{"id":40668,"date":"2024-07-22T20:28:14","date_gmt":"2024-07-22T13:28:14","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=40668"},"modified":"2024-07-22T20:28:14","modified_gmt":"2024-07-22T13:28:14","slug":"contoh-outline-skripsi-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/contoh-outline-skripsi-2\/","title":{"rendered":"Contoh Outline Skripsi"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/contoh-outline-skripsi-2\/#Mengapa_Outline_Skripsi_Penting\" >Mengapa Outline Skripsi Penting?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/contoh-outline-skripsi-2\/#Struktur_Dasar_Outline_Skripsi\" >Struktur Dasar Outline Skripsi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/contoh-outline-skripsi-2\/#Contoh_Outline_Skripsi_Berbagai_Bidang\" >Contoh Outline Skripsi (Berbagai Bidang)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/contoh-outline-skripsi-2\/#Tips_Praktis_Membuat_Outline_Skripsi\" >Tips Praktis Membuat Outline Skripsi<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"markdown markdown-main-panel\" dir=\"ltr\">\n<p data-sourcepos=\"3:1-3:84\">Menyusun skripsi adalah tugas akhir yang menantang bagi setiap mahasiswa. Salah satu kunci keberhasilan dalam menulis skripsi adalah memiliki outline yang terstruktur dan komprehensif. Outline skripsi berfungsi sebagai peta jalan yang memandu penulisan dari awal hingga akhir. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang pentingnya outline skripsi, struktur dasar outline, contoh outline dari berbagai bidang, serta tips praktis dalam membuatnya.<\/p>\n<h3 class=\"\" data-sourcepos=\"5:1-5:36\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Outline_Skripsi_Penting\"><\/span><strong>Mengapa Outline Skripsi Penting?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"7:1-7:147\">Outline skripsi memiliki peran krusial dalam proses penelitian dan penulisan skripsi. Berikut adalah beberapa alasan mengapa outline skripsi sangat penting:<\/p>\n<ol data-sourcepos=\"9:1-13:137\">\n<li data-sourcepos=\"9:1-10:0\">\n<p data-sourcepos=\"9:5-9:231\"><strong>Peta Jalan Penulisan:<\/strong> Outline skripsi membantu Anda memvisualisasikan keseluruhan struktur skripsi. Anda dapat melihat gambaran besar dari setiap bab dan sub-bab, sehingga memudahkan dalam mengatur alur pikir dan penulisan.<\/p>\n<\/li>\n<li data-sourcepos=\"11:1-12:0\">\n<p data-sourcepos=\"11:5-11:252\"><strong>Menjaga Fokus dan Koherensi:<\/strong> Dengan outline, Anda dapat memastikan bahwa setiap bagian skripsi relevan dengan topik utama dan saling terkait satu sama lain. Hal ini akan membantu menjaga fokus penelitian dan menghindari pembahasan yang melebar.<\/p>\n<\/li>\n<li data-sourcepos=\"13:1-13:137\">\n<p data-sourcepos=\"13:5-13:137\"><strong>Mempermudah Revisi:<\/strong> Outline yang baik akan mempermudah proses revisi. Anda dapat dengan mudah mengidentifikasi bagian-bagian yang perlu diperbaiki atau ditambahkan tanpa harus membaca keseluruhan skripsi.<\/p>\n<\/li>\n<li data-sourcepos=\"15:1-16:0\">\n<p data-sourcepos=\"15:5-15:211\"><strong>Menghemat Waktu:<\/strong> Dengan outline, Anda dapat merencanakan penulisan secara lebih efisien. Anda dapat menentukan bagian mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu dan mengalokasikan waktu secara efektif.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3 class=\"\" data-sourcepos=\"17:1-17:34\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Struktur_Dasar_Outline_Skripsi\"><\/span><strong>Struktur Dasar Outline Skripsi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"19:1-19:66\">Struktur dasar outline skripsi terdiri dari lima bab utama, yaitu:<\/p>\n<p data-sourcepos=\"21:1-21:22\"><strong>Bab I: Pendahuluan<\/strong><\/p>\n<p data-sourcepos=\"23:1-23:282\">Bab ini berisi latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan batasan penelitian. Latar belakang masalah menjelaskan mengapa topik penelitian Anda penting dan relevan untuk diteliti. Rumusan masalah adalah pertanyaan penelitian yang spesifik dan terukur. Tujuan penelitian adalah apa yang ingin Anda capai dengan penelitian ini. Manfaat penelitian adalah kontribusi teoritis dan praktis dari penelitian Anda. Batasan penelitian adalah fokus dan ruang lingkup penelitian Anda.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"25:1-25:28\"><strong>Bab II: Tinjauan Pustaka<\/strong><\/p>\n<p data-sourcepos=\"27:1-27:400\">Bab ini berisi landasan teori, penelitian terdahulu, kerangka pemikiran, dan hipotesis (jika ada). Landasan teori adalah teori-teori yang mendasari penelitian Anda. Penelitian terdahulu adalah studi-studi sebelumnya yang relevan dengan topik penelitian Anda. Kerangka pemikiran adalah hubungan antara variabel-variabel yang Anda teliti. Hipotesis adalah dugaan sementara tentang hasil penelitian Anda.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"29:1-29:30\"><strong>Bab III: Metode Penelitian<\/strong><\/p>\n<p data-sourcepos=\"31:1-31:556\">Bab ini berisi jenis penelitian, desain penelitian, populasi dan sampel, instrumen penelitian, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. Jenis penelitian adalah kuantitatif, kualitatif, atau campuran. Desain penelitian adalah eksperimen, survei, studi kasus, dll. Populasi dan sampel adalah siapa yang Anda teliti dan bagaimana memilihnya. Instrumen penelitian adalah kuesioner, wawancara, observasi, dll. Teknik pengumpulan data adalah bagaimana Anda memperoleh data. Teknik analisis data adalah bagaimana Anda mengolah dan menginterpretasi data.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"33:1-33:24\"><strong>Bab IV: Hasil Penelitian dan Pembahasan<\/strong><\/p>\n<p data-sourcepos=\"35:1-35:385\">Bab ini berisi penyajian data, analisis data, interpretasi hasil, dan pembahasan. Penyajian data dapat berupa tabel, grafik, diagram, atau narasi. Analisis data adalah menjawab rumusan masalah berdasarkan data yang Anda peroleh. Interpretasi hasil adalah makna dan implikasi dari temuan Anda. Pembahasan adalah membandingkan hasil penelitian Anda dengan teori dan penelitian terdahulu.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"37:1-37:31\"><strong>Bab V: Kesimpulan dan Saran<\/strong><\/p>\n<p data-sourcepos=\"39:1-39:168\">Bab ini berisi kesimpulan, keterbatasan penelitian, dan saran. Kesimpulan adalah ringkasan temuan utama dari penelitian Anda. Keterbatasan penelitian adalah aspek-aspek yang belum tercakup dalam penelitian Anda. Saran adalah rekomendasi untuk penelitian selanjutnya atau pihak terkait.<\/p>\n<div class=\"markdown markdown-main-panel\" dir=\"ltr\">\n<h3 class=\"\" data-sourcepos=\"1:1-1:44\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Outline_Skripsi_Berbagai_Bidang\"><\/span><strong>Contoh Outline Skripsi (Berbagai Bidang)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"3:1-3:111\">Berikut adalah beberapa contoh outline skripsi dari berbagai bidang ilmu untuk memberikan gambaran lebih jelas:<\/p>\n<p data-sourcepos=\"5:1-5:22\"><strong>Contoh Outline Skripsi Ilmu Sosial<\/strong><\/p>\n<ul data-sourcepos=\"7:1-9:5\">\n<li data-sourcepos=\"7:1-7:63\"><strong>Topik:<\/strong> Pengaruh Media Sosial terhadap Perilaku Konsumen<\/li>\n<li data-sourcepos=\"8:1-9:5\"><strong>Bab I: Pendahuluan<\/strong>\n<ul data-sourcepos=\"9:5-12:51\">\n<li data-sourcepos=\"9:5-9:105\">Latar Belakang: Fenomena penggunaan media sosial yang masif dan dampaknya pada perilaku konsumen.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"10:5-10:89\">Rumusan Masalah: Bagaimana media sosial memengaruhi keputusan pembelian konsumen?<\/li>\n<li data-sourcepos=\"11:5-11:89\">Tujuan Penelitian: Menganalisis pengaruh media sosial terhadap perilaku konsumen.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"12:5-12:51\">Manfaat Penelitian: Memberikan wawasan bagi pemasar dalam memanfaatkan media sosial.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li data-sourcepos=\"13:1-16:102\"><strong>Bab II: Tinjauan Pustaka<\/strong>\n<ul data-sourcepos=\"14:5-16:102\">\n<li data-sourcepos=\"14:5-14:111\">Teori Perilaku Konsumen: Teori-teori yang menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumen.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"15:5-15:99\">Penelitian Terdahulu: Studi-studi tentang pengaruh media sosial terhadap perilaku konsumen.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"16:5-16:102\">Kerangka Pemikiran: Model konseptual yang menghubungkan media sosial dengan perilaku konsumen.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li data-sourcepos=\"17:1-19:70\"><strong>Bab III: Metode Penelitian<\/strong>\n<ul data-sourcepos=\"18:5-19:70\">\n<li data-sourcepos=\"18:5-18:47\">Jenis Penelitian: Kuantitatif (survei).<\/li>\n<li data-sourcepos=\"19:5-19:70\">Populasi dan Sampel: Konsumen aktif media sosial di Indonesia.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"20:5-20:47\">Instrumen Penelitian: Kuesioner online.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"21:5-21:47\">Teknik Analisis Data: Analisis regresi.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li data-sourcepos=\"22:1-24:69\"><strong>Bab IV: Hasil Penelitian dan Pembahasan<\/strong>\n<ul data-sourcepos=\"23:5-24:69\">\n<li data-sourcepos=\"23:5-23:72\">Penyajian Data: Statistik deskriptif dan hasil analisis regresi.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"24:5-24:69\">Pembahasan: Interpretasi hasil dan implikasinya bagi pemasar.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li data-sourcepos=\"25:1-28:0\"><strong>Bab V: Kesimpulan dan Saran<\/strong>\n<ul data-sourcepos=\"26:5-28:0\">\n<li data-sourcepos=\"26:5-26:43\">Kesimpulan: Ringkasan temuan utama.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"27:5-28:0\">Saran: Rekomendasi untuk pemasar dan penelitian selanjutnya.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-sourcepos=\"29:1-29:39\"><strong>Contoh Outline Skripsi Ilmu Ekonomi<\/strong><\/p>\n<ul data-sourcepos=\"31:1-31:9\">\n<li data-sourcepos=\"31:1-31:9\"><strong>Topik:<\/strong> Analisis Dampak Kebijakan Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi<\/li>\n<li data-sourcepos=\"32:1-36:81\"><strong>Bab I: Pendahuluan<\/strong>\n<ul data-sourcepos=\"33:5-36:81\">\n<li data-sourcepos=\"33:5-33:66\">Latar Belakang: Peran kebijakan fiskal dalam perekonomian.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"34:5-34:84\">Rumusan Masalah: Bagaimana kebijakan fiskal memengaruhi pertumbuhan ekonomi?<\/li>\n<li data-sourcepos=\"35:5-35:93\">Tujuan Penelitian: Menganalisis dampak kebijakan fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"36:5-36:81\">Manfaat Penelitian: Memberikan rekomendasi kebijakan fiskal yang efektif.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li data-sourcepos=\"37:1-39:28\"><strong>Bab II: Tinjauan Pustaka<\/strong>\n<ul data-sourcepos=\"38:5-39:28\">\n<li data-sourcepos=\"38:5-38:81\">Teori Kebijakan Fiskal: Teori-teori tentang efektivitas kebijakan fiskal.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"39:5-39:28\">Penelitian Terdahulu: Studi-studi tentang dampak kebijakan fiskal.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"40:5-40:112\">Kerangka Pemikiran: Model ekonomi yang menjelaskan hubungan kebijakan fiskal dengan pertumbuhan ekonomi.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li data-sourcepos=\"41:1-44:52\"><strong>Bab III: Metode Penelitian<\/strong>\n<ul data-sourcepos=\"42:5-44:52\">\n<li data-sourcepos=\"42:5-42:63\">Jenis Penelitian: Kuantitatif (analisis data sekunder).<\/li>\n<li data-sourcepos=\"43:5-43:56\">Data: Data makro ekonomi dari sumber terpercaya.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"44:5-44:52\">Teknik Analisis Data: Analisis ekonometrika.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li data-sourcepos=\"45:1-47:49\"><strong>Bab IV: Hasil Penelitian dan Pembahasan<\/strong>\n<ul data-sourcepos=\"46:5-47:49\">\n<li data-sourcepos=\"46:5-46:69\">Penyajian Data: Tabel dan grafik hasil analisis ekonometrika.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"47:5-47:49\">Pembahasan: Interpretasi hasil dan implikasinya bagi kebijakan fiskal.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li data-sourcepos=\"48:1-51:0\"><strong>Bab V: Kesimpulan dan Saran<\/strong>\n<ul data-sourcepos=\"49:5-51:0\">\n<li data-sourcepos=\"49:5-49:43\">Kesimpulan: Ringkasan temuan utama.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"50:5-51:0\">Saran: Rekomendasi kebijakan fiskal yang tepat.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-sourcepos=\"52:1-52:38\"><strong>Contoh Outline Skripsi Ilmu Teknik<\/strong><\/p>\n<ul data-sourcepos=\"54:1-56:51\">\n<li data-sourcepos=\"54:1-54:70\"><strong>Topik:<\/strong> Perancangan Sistem Monitoring Kualitas Air Berbasis IoT<\/li>\n<li data-sourcepos=\"55:1-56:51\"><strong>Bab I: Pendahuluan<\/strong>\n<ul data-sourcepos=\"56:5-56:51\">\n<li data-sourcepos=\"56:5-56:51\">Latar Belakang: Pentingnya kualitas air dan pemantauan secara real-time.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"57:5-57:100\">Rumusan Masalah: Bagaimana merancang sistem monitoring kualitas air yang efisien dan akurat?<\/li>\n<li data-sourcepos=\"58:5-58:105\">Tujuan Penelitian: Merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring kualitas air berbasis IoT.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"59:5-59:91\">Manfaat Penelitian: Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemantauan kualitas air.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li data-sourcepos=\"60:1-63:94\"><strong>Bab II: Tinjauan Pustaka<\/strong>\n<ul data-sourcepos=\"61:5-63:94\">\n<li data-sourcepos=\"61:5-61:86\">Internet of Things (IoT): Konsep dan aplikasi IoT dalam pemantauan lingkungan.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"62:5-62:69\">Sensor Kualitas Air: Jenis-jenis sensor dan prinsip kerjanya.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"63:5-63:94\">Penelitian Terdahulu: Studi-studi tentang sistem monitoring kualitas air berbasis IoT.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li data-sourcepos=\"64:1-66:81\"><strong>Bab III: Metode Penelitian<\/strong>\n<ul data-sourcepos=\"65:5-66:81\">\n<li data-sourcepos=\"65:5-65:60\">Jenis Penelitian: Penelitian pengembangan (R&amp;D).<\/li>\n<li data-sourcepos=\"66:5-66:81\">Tahapan Penelitian: Desain sistem, implementasi, pengujian, dan evaluasi.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li data-sourcepos=\"67:1-70:78\"><strong>Bab IV: Hasil Penelitian dan Pembahasan<\/strong>\n<ul data-sourcepos=\"68:5-70:78\">\n<li data-sourcepos=\"68:5-68:68\">Desain Sistem: Diagram blok, skema rangkaian, dan algoritma.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"69:5-69:68\">Implementasi: Pembuatan prototype dan pengujian di lapangan.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"70:5-70:78\">Evaluasi: Analisis kinerja sistem dan perbandingan dengan sistem lain.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li data-sourcepos=\"71:1-74:0\"><strong>Bab V: Kesimpulan dan Saran<\/strong>\n<ul data-sourcepos=\"72:5-74:0\">\n<li data-sourcepos=\"72:5-72:69\">Kesimpulan: Ringkasan hasil penelitian dan keunggulan sistem.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"73:5-74:0\">Saran: Perbaikan dan pengembangan sistem lebih lanjut.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3 class=\"\" data-sourcepos=\"75:1-75:40\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_Praktis_Membuat_Outline_Skripsi\"><\/span><strong>Tips Praktis Membuat Outline Skripsi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ol data-sourcepos=\"77:1-82:0\">\n<li data-sourcepos=\"77:1-77:153\"><strong>Mulai dari yang Umum ke yang Spesifik:<\/strong> Mulailah dengan menentukan topik utama skripsi Anda, kemudian pecah menjadi sub-topik yang lebih spesifik.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"78:1-78:140\"><strong>Gunakan Kalimat yang Jelas dan Ringkas:<\/strong> Hindari kalimat yang bertele-tele dan ambigu. Gunakan kalimat yang jelas dan mudah dipahami.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"79:1-79:131\"><strong>Konsultasikan dengan Dosen Pembimbing:<\/strong> Diskusikan outline Anda dengan dosen pembimbing untuk mendapatkan masukan dan saran.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"80:1-80:164\"><strong>Revisi Outline Secara Berkala:<\/strong> Outline bukanlah dokumen yang statis. Anda perlu merevisi outline secara berkala seiring dengan perkembangan penelitian Anda.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"81:1-82:0\"><strong>Gunakan Template:<\/strong> Anda dapat menggunakan template outline skripsi yang banyak tersedia secara online untuk memudahkan proses pembuatan outline.<\/li>\n<\/ol>\n<p data-sourcepos=\"83:1-83:202\">Dengan mengikuti panduan dan contoh di atas, Anda dapat membuat outline skripsi yang terstruktur, komprehensif, dan efektif. Outline yang baik akan menjadi pondasi yang kuat bagi penulisan skripsi Anda.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menyusun skripsi adalah tugas akhir yang menantang bagi setiap mahasiswa. Salah satu kunci keberhasilan dalam menulis skripsi adalah memiliki outline yang terstruktur dan komprehensif. Outline&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"default","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[6],"tags":[521,507],"class_list":["post-40668","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam","tag-ekonomi","tag-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40668","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40668"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40668\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40668"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40668"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40668"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}