{"id":40718,"date":"2024-08-13T22:45:00","date_gmt":"2024-08-13T15:45:00","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=40718"},"modified":"2024-08-13T22:45:00","modified_gmt":"2024-08-13T15:45:00","slug":"kabinet-djuanda-pembentukan-susuan-kabinet-program-kerja-keberhasilan-dan-akhir-kekuasaan-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kabinet-djuanda-pembentukan-susuan-kabinet-program-kerja-keberhasilan-dan-akhir-kekuasaan-2\/","title":{"rendered":"Kabinet Djuanda: Pembentukan, Susunan, Program Kerja, Keberhasilan, dan Akhir Kekuasaan"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kabinet-djuanda-pembentukan-susuan-kabinet-program-kerja-keberhasilan-dan-akhir-kekuasaan-2\/#Pembentukan_dan_Susunan_Kabinet\" >Pembentukan dan Susunan Kabinet<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kabinet-djuanda-pembentukan-susuan-kabinet-program-kerja-keberhasilan-dan-akhir-kekuasaan-2\/#Program_Kerja_Kabinet_Djuanda\" >Program Kerja Kabinet Djuanda<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kabinet-djuanda-pembentukan-susuan-kabinet-program-kerja-keberhasilan-dan-akhir-kekuasaan-2\/#Keberhasilan_Kabinet_Djuanda\" >Keberhasilan Kabinet Djuanda<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kabinet-djuanda-pembentukan-susuan-kabinet-program-kerja-keberhasilan-dan-akhir-kekuasaan-2\/#Akhir_Kekuasaan_Kabinet_Djuanda\" >Akhir Kekuasaan Kabinet Djuanda<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kabinet-djuanda-pembentukan-susuan-kabinet-program-kerja-keberhasilan-dan-akhir-kekuasaan-2\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p data-sourcepos=\"7:1-7:9\">Kabinet Djuanda, yang dibentuk pada tahun 1957, merupakan salah satu kabinet penting dalam sejarah Indonesia pasca kemerdekaan. Dipimpin oleh Perdana Menteri Djuanda Kartawidjaja, kabinet ini memiliki peran krusial dalam upaya konsolidasi nasional dan pembangunan bangsa. Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai pembentukan, susunan, program kerja, keberhasilan, dan akhir kekuasaan Kabinet Djuanda.<\/p>\n<h2 data-sourcepos=\"9:1-9:35\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pembentukan_dan_Susunan_Kabinet\"><\/span>Pembentukan dan Susunan Kabinet<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-sourcepos=\"11:1-11:338\">Kabinet Djuanda dibentuk dalam situasi politik Indonesia yang masih belum stabil. Krisis ekonomi, ketidakstabilan pemerintahan, dan ancaman disintegrasi menjadi latar belakang pembentukan kabinet ini. Presiden Soekarno menunjuk Djuanda Kartawidjaja sebagai Perdana Menteri dengan harapan dapat membawa stabilitas dan kemajuan bagi bangsa.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"13:1-13:127\">Susunan Kabinet Djuanda terdiri dari para tokoh yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing. Kabinet ini sering disebut sebagai &#8220;Kabinet Karya&#8221; karena fokusnya pada pelaksanaan pembangunan. Beberapa tokoh penting dalam kabinet ini antara lain:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"15:1-19:0\">\n<li data-sourcepos=\"15:1-15:92\"><strong>Djuanda Kartawidjaja:<\/strong> Perdana Menteri yang juga menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"16:1-16:46\"><strong>Ali Sastroamidjojo:<\/strong> Menteri Luar Negeri.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"17:1-17:39\"><strong>Jusuf Wibisono:<\/strong> Menteri Keuangan.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"18:1-19:0\"><strong>Jenderal A.H. Nasution:<\/strong> Menteri Pertahanan.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 data-sourcepos=\"20:1-20:33\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Program_Kerja_Kabinet_Djuanda\"><\/span>Program Kerja Kabinet Djuanda<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-sourcepos=\"22:1-22:141\">Kabinet Djuanda memiliki program kerja yang ambisius, yang dikenal sebagai &#8220;Panca Karya&#8221;. Program ini berfokus pada lima bidang utama, yaitu:<\/p>\n<ol data-sourcepos=\"24:1-28:109\">\n<li data-sourcepos=\"24:1-24:152\"><strong>Membentuk Dewan Nasional:<\/strong> Tujuannya adalah untuk memperkuat lembaga perwakilan rakyat dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemerintahan.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"25:1-25:118\"><strong>Menormalisasi keadaan Republik Indonesia:<\/strong> Upaya untuk menciptakan stabilitas politik dan keamanan dalam negeri.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"26:1-26:136\"><strong>Melanjutkan pelaksanaan pembatalan KMB:<\/strong> Menolak hasil Konferensi Meja Bundar dan memperjuangkan kemerdekaan penuh bagi Indonesia.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"27:1-27:92\"><strong>Perjuangan Irian Barat:<\/strong> Mempercepat upaya pembebasan Irian Barat dari tangan Belanda.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"28:1-28:109\"><strong>Mempercepat pembangunan:<\/strong> Melaksanakan program-program pembangunan di berbagai sektor, seperti ekonomi, infrastruktur, dan sosial.<\/li>\n<\/ol>\n<h2 data-sourcepos=\"30:1-30:32\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keberhasilan_Kabinet_Djuanda\"><\/span>Keberhasilan Kabinet Djuanda<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-sourcepos=\"32:1-32:113\">Kabinet Djuanda berhasil mencapai beberapa keberhasilan yang signifikan selama masa pemerintahannya, antara lain:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"34:1-37:0\">\n<li data-sourcepos=\"34:1-34:242\"><strong>Deklarasi Djuanda:<\/strong> Salah satu keberhasilan terbesar Kabinet Djuanda adalah penetapan Deklarasi Djuanda pada tahun 1957. Deklarasi ini memperluas wilayah laut Indonesia dan menjadi dasar hukum bagi ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif) Indonesia.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"35:1-35:153\"><strong>Stabilitas Politik:<\/strong> Kabinet Djuanda berhasil menciptakan stabilitas politik yang relatif lebih baik dibandingkan dengan kabinet-kabinet sebelumnya.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"36:1-37:0\"><strong>Percepatan Pembangunan:<\/strong> Meskipun dalam waktu yang singkat, Kabinet Djuanda berhasil melaksanakan beberapa program pembangunan yang penting.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 data-sourcepos=\"38:1-38:35\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Akhir_Kekuasaan_Kabinet_Djuanda\"><\/span>Akhir Kekuasaan Kabinet Djuanda<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-sourcepos=\"40:1-40:343\">Masa pemerintahan Kabinet Djuanda berakhir pada tahun 1959. Hal ini disebabkan oleh semakin kuatnya pengaruh Presiden Soekarno yang ingin menerapkan sistem Demokrasi Terpimpin. Dengan demikian, Kabinet Djuanda digantikan oleh Kabinet Kerja yang berorientasi pada pelaksanaan program-program pembangunan yang dicanangkan oleh Presiden Soekarno.<\/p>\n<h2 data-sourcepos=\"42:1-42:14\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-sourcepos=\"44:1-44:87\">Kabinet Djuanda memiliki peran yang sangat penting dalam sejarah Indonesia. Kabinet ini berhasil menciptakan stabilitas politik, mempercepat pembangunan, dan memperkuat kedaulatan negara. Meskipun masa pemerintahannya relatif singkat, warisan Kabinet Djuanda masih terasa hingga saat ini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kabinet Djuanda, yang dibentuk pada tahun 1957, merupakan salah satu kabinet penting dalam sejarah Indonesia pasca kemerdekaan. Dipimpin oleh Perdana Menteri Djuanda Kartawidjaja, kabinet ini&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"default","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[6],"tags":[521,507],"class_list":["post-40718","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam","tag-ekonomi","tag-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40718","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40718"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40718\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40718"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40718"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40718"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}