{"id":42771,"date":"2024-11-01T18:01:10","date_gmt":"2024-11-01T11:01:10","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=42771"},"modified":"2024-11-01T18:01:10","modified_gmt":"2024-11-01T11:01:10","slug":"10-larangan-buang-air-dalam-islam-yang-harus-diketahui-untuk-menjaga-kebersihan-dan-kesucian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/10-larangan-buang-air-dalam-islam-yang-harus-diketahui-untuk-menjaga-kebersihan-dan-kesucian\/","title":{"rendered":"10 Larangan Buang Air dalam Islam yang Harus Diketahui untuk Menjaga Kebersihan dan Kesucian&#8221;"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/10-larangan-buang-air-dalam-islam-yang-harus-diketahui-untuk-menjaga-kebersihan-dan-kesucian\/#1_Menghadap_atau_Membelakangi_Kiblat\" >1. Menghadap atau Membelakangi Kiblat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/10-larangan-buang-air-dalam-islam-yang-harus-diketahui-untuk-menjaga-kebersihan-dan-kesucian\/#2_Buang_Air_di_Tempat_Umum_atau_Tempat_Berteduh\" >2. Buang Air di Tempat Umum atau Tempat Berteduh<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/10-larangan-buang-air-dalam-islam-yang-harus-diketahui-untuk-menjaga-kebersihan-dan-kesucian\/#3_Buang_Air_di_Air_yang_Tergenang\" >3. Buang Air di Air yang Tergenang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/10-larangan-buang-air-dalam-islam-yang-harus-diketahui-untuk-menjaga-kebersihan-dan-kesucian\/#4_Berbicara_Saat_Buang_Air\" >4. Berbicara Saat Buang Air<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/10-larangan-buang-air-dalam-islam-yang-harus-diketahui-untuk-menjaga-kebersihan-dan-kesucian\/#5_Membawa_Sesuatu_yang_Bertuliskan_Nama_Allah\" >5. Membawa Sesuatu yang Bertuliskan Nama Allah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/10-larangan-buang-air-dalam-islam-yang-harus-diketahui-untuk-menjaga-kebersihan-dan-kesucian\/#6_Buang_Air_di_Bawah_Pohon_Berbuah\" >6. Buang Air di Bawah Pohon Berbuah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/10-larangan-buang-air-dalam-islam-yang-harus-diketahui-untuk-menjaga-kebersihan-dan-kesucian\/#7_Menghadap_atau_Membelakangi_Matahari_dan_Bulan\" >7. Menghadap atau Membelakangi Matahari dan Bulan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/10-larangan-buang-air-dalam-islam-yang-harus-diketahui-untuk-menjaga-kebersihan-dan-kesucian\/#8_Buang_Air_di_Lubang_Tanah\" >8. Buang Air di Lubang Tanah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/10-larangan-buang-air-dalam-islam-yang-harus-diketahui-untuk-menjaga-kebersihan-dan-kesucian\/#9_Buang_Air_di_Tempat_yang_Berangin_Kencang\" >9. Buang Air di Tempat yang Berangin Kencang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/10-larangan-buang-air-dalam-islam-yang-harus-diketahui-untuk-menjaga-kebersihan-dan-kesucian\/#10_Buang_Air_dengan_Berdiri_Kecuali_Darurat\" >10. Buang Air dengan Berdiri (Kecuali Darurat)<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Dalam ajaran Islam, terdapat adab dan larangan khusus terkait buang air yang bertujuan menjaga kebersihan, kesucian, serta menghormati lingkungan dan sesama. Berikut adalah beberapa hal yang dilarang saat buang air menurut syariat Islam:<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menghadap_atau_Membelakangi_Kiblat\"><\/span>1. Menghadap atau Membelakangi Kiblat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Rasulullah SAW melarang umatnya untuk buang air dengan menghadap atau membelakangi arah kiblat. Hal ini sebagai bentuk penghormatan terhadap Ka&#8217;bah sebagai pusat ibadah umat Islam. Dalam sebuah hadis, beliau bersabda:<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Jika salah seorang di antara kalian duduk buang air, maka hendaklah ia tidak menghadap kiblat dan tidak pula membelakanginya.&#8221;<\/p><\/blockquote>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Buang_Air_di_Tempat_Umum_atau_Tempat_Berteduh\"><\/span>2. Buang Air di Tempat Umum atau Tempat Berteduh<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dilarang buang air di jalan umum, tempat berteduh, atau tempat yang biasa digunakan oleh orang banyak. Perbuatan ini dapat mengganggu dan membahayakan orang lain. Rasulullah SAW bersabda:<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Hati-hatilah dengan dua perbuatan terkutuk, yaitu buang air di jalan umum atau di tempat berteduh.&#8221;<\/p><\/blockquote>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Buang_Air_di_Air_yang_Tergenang\"><\/span>3. Buang Air di Air yang Tergenang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Islam melarang buang air di air yang tergenang karena dapat mencemari sumber air dan membahayakan kesehatan. Rasulullah SAW bersabda:<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Janganlah salah seorang di antara kalian kencing di air yang diam (tidak mengalir).&#8221;<\/p><\/blockquote>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Berbicara_Saat_Buang_Air\"><\/span>4. Berbicara Saat Buang Air<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dianjurkan untuk tidak berbicara saat buang air, kecuali dalam keadaan darurat. Hal ini untuk menjaga kesopanan dan konsentrasi dalam membersihkan diri. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW tidak menjawab salam saat beliau sedang buang air.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Membawa_Sesuatu_yang_Bertuliskan_Nama_Allah\"><\/span>5. Membawa Sesuatu yang Bertuliskan Nama Allah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dilarang membawa benda yang bertuliskan nama Allah atau ayat-ayat suci ke dalam tempat buang air, sebagai bentuk penghormatan terhadap kesucian nama-Nya. Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW melepaskan cincinnya yang bertuliskan &#8220;Muhammad Rasulullah&#8221; sebelum memasuki tempat buang air.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Buang_Air_di_Bawah_Pohon_Berbuah\"><\/span>6. Buang Air di Bawah Pohon Berbuah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dilarang buang air di bawah pohon yang berbuah, baik saat musim berbuah maupun tidak. Hal ini untuk menjaga kebersihan dan mencegah pencemaran makanan yang dikonsumsi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Menghadap_atau_Membelakangi_Matahari_dan_Bulan\"><\/span>7. Menghadap atau Membelakangi Matahari dan Bulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Beberapa ulama menganjurkan untuk tidak buang air dengan menghadap atau membelakangi matahari dan bulan, terutama saat terbit atau terbenam, sebagai bentuk penghormatan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Buang_Air_di_Lubang_Tanah\"><\/span>8. Buang Air di Lubang Tanah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dilarang buang air di lubang tanah karena bisa jadi merupakan tempat tinggal hewan atau makhluk lain, yang dapat terganggu atau membahayakan manusia.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Buang_Air_di_Tempat_yang_Berangin_Kencang\"><\/span>9. Buang Air di Tempat yang Berangin Kencang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dianjurkan untuk tidak buang air di tempat yang berangin kencang, karena cipratan kotoran dapat mengenai tubuh dan pakaian, sehingga menajiskan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Buang_Air_dengan_Berdiri_Kecuali_Darurat\"><\/span>10. Buang Air dengan Berdiri (Kecuali Darurat)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sebaiknya buang air kecil dilakukan dengan posisi jongkok untuk mencegah percikan dan menjaga kebersihan. Namun, dalam kondisi darurat atau jika terdapat alasan medis, diperbolehkan buang air dengan berdiri.<\/p>\n<p>Mematuhi larangan-larangan ini tidak hanya menunjukkan ketaatan kepada ajaran Islam, tetapi juga menjaga kebersihan, kesehatan, dan kehormatan diri serta orang lain.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam ajaran Islam, terdapat adab dan larangan khusus terkait buang air yang bertujuan menjaga kebersihan, kesucian, serta menghormati lingkungan dan sesama. Berikut adalah beberapa hal&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-42771","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42771","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42771"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42771\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42771"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42771"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42771"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}