{"id":4270,"date":"2023-08-25T02:59:56","date_gmt":"2023-08-25T02:59:56","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=4270"},"modified":"2023-08-25T02:59:56","modified_gmt":"2023-08-25T02:59:56","slug":"pengertian-historiografi-macam-fungsi-tujuan-sejarah-perkembangan-tantangan-dan-prospek","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-historiografi-macam-fungsi-tujuan-sejarah-perkembangan-tantangan-dan-prospek\/","title":{"rendered":"Pengertian Historiografi, Macam, Fungsi, Tujuan, Sejarah, Perkembangan, Tantangan, dan Prospek"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-historiografi-macam-fungsi-tujuan-sejarah-perkembangan-tantangan-dan-prospek\/#Macam-Macam_Historiografi\" >Macam-Macam Historiografi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-historiografi-macam-fungsi-tujuan-sejarah-perkembangan-tantangan-dan-prospek\/#Fungsi_dan_Tujuan_Historiografi\" >Fungsi dan Tujuan Historiografi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-historiografi-macam-fungsi-tujuan-sejarah-perkembangan-tantangan-dan-prospek\/#Sejarah_dan_Perkembangan_Historiografi\" >Sejarah dan Perkembangan Historiografi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pengertian-historiografi-macam-fungsi-tujuan-sejarah-perkembangan-tantangan-dan-prospek\/#Tantangan_dan_Prospek_Historiografi\" >Tantangan dan Prospek Historiografi<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Historiografi adalah ilmu yang mempelajari metode penggambaran atau penulisan sejarah, seperti asal-usul, riwayat, atau pengetahuan tentang peristiwa di masa lampau. Historiografi juga dapat diartikan sebagai hasil atau karya penulisan sejarah yang didasarkan pada sumber, teknik, dan pendekatan teoretis tertentu. Historiografi mencerminkan cara pandang sejarawan terhadap peristiwa-peristiwa sejarah dan bagaimana mereka menyajikannya dalam bentuk tulisan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Macam-Macam_Historiografi\"><\/span>Macam-Macam Historiografi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Historiografi dapat dibedakan menjadi beberapa macam berdasarkan kriteria tertentu, seperti bentuk, sumber, metode, atau sudut pandang. Berikut adalah beberapa macam historiografi yang umum dikenal:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Historiografi Tradisional<\/strong>. Historiografi ini merupakan ekspresi kultural dari usaha untuk merekam sejarah dengan menggunakan sumber-sumber lisan, tulisan, atau benda-benda peninggalan. Historiografi tradisional sering mengandung unsur-unsur sastra, imajinatif, dan mitologi. Contoh historiografi tradisional adalah babad, hikayat, cerita rakyat, genealogis, kronik, annals, dan logis.<\/li>\n<li><strong>Historiografi Modern<\/strong>. Historiografi ini merupakan hasil dari perkembangan ilmu sejarah sebagai disiplin akademis yang berusaha untuk mengungkap kebenaran sejarah dengan menggunakan metode ilmiah. Historiografi modern menekankan pada penggunaan sumber-sumber primer yang kredibel, verifikasi data, analisis kritis, dan interpretasi objektif. Contoh historiografi modern adalah monograf, biografi, tesis, disertasi, dan artikel jurnal.<\/li>\n<li><strong>Historiografi Tematik<\/strong>. Historiografi ini merupakan penulisan sejarah yang berfokus pada tema-tema tertentu yang relevan dengan kepentingan penulis atau pembaca. Historiografi tematik dapat bersifat lintas zaman, lintas ruang, atau lintas disiplin ilmu. Contoh historiografi tematik adalah sejarah ekonomi, sejarah sosial, sejarah politik, sejarah budaya, sejarah perempuan, sejarah lingkungan, dan sebagainya.<\/li>\n<li><strong>Historiografi Kritis<\/strong>. Historiografi ini merupakan penulisan sejarah yang bertujuan untuk mengkritisi atau menantang pandangan-pandangan sejarah yang dominan atau konvensional. Historiografi kritis sering menggunakan pendekatan teoretis yang alternatif atau radikal untuk membuka perspektif baru terhadap peristiwa-peristiwa sejarah. Contoh historiografi kritis adalah sejarah marxis, sejarah postkolonial, sejarah subaltern, dan sejarah feminis.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_dan_Tujuan_Historiografi\"><\/span>Fungsi dan Tujuan Historiografi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Historiografi memiliki beberapa fungsi dan tujuan penting bagi penulis dan pembaca sejarah. Berikut adalah beberapa di antaranya:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Mengkomunikasikan hasil penelitian sejarah<\/strong>. Historiografi merupakan sarana bagi penulis sejarah untuk menyampaikan temuan-temuan dan gagasan-gagasannya kepada pembaca atau khalayak luas. Dengan historiografi, penulis dapat membagikan pengetahuannya tentang masa lampau dan berkontribusi dalam perkembangan ilmu sejarah.<\/li>\n<li><strong>Mengkaji metode penulisan sejarah<\/strong>. Historiografi juga merupakan alat bagi pembaca sejarah untuk mempelajari cara kerja penulis dalam menggali, mengolah, dan menyusun data-data sejarah. Dengan historiografi, pembaca dapat menilai kekuatan dan kelemahan suatu karya sejarah dari segi sumber, teknik, dan pendekatan yang digunakan.<\/li>\n<li><strong>Mengembangkan pemikiran kritis<\/strong>. Historiografi juga merupakan stimulus bagi penulis dan pembaca sejarah untuk mengembangkan pemikiran kritis terhadap peristiwa-peristiwa masa lampau. Dengan historiografi, penulis dan pembaca dapat melakukan analisis komparatif, sintesis integratif, atau reinterpretasi kreatif terhadap berbagai pandangan-pandangan sejarah yang ada.<\/li>\n<li><strong>Menginspirasi aksi sosial<\/strong>. Historiografi juga merupakan inspirasi bagi penulis dan pembaca sejarah untuk menginspirasi aksi sosial yang berdampak positif bagi masyarakat. Dengan historiografi, penulis dan pembaca dapat belajar dari pengalaman-pengalaman masa lampau dan menerapkannya dalam konteks masa kini dan masa depan.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sejarah_dan_Perkembangan_Historiografi\"><\/span>Sejarah dan Perkembangan Historiografi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Historiografi memiliki sejarah dan perkembangan yang panjang dan beragam. Berikut adalah beberapa tahapan penting dalam sejarah dan perkembangan historiografi:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Historiografi Kuno<\/strong>. Historiografi kuno merupakan bentuk awal dari penulisan sejarah yang dilakukan oleh bangsa-bangsa kuno, seperti Mesir, Babilonia, Yunani, Romawi, India, Cina, dan lain-lain. Historiografi kuno cenderung bersifat naratif, deskriptif, kronologis, dan etnosentris. Contoh historiografi kuno adalah karya-karya Herodotos, Thukidides, Livius, Sima Qian, dan lain-lain.<\/li>\n<li><strong>Historiografi Abad Pertengahan<\/strong>. Historiografi abad pertengahan merupakan bentuk penulisan sejarah yang dilakukan oleh bangsa-bangsa Eropa, Islam, dan Asia Timur selama periode abad pertengahan. Historiografi abad pertengahan cenderung bersifat religius, moralis, teologis, dan hagiografis. Contoh historiografi abad pertengahan adalah karya-karya Beda Venerabilis, Ibn Khaldun, Marco Polo, dan lain-lain.<\/li>\n<li><strong>Historiografi Modern Awal<\/strong>. Historiografi modern awal merupakan bentuk penulisan sejarah yang dilakukan oleh bangsa-bangsa Eropa dan Amerika selama periode modern awal. Historiografi modern awal cenderung bersifat rasionalis, empiris, humanis, dan nasionalis. Contoh historiografi modern awal adalah karya-karya Voltaire, Gibbon, Ranke, Macaulay, dan lain-lain.<\/li>\n<li><strong>Historiografi Modern Akhir<\/strong>. Historiografi modern akhir merupakan bentuk penulisan sejarah yang dilakukan oleh bangsa-bangsa di seluruh dunia selama periode modern akhir. Historiografi modern akhir cenderung bersifat pluralis, interdisipliner, globalisasi, dan postmodernis. Contoh historiografi modern akhir adalah karya-karya Braudel, Hobsbawm, Foucault, Said, dan lain-lain.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tantangan_dan_Prospek_Historiografi\"><\/span>Tantangan dan Prospek Historiografi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Historiografi menghadapi beberapa tantangan dan prospek di era digital saat ini. Berikut adalah beberapa di antaranya:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Tantangan<\/strong>. Historiografi menghadapi tantangan seperti:\n<ul>\n<li><strong>Keterbatasan sumber<\/strong>. Sumber-sumber sejarah yang tersedia seringkali tidak lengkap, tidak akurat, tidak objektif, atau tidak dapat diakses dengan mudah.<\/li>\n<li><strong>Keragaman metode<\/strong>. Metode-metode penulisan sejarah yang digunakan seringkali tidak sesuai, tidak konsisten, tidak kompatibel, atau tidak dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.<\/li>\n<li><strong>Kompleksitas interpretasi<\/strong>. Interpretasi-interpretasi sejarah yang dihasilkan seringkali tidak jelas, tidak relevan, tidak koheren, atau tidak dapat diterima oleh semua pihak.<\/li>\n<li><strong>Persaingan pandangan<\/strong>. Pandangan-pandangan sejarah yang ada seringkali saling bertentangan, saling menyalahkan, saling mengejek, atau saling mengancam.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Prospek<\/strong>. Historiagrafi memiliki prospek seperti:\n<ul>\n<li><strong>Pemanfaatan teknologi<\/strong>. Teknologi-teknologi digital yang berkembang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber-sumber sejarah yang tersedia.<\/li>\n<li><strong>Pengembangan kolaborasi<\/strong>. Kolaborasi-kolaborasi lintas disiplin ilmu dan lintas budaya dapat dilakukan untuk memperkaya metode-metode penulisan sejarah yang digunakan.<\/li>\n<li><strong>Penciptaan inovasi<\/strong>. Inovasi-inovasi kreatif dan kritis dapat diciptakan untuk menyajikan interpretasi-interpretasi sejarah yang baru dan menarik.<\/li>\n<li><strong>Pembentukan dialog<\/strong>. Dialog-dialog konstruktif dan inklusif dapat dibentuk untuk menghargai dan menghormati pandangan-pandangan sejarah yang berbeda.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Historiografi &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Historiografi.<br \/>\n(2) Pengertian Historiografi, Ciri, Fungsi, Prinsip &amp; Contoh. https:\/\/www.gurupendidikan.co.id\/pengertian-historiografi\/.<br \/>\n(3) Pengertian Historiografi, Metode, &amp; Tahapan Penelitian Sejarah &#8211; Tirto.ID. https:\/\/tirto.id\/pengertian-historiografi-metode-tahapan-penelitian-sejarah-f9fK.<br \/>\n(4) Historiografi: Pengertian dan Jenisnya &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/skola\/read\/2022\/06\/21\/073000069\/historiografi&#8211;pengertian-dan-jenisnya.<br \/>\n(5) Historiografi Adalah &#8211; jabarsatu.id. https:\/\/jabarsatu.id\/historiografi\/.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Historiografi adalah ilmu yang mempelajari metode penggambaran atau penulisan sejarah, seperti asal-usul, riwayat, atau pengetahuan tentang peristiwa di masa lampau. Historiografi juga dapat diartikan sebagai&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-4270","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4270","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4270"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4270\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4270"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4270"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4270"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}