{"id":4280,"date":"2023-08-25T03:03:08","date_gmt":"2023-08-25T03:03:08","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=4280"},"modified":"2023-08-25T03:03:08","modified_gmt":"2023-08-25T03:03:08","slug":"vsejarah-dan-kebudayaan-peradaban-dunia-kuno-mancanegara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/vsejarah-dan-kebudayaan-peradaban-dunia-kuno-mancanegara\/","title":{"rendered":"Sejarah dan Kebudayaan Peradaban Dunia Kuno Mancanegara"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/vsejarah-dan-kebudayaan-peradaban-dunia-kuno-mancanegara\/#Mesir_Kuno\" >Mesir Kuno<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/vsejarah-dan-kebudayaan-peradaban-dunia-kuno-mancanegara\/#Yunani_Kuno\" >Yunani Kuno<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/vsejarah-dan-kebudayaan-peradaban-dunia-kuno-mancanegara\/#Romawi_Kuno\" >Romawi Kuno<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/vsejarah-dan-kebudayaan-peradaban-dunia-kuno-mancanegara\/#Cina_Kuno\" >Cina Kuno<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/vsejarah-dan-kebudayaan-peradaban-dunia-kuno-mancanegara\/#India_Kuno\" >India Kuno<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Peradaban dunia kuno mancanegara adalah peradaban-peradaban yang berkembang di berbagai belahan dunia sebelum munculnya peradaban modern. Peradaban-peradaban ini memiliki ciri-ciri seperti memiliki sistem politik, sosial, ekonomi, agama, seni, dan budaya yang maju dan kompleks. Peradaban-peradaban ini juga meninggalkan berbagai peninggalan bersejarah yang menjadi saksi kejayaan dan kemajuan mereka. Beberapa contoh peradaban dunia kuno mancanegara adalah:<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mesir_Kuno\"><\/span>Mesir Kuno<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Mesir Kuno adalah peradaban yang berpusat di sepanjang sungai Nil di Afrika Utara. Peradaban ini berlangsung dari sekitar tahun 3100 SM hingga tahun 332 SM, ketika Mesir ditaklukkan oleh Aleksander Agung. Mesir Kuno terkenal dengan pembangunan piramida, sphinx, dan makam-makam raja-raja (firaun) yang disebut mumi. Mesir Kuno juga memiliki sistem tulisan hieroglif, matematika, astronomi, kedokteran, dan agama yang berkembang. Salah satu tokoh terkenal dari Mesir Kuno adalah Tutankhamun, firaun muda yang makamnya ditemukan utuh oleh Howard Carter pada tahun 1922.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Yunani_Kuno\"><\/span>Yunani Kuno<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Yunani Kuno adalah peradaban yang berpusat di semenanjung Balkan dan kepulauan Aegea di Eropa Selatan. Peradaban ini berlangsung dari sekitar abad ke-8 SM hingga abad ke-6 M, ketika Yunani ditaklukkan oleh Romawi. Yunani Kuno terkenal dengan kontribusinya dalam bidang filsafat, sastra, seni, arsitektur, olahraga, dan demokrasi. Beberapa tokoh terkenal dari Yunani Kuno adalah Socrates, Plato, Aristoteles, Homer, Sophocles, Euclid, Pythagoras, dan Alexander Agung.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Romawi_Kuno\"><\/span>Romawi Kuno<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Romawi Kuno adalah peradaban yang berpusat di kota Roma di Italia. Peradaban ini berlangsung dari sekitar abad ke-8 SM hingga abad ke-5 M, ketika Romawi Barat runtuh akibat serangan bangsa-bangsa barbar. Romawi Kuno terkenal dengan pembangunan jalan-jalan raya, akuaduk, koloseum, senat, hukum, dan tentara yang disiplin. Romawi Kuno juga menyebarluaskan budaya Yunani Kuno ke seluruh wilayah kekuasaannya yang meliputi sebagian besar Eropa, Afrika Utara, dan Asia Barat. Beberapa tokoh terkenal dari Romawi Kuno adalah Julius Caesar, Augustus, Cicero, Virgil, Horace, Ovid, dan Constantine.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cina_Kuno\"><\/span>Cina Kuno<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Cina Kuno adalah peradaban yang berpusat di dataran Huang He (Sungai Kuning) dan Chang Jiang (Sungai Yangtze) di Asia Timur. Peradaban ini berlangsung dari sekitar tahun 1600 SM hingga tahun 1911 M, ketika dinasti Qing digulingkan oleh revolusi Xinhai. Cina Kuno terkenal dengan pembangunan Tembok Besar Cina, Terakota Tentara Qin Shi Huang, dan Istana Terlarang. Cina Kuno juga memiliki sistem tulisan aksara Cina, filsafat Konfusianisme dan Taoisme, penemuan kertas, bubuk mesiu, kompas, dan percetakan. Beberapa tokoh terkenal dari Cina Kuno adalah Confucius, Laozi, Sun Tzu, Qin Shi Huang, Han Wudi, Tang Taizong, dan Zheng He.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"India_Kuno\"><\/span>India Kuno<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>India Kuno adalah peradaban yang berpusat di lembah Sungai Indus dan Gangga di Asia Selatan. Peradaban ini berlangsung dari sekitar tahun 2500 SM hingga tahun 1857 M, ketika India dikuasai oleh Inggris. India Kuno terkenal dengan pembangunan kota-kota Harappa dan Mohenjo-Daro yang memiliki sistem sanitasi yang canggih. India Kuno juga memiliki sistem tulisan Brahmi dan Devanagari, matematika yang menciptakan angka nol dan sistem bilangan desimal, agama Hinduisme dan Buddha, seni dan arsitektur yang indah, dan sastra yang kaya. Beberapa tokoh terkenal dari India Kuno adalah Buddha, Ashoka, Chandragupta Maurya, Aryabhata, Kalidasa, dan Akbar.<\/p>\n<p>Sumber<br \/>\n: [Mesir Kuno &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas]<br \/>\n: [Yunani Kuno &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas]<br \/>\n: [Romawi Kuno &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas]<br \/>\n: [Cina Kuno &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas]<br \/>\n: [India Kuno &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peradaban dunia kuno mancanegara adalah peradaban-peradaban yang berkembang di berbagai belahan dunia sebelum munculnya peradaban modern. Peradaban-peradaban ini memiliki ciri-ciri seperti memiliki sistem politik, sosial,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-4280","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4280","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4280"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4280\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4280"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4280"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4280"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}