{"id":42173,"date":"2023-07-01T02:41:50","date_gmt":"2023-07-01T02:41:50","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=2135"},"modified":"2023-07-01T02:41:50","modified_gmt":"2023-07-01T02:41:50","slug":"seni-grafis-seni-dua-dimensi-yang-menggunakan-teknik-cetak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/seni-grafis-seni-dua-dimensi-yang-menggunakan-teknik-cetak\/","title":{"rendered":"Seni Grafis: Pengertian, Sejarah, Jenis, Teknik, Fungsi dan Manfaatnya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/seni-grafis-seni-dua-dimensi-yang-menggunakan-teknik-cetak\/#Pengertian_Seni_Grafis\" >Pengertian Seni Grafis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/seni-grafis-seni-dua-dimensi-yang-menggunakan-teknik-cetak\/#Sejarah_Seni_Grafis\" >Sejarah Seni Grafis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/seni-grafis-seni-dua-dimensi-yang-menggunakan-teknik-cetak\/#Jenis_Karya_Seni_Grafis\" >Jenis Karya Seni Grafis<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/seni-grafis-seni-dua-dimensi-yang-menggunakan-teknik-cetak\/#Teknik_Cetak_Tinggi_atau_Relief\" >Teknik Cetak Tinggi atau Relief<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/seni-grafis-seni-dua-dimensi-yang-menggunakan-teknik-cetak\/#Teknik_Cetak_Datar_atau_Litografi\" >Teknik Cetak Datar atau Litografi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/seni-grafis-seni-dua-dimensi-yang-menggunakan-teknik-cetak\/#Teknik_Cetak_Dalam_atau_Intaglio_Print\" >Teknik Cetak Dalam atau Intaglio Print<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/seni-grafis-seni-dua-dimensi-yang-menggunakan-teknik-cetak\/#Teknik_Cetak_Tembus_atau_Saring\" >Teknik Cetak Tembus atau Saring<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/seni-grafis-seni-dua-dimensi-yang-menggunakan-teknik-cetak\/#Teknik_Membuat_Seni_Grafis\" >Teknik Membuat Seni Grafis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/seni-grafis-seni-dua-dimensi-yang-menggunakan-teknik-cetak\/#Fungsi_Seni_Grafis\" >Fungsi Seni Grafis<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/seni-grafis-seni-dua-dimensi-yang-menggunakan-teknik-cetak\/#Fungsi_Artistik\" >Fungsi Artistik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/seni-grafis-seni-dua-dimensi-yang-menggunakan-teknik-cetak\/#Fungsi_Fungsional\" >Fungsi Fungsional<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/seni-grafis-seni-dua-dimensi-yang-menggunakan-teknik-cetak\/#Manfaat_Seni_Grafis\" >Manfaat Seni Grafis<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/seni-grafis-seni-dua-dimensi-yang-menggunakan-teknik-cetak\/#Manfaat_bagi_Seniman_Grafis\" >Manfaat bagi Seniman Grafis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/seni-grafis-seni-dua-dimensi-yang-menggunakan-teknik-cetak\/#Manfaat_bagi_Masyarakat\" >Manfaat bagi Masyarakat<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/seni-grafis-seni-dua-dimensi-yang-menggunakan-teknik-cetak\/#Karakteristik_Seni_Grafis\" >Karakteristik Seni Grafis<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Seni grafis adalah salah satu cabang seni rupa yang proses pembuatan karyanya menggunakan teknik cetak, biasanya di atas kertas. Seni grafis dapat digunakan untuk mengungkapkan ide, gagasan, dan emosi seseorang melalui gambar yang dicetak. Seni grafis juga memiliki sejarah, jenis, teknik, fungsi, manfaat, dan karakteristik yang beragam. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang seni grafis, mulai dari pengertian, sejarah, jenis, teknik, fungsi, manfaat, dan karakteristik seni grafis.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Seni_Grafis\"><\/span>Pengertian Seni Grafis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Seni grafis adalah seni dua dimensi yang diciptakan melalui teknik cetak<sup>1<\/sup>.\u00a0Teknik cetak adalah proses mentransfer gambar dari sebuah permukaan atau matrix ke media karya, seperti kertas<sup>2<\/sup>.\u00a0Matrix dapat berupa papan kayu, plat logam, batu litografi, screen kain, atau bahan lainnya<sup>2<\/sup>.\u00a0Tiap-tiap hasil cetakan disebut dengan impression dan dianggap sebagai karya seni orisinil<sup>2<\/sup>.\u00a0Seni grafis berasal dari bahasa Yunani graphien yang berarti menulis atau menggambar<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sejarah_Seni_Grafis\"><\/span>Sejarah Seni Grafis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Seni grafis sudah ada sejak zaman prasejarah, ketika manusia membuat cap tangan atau gambar binatang di dinding gua dengan menggunakan bahan alami seperti tanah liat atau getah pohon<sup>3<\/sup>. Seni grafis berkembang seiring dengan kemajuan peradaban manusia.\u00a0Salah satu peradaban yang terkenal dengan seni grafisnya adalah Mesir Kuno, yang menciptakan hieroglif sebagai sistem tulisan yang menggunakan gambar-gambar simbolik<sup>3<\/sup>.\u00a0Hieroglif dicetak di atas papirus, sejenis kertas yang dibuat dari batang pohon papirus<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Seni grafis juga berkembang di Asia, terutama di China dan Jepang.\u00a0China merupakan tempat asal dari kertas dan tinta, yang menjadi bahan utama dalam seni grafis<sup>3<\/sup>.\u00a0China juga menciptakan teknik cetak tinggi atau relief dengan menggunakan papan kayu yang dipahat<sup>3<\/sup>.\u00a0Teknik ini kemudian menyebar ke Jepang, yang mengembangkannya menjadi cukil kayu berwarna atau ukiyo-e<sup>3<\/sup>.\u00a0Ukiyo-e adalah seni grafis yang menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang pada zaman Edo (1603-1868)<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Seni grafis juga berkembang di Eropa, terutama setelah penemuan mesin cetak oleh Johannes Gutenberg pada abad ke-15<sup>3<\/sup>.\u00a0Mesin cetak memungkinkan penyebaran informasi dan pengetahuan secara luas dan cepat melalui buku-buku yang dicetak<sup>3<\/sup>.\u00a0Seniman-seniman Eropa mulai bereksperimen dengan berbagai teknik cetak, seperti engraving, etsa, litografi, dan lainnya<sup>3<\/sup>.\u00a0Beberapa seniman terkenal yang menggunakan seni grafis dalam karyanya adalah Albrecht Durer, Rembrandt van Rijn, Francisco Goya, dan Pablo Picasso<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Seni grafis terus berkembang hingga masa modern dan kontemporer. Seniman-seniman modern dan kontemporer menggunakan seni grafis untuk berekspresi dengan gaya dan tema yang beragam. Beberapa contoh seniman modern dan kontemporer yang menggunakan seni grafis dalam karyanya adalah Andy Warhol, Roy Lichtenstein, M.C.\u00a0Escher, Salvador Dali, dan Banksy<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Karya_Seni_Grafis\"><\/span>Jenis Karya Seni Grafis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Seni grafis dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan teknik cetaknya. Berikut adalah beberapa jenis karya seni grafis beserta contohnya:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Teknik_Cetak_Tinggi_atau_Relief\"><\/span>Teknik Cetak Tinggi atau Relief<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Teknik cetak tinggi atau relief adalah teknik cetak yang menggunakan papan kayu atau bahan lainnya yang dipahat sehingga bagian yang ingin dicetak menjadi lebih tinggi dari bagian yang tidak ingin dicetak<sup>1<\/sup>.\u00a0Bagian yang tinggi kemudian diberi tinta dan ditekan ke media karya<sup>1<\/sup>.\u00a0Contoh karya seni grafis dengan teknik cetak tinggi atau relief adalah stempel, cukil kayu, dan linocut<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Teknik_Cetak_Datar_atau_Litografi\"><\/span>Teknik Cetak Datar atau Litografi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Teknik cetak datar atau litografi adalah teknik cetak yang menggunakan batu litografi atau bahan lainnya yang memiliki permukaan datar dan halus<sup>1<\/sup>.\u00a0Gambar dibuat di atas permukaan batu dengan menggunakan bahan berminyak, seperti lilin atau tinta litografi<sup>1<\/sup>.\u00a0Kemudian permukaan batu dibasahi dengan air, sehingga bagian yang tidak berminyak akan menyerap air, sedangkan bagian yang berminyak akan menolak air<sup>1<\/sup>.\u00a0Lalu permukaan batu diberi tinta berminyak, sehingga tinta hanya menempel pada bagian yang berminyak<sup>1<\/sup>.\u00a0Akhirnya permukaan batu ditekan ke media karya<sup>1<\/sup>.\u00a0Contoh karya seni grafis dengan teknik cetak datar atau litografi adalah poster, kartu pos, dan uang kertas<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Teknik_Cetak_Dalam_atau_Intaglio_Print\"><\/span>Teknik Cetak Dalam atau Intaglio Print<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Teknik cetak dalam atau intaglio print adalah teknik cetak yang menggunakan plat logam atau bahan lainnya yang digores atau diukir sehingga bagian yang ingin dicetak menjadi lebih dalam dari bagian yang tidak ingin dicetak<sup>1<\/sup>.\u00a0Bagian yang dalam kemudian diisi dengan tinta dan dibersihkan dari permukaan plat<sup>1<\/sup>.\u00a0Lalu plat ditekan ke media karya dengan tekanan tinggi, sehingga tinta dari bagian dalam plat akan menempel pada media karya<sup>1<\/sup>.\u00a0Contoh karya seni grafis dengan teknik cetak dalam atau intaglio print adalah engraving, etsa, drypoint, mezzotint, dan aquatint<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Teknik_Cetak_Tembus_atau_Saring\"><\/span>Teknik Cetak Tembus atau Saring<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Teknik cetak tembus atau saring adalah teknik cetak yang menggunakan screen kain atau bahan lainnya yang memiliki pori-pori sebagai matrix<sup>1<\/sup>.\u00a0Gambar dibuat di atas screen dengan menggunakan bahan yang menutup pori-pori, seperti lilin, lem, atau plastisol<sup>1<\/sup>.\u00a0Kemudian screen diletakkan di atas media karya dan diberi tinta dari atas screen<sup>1<\/sup>.\u00a0Tinta akan menembus pori-pori screen yang tidak tertutup bahan dan membentuk gambar di media karya<sup>1<\/sup>.\u00a0Contoh karya seni grafis dengan teknik cetak tembus atau saring adalah cetak sablon, stencil, dan graffiti<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Teknik_Membuat_Seni_Grafis\"><\/span>Teknik Membuat Seni Grafis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Teknik membuat seni grafis tergantung pada jenis karya seni grafis yang ingin dibuat. Namun secara umum, ada beberapa langkah dasar yang harus dilakukan dalam membuat seni grafis, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Membuat sketsa gambar yang ingin dicetak di atas kertas atau media lainnya.<\/li>\n<li>Memilih matrix atau permukaan yang sesuai dengan jenis karya seni grafis yang ingin dibuat.<\/li>\n<li>Membuat gambar di atas matrix dengan menggunakan alat-alat sesuai dengan teknik cetaknya. Misalnya: pisau cukil untuk cukil kayu, jarum untuk engraving, lilin untuk litografi, dsb.<\/li>\n<li>Memberi tinta di atas matrix dengan menggunakan kuas, rol, spons, atau alat lainnya.<\/li>\n<li>Menempatkan media karya di bawah matrix dan menekannya dengan menggunakan alat press manual atau mesin press. Misalnya: tangan untuk stempel, rol kayu untuk cukil kayu, mesin litografi untuk litografi, dsb.<\/li>\n<li>Mengangkat matrix dari media karya dan melihat hasil cetakan.<\/li>\n<li>Membersihkan matrix dari sisa-sisa tinta dan menyimpannya dengan baik.<\/li>\n<li>Mengeringkan media karya dan memberinya tanda tangan atau nomor edisi jika perlu.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Seni_Grafis\"><\/span>Fungsi Seni Grafis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Seni grafis memiliki beberapa fungsi, baik dari segi artistik maupun fungsional. Berikut adalah beberapa fungsi seni grafis:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Artistik\"><\/span>Fungsi Artistik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Fungsi artistik seni grafis adalah sebagai sarana berekspresi bagi seniman grafis.<\/p>\n<p>Seniman grafis dapat mengekspresikan ide, gagasan, emosi, kritik, atau pesan melalui gambar yang dicetak. Seni grafis juga dapat menunjukkan gaya, karakter, dan kreativitas seniman grafis dalam memilih dan mengolah bahan, alat, teknik, dan warna. Seni grafis juga dapat menjadi media untuk bereksplorasi dan bereksperimen dengan berbagai kemungkinan dalam seni cetak.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Fungsional\"><\/span>Fungsi Fungsional<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Fungsi fungsional seni grafis adalah sebagai sarana untuk menyampaikan informasi, pengetahuan, atau hiburan kepada masyarakat. Seni grafis dapat digunakan untuk membuat berbagai produk cetak yang bermanfaat, seperti buku, majalah, koran, poster, brosur, kartu ucapan, stiker, kemasan, label, uang kertas, dan lainnya. Seni grafis juga dapat digunakan untuk membuat karya seni yang memiliki nilai estetik dan ekonomis, seperti lukisan, ilustrasi, kartun, komik, desain grafis, dan lainnya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Seni_Grafis\"><\/span>Manfaat Seni Grafis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Seni grafis memiliki beberapa manfaat, baik bagi seniman grafis maupun bagi masyarakat. Berikut adalah beberapa manfaat seni grafis:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_bagi_Seniman_Grafis\"><\/span>Manfaat bagi Seniman Grafis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li>Seni grafis dapat menjadi media untuk menyalurkan bakat, minat, dan hobi dalam bidang seni rupa.<\/li>\n<li>Seni grafis dapat menjadi media untuk mengembangkan potensi, kemampuan, dan keterampilan dalam bidang seni rupa.<\/li>\n<li>Seni grafis dapat menjadi media untuk menghasilkan karya seni yang orisinil dan unik.<\/li>\n<li>Seni grafis dapat menjadi media untuk mendapatkan penghasilan atau penghargaan dari karya seni yang dibuat.<\/li>\n<li>Seni grafis dapat menjadi media untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan sesama seniman grafis atau masyarakat.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_bagi_Masyarakat\"><\/span>Manfaat bagi Masyarakat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li>Seni grafis dapat menjadi sumber informasi, pengetahuan, atau hiburan yang mudah diakses dan dipahami oleh masyarakat.<\/li>\n<li>Seni grafis dapat menjadi sarana untuk meningkatkan apresiasi dan kesadaran masyarakat terhadap seni rupa.<\/li>\n<li>Seni grafis dapat menjadi sarana untuk memperkaya budaya dan estetika masyarakat.<\/li>\n<li>Seni grafis dapat menjadi sarana untuk menginspirasi dan memotivasi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Karakteristik_Seni_Grafis\"><\/span>Karakteristik Seni Grafis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Seni grafis memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dari jenis seni rupa lainnya. Berikut adalah beberapa karakteristik seni grafis:<\/p>\n<ul>\n<li>Seni grafis menggunakan teknik cetak sebagai proses pembuatan karyanya.<\/li>\n<li>Seni grafis menggunakan matrix atau permukaan sebagai alat untuk mentransfer gambar ke media karya.<\/li>\n<li>Seni grafis menggunakan tinta sebagai bahan untuk membentuk gambar di media karya.<\/li>\n<li>Seni grafis dapat menghasilkan banyak cetakan dari satu matrix dengan kualitas yang sama atau berbeda.<\/li>\n<li>Seni grafis memiliki variasi jenis, teknik, bahan, alat, warna, dan gaya yang beragam.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Seni Grafis: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Jenis, dan Contohnya. https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/seni-grafis\/.<br \/>\n(2) Seni grafis &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Seni_grafis.<br \/>\n(3) Seni Grafis &#8211; Pengertian, Sejarah, Jenis &amp; Tekniknya &#8211; serupa.id. https:\/\/serupa.id\/seni-grafis-pengertian-sejarah-jenis-tekniknya\/.<br \/>\n(4) Seni Grafis: Jenis, Cara Membuat, dan Contohnya &#8211; Katadata.co.id. https:\/\/katadata.co.id\/sitinuraeni\/berita\/6232c0c43accf\/seni-grafis-jenis-cara-membuat-dan-contohnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seni grafis adalah salah satu cabang seni rupa yang proses pembuatan karyanya menggunakan teknik cetak, biasanya di atas kertas. Seni grafis dapat digunakan untuk mengungkapkan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-42173","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42173","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42173"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42173\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42173"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42173"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42173"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}