{"id":4632,"date":"2023-08-28T03:39:29","date_gmt":"2023-08-28T03:39:29","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=4632"},"modified":"2023-08-28T03:39:29","modified_gmt":"2023-08-28T03:39:29","slug":"metode-dan-langkah-langkah-penelitian-geografi-sebuah-tinjauan-konseptual","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/metode-dan-langkah-langkah-penelitian-geografi-sebuah-tinjauan-konseptual\/","title":{"rendered":"Metode dan Langkah-Langkah Penelitian Geografi: Sebuah Tinjauan Konseptual"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/metode-dan-langkah-langkah-penelitian-geografi-sebuah-tinjauan-konseptual\/#Pengertian_Penelitian_Geografi\" >Pengertian Penelitian Geografi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/metode-dan-langkah-langkah-penelitian-geografi-sebuah-tinjauan-konseptual\/#Jenis-Jenis_Penelitian_Geografi\" >Jenis-Jenis Penelitian Geografi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/metode-dan-langkah-langkah-penelitian-geografi-sebuah-tinjauan-konseptual\/#Metode-Metode_Penelitian_Geografi\" >Metode-Metode Penelitian Geografi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/metode-dan-langkah-langkah-penelitian-geografi-sebuah-tinjauan-konseptual\/#Langkah-Langkah_Penelitian_Geografi\" >Langkah-Langkah Penelitian Geografi<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Penelitian_Geografi\"><\/span>Pengertian Penelitian Geografi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Penelitian geografi adalah suatu kegiatan ilmiah yang dilakukan untuk memperoleh pengetahuan tentang gejala-gejala geosfer, biosfer, atmosfer, dan antroposfer yang terdapat di permukaan bumi, serta hubungan dan interaksinya \u00b9. Penelitian geografi bertujuan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan ruang, tempat, lingkungan, dan wilayah, serta dampaknya terhadap kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya \u00b2.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Penelitian_Geografi\"><\/span>Jenis-Jenis Penelitian Geografi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berdasarkan tujuan dan sifat penelitian, penelitian geografi dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:<\/p>\n<p>&#8211; Penelitian eksploratif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menemukan fenomena-fenomena baru yang belum diketahui sebelumnya, atau mengembangkan teori-teori baru yang dapat menjelaskan fenomena-fenomena tersebut \u00b3. Contoh penelitian eksploratif adalah penelitian tentang pemetaan dan penggambaran daerah-daerah baru yang belum terjamah oleh manusia \u2074.<\/p>\n<p>&#8211; Penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan fenomena-fenomena yang sudah diketahui secara sistematis dan akurat, tanpa mencari hubungan sebab-akibat di antara variabel-variabel yang terlibat \u00b3. Contoh penelitian deskriptif adalah penelitian tentang karakteristik fisik, sosial, ekonomi, budaya, dan politik suatu wilayah tertentu \u2074.<\/p>\n<p>&#8211; Penelitian eksplanatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan sebab-akibat antara variabel-variabel yang terlibat dalam suatu fenomena, serta menguji hipotesis-hipotesis yang diajukan \u00b3. Contoh penelitian eksplanatif adalah penelitian tentang pengaruh perubahan iklim terhadap pola sebaran vegetasi dan hewan di suatu wilayah \u2074.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Metode-Metode_Penelitian_Geografi\"><\/span>Metode-Metode Penelitian Geografi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berdasarkan metode yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data, penelitian geografi dapat menggunakan beberapa metode berikut:<\/p>\n<p>&#8211; Studi lapangan, yaitu metode yang dilakukan dengan mengamati langsung fenomena-fenomena geografi di lokasi penelitian, serta mencatat dan mengukur variabel-variabel yang relevan . Studi lapangan dapat dilakukan dengan menggunakan alat-alat ukur seperti kompas, GPS, peta, kamera, termometer, anemometer, dan lain-lain .<\/p>\n<p>&#8211; Pemetaan, yaitu metode yang dilakukan dengan membuat peta-peta tematik yang menggambarkan distribusi spasial dari variabel-variabel geografi yang diteliti . Pemetaan dapat dilakukan dengan menggunakan teknik-teknik seperti kartografi, fotogrametri, penginderaan jauh, sistem informasi geografis (SIG), dan lain-lain .<\/p>\n<p>&#8211; Wawancara atau interview, yaitu metode yang dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada responden atau informan yang terkait dengan fenomena-fenomena geografi yang diteliti . Wawancara dapat dilakukan secara langsung (face to face), melalui telepon, surat, email, atau media sosial .<\/p>\n<p>&#8211; Kuantitatif, yaitu metode yang dilakukan dengan menggunakan data berupa angka-angka yang diperoleh dari pengukuran atau penghitungan variabel-variabel geografi yang diteliti . Kuantitatif dapat dilakukan dengan menggunakan teknik-teknik seperti statistik deskriptif, statistik inferensial, analisis spasial, model matematika, simulasi komputer, dan lain-lain .<\/p>\n<p>&#8211; Penggunaan sarana ilmiah, yaitu metode yang dilakukan dengan menggunakan data berupa fakta-fakta, teori-teori, konsep-konsep, atau hasil-hasil penelitian yang sudah ada sebelumnya yang terkait dengan fenomena-fenomena geografi yang diteliti . Penggunaan sarana ilmiah dapat dilakukan dengan menggunakan teknik-teknik seperti studi pustaka, studi dokumen, studi banding, dan lain-lain .<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Langkah-Langkah_Penelitian_Geografi\"><\/span>Langkah-Langkah Penelitian Geografi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Secara umum, langkah-langkah penelitian geografi adalah sebagai berikut \u2074:<\/p>\n<p>1. Menentukan masalah, yaitu menentukan fenomena geografi yang ingin diteliti dan mengidentifikasi latar belakang, permasalahan, dan pertanyaan penelitian yang ingin dijawab.<br \/>\n2. Membuat rumusan masalah, yaitu merumuskan permasalahan penelitian secara spesifik, jelas, dan terukur.<br \/>\n3. Menentukan judul penelitian, yaitu menentukan judul penelitian yang sesuai dengan rumusan masalah dan mencerminkan tujuan penelitian.<br \/>\n4. Tujuan penelitian, yaitu menentukan tujuan penelitian yang ingin dicapai, baik secara umum maupun khusus.<br \/>\n5. Menentukan variabel penelitian, yaitu menentukan variabel-variabel yang terlibat dalam penelitian, baik variabel independen (penyebab), variabel dependen (akibat), maupun variabel kontrol (pengganggu).<br \/>\n6. Menentukan landasan teori, yaitu menentukan teori-teori, konsep-konsep, atau hasil-hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan permasalahan penelitian dan dapat digunakan sebagai acuan dalam menganalisis data.<br \/>\n7. Mengembangkan kerangka penelitian, yaitu mengembangkan kerangka berpikir atau kerangka konseptual yang menggambarkan hubungan antara variabel-variabel penelitian dan hipotesis yang diajukan.<br \/>\n8. Hipotesis penelitian, yaitu mengajukan hipotesis atau dugaan sementara tentang hubungan sebab-akibat antara variabel-variabel penelitian yang akan diuji dengan data.<br \/>\n9. Menentukan populasi dan sampel penelitian, yaitu menentukan populasi atau keseluruhan objek penelitian yang ingin diteliti dan sampel atau sebagian objek penelitian yang diambil sebagai perwakilan populasi.<br \/>\n10. Teknik pengambilan sampel, yaitu menentukan teknik atau cara untuk memilih sampel dari populasi, baik secara acak (random sampling) maupun tidak acak (nonrandom sampling).<br \/>\n11. Teknik pengumpulan data, yaitu menentukan teknik atau cara untuk mengumpulkan data dari sampel, baik dengan menggunakan metode studi lapangan, pemetaan, wawancara, kuantitatif, maupun penggunaan sarana ilmiah.<br \/>\n12. Pengolahan data, yaitu melakukan pengolahan data yang diperoleh dari teknik pengumpulan data, seperti penyuntingan (editing), penyusunan (coding), penggolongan (classification), penyajian (tabulation), dan penyimpanan (storage).<br \/>\n13. Analisis data, yaitu melakukan analisis data yang telah diolah dengan menggunakan teknik-teknik analisis yang sesuai dengan jenis data dan tujuan penelitian, seperti analisis deskriptif, analisis inferensial, analisis spasial, model matematika, simulasi komputer, dan lain-lain.<br \/>\n14. Kesimpulan dan rekomendasi, yaitu menyimpulkan hasil analisis data dan memberikan rekomendasi atau saran-saran untuk pengembangan penelitian selanjutnya atau penerapan hasil penelitian dalam praktik.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Penelitian Geografi: Metode dan Langkah-langkah Penelitian. https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/penelitian-geografi\/.<br \/>\n(2) Metodologi penelitian geografi (MPG) &#8211; Staff Site Universitas Negeri &#8230;. https:\/\/staffnew.uny.ac.id\/upload\/132240452\/pendidikan\/materi-ajar-mpg.pdf.<br \/>\n(3) Penelitian Geografi: Pengertian, Metodologi, hingga Fungsi &#8211; Kelas Pintar. https:\/\/www.kelaspintar.id\/blog\/edutech\/penelitian-geografi-pengertian-metodologi-hingga-fungsi-3808.<br \/>\n(4) Metode Penelitian Geografi &#8211; Siswapedia. https:\/\/www.siswapedia.com\/metode-penelitian-geografi\/.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Penelitian Geografi Penelitian geografi adalah suatu kegiatan ilmiah yang dilakukan untuk memperoleh pengetahuan tentang gejala-gejala geosfer, biosfer, atmosfer, dan antroposfer yang terdapat di permukaan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"default","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-4632","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4632","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4632"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4632\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4632"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4632"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4632"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}