{"id":42894,"date":"2023-07-30T02:13:40","date_gmt":"2023-07-30T02:13:40","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=2516"},"modified":"2023-07-30T02:13:40","modified_gmt":"2023-07-30T02:13:40","slug":"teori-teori-perubahan-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/teori-teori-perubahan-sosial\/","title":{"rendered":"Teori-teori Perubahan Sosial"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/teori-teori-perubahan-sosial\/#Teori_Evolusi_Evolutionary_Theory\" >Teori Evolusi (Evolutionary Theory)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/teori-teori-perubahan-sosial\/#Teori_Siklus_Cyclical_Theory\" >Teori Siklus (Cyclical Theory)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/teori-teori-perubahan-sosial\/#Teori_Fungsionalis_Functionalist_Theory\" >Teori Fungsionalis (Functionalist Theory)<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Perubahan sosial adalah suatu variasi cara hidup yang telah diterima, baik karena perubahan kondisi geografis, kebudayaan, komposisi penduduk, ideologi, maupun adanya penemuan baru dalam masyarakat<sup>1<\/sup>. Perubahan sosial dapat dipelajari menggunakan beberapa teori, yaitu:<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Teori_Evolusi_Evolutionary_Theory\"><\/span>Teori Evolusi (Evolutionary Theory)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Teori ini beranggapan bahwa perubahan sosial memiliki arah tetap serta tahapan yang sama<sup>1<\/sup>. Teori ini terbagi atas teori evolusi unilinear dan multilinear.\u00a0Teori evolusi unilinear beranggapan bahwa semua masyarakat mengalami perubahan dari tahap primitif menuju tahap modern<sup>2<\/sup>.\u00a0Contohnya adalah teori evolusi sosial Herbert Spencer yang menganggap masyarakat berkembang dari bentuk sederhana menjadi kompleks<sup>3<\/sup>.\u00a0Teori evolusi multilinear beranggapan bahwa setiap masyarakat memiliki jalur perubahan yang berbeda-beda sesuai dengan kondisi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya<sup>2<\/sup>. Contohnya adalah teori difusi Alfred L.\u00a0Kroeber yang mengatakan bahwa perubahan sosial terjadi karena adanya penyebaran unsur-unsur kebudayaan dari satu masyarakat ke masyarakat lain<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Teori_Siklus_Cyclical_Theory\"><\/span>Teori Siklus (Cyclical Theory)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Teori ini melihat adanya sejumlah tahap yang harus dilalui oleh setiap masyarakat<sup>1<\/sup>.\u00a0Tahap-tahap tersebut berulang secara siklus dan tidak ada titik akhir dari perubahan sosial<sup>2<\/sup>. Contohnya adalah teori siklus sejarah Arnold J.\u00a0Toynbee yang membagi tahap-tahap peradaban menjadi tiga, yaitu: pertumbuhan, kemunduran, dan pembusukan<sup>3<\/sup>.\u00a0Toynbee juga mengemukakan bahwa peradaban dapat bangkit kembali jika mampu mengatasi tantangan-tantangan yang dihadapi<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Teori_Fungsionalis_Functionalist_Theory\"><\/span>Teori Fungsionalis (Functionalist Theory)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Teori ini melihat perubahan sosial sebagai suatu proses yang membawa perubahan pada sistem sosial secara keseluruhan<sup>1<\/sup>.\u00a0Teori ini menekankan pada fungsi integrasi dan keseimbangan dalam masyarakat<sup>2<\/sup>.\u00a0Contohnya adalah teori fungsional struktural Talcott Parsons yang mengatakan bahwa perubahan sosial terjadi karena adanya empat proses, yaitu: diferensiasi, adaptasi, inklusi, dan pengendalian nilai<sup>3<\/sup>.\u00a0Parsons juga menganggap bahwa perubahan sosial harus sesuai dengan nilai-nilai dominan dalam masyarakat agar dapat diterima<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Teori Perubahan Sosial: Pengertian, Bentuk, dan Jenisnya &#8211; detikcom. https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-6171883\/teori-perubahan-sosial-pengertian-bentuk-dan-jenisnya.<br \/>\n(2) 4 Teori Perubahan Sosial dan Contohnya &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/skola\/read\/2020\/10\/30\/174210769\/4-teori-perubahan-sosial-dan-contohnya.<br \/>\n(3) Pengertian Perubahan Sosial, Teori &amp; Karakteristiknya &#8211; Ruangguru. https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-perubahan-sosial-teori-dan-karakteristik.<br \/>\n(4) Pengertian Perubahan Sosial dan Teorinya Menurut Ahli Sosiologi &#8211; Tirto.ID. https:\/\/tirto.id\/pengertian-perubahan-sosial-dan-teorinya-menurut-ahli-sosiologi-gabY.<br \/>\n(5) Berbagai Teori dan Bentuk Perubahan Sosial &#8211; Prodi Administrasi Publik &#8230;. https:\/\/adminpublik.uma.ac.id\/2021\/11\/08\/berbagai-teori-dan-bentuk-perubahan-sosial\/.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perubahan sosial adalah suatu variasi cara hidup yang telah diterima, baik karena perubahan kondisi geografis, kebudayaan, komposisi penduduk, ideologi, maupun adanya penemuan baru dalam masyarakat1.&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-42894","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42894","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42894"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42894\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42894"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42894"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42894"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}