{"id":42167,"date":"2023-06-28T08:30:23","date_gmt":"2023-06-28T08:30:23","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=2107"},"modified":"2023-06-28T08:30:23","modified_gmt":"2023-06-28T08:30:23","slug":"iringan-tari-kreasi-pengertian-jenis-fungsi-dan-contoh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/iringan-tari-kreasi-pengertian-jenis-fungsi-dan-contoh\/","title":{"rendered":"Iringan Tari Kreasi: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Contoh"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/iringan-tari-kreasi-pengertian-jenis-fungsi-dan-contoh\/#Jenis_Iringan_Tari_Kreasi\" >Jenis Iringan Tari Kreasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/iringan-tari-kreasi-pengertian-jenis-fungsi-dan-contoh\/#Fungsi_Iringan_Tari_Kreasi\" >Fungsi Iringan Tari Kreasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/iringan-tari-kreasi-pengertian-jenis-fungsi-dan-contoh\/#Contoh_Proses_Tari_Kreasi\" >Contoh Proses Tari Kreasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/iringan-tari-kreasi-pengertian-jenis-fungsi-dan-contoh\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Tari kreasi adalah jenis tari yang koreografinya masih bertolak pada tari tradisional atau pengembangan dari pola-pola tari yang sudah ada<sup>1<\/sup>.\u00a0Tari kreasi sangat mengandalkan imajinasi seorang penari saat mengembangkan setiap gerakan<sup>2<\/sup>.\u00a0Tari kreasi erat kaitannya dengan kreativitas dan juga musik yang mengiringi tarian<sup>3<\/sup>.\u00a0Dengan adanya iringan musik yang dimainkan, kreativitas gerakan sang penari akan berkembang menjadi lebih indah untuk dipertunjukkan<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Iringan_Tari_Kreasi\"><\/span>Jenis Iringan Tari Kreasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Iringan tari kreasi dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu musik internal dan musik eksternal<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<ul>\n<li>Musik internal adalah musik atau bunyi-bunyian yang berasal dari anggota tubuh, yaitu tepukan tangan atau tepukan ke anggota tubuh, jentikan jari, dan hentakan kaki ke tanah<sup>3<\/sup>.\u00a0Contoh: Tari Saman (Aceh), Kecak (Bali)<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li>Musik eksternal adalah bunyi-bunyian atau suara yang berasal dari alat musik atau instrumen, yaitu gamelan, keyboard, kendang, dan angklung<sup>3<\/sup>.\u00a0Contoh: Tari Kandagan (Jabar), dan Gandrung (Banyuwangi)<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Iringan_Tari_Kreasi\"><\/span>Fungsi Iringan Tari Kreasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Iringan pada tari kreasi memiliki fungsi sebagai berikut<sup>3<\/sup>:<\/p>\n<ul>\n<li>Sebagai iringan penyajian tari<\/li>\n<li>Menambah semarak dan dinamisnya tari<\/li>\n<li>Mengatur dan memberi tanda efektif tari<\/li>\n<li>Pengendali dan pemberi tanda perubahan bentuk gerak<\/li>\n<li>Penuntun dan pemberi tanda awal dan akhir tari.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Proses_Tari_Kreasi\"><\/span>Contoh Proses Tari Kreasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kita bisa memanfaatkan lagu-lagu daerah kita sendiri atau daerah lainnya untuk membuat iringan tari kreasi. Indonesia memiliki beragam etnis dan setiap etnis memiliki lagu-lagu rakyat. Tentunya kita ingat lagu \u201cYamko Rambe Yamko\u201d dari Papua, \u201cManuk Dadali\u201d dari Jawa Barat, \u201cBungong Jeumpa\u201d dari Aceh, \u201cAmpar-ampar Pisang\u201d dari Kalimantan Selatan.\u00a0Lagu-lagu tersebut bisa dijadikan sebagai musik untuk mengiringi tari kreasi<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Pertama, perhatikan irama dan tempo lagu serta lirik lagu untuk menentukan tema tarian. Kedua, buat gerakan sesuai dengan iringan. Sebagai contoh lagu \u201cManuk Dadali\u201d mengisahkan tentang kegagahan burung garuda, dengan tempo sedang, irama riang dan gagah. Kita bisa gabungkan lagu tersebut dengan iringan gitar, tam-tam, perkusi, atau instrumen lainnya. Sudah tentu gerak tarinya harus menyesuaikan dengan tema kegagahan seekor burung. Tatkala kita membuat gerak, jangan ragu. Kembangkan daya hayal dan imajinasi.\u00a0Kalau perlu tambah properti tari yang bisa menguatkan tema kegagahan tersebut<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Ada pula tari yang diciptakan berdasarkan lagu pengiringnya, seperti: tari Gawil dari Sunda diiringi lagu Gawil, dan tari Poco-Poco diiringi lagu Poco-poco pula. Dalam hal ini antara tari dan iringannya menjadi sebuah kesatuan, identitas, tari menyatu dengan iringannya. Dari pengamatan, kita bisa menduga kemungkinan besar awal penciptaan tarinya terstimulus dari lagunya. Dalam tradisi Sunda dan Jawa hal tersebut diterjemahkan dalam istilah guru lagu, artinya lagu yang menjadi patokan untuk menciptakan tarian. Contoh yang aktual bisa diamati pada tari Jaipong, misalnya tari Entog Mulangdiiringi lagu Entog Mulang, tari Ketuk Tilu diiringi lagu Ketuk Tilu, dan tari Bajidor Kahot diiringi lagu Bajidor Kahot.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Iringan tari kreasi adalah musik atau bunyi-bunyian yang mengiringi tari kreasi yang koreografinya masih bertolak pada tari tradisional atau pengembangan dari pola-pola tari yang sudah ada. Iringan tari kreasi dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu musik internal dan musik eksternal. Iringan tari kreasi memiliki fungsi sebagai iringan penyajian tari, menambah semarak dan dinamisnya tari, mengatur dan memberi tanda efektif tari, pengendali dan pemberi tanda perubahan bentuk gerak, dan penuntun dan pemberi tanda awal dan akhir tari. Contoh proses tari kreasi adalah dengan memanfaatkan lagu-lagu daerah sebagai musik pengiring atau menciptakan tari berdasarkan lagu pengiringnya.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Tari Kreasi : Pengertian, Contoh, Jenis, Keunikan &amp; Prosedur. https:\/\/serupa.id\/tari-kreasi\/.<br \/>\n(2) Tari Kreasi Berdasarkan Iringan, Berikut Proses dan Fungsinya. https:\/\/kumparan.com\/kabar-harian\/tari-kreasi-berdasarkan-iringan-berikut-proses-dan-fungsinya-1wkaJ3Nn8NM.<br \/>\n(3) Macam macam Musik Iringan Tari Kreasi dan Fungsi Musik Iringan Tari. https:\/\/www.pustakamadani.com\/2019\/04\/macam-macam-musik-iringan-tari-kreasi.html.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tari kreasi adalah jenis tari yang koreografinya masih bertolak pada tari tradisional atau pengembangan dari pola-pola tari yang sudah ada1.\u00a0Tari kreasi sangat mengandalkan imajinasi seorang&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-42167","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42167","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42167"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42167\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42167"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42167"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42167"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}