{"id":40759,"date":"2024-08-14T07:50:10","date_gmt":"2024-08-14T00:50:10","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=40759"},"modified":"2024-08-14T07:50:10","modified_gmt":"2024-08-14T00:50:10","slug":"norma-sosial-pengertian-fungsi-jenis-ciri-dan-contohnya-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/norma-sosial-pengertian-fungsi-jenis-ciri-dan-contohnya-2\/","title":{"rendered":"Norma Sosial: Pengertian, Fungsi, Jenis, Ciri, dan Contohnya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/norma-sosial-pengertian-fungsi-jenis-ciri-dan-contohnya-2\/#Pengertian_Norma_Sosial\" >Pengertian Norma Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/norma-sosial-pengertian-fungsi-jenis-ciri-dan-contohnya-2\/#Fungsi_Norma_Sosial\" >Fungsi Norma Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/norma-sosial-pengertian-fungsi-jenis-ciri-dan-contohnya-2\/#Jenis-Jenis_Norma_Sosial\" >Jenis-Jenis Norma Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/norma-sosial-pengertian-fungsi-jenis-ciri-dan-contohnya-2\/#Ciri-Ciri_Norma_Sosial\" >Ciri-Ciri Norma Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/norma-sosial-pengertian-fungsi-jenis-ciri-dan-contohnya-2\/#Contoh_Norma_Sosial\" >Contoh Norma Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/norma-sosial-pengertian-fungsi-jenis-ciri-dan-contohnya-2\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p data-sourcepos=\"7:1-7:108\">Norma sosial adalah seperangkat aturan, nilai, dan harapan yang tidak tertulis namun secara kuat memengaruhi perilaku individu dalam suatu masyarakat. Norma ini bertindak sebagai pedoman hidup, membentuk interaksi sosial, dan menjaga ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat. Norma sosial sangat beragam dan bervariasi antar budaya, namun secara umum memiliki fungsi yang sama pentingnya dalam menjaga kohesivitas sosial.<\/p>\n<h3 class=\"\" data-sourcepos=\"9:1-9:27\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Norma_Sosial\"><\/span>Pengertian Norma Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"11:1-11:418\">Norma sosial dapat didefinisikan sebagai seperangkat aturan atau pedoman yang secara umum diterima oleh anggota suatu kelompok sosial sebagai cara yang benar untuk bertindak dalam situasi tertentu. Norma ini terbentuk melalui proses sosialisasi dan internalisasi nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat. Norma sosial tidak selalu tertulis secara formal, namun keberadaannya sangat terasa dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<h3 class=\"\" data-sourcepos=\"13:1-13:23\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Norma_Sosial\"><\/span>Fungsi Norma Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"15:1-15:89\">Norma sosial memiliki beberapa fungsi penting dalam kehidupan bermasyarakat, antara lain:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"17:1-17:243\">\n<li data-sourcepos=\"17:1-17:243\"><strong>Mengatur Perilaku:<\/strong> Norma sosial berfungsi sebagai pedoman perilaku yang mengatur tindakan individu agar sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat. Dengan adanya norma sosial, individu dapat memahami apa yang diharapkan dari dirinya dalam berbagai situasi sosial.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"18:1-18:245\"><strong>Menciptakan Ketertiban:<\/strong> Norma sosial membantu menciptakan ketertiban dan stabilitas dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan adanya aturan yang jelas, konflik sosial dapat dihindari dan interaksi antar individu dapat berjalan dengan harmonis.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"19:1-19:235\"><strong>Melindungi Nilai-Nilai Sosial:<\/strong> Norma sosial berfungsi melindungi nilai-nilai yang dihargai oleh suatu masyarakat. Nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, dan saling menghormati dapat dipertahankan melalui penerapan norma sosial.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"20:1-21:0\"><strong>Menjamin Kelangsungan Hidup Bermasyarakat:<\/strong> Norma sosial sangat penting bagi kelangsungan hidup bermasyarakat. Dengan adanya norma sosial, individu dapat merasa menjadi bagian dari suatu kelompok dan memiliki rasa memiliki terhadap komunitasnya.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"\" data-sourcepos=\"22:1-22:28\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Norma_Sosial\"><\/span>Jenis-Jenis Norma Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"24:1-24:176\">Norma sosial dapat dikategorikan berdasarkan tingkat formalitas dan sanksi yang diterapkan jika norma tersebut dilanggar. Beberapa jenis norma sosial yang umum dijumpai adalah:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"26:1-27:132\">\n<li data-sourcepos=\"26:1-26:196\"><strong>Norma Agama:<\/strong> Norma yang bersumber dari ajaran agama dan memiliki sanksi moral maupun sosial yang kuat. Contohnya, perintah untuk beribadah, larangan berbuat dosa, dan kewajiban berbuat baik.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"27:1-27:132\"><strong>Norma Hukum:<\/strong> Norma yang tertulis secara formal dalam bentuk undang-undang dan memiliki sanksi hukum yang tegas jika dilanggar. Contohnya, larangan mencuri, pembunuhan, dan tindakan kekerasan lainnya.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"28:1-28:196\"><strong>Norma Kesopanan:<\/strong> Norma yang mengatur perilaku sehari-hari dalam interaksi sosial. Contohnya, mengucapkan salam, menggunakan bahasa yang sopan, dan menjaga jarak yang wajar dengan orang lain.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"29:1-30:0\"><strong>Norma Kebiasaan:<\/strong> Norma yang terbentuk dari kebiasaan masyarakat dan tidak tertulis secara formal. Contohnya, cara berpakaian, cara makan, dan cara merayakan hari raya.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"\" data-sourcepos=\"31:1-31:26\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri-Ciri_Norma_Sosial\"><\/span>Ciri-Ciri Norma Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"33:1-33:54\">Norma sosial memiliki beberapa ciri khas, antara lain:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"35:1-39:0\">\n<li data-sourcepos=\"35:1-35:148\"><strong>Tidak Tertulis:<\/strong> Norma sosial biasanya tidak tertulis secara formal, melainkan diwariskan dari generasi ke generasi melalui proses sosialisasi.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"36:1-36:113\"><strong>Relatif:<\/strong> Norma sosial bersifat relatif dan dapat berubah seiring dengan perubahan zaman dan kondisi sosial.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"37:1-37:176\"><strong>Bersifat Sanksi:<\/strong> Pelanggaran terhadap norma sosial akan menimbulkan sanksi, baik itu sanksi sosial (misalnya, dikucilkan) maupun sanksi formal (misalnya, hukuman pidana).<\/li>\n<li data-sourcepos=\"38:1-39:0\"><strong>Bersifat Universal:<\/strong> Meskipun beragam, beberapa norma sosial bersifat universal dan berlaku di berbagai budaya, seperti larangan membunuh dan mencuri.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"\" data-sourcepos=\"40:1-40:23\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Norma_Sosial\"><\/span>Contoh Norma Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"42:1-42:121\">Contoh norma sosial sangat banyak dan beragam, tergantung pada budaya dan konteks sosialnya. Beberapa contoh norma sosial yang umum dijumpai adalah:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"44:1-47:0\">\n<li data-sourcepos=\"44:1-44:100\"><strong>Di Indonesia:<\/strong> Menghormati orang tua, gotong royong, dan menjaga kerukunan antar umat beragama.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"45:1-45:84\"><strong>Di Barat:<\/strong> Kebebasan individu, persamaan hak, dan toleransi terhadap perbedaan.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"46:1-47:0\"><strong>Di Jepang:<\/strong> Disiplin, hormat pada hierarki, dan pentingnya menjaga muka.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"\" data-sourcepos=\"48:1-48:14\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"50:1-50:420\">Norma sosial merupakan bagian integral dari kehidupan bermasyarakat. Norma ini berperan penting dalam mengatur perilaku individu, menciptakan ketertiban, dan menjaga nilai-nilai sosial. Meskipun bersifat tidak tertulis, norma sosial memiliki kekuatan yang sangat besar dalam membentuk perilaku manusia. Memahami norma sosial sangat penting untuk membangun hubungan sosial yang harmonis dan hidup bermasyarakat yang baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Norma sosial adalah seperangkat aturan, nilai, dan harapan yang tidak tertulis namun secara kuat memengaruhi perilaku individu dalam suatu masyarakat. Norma ini bertindak sebagai pedoman&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[507],"class_list":["post-40759","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam","tag-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40759","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40759"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40759\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40759"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40759"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40759"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}