{"id":40906,"date":"2024-08-28T16:30:22","date_gmt":"2024-08-28T09:30:22","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=40906"},"modified":"2024-08-28T16:30:22","modified_gmt":"2024-08-28T09:30:22","slug":"kelompok-sosial-pengertian-jenis-fungsi-dan-karakteristik-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kelompok-sosial-pengertian-jenis-fungsi-dan-karakteristik-2\/","title":{"rendered":"Kelompok Sosial: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Karakteristik"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kelompok-sosial-pengertian-jenis-fungsi-dan-karakteristik-2\/#Pengertian_Kelompok_Sosial\" >Pengertian Kelompok Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kelompok-sosial-pengertian-jenis-fungsi-dan-karakteristik-2\/#Jenis-Jenis_Kelompok_Sosial\" >Jenis-Jenis Kelompok Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kelompok-sosial-pengertian-jenis-fungsi-dan-karakteristik-2\/#Fungsi_Kelompok_Sosial\" >Fungsi Kelompok Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kelompok-sosial-pengertian-jenis-fungsi-dan-karakteristik-2\/#Karakteristik_Kelompok_Sosial\" >Karakteristik Kelompok Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kelompok-sosial-pengertian-jenis-fungsi-dan-karakteristik-2\/#Proses_Terbentuknya_Kelompok_Sosial\" >Proses Terbentuknya Kelompok Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kelompok-sosial-pengertian-jenis-fungsi-dan-karakteristik-2\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p data-sourcepos=\"7:1-7:457\">Kelompok sosial merupakan salah satu konsep fundamental dalam kajian sosiologi. Kehadiran kelompok sosial dalam kehidupan manusia begitu signifikan, karena melalui kelompok inilah individu berinteraksi, berkolaborasi, dan memenuhi kebutuhan sosialnya. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam mengenai pengertian kelompok sosial, jenis-jenisnya, fungsi yang dijalankan, serta karakteristik yang membedakan satu kelompok dengan kelompok lainnya.<\/p>\n<h3 data-sourcepos=\"9:1-9:30\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Kelompok_Sosial\"><\/span>Pengertian Kelompok Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"11:1-11:339\">Secara sederhana, kelompok sosial dapat didefinisikan sebagai kumpulan individu yang saling berinteraksi, memiliki tujuan bersama, dan merasakan adanya keterikatan satu sama lain. Interaksi yang terjadi dalam kelompok sosial tidak hanya sebatas komunikasi verbal, tetapi juga melibatkan perilaku non-verbal, norma, nilai, dan peran sosial.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"13:1-13:532\">Beberapa ahli sosiologi memberikan definisi yang lebih spesifik mengenai kelompok sosial. Misalnya, George Homans <span class=\"citation-0 citation-end-0\">mendefinisikan kelompok sosial sebagai kumpulan individu yang saling berinteraksi, melakukan kegiatan, dan memiliki perasaan yang mendorong untuk membentuk sesuatu yang terorganisir secara menyeluruh dan saling timbal balik.<\/span> Sementara itu, Soerjono Soekanto memandang kelompok sosial sebagai kesatuan manusia yang saling hidup bersama karena saling berhubungan secara timbal balik dan saling mempengaruhi.<span class=\"button-container ng-star-inserted\"> \u00a0 <button class=\"mat-mdc-tooltip-trigger button image-fade-on hide-from-message-actions\" aria-controls=\"sources\" aria-expanded=\"false\" aria-describedby=\"cdk-describedby-message-ng-1-124\"><\/button><\/span><\/p>\n<div class=\"container\">\n<div class=\"carousel-container ng-star-inserted\">\n<div class=\"carousel-content\">\n<div class=\"sources-carousel-source hide ng-star-inserted\" data-test-id=\"sources-carousel-source\">\n<div class=\"source-card-container\">\n<div class=\"source-card-content\">\n<div class=\"source-card-body\">\n<div class=\"source-card-header\">\n<div class=\"source-card-title\"><span class=\"source-card-title-index ng-star-inserted\">1.<\/span><span class=\"ellipsis clamp-two-lines\"> www.studocu.com <\/span><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"source-card-footer\">\n<div class=\"source-card-attribution\"><span class=\"source-card-attribution-text ellipsis\">www.studocu.com<\/span><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<h3 data-sourcepos=\"15:1-15:31\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Kelompok_Sosial\"><\/span>Jenis-Jenis Kelompok Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"17:1-17:200\">Kelompok sosial dapat diklasifikasikan berdasarkan berbagai kriteria, seperti ukuran, kedekatan anggota, tujuan, dan struktur organisasi. Beberapa jenis kelompok sosial yang umum dijumpai antara lain:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"19:1-25:0\">\n<li data-sourcepos=\"19:1-19:155\"><strong>Kelompok primer:<\/strong> Kelompok yang dicirikan oleh hubungan yang intim, personal, dan langsung antara anggotanya. Contoh: keluarga, kelompok teman sebaya.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"20:1-20:180\"><strong>Kelompok sekunder:<\/strong> Kelompok yang dicirikan oleh hubungan yang lebih formal, impersonal, dan didasarkan pada tujuan tertentu. Contoh: organisasi, perusahaan, komunitas online.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"21:1-21:135\"><strong>Kelompok keanggotaan:<\/strong> Kelompok yang individu menjadi anggotanya secara sadar dan sukarela. Contoh: partai politik, klub olahraga.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"22:1-22:146\"><strong>Kelompok acuan:<\/strong> Kelompok yang menjadi standar bagi individu dalam membentuk sikap dan perilaku. Contoh: keluarga, teman sebaya, tokoh idola.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"23:1-23:164\"><strong>Kelompok formal:<\/strong> Kelompok yang memiliki struktur organisasi yang jelas, aturan tertulis, dan tujuan yang terdefinisi. Contoh: perusahaan, sekolah, pemerintah.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"24:1-25:0\"><strong>Kelompok informal:<\/strong> Kelompok yang terbentuk secara spontan, tidak memiliki struktur organisasi yang formal, dan tujuannya lebih fleksibel. Contoh: kelompok teman nongkrong, komunitas pecinta musik.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-sourcepos=\"26:1-26:26\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Kelompok_Sosial\"><\/span>Fungsi Kelompok Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"28:1-28:87\">Kelompok sosial memiliki berbagai fungsi penting dalam kehidupan manusia, di antaranya:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"30:1-35:0\">\n<li data-sourcepos=\"30:1-30:126\"><strong>Pemenuhan kebutuhan sosial:<\/strong> Kelompok sosial memberikan rasa memiliki, rasa aman, dan dukungan emosional bagi anggotanya.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"31:1-31:125\"><strong>Sosialisasi:<\/strong> Kelompok sosial menjadi tempat individu belajar norma, nilai, dan peran sosial yang berlaku di masyarakat.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"32:1-32:111\"><strong>Identitas sosial:<\/strong> Keanggotaan dalam kelompok sosial memberikan identitas dan status sosial bagi individu.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"33:1-33:122\"><strong>Perlindungan sosial:<\/strong> Kelompok sosial memberikan perlindungan dan bantuan kepada anggotanya yang mengalami kesulitan.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"34:1-35:0\"><strong>Pencapaian tujuan bersama:<\/strong> Kelompok sosial memfasilitasi kerjasama dan koordinasi untuk mencapai tujuan bersama.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-sourcepos=\"36:1-36:33\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Karakteristik_Kelompok_Sosial\"><\/span>Karakteristik Kelompok Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"38:1-38:129\">Kelompok sosial memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dengan kumpulan individu yang tidak terorganisir, antara lain:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"40:1-45:0\">\n<li data-sourcepos=\"40:1-40:108\"><strong>Adanya interaksi sosial:<\/strong> Anggota kelompok sosial saling berinteraksi dan berkomunikasi secara teratur.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"41:1-41:115\"><strong>Adanya kesadaran bersama:<\/strong> Anggota kelompok memiliki kesadaran bahwa mereka adalah bagian dari suatu kesatuan.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"42:1-42:125\"><strong>Adanya norma dan nilai bersama:<\/strong> Kelompok sosial memiliki seperangkat norma dan nilai yang mengatur perilaku anggotanya.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"43:1-43:108\"><strong>Adanya struktur sosial:<\/strong> Kelompok sosial memiliki struktur sosial yang mengatur hubungan antar anggota.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"44:1-45:0\"><strong>Adanya tujuan bersama:<\/strong> Kelompok sosial memiliki tujuan bersama yang menjadi motivasi bagi anggotanya.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-sourcepos=\"46:1-46:39\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Proses_Terbentuknya_Kelompok_Sosial\"><\/span>Proses Terbentuknya Kelompok Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"48:1-48:71\">Terbentuknya kelompok sosial dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"50:1-54:0\">\n<li data-sourcepos=\"50:1-50:105\"><strong>Kebutuhan:<\/strong> Individu memiliki kebutuhan sosial yang mendorong mereka untuk bergabung dalam kelompok.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"51:1-51:93\"><strong>Kepentingan:<\/strong> Individu yang memiliki kepentingan yang sama cenderung membentuk kelompok.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"52:1-52:98\"><strong>Interaksi:<\/strong> Interaksi yang sering terjadi antara individu dapat memicu terbentuknya kelompok.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"53:1-54:0\"><strong>Kedekatan geografis:<\/strong> Individu yang tinggal di wilayah yang sama cenderung membentuk kelompok.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-sourcepos=\"55:1-55:14\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"57:1-57:277\">Kelompok sosial merupakan bagian integral dari kehidupan manusia. Melalui kelompok sosial, individu dapat memenuhi kebutuhan sosialnya, belajar, dan mengembangkan identitas diri. Pemahaman mengenai kelompok sosial sangat penting untuk memahami dinamika sosial dalam masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kelompok sosial merupakan salah satu konsep fundamental dalam kajian sosiologi. Kehadiran kelompok sosial dalam kehidupan manusia begitu signifikan, karena melalui kelompok inilah individu berinteraksi, berkolaborasi,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[507],"class_list":["post-40906","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam","tag-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40906","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40906"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40906\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40906"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40906"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40906"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}