{"id":42375,"date":"2024-10-24T09:17:41","date_gmt":"2024-10-24T02:17:41","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=42375"},"modified":"2024-10-24T09:17:41","modified_gmt":"2024-10-24T02:17:41","slug":"apakah-mobil-1500cc-berhak-mendapatkan-subsidi-bbm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apakah-mobil-1500cc-berhak-mendapatkan-subsidi-bbm\/","title":{"rendered":"Apakah Mobil 1500cc Berhak Mendapatkan Subsidi BBM?"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apakah-mobil-1500cc-berhak-mendapatkan-subsidi-bbm\/#Aturan_Subsidi_BBM_Tahun_2024\" >Aturan Subsidi BBM Tahun 2024<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apakah-mobil-1500cc-berhak-mendapatkan-subsidi-bbm\/#Contoh_Kendaraan_yang_Tidak_Bisa_Mendapatkan_Subsidi\" >Contoh Kendaraan yang Tidak Bisa Mendapatkan Subsidi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apakah-mobil-1500cc-berhak-mendapatkan-subsidi-bbm\/#Pendaftaran_Program_Subsidi\" >Pendaftaran Program Subsidi<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Pada tahun 2024, pemerintah Indonesia telah memperketat aturan terkait kendaraan yang dapat menikmati bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya jenis Pertalite dan Solar. Berdasarkan kebijakan terbaru, kendaraan dengan kapasitas mesin tertentu tidak lagi berhak mendapatkan subsidi ini. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai apakah kendaraan 1500cc dapat mendaftar subsidi BBM:<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Aturan_Subsidi_BBM_Tahun_2024\"><\/span>Aturan Subsidi BBM Tahun 2024<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Menurut revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014, subsidi BBM hanya diberikan kepada mobil dengan kapasitas mesin di bawah 1.400 cc. Oleh karena itu, kendaraan bermesin 1.500 cc atau lebih, termasuk yang menggunakan bahan bakar bensin atau diesel, tidak lagi diperkenankan membeli BBM bersubsidi, baik Pertalite maupun Solar. Aturan ini bertujuan agar penyaluran subsidi lebih tepat sasaran, yakni kepada kendaraan kecil atau kendaraan komersial yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah.<\/p>\n<p>Selain itu, kendaraan yang dilarang menerima subsidi juga termasuk mobil mewah dengan spesifikasi mesin besar. Kendaraan yang masih berhak mendapatkan BBM bersubsidi umumnya adalah mobil dengan kapasitas mesin di bawah 1.400 cc, kendaraan pelat kuning seperti angkutan umum, dan kendaraan operasional untuk pelayanan publik, seperti ambulans atau mobil pengangkut sampah.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Kendaraan_yang_Tidak_Bisa_Mendapatkan_Subsidi\"><\/span>Contoh Kendaraan yang Tidak Bisa Mendapatkan Subsidi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Beberapa contoh mobil yang memiliki kapasitas mesin 1.500 cc ke atas dan dilarang membeli BBM subsidi antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Daihatsu Terios (1.496 cc)<\/li>\n<li>Suzuki Ertiga (1.462 cc)<\/li>\n<li>Toyota Veloz (1.496 cc)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dengan adanya pembatasan ini, mobil 1.500 cc seperti Toyota Avanza tipe tertinggi, Suzuki Ertiga, dan Honda BR-V sudah tidak lagi termasuk dalam kategori yang berhak menerima subsidi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pendaftaran_Program_Subsidi\"><\/span>Pendaftaran Program Subsidi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Selain aturan pembatasan kapasitas mesin, pemerintah melalui Pertamina juga menerapkan sistem pendaftaran bagi kendaraan yang berhak menerima subsidi. Pendaftaran ini dilakukan melalui platform <em>Subsidi Tepat<\/em> yang dikelola oleh MyPertamina, di mana pemilik kendaraan harus mendaftarkan nomor polisi kendaraan mereka. Hanya kendaraan yang memenuhi kriteria yang dapat membeli BBM bersubsidi di SPBU Pertamina.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada tahun 2024, pemerintah Indonesia telah memperketat aturan terkait kendaraan yang dapat menikmati bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya jenis Pertalite dan Solar. Berdasarkan kebijakan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[521],"class_list":["post-42375","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam","tag-ekonomi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42375","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42375"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42375\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42375"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42375"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42375"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}