{"id":43494,"date":"2024-11-19T10:35:02","date_gmt":"2024-11-19T03:35:02","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=43494"},"modified":"2024-11-19T10:35:02","modified_gmt":"2024-11-19T03:35:02","slug":"motif-ekonomi-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/","title":{"rendered":"Motif Ekonomi: Pemahaman, Jenis, dan Dampaknya dalam Kehidupan Sehari-hari"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/#1_Pengertian_Motif_Ekonomi\" >1. Pengertian Motif Ekonomi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/#2_Jenis-Jenis_Motif_Ekonomi\" >2. Jenis-Jenis Motif Ekonomi<\/a><ul class='ez-toc-list-level-4' ><li class='ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/#a_Motif_Rasional_Ekonomi_Rasional\" >a. Motif Rasional (Ekonomi Rasional)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/#b_Motif_Keuntungan_Profit_Motive\" >b. Motif Keuntungan (Profit Motive)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/#c_Motif_Kebutuhan_Dasar_Basic_Needs\" >c. Motif Kebutuhan Dasar (Basic Needs)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/#d_Motif_Sosial_Social_Motive\" >d. Motif Sosial (Social Motive)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/#e_Motif_Prestise_dan_Status_Prestige_and_Status_Motive\" >e. Motif Prestise dan Status (Prestige and Status Motive)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/#f_Motif_Altruistik\" >f. Motif Altruistik<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/#3_Faktor-Faktor_yang_Mempengaruhi_Motif_Ekonomi\" >3. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motif Ekonomi<\/a><ul class='ez-toc-list-level-4' ><li class='ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/#a_Kebutuhan_dan_Keinginan\" >a. Kebutuhan dan Keinginan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/#b_Kondisi_Ekonomi\" >b. Kondisi Ekonomi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/#c_Budaya_dan_Nilai_Sosial\" >c. Budaya dan Nilai Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/#d_Perkembangan_Teknologi_dan_Inovasi\" >d. Perkembangan Teknologi dan Inovasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/#e_Kebijakan_Pemerintah\" >e. Kebijakan Pemerintah<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/#4_Dampak_Motif_Ekonomi_dalam_Kehidupan_Sehari-Hari\" >4. Dampak Motif Ekonomi dalam Kehidupan Sehari-Hari<\/a><ul class='ez-toc-list-level-4' ><li class='ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/#a_Perilaku_Konsumsi\" >a. Perilaku Konsumsi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/#b_Pengalokasian_Sumber_Daya\" >b. Pengalokasian Sumber Daya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/#c_Pertumbuhan_Ekonomi\" >c. Pertumbuhan Ekonomi<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-19\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/motif-ekonomi-2\/#5_Kesimpulan\" >5. Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Motif ekonomi adalah dorongan atau alasan di balik tindakan manusia yang berkaitan dengan upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup melalui penggunaan sumber daya yang terbatas. Dalam dunia ekonomi, motif ini memainkan peran penting dalam menentukan bagaimana individu, perusahaan, dan negara berinteraksi dengan pasar, serta bagaimana mereka membuat keputusan dalam mengalokasikan sumber daya untuk mencapai tujuan tertentu.<\/p>\n<p>Motif ekonomi bukan hanya sebuah konsep abstrak yang relevan dalam teori ekonomi semata, tetapi juga mencakup seluruh aspek kehidupan manusia, mulai dari keputusan individu dalam berbelanja, sampai kebijakan negara dalam merancang program-program pembangunan. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang motif ekonomi, jenis-jenisnya, serta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pengertian_Motif_Ekonomi\"><\/span>1. Pengertian Motif Ekonomi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Secara umum, motif ekonomi merujuk pada alasan atau dorongan yang mendorong seseorang atau kelompok untuk melakukan kegiatan ekonomi, seperti memproduksi, mendistribusikan, dan mengkonsumsi barang dan jasa. Setiap tindakan ekonomi yang dilakukan oleh individu maupun kelompok selalu dipengaruhi oleh motif ekonomi ini.<\/p>\n<p>Motif ekonomi dapat berbeda-beda tergantung pada tujuan yang ingin dicapai, baik oleh individu maupun oleh lembaga atau negara. Motif ini juga dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kebutuhan, keinginan, dan kondisi ekonomi yang ada. Dalam hal ini, motif ekonomi menjadi landasan bagi perilaku ekonomi dan pilihan-pilihan yang diambil dalam rangka mencapai kepuasan atau keuntungan tertentu.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Jenis-Jenis_Motif_Ekonomi\"><\/span>2. Jenis-Jenis Motif Ekonomi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Motif ekonomi dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis, tergantung pada konteks dan tujuan yang diinginkan. Berikut adalah beberapa jenis motif ekonomi yang umum dikenal:<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Motif_Rasional_Ekonomi_Rasional\"><\/span>a. <strong>Motif Rasional (Ekonomi Rasional)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Motif rasional berhubungan dengan pengambilan keputusan yang didasarkan pada pertimbangan efisiensi dan optimalisasi sumber daya untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam hal ini, individu atau perusahaan akan berusaha mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya dengan mengorbankan sedikit mungkin sumber daya, baik itu waktu, tenaga, atau uang. Sebagai contoh, seorang konsumen yang membeli barang dengan harga lebih murah di toko yang menawarkan diskon besar-besaran memiliki motif ekonomi rasional.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Motif_Keuntungan_Profit_Motive\"><\/span>b. <strong>Motif Keuntungan (Profit Motive)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Motif ini berkaitan dengan pencapaian keuntungan yang maksimal, baik oleh individu maupun perusahaan. Dalam konteks ini, tujuan utama dari suatu kegiatan ekonomi adalah untuk memperoleh laba atau keuntungan. Motif keuntungan sering menjadi pendorong utama bagi perusahaan atau pengusaha untuk berinovasi, memperbaiki kualitas produk, dan memperluas pasar. Misalnya, perusahaan yang terus berusaha meningkatkan efisiensi produksi untuk meminimalkan biaya dan memaksimalkan keuntungan.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"c_Motif_Kebutuhan_Dasar_Basic_Needs\"><\/span>c. <strong>Motif Kebutuhan Dasar (Basic Needs)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Motif ekonomi ini berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar manusia, seperti sandang, pangan, papan, kesehatan, dan pendidikan. Semua aktivitas ekonomi yang dilakukan oleh individu biasanya bermuara pada pemenuhan kebutuhan-kebutuhan ini. Misalnya, seseorang bekerja untuk mendapatkan penghasilan yang dapat digunakan untuk membeli makanan, tempat tinggal, dan kebutuhan pokok lainnya.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"d_Motif_Sosial_Social_Motive\"><\/span>d. <strong>Motif Sosial (Social Motive)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Selain motif pribadi, banyak individu atau organisasi yang bertindak berdasarkan motif sosial. Dalam hal ini, tindakan ekonomi bukan semata-mata untuk memperoleh keuntungan materi, melainkan untuk memenuhi kepentingan sosial atau memberi manfaat bagi orang lain. Misalnya, perusahaan yang mendirikan lembaga pendidikan atau rumah sakit sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Motif sosial juga bisa ditemukan pada individu yang mendonasikan sebagian penghasilannya untuk kegiatan amal.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"e_Motif_Prestise_dan_Status_Prestige_and_Status_Motive\"><\/span>e. <strong>Motif Prestise dan Status (Prestige and Status Motive)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Motif prestise berhubungan dengan keinginan untuk memperoleh pengakuan atau status tertentu dalam masyarakat. Ini dapat mendorong seseorang untuk membeli barang-barang mewah atau mengikuti gaya hidup tertentu untuk meningkatkan status sosialnya. Misalnya, seseorang yang membeli mobil mewah atau mengenakan pakaian branded tidak hanya karena fungsinya, tetapi juga karena ingin menunjukkan status sosial tertentu.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"f_Motif_Altruistik\"><\/span>f. <strong>Motif Altruistik<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Motif altruistik adalah motif ekonomi yang didorong oleh keinginan untuk membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan materi. Dalam konteks ekonomi, hal ini dapat tercermin dalam kegiatan filantropi, di mana individu atau perusahaan mendonasikan sebagian dari kekayaan mereka untuk tujuan sosial atau kemanusiaan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Faktor-Faktor_yang_Mempengaruhi_Motif_Ekonomi\"><\/span>3. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motif Ekonomi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi motif ekonomi seseorang, yang dapat bervariasi antar individu, kelompok, atau negara. Beberapa faktor tersebut antara lain:<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Kebutuhan_dan_Keinginan\"><\/span>a. <strong>Kebutuhan dan Keinginan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Kebutuhan dasar manusia adalah pendorong utama dari kegiatan ekonomi. Setiap individu memiliki kebutuhan dasar yang harus dipenuhi, dan ini menjadi motif utama mereka untuk bekerja atau beraktivitas ekonomi. Di sisi lain, keinginan untuk memperoleh barang atau jasa yang lebih baik dari yang sudah ada juga dapat mempengaruhi motif ekonomi seseorang.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Kondisi_Ekonomi\"><\/span>b. <strong>Kondisi Ekonomi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Kondisi ekonomi suatu negara atau wilayah dapat sangat memengaruhi motif ekonomi masyarakat. Di negara dengan tingkat pengangguran yang tinggi atau ketimpangan sosial yang besar, individu mungkin lebih terdorong oleh motif ekonomi yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar atau mencari pekerjaan. Sebaliknya, di negara dengan ekonomi yang stabil, individu dapat lebih terdorong oleh motif untuk memperoleh keuntungan atau prestise.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"c_Budaya_dan_Nilai_Sosial\"><\/span>c. <strong>Budaya dan Nilai Sosial<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Setiap budaya atau masyarakat memiliki nilai-nilai sosial tertentu yang dapat mempengaruhi motif ekonomi anggotanya. Misalnya, dalam budaya yang sangat mementingkan solidaritas dan kebersamaan, motif sosial dan altruistik lebih dominan. Sebaliknya, dalam budaya yang mengutamakan kesuksesan individu dan prestasi, motif untuk memperoleh keuntungan pribadi atau status sosial cenderung lebih kuat.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"d_Perkembangan_Teknologi_dan_Inovasi\"><\/span>d. <strong>Perkembangan Teknologi dan Inovasi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Kemajuan teknologi dan inovasi juga dapat mengubah motif ekonomi individu atau perusahaan. Dengan adanya teknologi baru, perusahaan dapat menciptakan produk yang lebih efisien atau lebih canggih, yang pada gilirannya dapat memenuhi kebutuhan konsumen dengan cara yang lebih efektif. Selain itu, teknologi juga membuka peluang bagi individu untuk berinvestasi, berdagang, atau bekerja secara online, yang dapat mempengaruhi motif ekonomi mereka.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"e_Kebijakan_Pemerintah\"><\/span>e. <strong>Kebijakan Pemerintah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh pemerintah, seperti kebijakan fiskal, moneter, atau peraturan perpajakan, dapat mempengaruhi motif ekonomi masyarakat. Misalnya, kebijakan pemotongan pajak bagi perusahaan dapat mendorong mereka untuk berinvestasi lebih banyak dan meningkatkan produksi, sementara subsidi bagi sektor tertentu bisa mengubah preferensi konsumsi masyarakat.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Dampak_Motif_Ekonomi_dalam_Kehidupan_Sehari-Hari\"><\/span>4. Dampak Motif Ekonomi dalam Kehidupan Sehari-Hari<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Motif ekonomi memainkan peran yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Setiap keputusan yang kita buat, mulai dari berbelanja hingga merencanakan karier, selalu dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi. Dampak dari motif ekonomi ini dapat terlihat dalam beberapa hal:<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Perilaku_Konsumsi\"><\/span>a. <strong>Perilaku Konsumsi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Motif ekonomi sangat mempengaruhi perilaku konsumsi seseorang. Jika individu terdorong oleh motif rasional, mereka cenderung membeli barang yang memberikan nilai terbaik dengan harga yang wajar. Sementara itu, jika seseorang lebih dipengaruhi oleh motif prestise, mereka akan membeli barang mewah atau mengikuti tren untuk menunjukkan status sosial mereka.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Pengalokasian_Sumber_Daya\"><\/span>b. <strong>Pengalokasian Sumber Daya<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Baik di tingkat individu, perusahaan, maupun negara, motif ekonomi sangat berpengaruh dalam pengalokasian sumber daya. Pemilihan investasi, alokasi anggaran, atau pengambilan keputusan bisnis sering kali didasarkan pada motif untuk memaksimalkan keuntungan atau memenuhi kebutuhan dasar.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"c_Pertumbuhan_Ekonomi\"><\/span>c. <strong>Pertumbuhan Ekonomi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Motif ekonomi individu yang berfokus pada pencapaian keuntungan atau peningkatan kesejahteraan dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Ketika banyak orang atau perusahaan terdorong oleh motif ekonomi yang produktif dan efisien, maka sumber daya akan lebih digunakan secara optimal, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan bersama.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Kesimpulan\"><\/span>5. Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Motif ekonomi adalah aspek fundamental yang mendorong individu, perusahaan, dan negara untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi. Motif ini sangat bervariasi, mulai dari motif rasional untuk memaksimalkan keuntungan hingga motif sosial dan altruistik yang berfokus pada kesejahteraan orang lain. Berbagai faktor, seperti kondisi ekonomi, kebutuhan dasar, dan budaya, mempengaruhi motif ekonomi yang diambil seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami berbagai jenis motif ekonomi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, kita dapat lebih bijak dalam membuat keputusan ekonomi yang tidak hanya menguntungkan diri sendiri, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Motif ekonomi adalah dorongan atau alasan di balik tindakan manusia yang berkaitan dengan upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup melalui penggunaan sumber daya yang terbatas. Dalam&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"default","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[6],"tags":[72,521,507],"class_list":["post-43494","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam","tag-bisnis","tag-ekonomi","tag-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43494","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43494"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43494\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43494"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43494"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43494"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}