{"id":42080,"date":"2023-06-22T07:50:31","date_gmt":"2023-06-22T07:50:31","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=1711"},"modified":"2023-06-22T07:50:31","modified_gmt":"2023-06-22T07:50:31","slug":"sistem-peredaran-darah-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sistem-peredaran-darah-manusia\/","title":{"rendered":"Sistem Peredaran Darah Manusia"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sistem-peredaran-darah-manusia\/#Sistem_Peredaran_Darah_Besar\" >Sistem Peredaran Darah Besar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/sistem-peredaran-darah-manusia\/#Sistem_Peredaran_Darah_Kecil\" >Sistem Peredaran Darah Kecil<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Sistem peredaran darah manusia adalah sistem organ yang berfungsi untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Darah mengandung oksigen, nutrisi, hormon, dan zat-zat lain yang dibutuhkan oleh sel-sel tubuh untuk menjalankan fungsi-fungsi vital. Sistem peredaran darah manusia terdiri dari dua bagian utama, yaitu sistem peredaran darah besar dan sistem peredaran darah kecil.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sistem_Peredaran_Darah_Besar\"><\/span>Sistem Peredaran Darah Besar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sistem peredaran darah besar adalah sistem peredaran darah yang menghubungkan jantung dengan seluruh tubuh. Sistem ini terdiri dari dua jenis pembuluh darah, yaitu arteri dan vena. Arteri adalah pembuluh darah yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh. Vena adalah pembuluh darah yang membawa darah dari seluruh tubuh kembali ke jantung.<\/p>\n<p>Sistem peredaran darah besar dimulai dari ventrikel kiri jantung yang memompa darah bersih (kaya oksigen) ke aorta, yaitu arteri terbesar dalam tubuh. Aorta bercabang menjadi beberapa arteri yang membawa darah ke berbagai organ dan jaringan tubuh. Setelah melepaskan oksigen dan nutrisi ke sel-sel tubuh, darah kotor (kaya karbon dioksida) dikumpulkan oleh vena-vena yang bermuara ke vena cava superior dan inferior, yaitu vena terbesar dalam tubuh. Vena cava superior dan inferior membawa darah kotor kembali ke atrium kanan jantung.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sistem_Peredaran_Darah_Kecil\"><\/span>Sistem Peredaran Darah Kecil<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sistem peredaran darah kecil adalah sistem peredaran darah yang menghubungkan jantung dengan paru-paru. Sistem ini terdiri dari dua jenis pembuluh darah, yaitu arteri pulmonalis dan vena pulmonalis. Arteri pulmonalis adalah pembuluh darah yang membawa darah kotor dari jantung ke paru-paru. Vena pulmonalis adalah pembuluh darah yang membawa darah bersih dari paru-paru kembali ke jantung.<\/p>\n<p>Sistem peredaran darah kecil dimulai dari ventrikel kanan jantung yang memompa darah kotor ke arteri pulmonalis. Arteri pulmonalis bercabang menjadi dua cabang yang membawa darah ke paru-paru kanan dan kiri. Di dalam paru-paru, terjadi pertukaran gas antara darah dan udara. Darah melepaskan karbon dioksida dan menyerap oksigen. Darah bersih kemudian dikumpulkan oleh empat vena pulmonalis yang membawa darah kembali ke atrium kiri jantung.<\/p>\n<p><strong>Kesimpulan<\/strong><\/p>\n<p>Sistem peredaran darah manusia adalah sistem organ yang berfungsi untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Sistem ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu sistem peredaran darah besar dan sistem peredaran darah kecil. Sistem peredaran darah besar menghubungkan jantung dengan seluruh tubuh, sedangkan sistem peredaran darah kecil menghubungkan jantung dengan paru-paru. Sistem peredaran darah manusia penting untuk menjaga keseimbangan oksigen, nutrisi, hormon, dan zat-zat lain yang dibutuhkan oleh sel-sel tubuh.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sistem peredaran darah manusia adalah sistem organ yang berfungsi untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Darah mengandung oksigen, nutrisi, hormon, dan zat-zat lain yang dibutuhkan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-42080","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42080","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42080"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42080\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42080"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42080"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42080"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}