{"id":3896,"date":"2023-08-15T03:04:12","date_gmt":"2023-08-15T03:04:12","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=3896"},"modified":"2023-08-15T03:04:12","modified_gmt":"2023-08-15T03:04:12","slug":"pramuka-garuda-dan-pramuka-utama-pramuka-tertinggi-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pramuka-garuda-dan-pramuka-utama-pramuka-tertinggi-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Pramuka Garuda dan Pramuka Utama: Pramuka Tertinggi di Indonesia"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pramuka-garuda-dan-pramuka-utama-pramuka-tertinggi-di-indonesia\/#Pramuka_Garuda_Tingkatan_Tertinggi_dalam_Setiap_Golongan\" >Pramuka Garuda: Tingkatan Tertinggi dalam Setiap Golongan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pramuka-garuda-dan-pramuka-utama-pramuka-tertinggi-di-indonesia\/#Pramuka_Utama_Jabatan_Tertinggi_dalam_Organisasi_Gerakan_Pramuka\" >Pramuka Utama: Jabatan Tertinggi dalam Organisasi Gerakan Pramuka<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pramuka-garuda-dan-pramuka-utama-pramuka-tertinggi-di-indonesia\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana, yang berarti jiwa muda yang suka berkarya. Pramuka adalah sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka, sebuah organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepramukaan di Indonesia. Pramuka memiliki berbagai tingkatan dan golongan, mulai dari Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, hingga Pandega. Namun, siapakah Pramuka tertinggi di Indonesia? Artikel ini akan membahas tentang hal tersebut dengan mengacu pada sumber-sumber terpercaya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pramuka_Garuda_Tingkatan_Tertinggi_dalam_Setiap_Golongan\"><\/span>Pramuka Garuda: Tingkatan Tertinggi dalam Setiap Golongan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Salah satu tingkatan tertinggi dalam Gerakan Pramuka adalah Pramuka Garuda. Pramuka Garuda adalah tingkatan tertinggi dalam setiap golongan Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega.\u00a0Pramuka Garuda diatur dalam Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 038 tahun 2017 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka Garuda<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<p>Untuk menjadi Pramuka Garuda, seorang peserta didik harus memenuhi syarat-syarat tertentu sesuai dengan golongannya. Syarat-syarat tersebut meliputi aspek-aspek seperti kecakapan, karya, bakti, seni budaya, dan lain-lain. Seorang calon Pramuka Garuda juga harus mengajukan permohonan kepada Kwartir melalui pembina gudepnya untuk dapat mengikuti uji kelayakan.\u00a0Setelah lulus uji kelayakan, seorang peserta didik akan dilantik menjadi Pramuka Garuda dan mendapatkan medali Garuda sebagai lambang penghargaan<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<p>Medali Garuda adalah tanda pengenal yang diberikan kepada seorang Pramuka Garuda. Medali ini berbentuk segi lima berwarna kuning emas dengan gambar burung garuda di tengahnya. Di bawah gambar garuda terdapat tulisan \u201cPramuka Garuda\u201d dan di atasnya terdapat lambang Gerakan Pramuka.\u00a0Medali ini dipasang pada pita berwarna merah putih yang melambangkan bendera Indonesia<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pramuka_Utama_Jabatan_Tertinggi_dalam_Organisasi_Gerakan_Pramuka\"><\/span>Pramuka Utama: Jabatan Tertinggi dalam Organisasi Gerakan Pramuka<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Selain tingkatan tertinggi dalam setiap golongan, ada juga jabatan tertinggi dalam organisasi Gerakan Pramuka. Jabatan tersebut adalah Pramuka Utama.\u00a0Pramuka Utama merupakan jabatan tertinggi di dalam organisasi Gerakan Pramuka yang bertugas untuk mengembangkan dan mengawasi kegiatan Pramuka di seluruh Indonesia<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<p>Jabatan Pramuka Utama dipegang oleh seorang presiden.\u00a0Selain itu, Pramuka Utama juga memiliki tugas dan wewenang dalam menentukan kebijakan, program, dan arah pengembangan Gerakan Pramuka di Indonesia<sup>2<\/sup>.\u00a0Kini, gelar tersebut dipegang oleh Bapak Joko Widodo selaku Presiden Indonesia<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Pramuka Utama juga merupakan penerus dari Bapak Pramuka Indonesia. Bapak Pramuka Indonesia adalah gelar kehormatan yang diberikan kepada Presiden Soekarno sebagai pendiri dan pelopor Gerakan Pramuka Indonesia pada tahun 1961.\u00a0Bapak Soekarno juga merupakan orang pertama yang menyandang jabatan Pramuka Utama<sup>4<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa ada dua hal yang dapat dimaksud dengan Pramuka tertinggi di Indonesia. Pertama, adalah tingkatan tertinggi dalam setiap golongan yaitu Pramuka Garuda. Kedua, adalah jabatan tertinggi dalam organisasi yaitu Pramuka Utama. Kedua hal ini memiliki syarat dan tanggung jawab yang berbeda-beda sesuai dengan perannya masing-masing.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Gerakan Pramuka Indonesia &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Gerakan_Pramuka_Indonesia.<br \/>\n(2) Pramuka Garuda &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pramuka_Garuda.<br \/>\n(3) 5 Siapa Bapak Pramuka Indonesia? \u2013 tokohdunia.com. https:\/\/tokohdunia.com\/2023\/03\/21\/5-siapa-bapak-pramuka-indonesia\/.<br \/>\n(4) Siapakah Pramuka Utama Di Indonesia? Berikut Penjelasannya. https:\/\/www.kakakiky.id\/2023\/02\/siapakah-pramuka-utama-indonesia.html.<br \/>\n(5) Pramuka Garuda &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pramuka_Garuda.<br \/>\n(6) Siapakah Pramuka Utama Di Indonesia? Berikut Penjelasannya. https:\/\/www.kakakiky.id\/2023\/02\/siapakah-pramuka-utama-indonesia.html.<br \/>\n(7) 5 Siapa Bapak Pramuka Indonesia? \u2013 tokohdunia.com. https:\/\/tokohdunia.com\/2023\/03\/21\/5-siapa-bapak-pramuka-indonesia\/.<br \/>\n(8) Gerakan Pramuka Indonesia &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Gerakan_Pramuka_Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana, yang berarti jiwa muda yang suka berkarya. Pramuka adalah sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka, sebuah organisasi pendidikan nonformal&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-3896","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3896","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3896"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3896\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3896"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3896"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3896"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}