{"id":4240,"date":"2023-08-22T11:09:25","date_gmt":"2023-08-22T11:09:25","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=4240"},"modified":"2023-08-22T11:09:25","modified_gmt":"2023-08-22T11:09:25","slug":"sumber-sejarah-berdasarkan-bentuknya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sumber-sejarah-berdasarkan-bentuknya\/","title":{"rendered":"Sumber Sejarah Berdasarkan Bentuknya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sumber-sejarah-berdasarkan-bentuknya\/#Sumber_Tertulis\" >Sumber Tertulis<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sumber-sejarah-berdasarkan-bentuknya\/#Kelebihan_Sumber_Tertulis\" >Kelebihan Sumber Tertulis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sumber-sejarah-berdasarkan-bentuknya\/#Kekurangan_Sumber_Tertulis\" >Kekurangan Sumber Tertulis<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sumber-sejarah-berdasarkan-bentuknya\/#Sumber_Tidak_Tertulis\" >Sumber Tidak Tertulis<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sumber-sejarah-berdasarkan-bentuknya\/#Kelebihan_Sumber_Tidak_Tertulis\" >Kelebihan Sumber Tidak Tertulis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sumber-sejarah-berdasarkan-bentuknya\/#Kekurangan_Sumber_Tidak_Tertulis\" >Kekurangan Sumber Tidak Tertulis<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sumber-sejarah-berdasarkan-bentuknya\/#Sumber_Lisan\" >Sumber Lisan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sumber-sejarah-berdasarkan-bentuknya\/#Kelebihan_Sumber_Lisan\" >Kelebihan Sumber Lisan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sumber-sejarah-berdasarkan-bentuknya\/#Kekurangan_Sumber_Lisan\" >Kekurangan Sumber Lisan<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Sumber sejarah adalah segala sesuatu yang dapat memberikan informasi tentang masa lalu. Sumber sejarah dapat dibedakan berdasarkan bentuknya menjadi\u00a0<strong>sumber tertulis<\/strong>,\u00a0<strong>sumber tidak tertulis<\/strong>, dan\u00a0<strong>sumber lisan<\/strong>. Berikut adalah pembahasan lengkap tentang masing-masing jenis sumber sejarah beserta sub judulnya:<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sumber_Tertulis\"><\/span><strong>Sumber Tertulis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sumber tertulis adalah sumber sejarah yang berupa tulisan, baik yang dicetak maupun yang ditulis tangan. Sumber tertulis dapat berupa dokumen resmi, surat, buku, koran, majalah, jurnal, prasasti, naskah kuno, dan lain-lain. Sumber tertulis memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan, antara lain:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelebihan_Sumber_Tertulis\"><\/span>Kelebihan Sumber Tertulis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li>Sumber tertulis dapat memberikan informasi yang akurat, rinci, dan sistematis tentang peristiwa sejarah.<\/li>\n<li>Sumber tertulis dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama dan mudah diakses kembali.<\/li>\n<li>Sumber tertulis dapat dianalisis dengan menggunakan metode kritik sumber untuk menentukan keaslian, kredibilitas, dan nilai sejarahnya.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kekurangan_Sumber_Tertulis\"><\/span>Kekurangan Sumber Tertulis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li>Sumber tertulis dapat rusak, hilang, atau dimusnahkan oleh faktor alam atau manusia.<\/li>\n<li>Sumber tertulis dapat mengandung bias, kesalahan, atau manipulasi dari penulisnya.<\/li>\n<li>Sumber tertulis dapat terbatas dalam jumlah, jenis, atau wilayah geografis.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sumber_Tidak_Tertulis\"><\/span><strong>Sumber Tidak Tertulis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sumber tidak tertulis adalah sumber sejarah yang berupa benda-benda fisik yang tidak berisi tulisan. Sumber tidak tertulis dapat berupa artefak, monumen, bangunan, pakaian, senjata, perhiasan, alat musik, lukisan, foto, film, dan lain-lain. Sumber tidak tertulis juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan, antara lain:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelebihan_Sumber_Tidak_Tertulis\"><\/span>Kelebihan Sumber Tidak Tertulis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li>Sumber tidak tertulis dapat memberikan informasi yang konkret, visual, dan artistik tentang kebudayaan masa lalu.<\/li>\n<li>Sumber tidak tertulis dapat menunjukkan kemampuan teknologi, kreativitas, dan nilai estetika dari masyarakat pembuatnya.<\/li>\n<li>Sumber tidak tertulis dapat dijadikan sebagai bukti fisik atau material dari peristiwa sejarah.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kekurangan_Sumber_Tidak_Tertulis\"><\/span>Kekurangan Sumber Tidak Tertulis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li>Sumber tidak tertulis dapat sulit untuk ditafsirkan tanpa bantuan sumber lain atau pengetahuan khusus.<\/li>\n<li>Sumber tidak tertulis dapat mengalami kerusakan, pemalsuan, atau pencurian oleh faktor alam atau manusia.<\/li>\n<li>Sumber tidak tertulis dapat terbatas dalam jumlah, jenis, atau wilayah geografis.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sumber_Lisan\"><\/span><strong>Sumber Lisan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sumber lisan adalah sumber sejarah yang berupa ucapan atau suara yang disampaikan secara langsung atau direkam. Sumber lisan dapat berupa kesaksian, wawancara, cerita rakyat, lagu, puisi, dongeng, mitos, legenda, dan lain-lain. Sumber lisan juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan, antara lain:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelebihan_Sumber_Lisan\"><\/span>Kelebihan Sumber Lisan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li>Sumber lisan dapat memberikan informasi yang hidup, dinamis, dan emosional tentang pengalaman pribadi atau kelompok.<\/li>\n<li>Sumber lisan dapat mengungkapkan sudut pandang, nilai-nilai, dan tradisi dari masyarakat sumbernya.<\/li>\n<li>Sumber lisan dapat melengkapi atau mengisi kekosongan dari sumber lain yang kurang atau tidak ada.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kekurangan_Sumber_Lisan\"><\/span>Kekurangan Sumber Lisan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li>Sumber lisan dapat mengalami distorsi, pelupaan, atau penambahan oleh faktor waktu, ingatan, atau kepentingan.<\/li>\n<li>Sumber lisan dapat sulit untuk diverifikasi, dibandingkan, atau dikritik dengan sumber lain.<\/li>\n<li>Sumber lisan dapat tergantung pada ketersediaan, kerelaan, dan kejujuran dari narasumber.<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumber sejarah adalah segala sesuatu yang dapat memberikan informasi tentang masa lalu. Sumber sejarah dapat dibedakan berdasarkan bentuknya menjadi\u00a0sumber tertulis,\u00a0sumber tidak tertulis, dan\u00a0sumber lisan. Berikut&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"default","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-4240","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4240","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4240"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4240\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4240"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4240"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4240"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}