{"id":4512,"date":"2023-08-27T02:35:19","date_gmt":"2023-08-27T02:35:19","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=4512"},"modified":"2023-08-27T02:35:19","modified_gmt":"2023-08-27T02:35:19","slug":"hubungan-struktural-dan-fungsional-pemerintah-pusat-dan-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hubungan-struktural-dan-fungsional-pemerintah-pusat-dan-daerah\/","title":{"rendered":"Hubungan Struktural dan Fungsional Pemerintah Pusat dan Daerah"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hubungan-struktural-dan-fungsional-pemerintah-pusat-dan-daerah\/#Pengertian_Hubungan_Struktural_dan_Fungsional\" >Pengertian Hubungan Struktural dan Fungsional<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hubungan-struktural-dan-fungsional-pemerintah-pusat-dan-daerah\/#Bentuk_Hubungan_Struktural_Pemerintah_Pusat_dan_Daerah\" >Bentuk Hubungan Struktural Pemerintah Pusat dan Daerah<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hubungan-struktural-dan-fungsional-pemerintah-pusat-dan-daerah\/#Sentralisasi\" >Sentralisasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hubungan-struktural-dan-fungsional-pemerintah-pusat-dan-daerah\/#Desentralisasi\" >Desentralisasi<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hubungan-struktural-dan-fungsional-pemerintah-pusat-dan-daerah\/#Bentuk_Hubungan_Fungsional_Pemerintah_Pusat_dan_Daerah\" >Bentuk Hubungan Fungsional Pemerintah Pusat dan Daerah<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hubungan-struktural-dan-fungsional-pemerintah-pusat-dan-daerah\/#Hubungan_Keuangan\" >Hubungan Keuangan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hubungan-struktural-dan-fungsional-pemerintah-pusat-dan-daerah\/#Hubungan_Administratif\" >Hubungan Administratif<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hubungan-struktural-dan-fungsional-pemerintah-pusat-dan-daerah\/#Hubungan_Pembinaan_dan_Pengawasan\" >Hubungan Pembinaan dan Pengawasan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hubungan-struktural-dan-fungsional-pemerintah-pusat-dan-daerah\/#Hubungan_Kerjasama\" >Hubungan Kerjasama<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hubungan-struktural-dan-fungsional-pemerintah-pusat-dan-daerah\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Hubungan_Struktural_dan_Fungsional\"><\/span><strong>Pengertian Hubungan Struktural dan Fungsional<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Hubungan struktural dan fungsional pemerintah pusat dan daerah adalah hubungan yang terjalin antara pemerintah pusat sebagai penyelenggara urusan pemerintahan di tingkat nasional dengan pemerintah daerah sebagai penyelenggara urusan pemerintahan di tingkat lokal.\u00a0Hubungan ini didasarkan pada pembagian wewenang, tugas, dan fungsi antara kedua tingkat pemerintahan sesuai dengan asas desentralisasi yang dianut oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)\u00a0<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<p>Hubungan struktural adalah hubungan yang berkaitan dengan susunan atau pola sistematis tertentu dalam penyelenggaraan pemerintahan.\u00a0Hubungan ini menunjukkan tingkatan, kedudukan, dan kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengurus kepentingan pemerintahan\u00a0<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<p>Hubungan fungsional adalah hubungan yang berkaitan dengan fungsi atau peran masing-masing pemerintahan dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan.\u00a0Hubungan ini menunjukkan kerjasama, koordinasi, dan ketergantungan antara pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat\u00a0<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bentuk_Hubungan_Struktural_Pemerintah_Pusat_dan_Daerah\"><\/span><strong>Bentuk Hubungan Struktural Pemerintah Pusat dan Daerah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam sistem NKRI, terdapat dua bentuk hubungan struktural antara pemerintah pusat dan daerah, yaitu sentralisasi dan desentralisasi\u00a0<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup>.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sentralisasi\"><\/span>Sentralisasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sentralisasi adalah bentuk hubungan struktural di mana segala urusan, tugas, dan wewenang penyelenggaraan pemerintahan berada di tangan pemerintah pusat.\u00a0Pelaksanaan urusan pemerintahan dilakukan secara dekonsentrasi, yaitu pendelegasian wewenang dari pemerintah pusat kepada perangkatnya yang berada di daerah, seperti gubernur, bupati, atau walikota\u00a0<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup>.<\/p>\n<p>Contoh urusan pemerintahan yang bersifat sentralisasi adalah kebijakan moneter, fiskal, pertahanan, keamanan, luar negeri, agama, peradilan, dan lain-lain.\u00a0Urusan-urusan ini berkaitan dengan eksistensi negara sebagai kesatuan politik dan memerlukan tingkat standar yang sama di seluruh wilayah Indonesia\u00a0<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup>.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Desentralisasi\"><\/span>Desentralisasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Desentralisasi adalah bentuk hubungan struktural di mana segala urusan, tugas, dan wewenang pemerintahan diserahkan kepada pemerintah daerah untuk mengurus rumah tangganya sendiri.\u00a0Pelaksanaan urusan pemerintahan dilakukan secara otonom, yaitu hak, kewajiban, dan kewenangan daerah untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan-urusan yang menjadi kewenangannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan\u00a0<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup>.<\/p>\n<p>Contoh urusan pemerintahan yang bersifat desentralisasi adalah pendidikan, kesehatan, infrastruktur, lingkungan hidup, sosial budaya, ekonomi lokal, dan lain-lain.\u00a0Urusan-urusan ini berkaitan dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat setempat dan memerlukan tingkat keragaman yang sesuai dengan kondisi daerah masing-masing\u00a0<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bentuk_Hubungan_Fungsional_Pemerintah_Pusat_dan_Daerah\"><\/span><strong>Bentuk Hubungan Fungsional Pemerintah Pusat dan Daerah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam sistem NKRI, terdapat empat bentuk hubungan fungsional antara pemerintah pusat dan daerah, yaitu hubungan keuangan, hubungan administratif, hubungan pembinaan dan pengawasan, serta hubungan kerjasama\u00a0<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hubungan_Keuangan\"><\/span>Hubungan Keuangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Hubungan keuangan adalah hubungan yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya keuangan antara pemerintah pusat dan daerah.\u00a0Hubungan ini diatur dengan adil berdasarkan undang-undang dengan memperhatikan potensi, kondisi, dan kebutuhan daerah\u00a0<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Contoh hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah adalah alokasi anggaran, penerimaan pajak, retribusi, dana perimbangan, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dana bagi hasil, dana otonomi khusus, dana penyesuaian, pinjaman daerah, dan lain-lain\u00a0<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hubungan_Administratif\"><\/span>Hubungan Administratif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Hubungan administratif adalah hubungan yang berkaitan dengan penyelenggaraan administrasi pemerintahan antara pemerintah pusat dan daerah.\u00a0Hubungan ini diatur dengan menghormati otonomi daerah dan menghindari tumpang tindih kewenangan\u00a0<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Contoh hubungan administratif antara pemerintah pusat dan daerah adalah penetapan peraturan perundang-undangan, perencanaan pembangunan, pengangkatan dan pemberhentian pejabat daerah, pembentukan dan pemekaran daerah, penataan organisasi perangkat daerah, penyelesaian sengketa administrasi, dan lain-lain\u00a0<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hubungan_Pembinaan_dan_Pengawasan\"><\/span>Hubungan Pembinaan dan Pengawasan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Hubungan pembinaan dan pengawasan adalah hubungan yang berkaitan dengan upaya pemerintah pusat untuk membantu, membimbing, dan mengawasi penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh pemerintah daerah.\u00a0Hubungan ini diatur dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, partisipasi, efektivitas, dan efisiensi\u00a0<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Contoh hubungan pembinaan dan pengawasan antara pemerintah pusat dan daerah adalah penyediaan bantuan teknis, bantuan keuangan, bantuan sarana dan prasarana, evaluasi kinerja, audit internal dan eksternal, pengendalian mutu, penegakan hukum, dan lain-lain\u00a0<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hubungan_Kerjasama\"><\/span>Hubungan Kerjasama<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Hubungan kerjasama adalah hubungan yang berkaitan dengan upaya pemerintah pusat dan daerah untuk saling mendukung, bekerja sama, dan berkoordinasi dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan.\u00a0Hubungan ini diatur dengan mengutamakan prinsip sinergi, harmoni, keseimbangan, dan keserasian\u00a0<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Contoh hubungan kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah adalah penyusunan visi dan misi bersama, penyelarasan program dan kegiatan, penyebarluasan informasi dan data, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penanganan masalah lintas sektoral atau wilayah, pengembangan inovasi dan kreativitas, dan lain-lain\u00a0<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Hubungan struktural dan fungsional pemerintah pusat dan daerah adalah hubungan yang terjalin antara dua tingkat pemerintahan dalam sistem NKRI. Hubungan ini didasarkan pada pembagian wewenang, tugas, dan fungsi sesuai dengan asas desentralisasi. Hubungan struktural menunjukkan tingkatan atau kedudukan antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengurus kepentingan pemerintahan. Hubungan fungsional menunjukkan kerjasama atau koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Hubungan Struktural dan Fungsional Pemerintah Pusat dan Daerah. https:\/\/serupa.id\/hubungan-struktural-dan-fungsional-pemerintah-pusat-dan-daerah\/.<br \/>\n(2) Hubungan Struktural dan Fungsional Pemerintah Pusat dan Daerah &#8211; KOMPAS.com. https:\/\/nasional.kompas.com\/read\/2022\/02\/23\/00150001\/hubungan-struktural-dan-fungsional-pemerintah-pusat-dan-daerah.<br \/>\n(3) 4 Hubungan Struktural dan Fungsional Pemerintah Pusat dan Daerah di &#8230;. https:\/\/guruppkn.com\/hubungan-struktural-dan-fungsional-pemerintah-pusat-dan-daerah.<br \/>\n(4) jelaskan hubungan struktual dan fungsional pemerin&#8230; &#8211; Roboguru. https:\/\/roboguru.ruangguru.com\/forum\/jelaskan-hubungan-struktual-dan-fungsional-pemerintahan-pusat-dan-daerah-dalam-penerapan-otonomi_FRM-MVW8G8U2.<br \/>\n(5) undefined. https:\/\/t.me\/kompascomupdate.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Hubungan Struktural dan Fungsional Hubungan struktural dan fungsional pemerintah pusat dan daerah adalah hubungan yang terjalin antara pemerintah pusat sebagai penyelenggara urusan pemerintahan di&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-4512","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4512","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4512"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4512\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4512"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4512"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4512"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}