Alamat Legacy (P2PKH):<\/strong> Alamat Bitcoin tradisional yang dimulai dengan angka &#8220;1&#8221;. Transaksi dari alamat ini tidak memanfaatkan manfaat SegWit.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"79:1-79:30\"><strong>Alamat Nested SegWit (P2SH-P2WPKH):<\/strong> Alamat ini dimulai dengan angka &#8220;3&#8221; dan dirancang untuk kompatibilitas mundur.<span class=\"animating\"> Alamat ini &#8220;membungkus&#8221; transaksi SegWit dalam format P2SH (Pay-to-Script-Hash) sehingga dompet lama pun masih bisa mengirim dana ke alamat ini.<\/span> Transaksi ini sudah memanfaatkan SegWit.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"80:1-80:75\"><strong>Alamat Native SegWit (Bech32\/P2WPKH):<\/strong> Alamat ini dimulai dengan &#8220;bc1q&#8221; (untuk P2WPKH) atau &#8220;bc1p&#8221; (untuk Taproot\/P2TR, yang merupakan pengembangan lebih lanjut yang juga memanfaatkan SegWit). Alamat Bech32 adalah format alamat asli SegWit dan menawarkan efisiensi tertinggi dalam hal ukuran transaksi dan biaya, serta keterbacaan yang lebih baik.<\/li>\n<\/ul>\n<p data-sourcepos=\"82:1-82:122\">Adopsi alamat Native SegWit (Bech32) terus meningkat karena memberikan penghematan biaya terbesar. Banyak dompet dan bursa terkemuka kini mendukung penuh pengiriman dan penerimaan ke alamat SegWit, dan bahkan menjadikannya format default. Data dari berbagai pelacak blockchain menunjukkan bahwa lebih dari separuh transaksi Bitcoin secara rutin menggunakan format SegWit, dan angka ini terus bertambah.<\/p>\n<h3 data-sourcepos=\"84:1-84:42\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"SegWit_dan_Solusi_Skalabilitas_Lainnya\"><\/span>SegWit dan Solusi Skalabilitas Lainnya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"86:1-86:142\">SegWit adalah salah satu dari beberapa pendekatan untuk meningkatkan skalabilitas Bitcoin. Penting untuk melihatnya dalam konteks solusi lain:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"88:1-88:18\">\n<li data-sourcepos=\"88:1-88:18\"><strong>Peningkatan Ukuran Blok (Big Blocks):<\/strong> Seperti yang diadvokasi oleh pendukung Bitcoin Cash, ini adalah pendekatan langsung untuk meningkatkan throughput transaksi. Namun, ini juga menimbulkan kekhawatiran tentang sentralisasi penambangan dan peningkatan biaya untuk menjalankan <em>full node<\/em>.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"89:1-89:269\"><strong>Lightning Network (Layer 2):<\/strong> Seperti yang telah dibahas, SegWit adalah prasyarat penting untuk Lightning Network. Solusi Layer 2 ini memindahkan sebagian besar transaksi dari rantai utama, memungkinkan volume transaksi yang jauh lebih tinggi dengan biaya minimal.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"90:1-90:69\"><strong>Schnorr Signatures dan Taproot:<\/strong> Pembaruan Taproot, yang diaktifkan pada November 2021, dibangun di atas fondasi SegWit. Taproot memperkenalkan <em>Schnorr Signatures<\/em>, yang memungkinkan agregasi tanda tangan dan meningkatkan privasi serta efisiensi untuk transaksi kompleks (seperti <em>multi-signature<\/em>). Ini lebih lanjut mengurangi ukuran data transaksi dan membuka kemungkinan untuk kontrak pintar yang lebih canggih di Bitcoin.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"91:1-92:0\"><strong>Sidechains:<\/strong> Rantai samping (sidechains) adalah blockchain terpisah yang terhubung ke blockchain utama Bitcoin, memungkinkan aset untuk dipindahkan bolak-balik. Sidechains dapat memiliki aturan dan mekanisme konsensus yang berbeda, yang berpotensi menawarkan skalabilitas lebih besar untuk jenis transaksi tertentu.<\/li>\n<\/ul>\n<p data-sourcepos=\"93:1-93:163\">SegWit sering dilihat bukan sebagai solusi akhir untuk skalabilitas, melainkan sebagai fondasi penting yang memungkinkan pengembangan solusi skalabilitas berlapis-lapis dan peningkatan efisiensi berkelanjutan di jaringan Bitcoin.<\/p>\n<h3 data-sourcepos=\"95:1-95:34\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kritik_dan_Keterbatasan_SegWit\"><\/span>Kritik dan Keterbatasan SegWit<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"97:1-97:104\">Meskipun membawa banyak manfaat, SegWit juga tidak luput dari kritik dan memiliki beberapa keterbatasan:<\/p>\n<ol data-sourcepos=\"99:1-99:89\">\n<li data-sourcepos=\"99:1-99:89\"><strong>Kompleksitas:<\/strong> Beberapa kritikus berpendapat bahwa implementasi SegWit menambahkan kompleksitas yang tidak perlu pada protokol Bitcoin. Konsep <em>block weight<\/em> dan struktur data <em>witness<\/em> yang terpisah memang memerlukan pemahaman teknis yang lebih mendalam.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"100:1-100:336\"><strong>Peningkatan Kapasitas yang Terbatas (menurut beberapa pihak):<\/strong> Meskipun SegWit secara efektif meningkatkan kapasitas blok, beberapa pihak berpendapat bahwa peningkatan ini tidak cukup signifikan untuk memenuhi permintaan jangka panjang jika Bitcoin diadopsi secara massal sebagai alat pembayaran global. Mereka masih melihat perlunya peningkatan batas ukuran blok dasar yang lebih besar.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"101:1-101:213\"><strong>Adopsi yang Tidak Instan:<\/strong> Keharusan bagi ekosistem (dompet, bursa) untuk memperbarui perangkat lunak mereka berarti manfaat SegWit tidak langsung dirasakan oleh semua orang. Proses adopsi memerlukan waktu.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"102:1-102:9\"><strong>SegWit2x dan Kontroversi Lanjutan:<\/strong> Usulan SegWit2x, yang bertujuan menggabungkan SegWit dengan <em>hard fork<\/em> untuk meningkatkan ukuran blok dasar menjadi 2MB, memicu perdebatan yang lebih lanjut dan akhirnya dibatalkan karena kurangnya konsensus. Ini menunjukkan betapa sulitnya mencapai kesepakatan tentang perubahan signifikan pada protokol Bitcoin.<\/li>\n<\/ol>\n<h3 data-sourcepos=\"104:1-104:65\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Masa_Depan_dengan_SegWit_Fondasi_untuk_Inovasi_Berkelanjutan\"><\/span>Masa Depan dengan SegWit: Fondasi untuk Inovasi Berkelanjutan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"106:1-106:335\">SegWit telah terbukti menjadi salah satu pembaruan paling penting dalam sejarah Bitcoin. Pengaruhnya jauh melampaui sekadar peningkatan kapasitas transaksi. Dengan memperbaiki <em>transaction malleability<\/em> dan menyediakan struktur data yang lebih fleksibel, SegWit telah membuka pintu bagi gelombang inovasi baru di atas jaringan Bitcoin.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"108:1-108:39\">Keberadaan SegWit sangat krusial untuk:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"110:1-113:0\">\n<li data-sourcepos=\"110:1-110:139\"><strong>Keberlanjutan Lightning Network:<\/strong> Pertumbuhan dan adopsi Lightning Network sangat bergantung pada fondasi yang diletakkan oleh SegWit.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"111:1-111:221\"><strong>Pembaruan Lanjutan seperti Taproot:<\/strong> Taproot dan potensi pembaruan masa depan lainnya yang meningkatkan privasi, efisiensi, dan kemampuan kontrak pintar Bitcoin juga mengandalkan arsitektur yang diperkenalkan SegWit.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"112:1-113:0\"><strong>Efisiensi Biaya Jangka Panjang:<\/strong> Dengan semakin banyaknya transaksi yang mengadopsi SegWit (terutama format Bech32), tekanan pada biaya transaksi dapat dikelola dengan lebih baik.<\/li>\n<\/ul>\n<p data-sourcepos=\"114:1-114:156\">SegWit adalah contoh bagaimana jaringan terdesentralisasi seperti Bitcoin dapat berevolusi dan beradaptasi melalui proses konsensus komunitas, meskipun terkadang melalui perdebatan yang panjang dan sulit. Ini menunjukkan komitmen untuk meningkatkan protokol sambil tetap mempertahankan prinsip-prinsip inti desentralisasi dan keamanan. Ke depan, SegWit akan terus menjadi komponen integral dari arsitektur Bitcoin, mendukung skalabilitas yang lebih baik dan fungsionalitas yang lebih kaya untuk tahun-tahun mendatang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jaringan Bitcoin, sebagai pelopor mata uang kripto, telah menghadapi berbagai tantangan teknis seiring dengan pertumbuhan popularitasnya. Salah satu tantangan paling signifikan adalah skalabilitas \u2013 kemampuan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-51780","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51780","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51780"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51780\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":51782,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51780\/revisions\/51782"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51780"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51780"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51780"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}