{"id":42889,"date":"2023-07-28T10:51:42","date_gmt":"2023-07-28T10:51:42","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=2499"},"modified":"2023-07-28T10:51:42","modified_gmt":"2023-07-28T10:51:42","slug":"faktor-faktor-pendorong-integrasi-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/faktor-faktor-pendorong-integrasi-sosial\/","title":{"rendered":"Faktor-Faktor Pendorong Integrasi Sosial"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/faktor-faktor-pendorong-integrasi-sosial\/#Homogenitas_Kelompok\" >Homogenitas Kelompok<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/faktor-faktor-pendorong-integrasi-sosial\/#Besar_Kecilnya_Anggota_Kelompok\" >Besar Kecilnya Anggota Kelompok<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/faktor-faktor-pendorong-integrasi-sosial\/#Efektivitas_Komunikasi\" >Efektivitas Komunikasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/faktor-faktor-pendorong-integrasi-sosial\/#Mobilitas_Geografis\" >Mobilitas Geografis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/faktor-faktor-pendorong-integrasi-sosial\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Integrasi sosial adalah proses penyesuaian unsur yang saling berbeda menjadi satu kesatuan dalam kehidupan masyarakat<sup>1<\/sup>. Integrasi sosial dapat terjadi antara individu, kelompok, atau bangsa yang memiliki latar belakang sosial, budaya, agama, atau politik yang beragam.\u00a0Integrasi sosial merupakan salah satu tujuan dari pembangunan nasional yang bertujuan untuk menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<p>Integrasi sosial dapat terwujud dengan adanya beberapa faktor yang mendorongnya. Faktor-faktor tersebut antara lain adalah:<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Homogenitas_Kelompok\"><\/span>Homogenitas Kelompok<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Homogenitas kelompok adalah kesamaan latar belakang sosial (identitas) yang dimiliki oleh anggota kelompok. Misalnya, kesamaan suku, agama, hobi, dan lain-lain. Homogenitas kelompok dapat mempercepat proses integrasi sosial karena memudahkan interaksi dan komunikasi antar anggota kelompok.\u00a0Sebaliknya, heterogenitas kelompok dapat memperlambat proses integrasi sosial karena menimbulkan perbedaan dan konflik antar anggota kelompok<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Besar_Kecilnya_Anggota_Kelompok\"><\/span>Besar Kecilnya Anggota Kelompok<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Besar kecilnya anggota kelompok juga dapat memengaruhi integrasi sosial. Kelompok yang beranggotakan sedikit cenderung lebih mudah mencapai integrasi sosial karena lebih mudah diatur dan dikendalikan. Kelompok yang beranggotakan banyak cenderung lebih sulit mencapai integrasi sosial karena lebih sulit diatur dan dikendalikan.\u00a0Selain itu, kelompok yang besar juga memiliki potensi untuk terpecah menjadi subkelompok yang lebih kecil<sup>4<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Efektivitas_Komunikasi\"><\/span>Efektivitas Komunikasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Efektivitas komunikasi adalah kemampuan untuk menyampaikan dan menerima pesan secara jelas dan tepat. Efektivitas komunikasi dapat mempercepat proses integrasi sosial karena memudahkan pemahaman dan kerjasama antar anggota kelompok. Efektivitas komunikasi juga dapat mengurangi kesalahpahaman dan konflik yang dapat mengganggu integrasi sosial. Sebaliknya, inefektivitas komunikasi dapat memperlambat proses integrasi sosial karena menyulitkan pemahaman dan kerjasama antar anggota kelompok.\u00a0Inefektivitas komunikasi juga dapat menimbulkan kesalahpahaman dan konflik yang dapat mengancam integrasi sosial<sup>5<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mobilitas_Geografis\"><\/span>Mobilitas Geografis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Mobilitas geografis adalah perpindahan seseorang atau kelompok dari suatu tempat ke tempat lain. Mobilitas geografis dapat memengaruhi integrasi sosial secara positif atau negatif, tergantung pada tujuan dan dampaknya. Mobilitas geografis yang bertujuan untuk mencari peluang dan pengalaman baru dapat meningkatkan integrasi sosial karena membuka kesempatan untuk berinteraksi dan beradaptasi dengan kelompok lain yang berbeda. Mobilitas geografis yang bertujuan untuk menghindari masalah dan konflik dapat menurunkan integrasi sosial karena menutup kesempatan untuk berinteraksi dan beradaptasi dengan kelompok lain yang berbeda.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Integrasi sosial adalah proses penyesuaian unsur yang saling berbeda menjadi satu kesatuan dalam kehidupan masyarakat. Integrasi sosial dapat terwujud dengan adanya beberapa faktor yang mendorongnya, yaitu homogenitas kelompok, besar kecilnya anggota kelompok, efektivitas komunikasi, dan mobilitas geografis. Faktor-faktor tersebut dapat mempercepat atau memperlambat proses integrasi sosial, tergantung pada kondisi dan situasinya.<\/p>\n<p>Sumber:<\/p>\n<p>(1) 7 Faktor Pendorong Integrasi Sosial dan Bentuk-bentuknya &#8211; detikcom. https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-5742628\/7-faktor-pendorong-integrasi-sosial-dan-bentuk-bentuknya.<\/p>\n<p>(2) 4 Faktor Pendorong Integrasi Sosial dan Contohnya &#8211; Materi Sosiologi &#8230;. https:\/\/www.zenius.net\/blog\/faktor-pendorong-integrasi-sosial-contoh.<\/p>\n<p>(3) Pengertian Integrasi Sosial: Syarat, Bentuk, dan Faktor Pengaruhnya. https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/integrasi-sosial\/.<\/p>\n<p>(4) 7 Faktor Pendorong Terjadinya Integrasi Sosial | kumparan.com. https:\/\/kumparan.com\/kabar-harian\/7-faktor-pendorong-terjadinya-integrasi-sosial-1x9sq9Gd6kN.<\/p>\n<p>(5) Pengertian Integrasi Sosial, Syarat, Bentuk, dan Faktor Pendorongnya. https:\/\/katadata.co.id\/iftitah\/berita\/61fb33b98e099\/pengertian-integrasi-sosial-syarat-bentuk-dan-faktor-pendorongnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Integrasi sosial adalah proses penyesuaian unsur yang saling berbeda menjadi satu kesatuan dalam kehidupan masyarakat1. Integrasi sosial dapat terjadi antara individu, kelompok, atau bangsa yang&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-42889","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42889","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42889"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42889\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42889"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42889"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42889"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}