{"id":3943,"date":"2023-08-15T06:38:46","date_gmt":"2023-08-15T06:38:46","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=3943"},"modified":"2023-08-15T06:38:46","modified_gmt":"2023-08-15T06:38:46","slug":"bandung-lautan-api-kisah-heroik-rakyat-indonesia-yang-rela-membakar-kota-demi-kemerdekaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/bandung-lautan-api-kisah-heroik-rakyat-indonesia-yang-rela-membakar-kota-demi-kemerdekaan\/","title":{"rendered":"Bandung Lautan Api: Kisah Heroik Rakyat Indonesia yang Rela Membakar Kota Demi Kemerdekaan"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/bandung-lautan-api-kisah-heroik-rakyat-indonesia-yang-rela-membakar-kota-demi-kemerdekaan\/#Latar_Belakang\" >Latar Belakang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/bandung-lautan-api-kisah-heroik-rakyat-indonesia-yang-rela-membakar-kota-demi-kemerdekaan\/#Kronologi\" >Kronologi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/bandung-lautan-api-kisah-heroik-rakyat-indonesia-yang-rela-membakar-kota-demi-kemerdekaan\/#Dampak\" >Dampak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/bandung-lautan-api-kisah-heroik-rakyat-indonesia-yang-rela-membakar-kota-demi-kemerdekaan\/#Tokoh-Tokoh\" >Tokoh-Tokoh<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Latar_Belakang\"><\/span>Latar Belakang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Peristiwa Bandung Lautan Api terjadi pada tanggal 23 Maret 1946, sekitar tujuh bulan setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Peristiwa ini dipicu oleh ultimatum yang diberikan oleh pasukan Sekutu, terutama Inggris dan Belanda, kepada pemerintah dan rakyat Indonesia agar meninggalkan kota Bandung, khususnya bagian utara yang menjadi basis militer dan politik mereka. Pasukan Sekutu datang ke Indonesia dengan dalih untuk membebaskan tawanan perang dari Jepang, namun sebenarnya mereka juga ingin mengembalikan kekuasaan kolonial Belanda di Indonesia. Pasukan Sekutu sering bersitegang dan bertempur dengan Tentara Republik Indonesia (TRI) dan badan-badan perjuangan rakyat yang berusaha mempertahankan kemerdekaan Indonesia.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kronologi\"><\/span>Kronologi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pada malam tanggal 21 November 1945, TRI dan badan-badan perjuangan melancarkan serangan besar-besaran terhadap markas-markas pasukan Sekutu di Bandung Utara, termasuk Hotel Homann dan Hotel Preanger yang menjadi markas besar mereka. Serangan ini menimbulkan korban jiwa di kedua belah pihak dan merusak beberapa bangunan penting. Tiga hari kemudian, Brigadir MacDonald, panglima pasukan Sekutu di Bandung, mengeluarkan ultimatum kepada Gubernur Jawa Barat, Mr. Datuk Djamin, agar rakyat dan tentara Indonesia mengosongkan Bandung Utara dalam waktu dua hari atau menghadapi serangan udara dan darat. Ultimatum ini ditolak oleh pihak Indonesia yang merasa tidak bersalah dan tidak mau menyerah.<\/p>\n<p>Untuk menghindari pertumpahan darah lebih banyak dan menjaga martabat bangsa, para pemimpin perjuangan Indonesia di Bandung memutuskan untuk melakukan operasi bumi hangus, yaitu membakar seluruh kota Bandung agar tidak dimanfaatkan oleh pasukan Sekutu dan Belanda. Keputusan ini diambil melalui musyawarah Majelis Persatuan Perjuangan Priangan (MP3) pada tanggal 23 Maret 1946. Pembakaran dimulai pada pukul 18.00 dan berlangsung hingga keesokan harinya. Sekitar 200.000 penduduk Bandung ikut membantu membakar rumah-rumah, gedung-gedung, pabrik-pabrik, dan fasilitas-fasilitas lainnya yang ada di kota tersebut. Api berkobar-kobar membentuk lautan api yang menyala di malam hari. Setelah itu, penduduk Bandung meninggalkan kota menuju pegunungan di daerah selatan Bandung.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dampak\"><\/span>Dampak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Peristiwa Bandung Lautan Api merupakan salah satu peristiwa heroik dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Peristiwa ini menunjukkan semangat patriotisme, pengorbanan, dan solidaritas rakyat Indonesia yang rela membakar harta bendanya sendiri demi menjaga kemerdekaan tanah airnya. Peristiwa ini juga mengejutkan dunia internasional yang menyaksikan bagaimana rakyat Indonesia berani melawan pasukan Sekutu dan Belanda yang lebih kuat dan modern. Peristiwa ini menjadi inspirasi bagi bangsa-bangsa lain yang sedang berjuang melawan penjajahan.<\/p>\n<p>Peristiwa Bandung Lautan Api juga meninggalkan dampak negatif bagi kota Bandung itu sendiri. Kota Bandung mengalami kerusakan parah akibat pembakaran tersebut. Banyak bangunan bersejarah dan berharga yang hilang atau rusak akibat api. Banyak pula penduduk Bandung yang kehilangan tempat tinggal, pekerjaan, keluarga, atau nyawa mereka akibat peristiwa tersebut. Kota Bandung membutuhkan waktu lama untuk pulih dari luka-luka yang ditimbulkan oleh peristiwa Bandung Lautan Api.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tokoh-Tokoh\"><\/span>Tokoh-Tokoh<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Beberapa tokoh yang berperan penting dalam peristiwa Bandung Lautan Api adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Mayjen. Abdoel Haris Nasoetion: Panglima TRI di Jawa Barat yang memimpin operasi bumi hangus di Bandung.<\/li>\n<li>Muhammad Toha: Komandan Barisan Rakyat Indonesia (BRI) yang menjadi salah satu inisiator operasi bumi hangus dan gugur sebagai pahlawan dalam peristiwa tersebut.<\/li>\n<li>Sukanda Bratamanggala: Komandan Sewaka, sebuah organisasi perjuangan rakyat, yang ikut berperang melawan pasukan Sekutu di Bandung Utara dan selamat dari pembakaran.<\/li>\n<li>Brig. MacDonald: Panglima pasukan Sekutu di Bandung yang mengeluarkan ultimatum kepada pihak Indonesia dan mengejar mereka setelah pembakaran.<\/li>\n<li>Mr. Datuk Djamin: Gubernur Jawa Barat yang menerima ultimatum dari pasukan Sekutu dan menolaknya.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Bandung Lautan Api &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Bandung_Lautan_Api.<br \/>\n(2) Sejarah Peristiwa Bandung Lautan Api: Penyebab, Kronologi, &amp; Tokoh. https:\/\/tirto.id\/sejarah-peristiwa-bandung-lautan-api-penyebab-kronologi-tokoh-gajf.<br \/>\n(3) Peristiwa Bandung Lautan Api Terjadi Pada Tanggal Berapa &#8230; &#8211; detikcom. https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-5706378\/peristiwa-bandung-lautan-api-terjadi-pada-tanggal-berapa-ini-sejarahnya.<br \/>\n(4) Sejarah Lengkap Peristiwa Bandung Lautan Api &#8211; seruni.id. https:\/\/seruni.id\/peristiwa-bandung-lautan-api\/.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Latar Belakang Peristiwa Bandung Lautan Api terjadi pada tanggal 23 Maret 1946, sekitar tujuh bulan setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Peristiwa ini&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-3943","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3943","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3943"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3943\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3943"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3943"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3943"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}