{"id":42070,"date":"2023-06-22T03:58:07","date_gmt":"2023-06-22T03:58:07","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=1653"},"modified":"2023-06-22T03:58:07","modified_gmt":"2023-06-22T03:58:07","slug":"pancasila-sebagai-sistem-etika-politik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pancasila-sebagai-sistem-etika-politik\/","title":{"rendered":"Pancasila sebagai Sistem Etika Politik"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pancasila-sebagai-sistem-etika-politik\/#Pengertian_Etika_Politik\" >Pengertian Etika Politik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pancasila-sebagai-sistem-etika-politik\/#Pancasila_sebagai_Sumber_Etika_Politik\" >Pancasila sebagai Sumber Etika Politik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pancasila-sebagai-sistem-etika-politik\/#Fungsi_Pancasila_sebagai_Sistem_Etika_Politik\" >Fungsi Pancasila sebagai Sistem Etika Politik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pancasila-sebagai-sistem-etika-politik\/#Hubungan_Pancasila_dengan_Etika_Politik\" >Hubungan Pancasila dengan Etika Politik<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Etika_Politik\"><\/span>Pengertian Etika Politik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Etika politik adalah cabang dari filsafat politik yang membicarakan perilaku atau perbuatan-perbuatan politik untuk dinilai dari segi baik dan buruknya\u00b2. Filsafat politik adalah seperangkat keyakinan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang dibela dan diperjuangkan oleh para penganutnya, seperti komunisme, fascisme, demokrasi\u00b2. Filsafat politik erat dengan nama-nama pendahulunya seperti komunisme oleh Karl Marx, fascisme oleh Mussolini dan demokrasi oleh Thomas Jefferson\u00b2.<\/p>\n<p>Etika politik berbeda dengan moral politik. Moral politik adalah kumpulan norma-norma yang mengatur perilaku politik secara konkret dan praktis\u00b2. Moral politik bersifat empiris dan kontekstual, sedangkan etika politik bersifat normatif dan universal\u00b2. Etika politik memberikan dasar-dasar bagi moral politik untuk diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pancasila_sebagai_Sumber_Etika_Politik\"><\/span>Pancasila sebagai Sumber Etika Politik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pancasila sebagai falsafah atau pandangan hidup bangsa Indonesia pada hakikatnya merupakan nilai yang menjadikan Pancasila sebagai sumber dari segala penjabaran norma hukum, norma moral, dan norma kenegaraan\u00b3. Norma kenegaraan yang dimaksud salah satunya adalah etika politik. Dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan negara, etika politik menuntut agar kekuasaan negara dijalankan sesuai dengan norma tertentu, yaitu:<\/p>\n<p>&#8211; Asas legalitas atau legalitas hukum yang dijalankan sesuai dengan hukum yang berlaku. Disahkan dan dijalankan secara demokratis\u00b3.<br \/>\n&#8211; Dilaksanakan berdasarkan prinsip-prinsip moral atau tidak bertentangan dengan moral yang berlaku\u00b3.<\/p>\n<p>Pancasila sebagai sumber etika politik memiliki makna bahwa dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan negara, seluruh aspek yang menyangkut kekuasaan, kebijaksanaan yang berkaitan dengan publik, dan pembagian kewenangan harus berdasarkan legitimasi moral religius, legitimasi hukum, dan legitimasi demokrasi\u00b3.<\/p>\n<p>Legitimasi moral religius sesuai dengan sila pertama Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa dan sila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab\u00b3. Legitimasi hukum sesuai dengan pasal 1 ayat 3 Undang-undang Dasar atau UUD 1945 bahwa negara Indonesia adalah negara hukum\u00b3. Legitimasi demokrasi sesuai dengan sila keempat Pancasila yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan\u00b3.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Pancasila_sebagai_Sistem_Etika_Politik\"><\/span>Fungsi Pancasila sebagai Sistem Etika Politik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pancasila sebagai sistem etika politik memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut:<\/p>\n<p>&#8211; Memberikan pedoman bagi penyelenggara negara untuk bertindak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan kekuasaan, kebijakan, dan kewenangan\u2074.<br \/>\n&#8211; Memberikan arah bagi pembangunan nasional yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila dalam mencapai tujuan nasional yaitu mewujudkan masyarakat adil dan makmur\u2074.<br \/>\n&#8211; Memberikan landasan bagi pengawasan masyarakat terhadap penyelenggara negara agar tidak menyimpang dari nilai-nilai Pancasila dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya\u2074.<br \/>\n&#8211; Memberikan motivasi bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan politik yang demokratis, beradab, dan bertanggung jawab\u2074.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hubungan_Pancasila_dengan_Etika_Politik\"><\/span>Hubungan Pancasila dengan Etika Politik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pancasila memiliki hubungan yang erat dengan etika politik. Pancasila merupakan sumber nilai, norma, dan moral yang dapat memberikan legitimasi hukum, demokratis, dan moral dalam penyelenggaraan negara\u00b9. Pancasila juga dapat mengatasi berbagai masalah yang mengancam kehidupan bernegara, seperti dekadensi moral, korupsi, kurangnya kontribusi, pelanggaran HAM, dan kerusakan lingkungan\u00b9. Pancasila sebagai sistem etika dapat membentuk karakter bangsa yang beradab, berintegritas, dan berkeadilan\u00b9.<\/p>\n<p>Etika politik merupakan penjabaran dari nilai-nilai Pancasila dalam perilaku atau perbuatan-perbuatan politik\u00b2. Etika politik memberikan kriteria baik dan buruk bagi tindakan politik yang dilakukan oleh penyelenggara negara maupun masyarakat\u00b2. Etika politik juga memberikan sanksi moral bagi pelanggaran-pelanggaran nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan politik\u00b2.<\/p>\n<p>Dengan demikian, hubungan Pancasila dengan etika politik adalah hubungan antara sumber nilai dengan penjabaran nilai. Pancasila sebagai sumber nilai memberikan dasar-dasar bagi etika politik untuk menilai dan mengatur perilaku politik. Etika politik sebagai penjabaran nilai memberikan implementasi dan aktualisasi dari nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan politik.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Pancasila Sebagai Etika Politik : Fungsi, Nilai dan Hubungan. https:\/\/www.gurupendidikan.co.id\/pancasila-sebagai-etika-politik\/.<br \/>\n(2) Pancasila sebagai Sumber Etika Politik &#8211; KOMPAS.com. https:\/\/nasional.kompas.com\/read\/2022\/04\/01\/04000051\/pancasila-sebagai-sumber-etika-politik.<br \/>\n(3) ETIKA POLITIK PANCASILA &#8211; Situs Resmi UIN Antasari. https:\/\/jurnal.uin-antasari.ac.id\/index.php\/ittihad\/article\/download\/1596\/1164.<br \/>\n(4) Kenapa Pancasila Dijadikan sebagai Sitem Etika pada Politik &#8211; Posciety. https:\/\/www.posciety.com\/kenapa-pancasila-dijadikan-sebagai-sitem-etika-pada-politik\/.<br \/>\n(5) Pancasila sebagai Sistem Etika &#8211; KOMPAS.com. https:\/\/nasional.kompas.com\/read\/2022\/12\/20\/01100051\/pancasila-sebagai-sistem-etika.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Etika Politik Etika politik adalah cabang dari filsafat politik yang membicarakan perilaku atau perbuatan-perbuatan politik untuk dinilai dari segi baik dan buruknya\u00b2. Filsafat politik&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-42070","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42070","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42070"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42070\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42070"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42070"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42070"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}