{"id":38937,"date":"2024-04-26T18:05:00","date_gmt":"2024-04-26T11:05:00","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=38937"},"modified":"2024-04-26T18:05:00","modified_gmt":"2024-04-26T11:05:00","slug":"klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-jagung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-jagung\/","title":{"rendered":"Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Jagung"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-jagung\/#Klasifikasi_Tanaman_Jagung\" >Klasifikasi Tanaman Jagung<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-jagung\/#Morfologi_Tanaman_Jagung\" >Morfologi Tanaman Jagung<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-jagung\/#Fungsi_Bagian-bagian_Tanaman_Jagung\" >Fungsi Bagian-bagian Tanaman Jagung<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-jagung\/#Varietas_Tanaman_Jagung\" >Varietas Tanaman Jagung<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-jagung\/#Manfaat_Tanaman_Jagung\" >Manfaat Tanaman Jagung<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"markdown markdown-main-panel\" dir=\"ltr\">\n<h2 data-sourcepos=\"1:1-1:29\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Klasifikasi_Tanaman_Jagung\"><\/span>Klasifikasi Tanaman Jagung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-sourcepos=\"3:1-3:153\">Jagung (Zea mays L.) merupakan tanaman semusim yang termasuk dalam famili Gramineae (rumput-rumputan). Berikut adalah klasifikasi lengkap tanaman jagung:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"5:1-13:0\">\n<li data-sourcepos=\"5:1-5:33\"><strong>Kingdom:<\/strong> Plantae (Tumbuhan)<\/li>\n<li data-sourcepos=\"6:1-6:46\"><strong>Divisi:<\/strong> Spermatophyta (Tumbuhan berbiji)<\/li>\n<li data-sourcepos=\"7:1-7:57\"><strong>Subdivisi:<\/strong> Angiospermae (Tumbuhan berbiji tertutup)<\/li>\n<li data-sourcepos=\"8:1-8:55\"><strong>Kelas:<\/strong> Monocotyledoneae (Tumbuhan berkeping satu)<\/li>\n<li data-sourcepos=\"9:1-9:18\"><strong>Ordo:<\/strong> Poales<\/li>\n<li data-sourcepos=\"10:1-10:39\"><strong>Famili:<\/strong> Poaceae (Rumput-rumputan)<\/li>\n<li data-sourcepos=\"11:1-11:19\"><strong>Genus:<\/strong> Zea L.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"12:1-13:0\"><strong>Spesies:<\/strong> Zea mays L.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 data-sourcepos=\"14:1-14:27\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Morfologi_Tanaman_Jagung\"><\/span>Morfologi Tanaman Jagung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-sourcepos=\"16:1-16:45\">Jagung memiliki beberapa bagian utama, yaitu:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"18:1-23:0\">\n<li data-sourcepos=\"18:1-18:478\"><strong>Akar:<\/strong> Jagung memiliki akar serabut yang terdiri dari tiga macam akar, yaitu akar seminal, akar adventif, dan akar udara (brace) yang tumbuh dari ruas-ruas permukaan tanah. Akar seminal adalah akar yang berkembang dari radikula dan embrio. Pertumbuhan akar seminal akan melambat setelah6-7 hari setelah tumbuh. Akar adventif tumbuh dari buku-buku batang. Akar udara tumbuh dari buku-buku batang di atas permukaan tanah dan berfungsi untuk menunjang batang agar tidak roboh.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"19:1-19:226\"><strong>Batang:<\/strong> Batang jagung berbentuk silindris dan berongga, tersusun atas ruas-ruas yang dihubungkan oleh buku. Setiap ruas memiliki satu daun dan satu atau lebih akar adventif. Tinggi batang jagung dapat mencapai 2-3 meter.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"20:1-20:189\"><strong>Daun:<\/strong> Daun jagung berbentuk pita memanjang dengan tepi bergerigi. Daun tersusun berseling pada batang. Bagian atas daun berwarna hijau tua, sedangkan bagian bawah berwarna hijau muda.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"21:1-21:269\"><strong>Bunga:<\/strong> Bunga jagung tersusun dalam malai yang muncul di ujung batang. Bunga jantan dan bunga betina terdapat pada satu tanaman. Bunga jantan berwarna kuning keemasan dan menghasilkan serbuk sari. Bunga betina berwarna hijau kecoklatan dan menghasilkan bakal biji.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"22:1-23:0\"><strong>Buah:<\/strong> Buah jagung disebut tongkol. Tongkol jagung berbentuk silindris dan tersusun atas deretan biji yang disebut jagung pipil. Jagung pipil dapat berwarna putih, kuning, merah, atau ungu.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 data-sourcepos=\"24:1-24:38\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Bagian-bagian_Tanaman_Jagung\"><\/span>Fungsi Bagian-bagian Tanaman Jagung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul data-sourcepos=\"26:1-31:0\">\n<li data-sourcepos=\"26:1-26:70\"><strong>Akar:<\/strong> Akar berfungsi untuk menyerap air dan zat hara dari tanah.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"27:1-27:69\"><strong>Batang:<\/strong> Batang berfungsi untuk menopang daun, bunga, dan buah.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"28:1-28:91\"><strong>Daun:<\/strong> Daun berfungsi untuk fotosintesis, yaitu proses pembuatan makanan bagi tanaman.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"29:1-29:53\"><strong>Bunga:<\/strong> Bunga berfungsi untuk menghasilkan biji.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"30:1-31:0\"><strong>Buah:<\/strong> Buah jagung (tongkol) berfungsi untuk melindungi biji dari kerusakan. Biji jagung (jagung pipil) merupakan bagian yang paling penting dari tanaman jagung karena mengandung karbohidrat, protein, dan lemak yang tinggi.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 data-sourcepos=\"32:1-32:26\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Varietas_Tanaman_Jagung\"><\/span>Varietas Tanaman Jagung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-sourcepos=\"34:1-34:268\">Terdapat banyak varietas jagung yang ditanam di seluruh dunia. Varietas jagung diklasifikasikan berdasarkan beberapa kriteria, seperti warna biji, tinggi tanaman, dan ketahanan terhadap hama dan penyakit. Beberapa varietas jagung yang populer di Indonesia antara lain:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"36:1-41:0\">\n<li data-sourcepos=\"36:1-36:198\">Jagung hibrida: Jagung hibrida merupakan hasil persilangan antara dua varietas jagung yang unggul. Jagung hibrida umumnya memiliki produktivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan jagung lokal.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"37:1-37:227\">Jagung lokal: Jagung lokal merupakan varietas jagung yang telah lama ditanam oleh masyarakat di Indonesia. Jagung lokal umumnya memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap hama dan penyakit dibandingkan dengan jagung hibrida.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"38:1-38:222\">Jagung manis: Jagung manis memiliki kandungan gula yang tinggi sehingga rasanya lebih manis dibandingkan dengan jagung biasa. Jagung manis biasanya dikonsumsi segar atau diolah menjadi berbagai macam makanan dan minuman.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"39:1-39:175\">Jagung popcorn: Jagung popcorn memiliki biji yang keras dan mengembang ketika dipanaskan. Jagung popcorn biasanya diolah menjadi popcorn yang merupakan camilan yang populer.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"40:1-41:0\">Jagung tepung: Jagung tepung memiliki biji yang lunak dan mudah digiling menjadi tepung. Jagung tepung biasanya digunakan untuk membuat berbagai macam makanan dan minuman, seperti roti, kue, dan bubur.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 data-sourcepos=\"42:1-42:25\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Tanaman_Jagung\"><\/span>Manfaat Tanaman Jagung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-sourcepos=\"44:1-44:52\">Tanaman jagung memiliki banyak manfaat, antara lain:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"46:1-49:0\">\n<li data-sourcepos=\"46:1-46:235\"><strong>Bahan makanan:<\/strong> Jagung merupakan bahan makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat di dunia. Jagung dapat diolah menjadi berbagai macam makanan dan minuman, seperti nasi jagung, bubur jagung, roti jagung, kue jagung, dan popcorn.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"47:1-47:190\"><strong>Pakan ternak:<\/strong> Jagung merupakan bahan baku utama pakan ternak, seperti sapi, ayam, dan babi. Jagung kaya akan energi dan protein yang dibutuhkan oleh ternak untuk tumbuh dan berkembang.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"48:1-49:0\"><strong>Bahan baku industri:<\/strong> Jagung dapat diolah menjadi berbagai macam bahan baku industri, seperti tepung jagung, minyak jagung, sirup glukosa, dan etanol.<\/li>\n<\/ul>\n<p data-sourcepos=\"50:1-50:81\">Semoga informasi tentang klasifikasi dan morfologi tanaman jagung ini bermanfaat.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Klasifikasi Tanaman Jagung Jagung (Zea mays L.) merupakan tanaman semusim yang termasuk dalam famili Gramineae (rumput-rumputan). Berikut adalah klasifikasi lengkap tanaman jagung: Kingdom: Plantae (Tumbuhan)&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"default","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[6],"tags":[507],"class_list":["post-38937","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam","tag-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38937","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38937"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38937\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38937"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38937"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38937"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}