{"id":42179,"date":"2023-07-02T07:45:32","date_gmt":"2023-07-02T07:45:32","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=2161"},"modified":"2023-07-02T07:45:32","modified_gmt":"2023-07-02T07:45:32","slug":"pola-dalam-permainan-sepak-bola","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pola-dalam-permainan-sepak-bola\/","title":{"rendered":"Pola dalam Permainan Sepak Bola"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pola-dalam-permainan-sepak-bola\/#Pola_Penyerangan\" >Pola Penyerangan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pola-dalam-permainan-sepak-bola\/#Pola_Pertahanan\" >Pola Pertahanan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Sepak bola adalah permainan beregu yang melibatkan dua tim yang berusaha mencetak gol ke gawang lawan. Untuk mencapai tujuan tersebut, setiap tim harus memiliki strategi atau pola permainan yang sesuai dengan kekuatan dan kelemahan mereka. Pola permainan sepak bola dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu pola penyerangan dan pola pertahanan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pola_Penyerangan\"><\/span>Pola Penyerangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pola penyerangan adalah siasat yang digunakan masing-masing tim untuk mencetak gol dan menjadi tim yang menang\u00b9. Pola penyerangan terbagi menjadi dua fase, yaitu membangun serangan (build up) dan penyelesaian serangan (finishing)\u00b9. Build up merupakan fase penguasaan bola dengan umpan-umpan baik pendek maupun panjang ke depan. Finishing merupakan fase akhir dari serangan yang berujung pada tembakan ke gawang lawan\u00b9.<\/p>\n<p>Ada beberapa contoh pola penyerangan dalam sepak bola, antara lain:<\/p>\n<p>&#8211; Pola gerak tersusun, yaitu pola penyerangan yang dilakukan dengan gerakan-gerakan yang sudah direncanakan sebelumnya dan dijalankan secara berurutan\u00b3. Contohnya adalah pola one-two pass, overlap, wall pass, dan give and go\u00b3.<\/p>\n<p>&#8211; Pola untuk menghadapi pertahanan rapat, yaitu pola penyerangan yang dilakukan dengan cara mengecoh atau mengelabui pertahanan lawan yang bermain rapat\u00b3. Contohnya adalah pola switching play, crossing, dribbling, dan through pass\u00b3.<\/p>\n<p>&#8211; Pola mencari ruang kosong, yaitu pola penyerangan yang dilakukan dengan cara mencari celah atau ruang kosong di belakang pertahanan lawan\u00b3. Contohnya adalah pola offside trap, diagonal run, blind side run, dan third man run\u00b3.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pola_Pertahanan\"><\/span>Pola Pertahanan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pola pertahanan adalah siasat yang bertujuan untuk menahan serangan lawan dan menghalau bola dari gawang sendiri\u00b2. Pola pertahanan bisa dijalankan secara perorangan atau individual maupun kelompok atau tim\u00b2. Tujuan pola pertahanan dalam permainan sepak bola adalah untuk menahan bola dari serangan lawan\u00b2.<\/p>\n<p>Ada beberapa macam pola pertahanan dalam sepak bola, antara lain:<\/p>\n<p>&#8211; Pola pertahanan man to man marking, yaitu pola pertahanan yang dilakukan dengan cara menempel atau mengawal pemain lawan secara ketat\u00b2. Contohnya adalah pola tight marking, shadowing, dan covering\u00b2.<\/p>\n<p>&#8211; Pola pertahanan zona marking, yaitu pola pertahanan yang dilakukan dengan cara menjaga daerah atau zona tertentu di lapangan\u00b2. Contohnya adalah pola flat back four, sweeper system, dan libero system\u00b2.<\/p>\n<p>&#8211; Pola pertahanan kombinasi, yaitu pola pertahanan yang dilakukan dengan cara menggabungkan man to man marking dan zona marking sesuai dengan situasi permainan\u00b2. Contohnya adalah pola pressing, counter pressing, dan offside trap\u00b2.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Pola Penyerangan dalam Sepak Bola: Pengertian, Tujuan, dan Formasi. https:\/\/www.kompas.com\/sports\/read\/2021\/08\/10\/12400018\/pola-penyerangan-dalam-sepak-bola-pengertian-tujuan-dan-formasi.<br \/>\n(2) 3 Pola Penyerangan dalam Sepak Bola &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/sports\/read\/2022\/01\/14\/09400008\/3-pola-penyerangan-dalam-sepak-bola.<br \/>\n(3) Pola Pertahanan dalam Sepak Bola: Pengertian, Tujuan, dan Macamnya. https:\/\/www.kompas.com\/sports\/read\/2021\/08\/10\/22000028\/pola-pertahanan-dalam-sepak-bola&#8211;pengertian-tujuan-dan-macamnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sepak bola adalah permainan beregu yang melibatkan dua tim yang berusaha mencetak gol ke gawang lawan. Untuk mencapai tujuan tersebut, setiap tim harus memiliki strategi&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-42179","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42179","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42179"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42179\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42179"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42179"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42179"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}