{"id":40636,"date":"2024-07-22T18:13:52","date_gmt":"2024-07-22T11:13:52","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=40636"},"modified":"2024-07-22T18:13:52","modified_gmt":"2024-07-22T11:13:52","slug":"macam-macam-kebutuhan-manusia-kebutuhan-primer-sekunder-tersier-jasmani-rohani-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/macam-macam-kebutuhan-manusia-kebutuhan-primer-sekunder-tersier-jasmani-rohani-2\/","title":{"rendered":"Macam-Macam Kebutuhan Manusia: Kebutuhan Primer, Sekunder, Tersier, Jasmani, Rohani"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/macam-macam-kebutuhan-manusia-kebutuhan-primer-sekunder-tersier-jasmani-rohani-2\/#Kebutuhan_Berdasarkan_Intensitas\" >Kebutuhan Berdasarkan Intensitas<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/macam-macam-kebutuhan-manusia-kebutuhan-primer-sekunder-tersier-jasmani-rohani-2\/#1_Kebutuhan_Primer\" >1. Kebutuhan Primer<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/macam-macam-kebutuhan-manusia-kebutuhan-primer-sekunder-tersier-jasmani-rohani-2\/#2_Kebutuhan_Sekunder\" >2. Kebutuhan Sekunder<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/macam-macam-kebutuhan-manusia-kebutuhan-primer-sekunder-tersier-jasmani-rohani-2\/#3_Kebutuhan_Tersier\" >3. Kebutuhan Tersier<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/macam-macam-kebutuhan-manusia-kebutuhan-primer-sekunder-tersier-jasmani-rohani-2\/#Kebutuhan_Berdasarkan_Sifat\" >Kebutuhan Berdasarkan Sifat<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/macam-macam-kebutuhan-manusia-kebutuhan-primer-sekunder-tersier-jasmani-rohani-2\/#1_Kebutuhan_Jasmani\" >1. Kebutuhan Jasmani<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/macam-macam-kebutuhan-manusia-kebutuhan-primer-sekunder-tersier-jasmani-rohani-2\/#2_Kebutuhan_Rohani\" >2. Kebutuhan Rohani<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/macam-macam-kebutuhan-manusia-kebutuhan-primer-sekunder-tersier-jasmani-rohani-2\/#Kebutuhan_Berdasarkan_Subjek\" >Kebutuhan Berdasarkan Subjek<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/macam-macam-kebutuhan-manusia-kebutuhan-primer-sekunder-tersier-jasmani-rohani-2\/#1_Kebutuhan_Individu\" >1. Kebutuhan Individu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/macam-macam-kebutuhan-manusia-kebutuhan-primer-sekunder-tersier-jasmani-rohani-2\/#2_Kebutuhan_Kelompok\" >2. Kebutuhan Kelompok<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/macam-macam-kebutuhan-manusia-kebutuhan-primer-sekunder-tersier-jasmani-rohani-2\/#Kebutuhan_Berdasarkan_Waktu\" >Kebutuhan Berdasarkan Waktu<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/macam-macam-kebutuhan-manusia-kebutuhan-primer-sekunder-tersier-jasmani-rohani-2\/#1_Kebutuhan_Sekarang\" >1. Kebutuhan Sekarang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/macam-macam-kebutuhan-manusia-kebutuhan-primer-sekunder-tersier-jasmani-rohani-2\/#2_Kebutuhan_Masa_Depan\" >2. Kebutuhan Masa Depan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/macam-macam-kebutuhan-manusia-kebutuhan-primer-sekunder-tersier-jasmani-rohani-2\/#Faktor-Faktor_yang_Mempengaruhi_Kebutuhan_Manusia\" >Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Manusia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/macam-macam-kebutuhan-manusia-kebutuhan-primer-sekunder-tersier-jasmani-rohani-2\/#Pentingnya_Memahami_Kebutuhan_Manusia\" >Pentingnya Memahami Kebutuhan Manusia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/macam-macam-kebutuhan-manusia-kebutuhan-primer-sekunder-tersier-jasmani-rohani-2\/#Tips_Memenuhi_Kebutuhan_Manusia_dengan_Bijak\" >Tips Memenuhi Kebutuhan Manusia dengan Bijak<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"markdown markdown-main-panel\" dir=\"ltr\">\n<p>Kebutuhan manusia merupakan segala sesuatu yang diperlukan untuk mencapai kesejahteraan hidup, baik secara jasmani maupun rohani. Kebutuhan ini beragam dan dapat diklasifikasikan berdasarkan intensitas, sifat, subjek, dan waktu pemenuhannya. Memahami berbagai jenis kebutuhan ini penting untuk mengatur prioritas dan mencapai keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kebutuhan_Berdasarkan_Intensitas\"><\/span>Kebutuhan Berdasarkan Intensitas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berdasarkan tingkat kepentingannya, kebutuhan manusia dibagi menjadi tiga kategori:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kebutuhan_Primer\"><\/span>1. Kebutuhan Primer<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kebutuhan primer adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi agar manusia dapat bertahan hidup. Contohnya meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li>Pangan: Makanan dan minuman yang diperlukan untuk asupan energi dan nutrisi.<\/li>\n<li>Sandang: Pakaian yang digunakan untuk melindungi tubuh dari kondisi lingkungan.<\/li>\n<li>Papan: Tempat tinggal yang memberikan perlindungan dan kenyamanan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pemenuhan kebutuhan primer sangat krusial karena tanpa terpenuhinya kebutuhan ini, kelangsungan hidup manusia terancam.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kebutuhan_Sekunder\"><\/span>2. Kebutuhan Sekunder<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Setelah kebutuhan primer terpenuhi, manusia beralih pada kebutuhan sekunder yang berfungsi sebagai penunjang kehidupan yang lebih nyaman. Contohnya:<\/p>\n<ul>\n<li>Pendidikan: Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.<\/li>\n<li>Transportasi: Mempermudah mobilitas dan aksesibilitas.<\/li>\n<li>Komunikasi: Memfasilitasi interaksi sosial dan informasi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kebutuhan sekunder tidak sekrusial kebutuhan primer, namun pemenuhannya meningkatkan kualitas hidup.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kebutuhan_Tersier\"><\/span>3. Kebutuhan Tersier<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kebutuhan tersier berkaitan dengan barang atau layanan mewah yang mencerminkan status sosial dan prestise. Contohnya:<\/p>\n<ul>\n<li>Perhiasan: Emas, berlian, dan aksesori mewah lainnya.<\/li>\n<li>Kendaraan Mewah: Mobil sport, yacht, dan sejenisnya.<\/li>\n<li>Liburan Eksklusif: Perjalanan ke destinasi internasional atau resor mewah.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pemenuhan kebutuhan tersier biasanya dilakukan setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi dengan baik.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kebutuhan_Berdasarkan_Sifat\"><\/span>Kebutuhan Berdasarkan Sifat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dilihat dari sifatnya, kebutuhan manusia terbagi menjadi:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kebutuhan_Jasmani\"><\/span>1. Kebutuhan Jasmani<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kebutuhan jasmani berhubungan dengan aspek fisik manusia. Contohnya:<\/p>\n<ul>\n<li>Makanan dan Minuman: Untuk memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi.<\/li>\n<li>Olahraga: Menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh.<\/li>\n<li>Istirahat: Memulihkan stamina dan fungsi tubuh.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pemenuhan kebutuhan jasmani penting untuk menjaga kesehatan dan vitalitas.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kebutuhan_Rohani\"><\/span>2. Kebutuhan Rohani<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kebutuhan rohani berkaitan dengan aspek psikologis dan spiritual. Contohnya:<\/p>\n<ul>\n<li>Ibadah: Memenuhi kebutuhan spiritual dan keimanan.<\/li>\n<li>Hiburan: Menonton film, mendengarkan musik, atau kegiatan rekreasi lainnya.<\/li>\n<li>Pengembangan Diri: Belajar keterampilan baru atau mengejar hobi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Memenuhi kebutuhan rohani membantu mencapai keseimbangan emosional dan mental.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kebutuhan_Berdasarkan_Subjek\"><\/span>Kebutuhan Berdasarkan Subjek<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berdasarkan subjek yang membutuhkan, kebutuhan dibagi menjadi:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kebutuhan_Individu\"><\/span>1. Kebutuhan Individu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kebutuhan individu adalah kebutuhan yang dirasakan oleh setiap orang secara personal. Contohnya:<\/p>\n<ul>\n<li>Alat Tulis: Dibutuhkan oleh pelajar atau penulis.<\/li>\n<li>Peralatan Medis: Diperlukan oleh tenaga kesehatan.<\/li>\n<li>Perlengkapan Olahraga: Dibutuhkan oleh atlet atau pecinta olahraga.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kebutuhan individu berbeda-beda tergantung profesi, hobi, dan gaya hidup masing-masing.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kebutuhan_Kelompok\"><\/span>2. Kebutuhan Kelompok<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kebutuhan kelompok adalah kebutuhan yang dirasakan oleh sekelompok orang atau masyarakat secara umum. Contohnya:<\/p>\n<ul>\n<li>Fasilitas Umum: Jalan raya, jembatan, dan transportasi publik.<\/li>\n<li>Layanan Kesehatan: Rumah sakit, puskesmas, dan klinik.<\/li>\n<li>Pendidikan: Sekolah, universitas, dan perpustakaan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pemenuhan kebutuhan kelompok bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kebutuhan_Berdasarkan_Waktu\"><\/span>Kebutuhan Berdasarkan Waktu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berdasarkan waktu pemenuhannya, kebutuhan dibagi menjadi:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kebutuhan_Sekarang\"><\/span>1. Kebutuhan Sekarang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan yang harus segera dipenuhi dan tidak dapat ditunda. Contohnya:<\/p>\n<ul>\n<li>Makan saat lapar: Untuk menghindari kelaparan.<\/li>\n<li>Obat saat sakit: Untuk mengatasi penyakit atau gejala yang dirasakan.<\/li>\n<li>Air saat haus: Untuk mencegah dehidrasi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pemenuhan kebutuhan sekarang penting untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kebutuhan_Masa_Depan\"><\/span>2. Kebutuhan Masa Depan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kebutuhan masa depan adalah kebutuhan yang pemenuhannya direncanakan untuk waktu yang akan datang. Contohnya:<\/p>\n<ul>\n<li>Tabungan Pendidikan: Mempersiapkan biaya pendidikan anak di masa depan.<\/li>\n<li>Asuransi Kesehatan: Sebagai antisipasi biaya pengobatan di kemudian hari.<\/li>\n<li>Investasi: Untuk menjamin kestabilan finansial di masa mendatang.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 data-sourcepos=\"29:1-29:56\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Faktor-Faktor_yang_Mempengaruhi_Kebutuhan_Manusia\"><\/span>Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Manusia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-sourcepos=\"31:1-31:147\">Kebutuhan manusia tidaklah statis dan dapat berubah-ubah seiring dengan waktu. Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi kebutuhan manusia, yaitu:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"33:1-34:49\">\n<li data-sourcepos=\"33:1-33:266\">Faktor Internal: Faktor internal meliputi usia, jenis kelamin, kondisi kesehatan, dan status sosial ekonomi. Kebutuhan individu dapat berbeda-beda berdasarkan faktor-faktor ini. Contohnya, bayi dan anak-anak memiliki kebutuhan yang berbeda dengan orang dewasa.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"34:1-34:49\">Faktor Eksternal: Faktor eksternal meliputi budaya, lingkungan, dan kemajuan teknologi. Kebutuhan manusia dapat dipengaruhi oleh budaya di mana mereka hidup, lingkungan di mana mereka tinggal, dan kemajuan teknologi yang tersedia. Contohnya, orang yang tinggal di daerah pedesaan mungkin memiliki kebutuhan yang berbeda dengan orang yang tinggal di daerah perkotaan.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pentingnya_Memahami_Kebutuhan_Manusia\"><\/span>Pentingnya Memahami Kebutuhan Manusia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Memahami kebutuhan manusia sangat penting untuk mencapai keseimbangan hidup. Berikut adalah beberapa alasan mengapa pemahaman ini diperlukan:<\/p>\n<ol>\n<li>Mengatur Prioritas Hidup. Dengan memahami tingkat intensitas dan urgensi kebutuhan, seseorang dapat membuat keputusan yang tepat terkait pemanfaatan waktu, uang, dan tenaga.<\/li>\n<li>Menghindari Konsumerisme. Pemahaman yang baik tentang kebutuhan membantu seseorang membedakan antara kebutuhan nyata dan keinginan, sehingga dapat menghindari pemborosan sumber daya.<\/li>\n<li>Meningkatkan Kualitas Hidup. Ketika kebutuhan primer, sekunder, dan tersier dipenuhi secara proporsional, seseorang dapat mencapai keseimbangan antara kehidupan fisik, mental, dan sosial.<\/li>\n<li>Membangun Kesadaran Sosial. Memahami kebutuhan kelompok dapat mendorong individu untuk berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat, seperti melalui kegiatan sosial atau dukungan terhadap pembangunan fasilitas umum.<\/li>\n<\/ol>\n<h2 data-sourcepos=\"36:1-36:51\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_Memenuhi_Kebutuhan_Manusia_dengan_Bijak\"><\/span>Tips Memenuhi Kebutuhan Manusia dengan Bijak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-sourcepos=\"38:1-38:75\">Berikut adalah beberapa tips untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bijak:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"40:1-45:0\">\n<li data-sourcepos=\"40:1-40:189\">Pahami Kebutuhan Diri Sendiri: Langkah pertama adalah memahami kebutuhan diri sendiri. Hal ini dapat dilakukan dengan refleksi diri dan evaluasi terhadap apa yang penting dalam hidup.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"41:1-41:206\">Prioritaskan Kebutuhan: Setelah memahami kebutuhan diri sendiri, penting untuk memprioritaskan kebutuhan tersebut. Kebutuhan primer harus diprioritaskan, diikuti dengan kebutuhan sekunder dan tersier.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"42:1-42:193\">Gunakan Sumber Daya dengan Bijak: Dalam memenuhi kebutuhan, penting untuk mempertimbangkan keterbatasan sumber daya yang tersedia. Gunakan sumber daya dengan bijak dan hindari pemborosan.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"43:1-43:227\">Pertimbangkan Dampak Lingkungan: Pemenuhan kebutuhan manusia dapat memberikan dampak terhadap lingkungan. Pastikan untuk mempertimbangkan dampak lingkungan dalam memenuhi kebutuhan dan pilihlah cara yang ramah lingkungan.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"44:1-45:0\">Terapkan Gaya Hidup Seimbang: Menjaga keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan jasmani dan rohani sangatlah penting. Jangan hanya fokus pada kebutuhan jasmani, tetapi juga perhatikan kebutuhan rohani.<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kebutuhan manusia merupakan segala sesuatu yang diperlukan untuk mencapai kesejahteraan hidup, baik secara jasmani maupun rohani. Kebutuhan ini beragam dan dapat diklasifikasikan berdasarkan intensitas, sifat,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":44057,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[521,507],"class_list":["post-40636","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam","tag-ekonomi","tag-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40636","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40636"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40636\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40636"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40636"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40636"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}