{"id":42156,"date":"2023-06-26T04:47:33","date_gmt":"2023-06-26T04:47:33","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=2058"},"modified":"2023-06-26T04:47:33","modified_gmt":"2023-06-26T04:47:33","slug":"apa-perbedaan-antara-asn-dan-pns","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-perbedaan-antara-asn-dan-pns\/","title":{"rendered":"Apa Perbedaan antara ASN dan PNS?"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-perbedaan-antara-asn-dan-pns\/#Pengertian_ASN_dan_PNS\" >Pengertian ASN dan PNS<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-perbedaan-antara-asn-dan-pns\/#Status_Kepegawaian_ASN_dan_PNS\" >Status Kepegawaian ASN dan PNS<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-perbedaan-antara-asn-dan-pns\/#Hak_dan_Kewajiban_ASN_dan_PNS\" >Hak dan Kewajiban ASN dan PNS<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>ASN dan PNS adalah dua istilah yang sering digunakan untuk menyebut pegawai pemerintahan di Indonesia. Namun, apakah Anda tahu apa perbedaan antara keduanya? Artikel ini akan menjelaskan secara singkat pengertian, status, hak, dan kewajiban ASN dan PNS.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_ASN_dan_PNS\"><\/span>Pengertian ASN dan PNS<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>ASN adalah singkatan dari Aparatur Sipil Negara. Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, ASN adalah profesi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bekerja pada instansi pemerintah.\u00a0ASN berkedudukan sebagai unsur aparatur negara yang melaksanakan kebijakan publik, memberikan pelayanan publik, dan mempererat persatuan dan kesatuan negara<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup>.<\/p>\n<p>PNS adalah singkatan dari Pegawai Negeri Sipil.\u00a0Menurut Pasal 1 UU Nomor 5 Tahun 2014, PNS adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang kemudian diangkat sebagai pegawai ASN secara tetap oleh pejabat pembina kepegawaian untuk menduduki jabatan pemerintahan<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup>. PNS merupakan salah satu jenis ASN yang memiliki status kepegawaian tetap.<\/p>\n<p>Dengan kata lain, setiap PNS sudah pasti adalah ASN, namun setiap ASN belum tentu PNS, karena bisa saja ia adalah PPPK.\u00a0PPPK adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang kemudian diangkat sebagai pegawai ASN berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup>. PPPK merupakan jenis ASN yang memiliki status kepegawaian tidak tetap.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Status_Kepegawaian_ASN_dan_PNS\"><\/span>Status Kepegawaian ASN dan PNS<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>ASN dan PNS memiliki status kepegawaian yang berbeda. PNS memiliki status sebagai pegawai tetap, yang artinya ia tidak memiliki batas waktu bekerja dan tidak dapat diberhentikan dengan mudah.\u00a0PNS juga memiliki jaminan pensiun dan hari tua dari negara<sup>2<\/sup><sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Sedangkan ASN yang bukan PNS, yaitu PPPK, memiliki status sebagai pegawai tidak tetap, yang artinya ia memiliki batas waktu bekerja sesuai perjanjian yang sudah ditentukan atau biasa disebut dengan kontrak kerja. PPPK dapat diberhentikan apabila masa kontraknya habis atau apabila melanggar ketentuan perjanjian kerja.\u00a0PPPK tidak memiliki jaminan pensiun dan hari tua dari negara<sup>2<\/sup><sup>3<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hak_dan_Kewajiban_ASN_dan_PNS\"><\/span>Hak dan Kewajiban ASN dan PNS<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>ASN dan PNS memiliki hak dan kewajiban yang hampir sama sebagai pegawai pemerintahan. Hak-hak ASN dan PNS antara lain adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Mendapatkan gaji, tunjangan, fasilitas, dan insentif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;<\/li>\n<li>Mendapatkan perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas;<\/li>\n<li>Mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan karier;<\/li>\n<li>Mendapatkan penghargaan atas prestasi kerja;<\/li>\n<li>Mendapatkan perlakuan adil dan tidak diskriminatif dalam manajemen kepegawaian<sup>1<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sementara itu, kewajiban-kewajiban ASN dan PNS antara lain adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Menjunjung tinggi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, serta cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia;<\/li>\n<li>Menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, integritas, netralitas, inovasi, dan kinerja terbaik;<\/li>\n<li>Menjaga kehormatan diri, martabat jabatan, serta citra positif instansi pemerintah;<\/li>\n<li>Menjaga kerahasiaan informasi yang berkaitan dengan tugas;<\/li>\n<li>Menjalin kerjasama yang baik dengan rekan kerja, atasan, bawahan, dan pihak lain yang terkait dengan tugas;<\/li>\n<li>Menyampaikan laporan kinerja secara akuntabel dan transparan;<\/li>\n<li>Menjunjung tinggi kode etik dan kode perilaku ASN.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Yuk Kenali Perbedaan ASN Dan PNS &#8211; Media Indonesia. https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/446117\/yuk-kenali-perbedaan-asn-dan-pns.<br \/>\n(2) Sering Salah Arti, Ini Beda antara PNS dan ASN &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/tren\/read\/2020\/08\/10\/090500665\/sering-salah-arti-ini-beda-antara-pns-dan-asn.<br \/>\n(3) Ini Perbedaan ASN dan PNS sebagai Pegawai Pemerintahan. https:\/\/kumparan.com\/berita-bisnis\/ini-perbedaan-asn-dan-pns-sebagai-pegawai-pemerintahan-1zJd7rWFlaB.<br \/>\n(4) Ini Beda PNS dengan ASN, Jangan Salah &#8211; detikFinance. https:\/\/finance.detik.com\/berita-ekonomi-bisnis\/d-6086889\/ini-beda-pns-dengan-asn-jangan-salah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ASN dan PNS adalah dua istilah yang sering digunakan untuk menyebut pegawai pemerintahan di Indonesia. Namun, apakah Anda tahu apa perbedaan antara keduanya? Artikel ini&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-42156","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42156","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42156"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42156\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42156"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42156"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42156"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}