{"id":42120,"date":"2023-06-24T04:35:08","date_gmt":"2023-06-24T04:35:08","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=1935"},"modified":"2023-06-24T04:35:08","modified_gmt":"2023-06-24T04:35:08","slug":"asking-for-clarification-mengklarifikasi-memastikan-informasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/asking-for-clarification-mengklarifikasi-memastikan-informasi\/","title":{"rendered":"Asking For Clarification (Mengklarifikasi\/ memastikan informasi)"},"content":{"rendered":"<p>Ketika kita berkomunikasi dengan orang lain, terkadang kita mungkin tidak mengerti apa yang mereka katakan atau maksudkan. Dalam situasi seperti itu, kita perlu meminta klarifikasi atau penjelasan lebih lanjut agar kita bisa memahami mereka dengan baik. Meminta klarifikasi juga menunjukkan bahwa kita tertarik dan mendengarkan dengan baik.<\/p>\n<p>Ada beberapa cara untuk meminta klarifikasi dalam bahasa Inggris. Berikut adalah beberapa ungkapan yang bisa kita gunakan:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>What do you mean by\u2026?<\/strong>\u00a0Artinya \u201cApa yang Anda maksud dengan\u2026?\u201d Kita bisa menggunakan ungkapan ini ketika kita tidak mengerti makna dari sebuah kata atau frasa yang digunakan oleh orang lain. Contoh:\n<ul>\n<li>A: I think we should diversify our portfolio.<\/li>\n<li>B: What do you mean by diversify?<\/li>\n<li>A: I mean we should invest in different kinds of assets.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Do you mean\u2026?<\/strong>\u00a0Artinya \u201cApakah Anda maksud\u2026?\u201d Kita bisa menggunakan ungkapan ini untuk mengonfirmasi apakah kita sudah memahami maksud dari orang lain atau tidak. Contoh:\n<ul>\n<li>A: I\u2019m feeling blue today.<\/li>\n<li>B: Do you mean you\u2019re sad?<\/li>\n<li>A: Yes, that\u2019s what I mean.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Could you say that again, please?<\/strong>\u00a0Artinya \u201cBisakah Anda mengulanginya lagi, tolong?\u201d Kita bisa menggunakan ungkapan ini ketika kita tidak mendengar atau tidak menangkap apa yang dikatakan oleh orang lain. Contoh:\n<ul>\n<li>A: The deadline for the project is next Friday.<\/li>\n<li>B: Could you say that again, please?<\/li>\n<li>A: Sure. The deadline for the project is next Friday.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Could you repeat (that), please?<\/strong>\u00a0Artinya \u201cBisakah Anda mengulangi (itu), tolong?\u201d Ungkapan ini sama dengan sebelumnya, hanya saja lebih singkat. Contoh:\n<ul>\n<li>A: I\u2019m going to the supermarket. Do you need anything?<\/li>\n<li>B: Could you repeat that, please?<\/li>\n<li>A: I said I\u2019m going to the supermarket. Do you need anything?<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Could you clarify (that), please?<\/strong>\u00a0Artinya \u201cBisakah Anda menjelaskan (itu), tolong?\u201d Kita bisa menggunakan ungkapan ini ketika kita tidak mengerti maksud atau tujuan dari apa yang dikatakan oleh orang lain. Contoh:\n<ul>\n<li>A: You need to submit your report by tomorrow.<\/li>\n<li>B: Could you clarify that, please? Do you mean by the end of the day or by the start of the day?<\/li>\n<li>A: I mean by the end of the day.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Would you elaborate on (that), please?<\/strong>\u00a0Artinya \u201cBisakah Anda menjelaskan lebih detail tentang (itu), tolong?\u201d Kita bisa menggunakan ungkapan ini ketika kita ingin mendapatkan informasi lebih banyak atau lebih spesifik dari orang lain. Contoh:\n<ul>\n<li>A: I\u2019m not happy with your performance.<\/li>\n<li>B: Would you elaborate on that, please? What exactly are you not happy with?<\/li>\n<li>A: Well, for starters, you\u2019re always late and you make a lot of mistakes.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Could you be more explicit?<\/strong>\u00a0Artinya \u201cBisakah Anda lebih jelas?\u201d Kita bisa menggunakan ungkapan ini ketika kita ingin orang lain berbicara dengan lebih langsung atau tegas tentang apa yang mereka inginkan atau harapkan dari kita. Contoh:\n<ul>\n<li>A: I think you should reconsider your decision.<\/li>\n<li>B: Could you be more explicit? Are you asking me to change my mind or not?<\/li>\n<li>A: I\u2019m asking you to change your mind.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Could you explain what you mean by\u2026?<\/strong>\u00a0Artinya \u201cBisakah Anda menjelaskan apa yang Anda maksud dengan\u2026?\u201d Ungkapan ini mirip dengan \u201cWhat do you mean by\u2026?\u201d, hanya saja lebih sopan dan formal. Contoh:\n<ul>\n<li>A: We need to optimize our workflow.<\/li>\n<li>B: Could you explain what you mean by optimize?<\/li>\n<li>A: I mean we need to make our process more efficient and effective.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika kita berkomunikasi dengan orang lain, terkadang kita mungkin tidak mengerti apa yang mereka katakan atau maksudkan. Dalam situasi seperti itu, kita perlu meminta klarifikasi&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"default","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-42120","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42120","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42120"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42120\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42120"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42120"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42120"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}