{"id":4581,"date":"2023-08-27T14:28:03","date_gmt":"2023-08-27T14:28:03","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=4581"},"modified":"2023-08-27T14:28:03","modified_gmt":"2023-08-27T14:28:03","slug":"tri-satya-dan-dasa-dharma-pramuka-kode-kehormatan-yang-harus-diamalkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/tri-satya-dan-dasa-dharma-pramuka-kode-kehormatan-yang-harus-diamalkan\/","title":{"rendered":"Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka: Kode Kehormatan yang Harus Diamalkan"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/tri-satya-dan-dasa-dharma-pramuka-kode-kehormatan-yang-harus-diamalkan\/#Tri_Satya_Tiga_Janji_Pramuka\" >Tri Satya: Tiga Janji Pramuka<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/tri-satya-dan-dasa-dharma-pramuka-kode-kehormatan-yang-harus-diamalkan\/#Dasa_Dharma_Sepuluh_Tuntunan_Moral_Pramuka\" >Dasa Dharma: Sepuluh Tuntunan Moral Pramuka<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/tri-satya-dan-dasa-dharma-pramuka-kode-kehormatan-yang-harus-diamalkan\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana, yaitu gerakan kepanduan yang bertujuan untuk mendidik generasi muda Indonesia menjadi warga negara yang berkarakter, berjiwa patriot, dan cinta alam. Pramuka memiliki berbagai tingkatan, mulai dari siaga, penggalang, penegak, hingga pandega. Setiap tingkatan memiliki kode kehormatan yang harus dihafal dan dijalankan oleh anggota Pramuka. Kode kehormatan tersebut adalah Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tri_Satya_Tiga_Janji_Pramuka\"><\/span>Tri Satya: Tiga Janji Pramuka<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tri Satya berasal dari dua kata, yaitu \u201cTri\u201d yang berarti tiga dan \u201cSatya\u201d yang berarti janji. Jadi, Tri Satya adalah tiga janji yang mendasari gerakan Pramuka. Tri Satya harus diucapkan oleh anggota Pramuka saat upacara bendera atau saat mengikuti kegiatan Pramuka lainnya. Tri Satya berbunyi sebagai berikut:<\/p>\n<blockquote><p>Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh:<\/p>\n<ol>\n<li>Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila<\/li>\n<li>Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat<\/li>\n<li>Menepati Dasa Dharma<\/li>\n<\/ol>\n<\/blockquote>\n<p>Tri Satya memiliki makna yang mendalam bagi anggota Pramuka. Poin pertama menunjukkan bahwa anggota Pramuka harus taat kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaannya, setia kepada negara dan bangsa Indonesia, serta menghayati nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi bangsa.<\/p>\n<p>Poin kedua menunjukkan bahwa anggota Pramuka harus memiliki jiwa sosial yang tinggi, yaitu selalu siap membantu orang lain yang membutuhkan, baik dalam kondisi bahagia maupun susah, serta berusaha untuk mengembangkan diri dan masyarakat sesuai dengan bakat dan minatnya. Poin ketiga menunjukkan bahwa anggota Pramuka harus menjalankan sepuluh tuntunan moral yang terdapat dalam Dasa Dharma.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dasa_Dharma_Sepuluh_Tuntunan_Moral_Pramuka\"><\/span>Dasa Dharma: Sepuluh Tuntunan Moral Pramuka<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dasa Dharma berasal dari dua kata, yaitu \u201cDasa\u201d yang berarti sepuluh dan \u201cDharma\u201d yang berarti tuntunan moral. Jadi, Dasa Dharma adalah sepuluh tuntunan moral yang harus ditanamkan dan dijadikan pedoman oleh anggota Pramuka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dasa Dharma berbunyi sebagai berikut:<\/p>\n<blockquote>\n<ol>\n<li>Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa<\/li>\n<li>Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia<\/li>\n<li>Patriot yang sopan dan ksatria<\/li>\n<li>Patuh dan suka bermusyawarah<\/li>\n<li>Rela menolong dan tabah<\/li>\n<li>Rajin, terampil dan gembira<\/li>\n<li>Hemat, cermat dan bersahaja<\/li>\n<li>Disiplin, berani dan setia<\/li>\n<li>Bertanggung jawab dan dapat dipercaya<\/li>\n<li>Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan<\/li>\n<\/ol>\n<\/blockquote>\n<p>Dasa Dharma memiliki makna yang luas bagi anggota Pramuka. Poin pertama menunjukkan bahwa anggota Pramuka harus menjalankan kewajiban agama dengan sungguh-sungguh dan menghormati agama orang lain. Poin kedua menunjukkan bahwa anggota Pramuka harus mencintai alam sebagai ciptaan Tuhan dan menjaganya dari kerusakan, serta menyayangi sesama manusia tanpa membedakan suku, ras, agama, atau golongan.<\/p>\n<p>Poin ketiga menunjukkan bahwa anggota Pramuka harus mencintai tanah air Indonesia dan menjaga kedaulatan serta keutuhannya, serta bersikap sopan santun dan berani dalam menghadapi tantangan atau bahaya. Poin keempat menunjukkan bahwa anggota Pramuka harus taat kepada orang tua, guru, dan aturan yang berlaku, serta suka berdiskusi dan berpendapat dengan santun dan menghargai pendapat orang lain.<\/p>\n<p>Poin kelima menunjukkan bahwa anggota Pramuka harus bersedia membantu orang lain yang membutuhkan tanpa pamrih, serta tegar dan sabar dalam menghadapi kesulitan atau cobaan. Poin keenam menunjukkan bahwa anggota Pramuka harus rajin belajar dan bekerja, terampil dalam berbagai bidang, serta selalu gembira dan optimis dalam menjalani hidup. Poin ketujuh menunjukkan bahwa anggota Pramuka harus hemat dalam menggunakan uang, barang, atau sumber daya lainnya, cermat dalam mengambil keputusan atau tindakan, serta bersahaja dalam berpakaian atau bersikap.<\/p>\n<p>Poin kedelapan menunjukkan bahwa anggota Pramuka harus disiplin dalam menjaga waktu, tata tertib, dan kesehatan, berani dalam mengungkapkan kebenaran atau keadilan, serta setia kepada teman, keluarga, dan bangsa. Poin kesembilan menunjukkan bahwa anggota Pramuka harus bertanggung jawab atas tugas atau kewajiban yang diberikan, serta dapat dipercaya oleh orang lain dalam hal apapun. Poin kesepuluh menunjukkan bahwa anggota Pramuka harus menjaga kebersihan dan kesucian hati, pikiran, perkataan, dan perbuatan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka adalah kode kehormatan yang harus dihafal dan diamalkan oleh anggota Pramuka penggalang. Keduanya memiliki peran yang berbeda dalam gerakan kepramukaan. Tri Satya adalah tiga janji yang menjadi dasar anggota Pramuka dalam menjalankan tugasnya. Dasa Dharma adalah sepuluh tuntunan moral yang menjadi pedoman anggota Pramuka dalam menjalani hidupnya. Dengan mengikuti Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka, diharapkan anggota Pramuka dapat menjadi manusia yang berkarakter, berjiwa patriot, dan cinta alam.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Isi Tri Satya Pramuka dan 10 Dasa Darma Beserta Arti dan Maknanya. https:\/\/tirto.id\/isi-tri-satya-pramuka-dan-10-dasa-darma-beserta-arti-dan-maknanya-gu1h.<br \/>\n(2) Ini Bunyi Dasadarma Pramuka dan Tri Satya Beserta Penjelasannya. https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/442443\/ini-bunyi-dasadarma-pramuka-dan-tri-satya-beserta-penjelasannya.<br \/>\n(3) Isi Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, Lengkap Beserta Penjelasannya. https:\/\/www.merdeka.com\/jateng\/isi-tri-satya-dan-dasa-darma-pramuka-lengkap-beserta-penjelasannya-kln.html.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana, yaitu gerakan kepanduan yang bertujuan untuk mendidik generasi muda Indonesia menjadi warga negara yang berkarakter, berjiwa patriot, dan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-4581","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4581","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4581"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4581\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4581"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4581"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4581"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}