{"id":4377,"date":"2023-08-25T12:11:41","date_gmt":"2023-08-25T12:11:41","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=4377"},"modified":"2023-08-25T12:11:41","modified_gmt":"2023-08-25T12:11:41","slug":"revolusi-cina-perubahan-besar-di-negeri-tirai-bambu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/revolusi-cina-perubahan-besar-di-negeri-tirai-bambu\/","title":{"rendered":"Revolusi Cina: Perubahan Besar di Negeri Tirai Bambu"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/revolusi-cina-perubahan-besar-di-negeri-tirai-bambu\/#Pengertian_Revolusi_Cina\" >Pengertian Revolusi Cina<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/revolusi-cina-perubahan-besar-di-negeri-tirai-bambu\/#Latar_Belakang_Revolusi_Cina\" >Latar Belakang Revolusi Cina<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/revolusi-cina-perubahan-besar-di-negeri-tirai-bambu\/#Proses_Revolusi_Cina\" >Proses Revolusi Cina<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/revolusi-cina-perubahan-besar-di-negeri-tirai-bambu\/#Dampak_Revolusi_Cina\" >Dampak Revolusi Cina<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Revolusi_Cina\"><\/span>Pengertian Revolusi Cina<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Revolusi Cina atau revolusi Xinhai adalah sebuah peristiwa sejarah yang terjadi pada tahun 1911-1912, yang mengakhiri kekuasaan Dinasti Qing (Manchu) dan mendirikan Republik Cina sebagai negara demokrasi pertama di Asia\u00a0<sup>1<\/sup>.\u00a0Revolusi ini dipicu oleh berbagai faktor, antara lain ketidakpuasan rakyat terhadap pemerintahan feodal, korupsi, penjajahan asing, dan nasionalisme\u00a0<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Latar_Belakang_Revolusi_Cina\"><\/span>Latar Belakang Revolusi Cina<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Revolusi Cina tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan merupakan akumulasi dari berbagai peristiwa yang menunjukkan kemunduran dan kelemahan Dinasti Qing. Beberapa peristiwa penting yang menjadi latar belakang revolusi Cina adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Perang Candu I (1839-1842) dan Perang Candu II (1856-1860), yang merupakan perang dagang antara Cina dan Inggris.\u00a0Cina kalah dalam kedua perang ini dan harus menyerahkan sejumlah wilayah dan hak dagang kepada Inggris dan negara-negara Barat lainnya\u00a0<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li>Perang Jepang-Cina I (1894-1895), yang merupakan perang antara Cina dan Jepang untuk memperebutkan pengaruh di Korea.\u00a0Cina kalah dalam perang ini dan harus menyerahkan Taiwan, Liaodong, dan Kepulauan Penghu kepada Jepang\u00a0<sup>4<\/sup>.<\/li>\n<li>Gerakan Seratus Hari (1898), yang merupakan upaya reformasi modernisasi oleh Kaisar Guangxu dengan dukungan dari sejumlah cendekiawan. Namun, reformasi ini gagal karena mendapat tentangan dari ibu suri Cixi dan kelompok konservatif .<\/li>\n<li>Gerakan Reformasi Selatan (1900-1911), yang merupakan gerakan revolusioner yang dipimpin oleh Sun Yat-sen, tokoh nasionalis dan demokrat. Gerakan ini bertujuan untuk menggulingkan Dinasti Qing dan mendirikan republik di Cina .<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Proses_Revolusi_Cina\"><\/span>Proses Revolusi Cina<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Revolusi Cina dimulai dengan pemberontakan Wuchang pada 10 Oktober 1911, yang dipimpin oleh Li Yuanhong, seorang komandan militer. Pemberontakan ini berhasil merebut kota Wuchang dari pasukan Qing dan menyulut pemberontakan-pemberontakan lainnya di berbagai provinsi . Pada 12 Oktober 1911, 18 provinsi telah menyatakan kemerdekaan dari Qing dan bergabung dengan Republik Cina .<\/p>\n<p>Pada 1 Januari 1912, Sun Yat-sen diangkat sebagai presiden sementara Republik Cina di Nanjing. Ia kemudian menunjuk Yuan Shikai, seorang jenderal Qing yang berpihak pada revolusioner, sebagai perdana menteri . Pada 12 Februari 1912, Kaisar Puyi turun tahta secara resmi dan menandatangani perjanjian penyerahan kekuasaan kepada Republik Cina . Pada 10 Maret 1912, Sun Yat-sen mengundurkan diri sebagai presiden dan menyerahkan jabatan tersebut kepada Yuan Shikai sebagai bagian dari kesepakatan untuk meyakinkan pasukan Qing agar tidak melawan revolusi .<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dampak_Revolusi_Cina\"><\/span>Dampak Revolusi Cina<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Revolusi Cina memiliki dampak yang signifikan bagi perkembangan sejarah dan politik Cina maupun dunia. Beberapa dampak penting dari revolusi Cina adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Berakhirnya kekuasaan Dinasti Qing yang telah berlangsung selama lebih dari 260 tahun dan berdirinya Republik Cina sebagai negara demokrasi pertama di Asia .<\/li>\n<li>Munculnya nasionalisme dan kesadaran politik di kalangan rakyat Cina, yang kemudian melahirkan berbagai gerakan dan partai politik, seperti Kuomintang (Partai Nasionalis) dan Partai Komunis Cina .<\/li>\n<li>Meningkatnya perlawanan terhadap penjajahan asing dan imperialisme, yang kemudian memicu Pergerakan Empat Mei (1919), Perang Saudara Cina (1927-1950), Perang Tiongkok-Jepang II (1937-1945), dan Revolusi Komunis Cina (1949) .<\/li>\n<li>Mempengaruhi gerakan kemerdekaan di negara-negara Asia lainnya, seperti Indonesia, Vietnam, India, dan Korea, yang mengambil inspirasi dari revolusi Cina .<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Latar Belakang dan Tokoh Revolusi Cina &#8211; Materi Sejarah Kelas 11. https:\/\/www.zenius.net\/blog\/revolusi-cina.<br \/>\n(2) Revolusi China 1911-1912 &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/skola\/read\/2020\/11\/13\/155814769\/revolusi-china-1911-1912.<br \/>\n(3) Revolusi China: Latar Belakang, Penyebab, Terjadinya, &amp; Dampak &#8211; Cerdika. https:\/\/cerdika.com\/revolusi-cina\/.<br \/>\n(4) Revolusi Cina: Pengertian, Latar Belakang, Proses, dan Dampaknya. https:\/\/www.sosial79.com\/2022\/01\/revolusi-cina-pengertian-latar-belakang.html.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Revolusi Cina Revolusi Cina atau revolusi Xinhai adalah sebuah peristiwa sejarah yang terjadi pada tahun 1911-1912, yang mengakhiri kekuasaan Dinasti Qing (Manchu) dan mendirikan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-4377","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4377","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4377"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4377\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4377"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4377"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4377"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}