{"id":43038,"date":"2024-11-08T14:41:20","date_gmt":"2024-11-08T07:41:20","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=43038"},"modified":"2024-11-08T14:41:20","modified_gmt":"2024-11-08T07:41:20","slug":"keutamaan-mengerjakan-shalat-sunnah-dalam-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/keutamaan-mengerjakan-shalat-sunnah-dalam-islam\/","title":{"rendered":"Keutamaan Mengerjakan Shalat Sunnah dalam Islam"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/keutamaan-mengerjakan-shalat-sunnah-dalam-islam\/#1_Shalat_Sunnah_Apa_dan_Mengapa\" >1. Shalat Sunnah: Apa dan Mengapa?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/keutamaan-mengerjakan-shalat-sunnah-dalam-islam\/#2_Menutup_Kekurangan_dalam_Shalat_Fardhu\" >2. Menutup Kekurangan dalam Shalat Fardhu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/keutamaan-mengerjakan-shalat-sunnah-dalam-islam\/#3_Menjadi_Ibadah_Sunnah_Paling_Utama\" >3. Menjadi Ibadah Sunnah Paling Utama<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/keutamaan-mengerjakan-shalat-sunnah-dalam-islam\/#4_Dibangunkan_Rumah_di_Surga\" >4. Dibangunkan Rumah di Surga<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/keutamaan-mengerjakan-shalat-sunnah-dalam-islam\/#5_Mendekatkan_Diri_kepada_Allah_dan_Mendapatkan_Cinta-Nya\" >5. Mendekatkan Diri kepada Allah dan Mendapatkan Cinta-Nya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/keutamaan-mengerjakan-shalat-sunnah-dalam-islam\/#6_Menghapus_Dosa_dan_Mengangkat_Derajat\" >6. Menghapus Dosa dan Mengangkat Derajat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/keutamaan-mengerjakan-shalat-sunnah-dalam-islam\/#7_Menjadi_Teman_Rasulullah_di_Surga\" >7. Menjadi Teman Rasulullah di Surga<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/keutamaan-mengerjakan-shalat-sunnah-dalam-islam\/#8_Menghidupkan_Rumah_dengan_Ibadah\" >8. Menghidupkan Rumah dengan Ibadah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/keutamaan-mengerjakan-shalat-sunnah-dalam-islam\/#9_Mendapatkan_Keberkahan_dan_Mengusir_Setan\" >9. Mendapatkan Keberkahan dan Mengusir Setan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/keutamaan-mengerjakan-shalat-sunnah-dalam-islam\/#10_Pahala_yang_Berlipat_Ganda\" >10. Pahala yang Berlipat Ganda<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/keutamaan-mengerjakan-shalat-sunnah-dalam-islam\/#11_Mendapatkan_Syafaat_di_Hari_Kiamat\" >11. Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/keutamaan-mengerjakan-shalat-sunnah-dalam-islam\/#Jenis-Jenis_Shalat_Sunnah\" >Jenis-Jenis Shalat Sunnah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/keutamaan-mengerjakan-shalat-sunnah-dalam-islam\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Shalat sunnah adalah salah satu bentuk ibadah tambahan dalam Islam yang memiliki banyak keutamaan. Meskipun tidak wajib seperti shalat fardhu, shalat sunnah memiliki manfaat spiritual dan keutamaan tersendiri. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai keutamaan mengerjakan shalat sunnah dan jenis-jenisnya:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Shalat_Sunnah_Apa_dan_Mengapa\"><\/span>1. Shalat Sunnah: Apa dan Mengapa?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Shalat sunnah adalah ibadah yang dianjurkan untuk dikerjakan di luar dari lima shalat fardhu. Meskipun tidak diwajibkan, shalat sunnah sangat ditekankan dalam berbagai hadits karena manfaatnya yang besar bagi keimanan, ketakwaan, dan kedekatan seorang hamba kepada Allah SWT.<\/p>\n<p>Shalat sunnah meliputi shalat rawatib (sunnah sebelum dan sesudah shalat fardhu), shalat tahajud, shalat dhuha, shalat witir, dan lain-lain. Masing-masing memiliki keutamaan yang khusus, yang akan dibahas lebih lanjut di bawah ini.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menutup_Kekurangan_dalam_Shalat_Fardhu\"><\/span>2. Menutup Kekurangan dalam Shalat Fardhu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Tidak semua shalat fardhu yang kita kerjakan sempurna. Kekhusyukan yang kurang, gerakan yang tidak tepat, atau gangguan lainnya dapat mengurangi nilai shalat kita. Shalat sunnah menjadi pelengkap atau penutup bagi kekurangan-kekurangan dalam shalat fardhu.<\/p>\n<blockquote><p><em>&#8220;Sesungguhnya amal seorang hamba yang pertama kali dihisab adalah shalatnya. Jika shalatnya bagus maka dia beruntung dan selamat. Namun jika shalatnya buruk maka dia sengsara dan merugi. Jika ada kekurangan dari shalat fardhunya, maka pahala shalat sunnah akan melengkapi kekurangan tersebut.&#8221;<\/em> (HR. Tirmidzi)<\/p><\/blockquote>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Menjadi_Ibadah_Sunnah_Paling_Utama\"><\/span>3. Menjadi Ibadah Sunnah Paling Utama<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Shalat sunnah adalah salah satu ibadah sunnah paling utama. Ibadah ini memiliki keutamaan lebih dibandingkan dengan ibadah sunnah lainnya, seperti bersedekah atau berpuasa sunnah.<\/p>\n<p>Menurut Imam Ibnu Hajar al-Haitami, shalat sunnah lebih diutamakan setelah syahadat dan shalat fardhu karena ia adalah ibadah yang langsung menghubungkan seorang hamba kepada Allah SWT.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Dibangunkan_Rumah_di_Surga\"><\/span>4. Dibangunkan Rumah di Surga<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Shalat sunnah rawatib, yaitu shalat sunnah yang dilakukan sebelum dan sesudah shalat fardhu, memiliki keutamaan khusus. Bagi orang yang melaksanakannya secara rutin, Allah akan membangunkan rumah baginya di surga.<\/p>\n<blockquote><p><em>&#8220;Barangsiapa yang shalat sunnah dalam sehari semalam dua belas rakaat, maka Allah telah membangunkan untuknya rumah di surga.&#8221;<\/em> (HR. Muslim)<\/p><\/blockquote>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Mendekatkan_Diri_kepada_Allah_dan_Mendapatkan_Cinta-Nya\"><\/span>5. Mendekatkan Diri kepada Allah dan Mendapatkan Cinta-Nya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Dalam hadits qudsi, Allah menyatakan bahwa dengan melaksanakan ibadah sunnah, seorang hamba bisa semakin dekat kepada-Nya dan meraih cinta-Nya.<\/p>\n<blockquote><p><em>&#8220;Hamba-Ku tidak henti-hentinya mendekat kepada-Ku dengan ibadah-ibadah sunnah hingga Aku mencintainya.&#8221;<\/em> (HR. Bukhari)<\/p><\/blockquote>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Menghapus_Dosa_dan_Mengangkat_Derajat\"><\/span>6. Menghapus Dosa dan Mengangkat Derajat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Setiap gerakan sujud dalam shalat sunnah memiliki manfaat luar biasa, termasuk menghapus dosa-dosa kecil dan mengangkat derajat seseorang di sisi Allah.<\/p>\n<blockquote><p><em>&#8220;Perbanyaklah sujud kepada Allah, karena tidaklah engkau bersujud kepada Allah dengan satu kali sujud, melainkan Allah akan mengangkat bagimu satu derajat dan menghapuskan bagimu satu dosa.&#8221;<\/em> (HR. Muslim)<\/p><\/blockquote>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Menjadi_Teman_Rasulullah_di_Surga\"><\/span>7. Menjadi Teman Rasulullah di Surga<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Mengerjakan shalat sunnah dapat membawa seseorang menjadi teman Rasulullah di surga. Rasulullah pernah menyampaikan kepada seorang sahabatnya bahwa memperbanyak sujud (shalat sunnah) dapat menjadi sarana untuk menemani beliau di surga.<\/p>\n<blockquote><p><em>&#8220;Bantulah aku untuk mewujudkan keinginanmu dengan banyak melakukan sujud (memperbanyak shalat).&#8221;<\/em> (HR. Muslim)<\/p><\/blockquote>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Menghidupkan_Rumah_dengan_Ibadah\"><\/span>8. Menghidupkan Rumah dengan Ibadah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Shalat sunnah yang dikerjakan di rumah menjadikan rumah tersebut bercahaya, penuh keberkahan, dan menjadi tempat yang tidak ditinggali setan.<\/p>\n<blockquote><p><em>&#8220;Kerjakanlah shalat (sunnah) di rumah kalian. Karena sebaik-baik shalat seseorang adalah yang dikerjakan di rumahnya kecuali shalat wajib.&#8221;<\/em> (HR. Bukhari dan Muslim)<\/p><\/blockquote>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Mendapatkan_Keberkahan_dan_Mengusir_Setan\"><\/span>9. Mendapatkan Keberkahan dan Mengusir Setan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Shalat sunnah di rumah juga berfungsi untuk menjauhkan rumah dari gangguan setan. Rasulullah mengajarkan agar rumah tidak seperti kuburan, yakni sepi dari ibadah dan kebaikan.<\/p>\n<blockquote><p><em>&#8220;Jadikanlah rumah kalian sebagai tempat shalat kalian, jangan jadikan ia sebagai kuburan.&#8221;<\/em> (HR. Muslim)<\/p><\/blockquote>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Pahala_yang_Berlipat_Ganda\"><\/span>10. Pahala yang Berlipat Ganda<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Shalat sunnah yang dilakukan secara ikhlas tanpa diketahui orang lain memiliki pahala yang lebih besar. Shalat yang dikerjakan di tempat tersembunyi ini disebut sebanding dengan dua puluh lima kali lipat daripada shalat yang dilaksanakan di hadapan banyak orang.<\/p>\n<blockquote><p><em>&#8220;Shalat sunnah yang dikerjakan seseorang tanpa dilihat orang lain sebanding dengan dua puluh lima (kali) shalat (sunnah) yang dikerjakannya di hadapan orang lain.&#8221;<\/em> (HR. Ahmad)<\/p><\/blockquote>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"11_Mendapatkan_Syafaat_di_Hari_Kiamat\"><\/span>11. Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pada hari kiamat, shalat sunnah bisa menjadi penolong atau syafaat bagi hamba yang rajin melaksanakannya. Pahala dari shalat sunnah akan mendukung seorang muslim dalam perjalanan akhiratnya.<\/p>\n<blockquote><p><em>&#8220;Sesungguhnya amal seorang hamba yang pertama kali dihisab adalah shalatnya. Jika shalatnya bagus maka dia beruntung dan selamat. Namun jika shalatnya buruk maka dia sengsara dan merugi.&#8221;<\/em> (HR. Tirmidzi)<\/p><\/blockquote>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Shalat_Sunnah\"><\/span>Jenis-Jenis Shalat Sunnah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ol>\n<li>Shalat Sunnah Rawatib: Shalat sunnah yang dilakukan sebelum atau sesudah shalat fardhu, seperti qabliyah (sebelum) dan ba\u2019diyah (sesudah).<\/li>\n<li>Shalat Tahajud: Shalat yang dilakukan pada sepertiga malam terakhir dengan keutamaan mendekatkan diri kepada Allah.<\/li>\n<li>Shalat Dhuha: Dikerjakan pada pagi hari setelah matahari terbit hingga sebelum waktu Dzuhur, dengan keutamaan memohon rezeki.<\/li>\n<li>Shalat Witir: Shalat penutup yang dianjurkan dilakukan setelah shalat Isya atau setelah shalat malam.<\/li>\n<li>Shalat Istikharah: Shalat sunnah yang dilakukan untuk memohon petunjuk dari Allah SWT dalam mengambil keputusan.<\/li>\n<li>Shalat Tasbih: Shalat yang dikerjakan dengan memperbanyak tasbih dan memiliki banyak keutamaan dalam pengampunan dosa.<\/li>\n<\/ol>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Shalat sunnah memiliki banyak keutamaan dan manfaat bagi kehidupan seorang muslim, baik di dunia maupun di akhirat. Dengan memperbanyak shalat sunnah, kita tidak hanya memperbaiki hubungan dengan Allah tetapi juga memperkaya jiwa, mendapatkan ketenangan, dan menambah keberkahan dalam hidup.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Shalat sunnah adalah salah satu bentuk ibadah tambahan dalam Islam yang memiliki banyak keutamaan. Meskipun tidak wajib seperti shalat fardhu, shalat sunnah memiliki manfaat spiritual&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[285],"tags":[295],"class_list":["post-43038","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","tag-islam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43038","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43038"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43038\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43038"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43038"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43038"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}