{"id":42867,"date":"2023-07-25T08:57:55","date_gmt":"2023-07-25T08:57:55","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=2411"},"modified":"2023-07-25T08:57:55","modified_gmt":"2023-07-25T08:57:55","slug":"tipe-tipe-kelompok-sosial-berdasarkan-berbagai-kriterianya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/tipe-tipe-kelompok-sosial-berdasarkan-berbagai-kriterianya\/","title":{"rendered":"Tipe-Tipe Kelompok Sosial Berdasarkan Berbagai Kriterianya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/tipe-tipe-kelompok-sosial-berdasarkan-berbagai-kriterianya\/#Kelompok_Sosial_Menurut_Proses_Terbentuknya\" >Kelompok Sosial Menurut Proses Terbentuknya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/tipe-tipe-kelompok-sosial-berdasarkan-berbagai-kriterianya\/#Kelompok_Sosial_Menurut_Struktur_Organisasinya\" >Kelompok Sosial Menurut Struktur Organisasinya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/tipe-tipe-kelompok-sosial-berdasarkan-berbagai-kriterianya\/#Kelompok_Sosial_Menurut_Ukuran_Anggotanya\" >Kelompok Sosial Menurut Ukuran Anggotanya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/tipe-tipe-kelompok-sosial-berdasarkan-berbagai-kriterianya\/#Kelompok_Sosial_Menurut_Kedekatan_Hubungannya\" >Kelompok Sosial Menurut Kedekatan Hubungannya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/tipe-tipe-kelompok-sosial-berdasarkan-berbagai-kriterianya\/#Kelompok_Sosial_Menurut_Jenis_Hubungannya\" >Kelompok Sosial Menurut Jenis Hubungannya<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Kelompok sosial adalah kumpulan orang-orang yang saling berinteraksi, berkomunikasi, dan memiliki kesadaran akan keanggotaannya. Kelompok sosial memiliki peranan penting dalam membentuk kepribadian, perilaku, dan nilai-nilai seseorang. Kelompok sosial juga merupakan salah satu unsur pokok dalam masyarakat.<\/p>\n<p>Ada berbagai macam tipe kelompok sosial yang dapat dibedakan berdasarkan berbagai kriteria, seperti proses terbentuknya, struktur organisasinya, ukuran anggotanya, kedekatan hubungannya, dan lain-lain. Berikut ini adalah beberapa tipe kelompok sosial yang umum dikenal:<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelompok_Sosial_Menurut_Proses_Terbentuknya\"><\/span>Kelompok Sosial Menurut Proses Terbentuknya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Menurut proses terbentuknya, kelompok sosial dapat dibagi menjadi dua, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Kelompok semu<\/strong>. Kelompok semu adalah kelompok yang terbentuk secara spontan, tidak terorganisasi, tidak memiliki kesadaran bersama, dan bersifat sementara.\u00a0Contoh kelompok semu adalah kerumunan orang yang menyaksikan kecelakaan, penonton bioskop, atau penumpang bus<sup>1<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Kelompok nyata<\/strong>. Kelompok nyata adalah kelompok yang terbentuk secara sadar, terorganisasi, memiliki kesadaran bersama, dan bersifat tetap.\u00a0Contoh kelompok nyata adalah keluarga, teman sekelas, atau organisasi kemasyarakatan<sup>1<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelompok_Sosial_Menurut_Struktur_Organisasinya\"><\/span>Kelompok Sosial Menurut Struktur Organisasinya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Menurut struktur organisasinya, kelompok sosial dapat dibagi menjadi dua, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Kelompok sosial formal<\/strong>. Kelompok sosial formal adalah kelompok sosial yang memiliki struktur dan organisasi yang pasti, seperti aturan, tujuan, peran, dan tanggung jawab. Kelompok sosial formal biasanya terbentuk karena adanya kepentingan bersama atau tugas tertentu.\u00a0Contoh kelompok sosial formal adalah sekolah, lembaga pemerintah, perusahaan, dan lain-lain<sup>2<\/sup><sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Kelompok sosial informal<\/strong>. Kelompok sosial informal adalah kelompok sosial yang tidak memiliki struktur dan organisasi yang pasti. Kelompok sosial informal biasanya terbentuk karena pertemuan yang terjadi secara berulang-ulang.\u00a0Contoh kelompok sosial informal adalah kelompok teman sepermainan, tetangga, atau komunitas hobi<sup>2<\/sup><sup>3<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelompok_Sosial_Menurut_Ukuran_Anggotanya\"><\/span>Kelompok Sosial Menurut Ukuran Anggotanya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Menurut ukuran anggotanya, kelompok sosial dapat dibagi menjadi dua, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Kelompok primer<\/strong>. Kelompok primer adalah kelompok sosial yang memiliki anggota sedikit (kurang dari 15 orang), hubungan erat dan akrab, serta interaksi langsung dan intens.\u00a0Contoh kelompok primer adalah keluarga inti, sahabat karib, atau pasangan kekasih<sup>1<\/sup><sup>4<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Kelompok sekunder<\/strong>. Kelompok sekunder adalah kelompok sosial yang memiliki anggota banyak (lebih dari 15 orang), hubungan kurang erat dan formal, serta interaksi tidak langsung dan jarang.\u00a0Contoh kelompok sekunder adalah kelas di sekolah, partai politik, atau asosiasi profesi<sup>1<\/sup><sup>4<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelompok_Sosial_Menurut_Kedekatan_Hubungannya\"><\/span>Kelompok Sosial Menurut Kedekatan Hubungannya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Menurut kedekatan hubungannya, kelompok sosial dapat dibagi menjadi dua, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>In-group<\/strong>. In-group adalah kelompok sosial yang dianggap sebagai kelompok sendiri oleh seseorang. Seseorang biasanya memiliki rasa loyalitas, identitas, dan solidaritas yang tinggi terhadap in-groupnya.\u00a0Contoh in-group adalah suku bangsa, agama, atau negara<sup>1<\/sup><sup>4<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Out-group<\/strong>. Out-group adalah kelompok sosial yang dianggap sebagai kelompok lain atau lawan oleh seseorang. Seseorang biasanya memiliki rasa antipati, diskriminasi, atau konflik terhadap out-groupnya.\u00a0Contoh out-group adalah suku bangsa, agama, atau negara yang berbeda<sup>1<\/sup><sup>4<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelompok_Sosial_Menurut_Jenis_Hubungannya\"><\/span>Kelompok Sosial Menurut Jenis Hubungannya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Menurut jenis hubungannya, kelompok sosial dapat dibagi menjadi dua, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Paguyuban<\/strong>. Paguyuban adalah kelompok sosial yang memiliki hubungan yang bersifat tradisional, emosional, dan personal. Paguyuban biasanya terbentuk karena adanya kesamaan asal-usul, tempat tinggal, atau kebudayaan.\u00a0Contoh paguyuban adalah desa, kampung, atau etnis<sup>1<\/sup><sup>4<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Patembayan<\/strong>. Patembayan adalah kelompok sosial yang memiliki hubungan yang bersifat modern, rasional, dan impersonal. Patembayan biasanya terbentuk karena adanya kesamaan kepentingan, profesi, atau aktivitas.\u00a0Contoh patembayan adalah kota, perusahaan, atau organisasi<sup>1<\/sup><sup>4<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Pengertian Kelompok Sosial, Contoh, Jenis, dan Faktor Pendorong. https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/pengertian-kelompok-sosial\/.<br \/>\n(2) Pengertian Kelompok Sosial, Ciri-Ciri, Tipe, dan Contohnya. https:\/\/www.zenius.net\/blog\/kelompok-sosial-materi-sosiologi-kelas-11.<br \/>\n(3) Jenis-Jenis Kelompok Sosial &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/skola\/read\/2020\/11\/24\/170453969\/jenis-jenis-kelompok-sosial.<br \/>\n(4) Tipe-Tipe Kelompok Sosial atau Macam-Macam Kelompok Sosial &#8211; Siswapedia. https:\/\/www.siswapedia.com\/tipe-tipe-kelompok-sosial\/.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kelompok sosial adalah kumpulan orang-orang yang saling berinteraksi, berkomunikasi, dan memiliki kesadaran akan keanggotaannya. Kelompok sosial memiliki peranan penting dalam membentuk kepribadian, perilaku, dan nilai-nilai&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"default","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-42867","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42867","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42867"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42867\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42867"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42867"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42867"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}