{"id":4556,"date":"2023-08-27T10:52:09","date_gmt":"2023-08-27T10:52:09","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=4556"},"modified":"2023-08-27T10:52:09","modified_gmt":"2023-08-27T10:52:09","slug":"perhitungan-peta-kontur-dan-kemiringan-lereng","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/perhitungan-peta-kontur-dan-kemiringan-lereng\/","title":{"rendered":"Perhitungan Peta Kontur dan Kemiringan Lereng"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/perhitungan-peta-kontur-dan-kemiringan-lereng\/#Pendahuluan\" >Pendahuluan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/perhitungan-peta-kontur-dan-kemiringan-lereng\/#Peta_Kontur\" >Peta Kontur<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/perhitungan-peta-kontur-dan-kemiringan-lereng\/#Kemiringan_Lereng\" >Kemiringan Lereng<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/perhitungan-peta-kontur-dan-kemiringan-lereng\/#Pemetaan_dengan_Alat_Ukur_dan_Kompas\" >Pemetaan dengan Alat Ukur dan Kompas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/perhitungan-peta-kontur-dan-kemiringan-lereng\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pendahuluan\"><\/span>Pendahuluan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li>Menjelaskan apa itu peta kontur dan kemiringan lereng, serta manfaatnya dalam bidang geografi.<\/li>\n<li>Menyebutkan beberapa contoh aplikasi peta kontur dan kemiringan lereng dalam kehidupan sehari-hari, seperti perencanaan pembangunan, mitigasi bencana, konservasi lingkungan, dll.<\/li>\n<li>Menyampaikan tujuan dan ruang lingkup artikel ini, yaitu membahas cara menghitung peta kontur dan kemiringan lereng dengan menggunakan rumus matematika dan alat ukur sederhana.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peta_Kontur\"><\/span>Peta Kontur<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li>Mendefinisikan peta kontur sebagai peta yang menunjukkan bentuk permukaan bumi dengan menggunakan garis-garis yang menghubungkan titik-titik dengan ketinggian yang sama.<\/li>\n<li>Menjelaskan konsep interval kontur sebagai jarak vertikal antara dua garis kontur berturut-turut, yang biasanya ditulis pada peta sebagai angka.<\/li>\n<li>Menjelaskan konsep kelerengan sebagai sudut antara garis kontur dan garis horizontal, yang menunjukkan kemiringan permukaan bumi.<\/li>\n<li>Memberikan contoh peta kontur dengan interval kontur dan kelerengan yang berbeda-beda, serta menjelaskan makna dan karakteristiknya.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kemiringan_Lereng\"><\/span>Kemiringan Lereng<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li>Mendefinisikan kemiringan lereng sebagai perbandingan antara beda tinggi (elevasi) dan jarak datar (horisontal) antara dua titik pada permukaan bumi, yang biasanya dinyatakan dalam persen (%) atau derajat (<span class=\"katex\"><span class=\"katex-html\" aria-hidden=\"true\"><span class=\"base\"><span class=\"mord\"><span class=\"msupsub\"><span class=\"vlist-t\"><span class=\"vlist-r\"><span class=\"vlist\"><span class=\"sizing reset-size6 size3 mtight\"><span class=\"mbin mtight\">\u2218<\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span>).<\/li>\n<li>Menjelaskan rumus matematika untuk menghitung kemiringan lereng, yaitu:<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"katex-block\">\n<ul>\n<li>Memberikan contoh soal dan penyelesaian untuk menghitung kemiringan lereng dengan menggunakan rumus di atas, serta menjelaskan langkah-langkah dan cara membaca hasilnya.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pemetaan_dengan_Alat_Ukur_dan_Kompas\"><\/span>Pemetaan dengan Alat Ukur dan Kompas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li>Menjelaskan cara membuat peta kontur dan kemiringan lereng dengan menggunakan alat ukur sederhana, seperti meteran, mistar, busur derajat, dan kompas.<\/li>\n<li>Menjelaskan prosedur pemetaan, yaitu:\n<ul>\n<li>Memilih lokasi yang akan dipetakan dan menentukan skala peta.<\/li>\n<li>Mengukur jarak datar dan beda tinggi antara titik-titik referensi yang ditentukan pada lokasi tersebut.<\/li>\n<li>Menggambar garis kontur dengan menggunakan mistar dan busur derajat sesuai dengan interval kontur yang diinginkan.<\/li>\n<li>Mengukur arah mata angin dengan menggunakan kompas dan menandai orientasi peta.<\/li>\n<li>Menghitung kemiringan lereng antara titik-titik referensi dengan menggunakan rumus yang telah dipelajari sebelumnya.<\/li>\n<li>Memberi warna pada peta sesuai dengan kategori kemiringan lereng yang telah ditetapkan.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>Memberikan contoh hasil pemetaan dengan alat ukur dan kompas, serta menjelaskan cara membaca dan menganalisisnya.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li>Meringkas poin-poin penting yang telah dibahas dalam artikel ini, yaitu pengertian, manfaat, cara menghitung, dan cara membuat peta kontur dan kemiringan lereng.<\/li>\n<li>Menyampaikan kesimpulan dan saran terkait dengan topik artikel ini, serta mengajak pembaca untuk lebih tertarik dan peduli terhadap ilmu geografi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Perhitungan Peta Kontur dan Kemiringan Lereng &#8211; Zenius Education. https:\/\/www.zenius.net\/materi-belajar\/geografi-lp15692\/peta-k13r-k10-kumer-fase-e-lp16181\/perhitungan-peta-kontur-dan-kemiringan-lereng%20%3E%20flashcard-perhitungan-peta-kontur-dan-kemiringan-lereng-lp16199-lp83029\/.<br \/>\n(2) Materi Perhitungan Peta Kontur Dan Kemiringan Lereng &#8211; Kelas 10 Geografi. https:\/\/www.zenius.net\/materi-belajar\/geografi-lp15692\/?topic=perhitungan-peta-kontur-dan-kemiringan-lereng-lp16199.<br \/>\n(3) Materi Pelajaran Geografi | Zenius Education. https:\/\/www.zenius.net\/materi-belajar\/geografi-lp15692\/perhitungan-peta-kontur-dan-kemiringan-lereng-lp16199\/.<br \/>\n(4) Membuat Kemiringan Lereng (Slope) berdasarkan Garis Kontur Lengkap &#8230;. https:\/\/www.lapakgis.com\/2019\/07\/membuat-kemiringan-lereng-berdasarkan-garis-kontur.html.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendahuluan Menjelaskan apa itu peta kontur dan kemiringan lereng, serta manfaatnya dalam bidang geografi. Menyebutkan beberapa contoh aplikasi peta kontur dan kemiringan lereng dalam kehidupan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-4556","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4556","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4556"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4556\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4556"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4556"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4556"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}