{"id":37183,"date":"2023-11-18T11:19:43","date_gmt":"2023-11-18T04:19:43","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=37183"},"modified":"2023-11-18T11:19:43","modified_gmt":"2023-11-18T04:19:43","slug":"hikmah-kesabaran-dalam-islam-sebab-masuk-surga-terhapusnya-dosa-dan-mendapat-cinta-allah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hikmah-kesabaran-dalam-islam-sebab-masuk-surga-terhapusnya-dosa-dan-mendapat-cinta-allah\/","title":{"rendered":"Hikmah Kesabaran dalam Islam: Sebab Masuk Surga, Terhapusnya Dosa, dan Mendapat Cinta Allah"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hikmah-kesabaran-dalam-islam-sebab-masuk-surga-terhapusnya-dosa-dan-mendapat-cinta-allah\/#Pengertian_Kesabaran_dalam_Islam\" >Pengertian Kesabaran dalam Islam<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hikmah-kesabaran-dalam-islam-sebab-masuk-surga-terhapusnya-dosa-dan-mendapat-cinta-allah\/#Macam-Macam_Kesabaran\" >Macam-Macam Kesabaran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hikmah-kesabaran-dalam-islam-sebab-masuk-surga-terhapusnya-dosa-dan-mendapat-cinta-allah\/#Hikmah_dan_Keutamaan_Kesabaran\" >Hikmah dan Keutamaan Kesabaran<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hikmah-kesabaran-dalam-islam-sebab-masuk-surga-terhapusnya-dosa-dan-mendapat-cinta-allah\/#1_Sebab_Masuk_Surga\" >1. Sebab Masuk Surga<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hikmah-kesabaran-dalam-islam-sebab-masuk-surga-terhapusnya-dosa-dan-mendapat-cinta-allah\/#2_Terhapusnya_Dosa\" >2. Terhapusnya Dosa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hikmah-kesabaran-dalam-islam-sebab-masuk-surga-terhapusnya-dosa-dan-mendapat-cinta-allah\/#3_Mendapat_Pertolongan_dan_Kemenangan_dari_Allah\" >3. Mendapat Pertolongan dan Kemenangan dari Allah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hikmah-kesabaran-dalam-islam-sebab-masuk-surga-terhapusnya-dosa-dan-mendapat-cinta-allah\/#4_Mendapat_Cinta_dan_Ridha_Allah\" >4. Mendapat Cinta dan Ridha Allah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hikmah-kesabaran-dalam-islam-sebab-masuk-surga-terhapusnya-dosa-dan-mendapat-cinta-allah\/#5_Mendapat_Kemuliaan_dan_Kebaikan_di_Dunia_dan_Akhirat\" >5. Mendapat Kemuliaan dan Kebaikan di Dunia dan Akhirat<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hikmah-kesabaran-dalam-islam-sebab-masuk-surga-terhapusnya-dosa-dan-mendapat-cinta-allah\/#Cara_Menumbuhkan_Kesabaran_dalam_Islam\" >Cara Menumbuhkan Kesabaran dalam Islam<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hikmah-kesabaran-dalam-islam-sebab-masuk-surga-terhapusnya-dosa-dan-mendapat-cinta-allah\/#1_Memperkuat_Iman_dan_Tawakal_kepada_Allah\" >1. Memperkuat Iman dan Tawakal kepada Allah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hikmah-kesabaran-dalam-islam-sebab-masuk-surga-terhapusnya-dosa-dan-mendapat-cinta-allah\/#2_Memperbanyak_Ibadah_dan_Dzikir\" >2. Memperbanyak Ibadah dan Dzikir<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hikmah-kesabaran-dalam-islam-sebab-masuk-surga-terhapusnya-dosa-dan-mendapat-cinta-allah\/#3_Bergaul_dengan_Orang-Orang_Saleh\" >3. Bergaul dengan Orang-Orang Saleh<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hikmah-kesabaran-dalam-islam-sebab-masuk-surga-terhapusnya-dosa-dan-mendapat-cinta-allah\/#4_Mengendalikan_Emosi_dan_Hawa_Nafsu\" >4. Mengendalikan Emosi dan Hawa Nafsu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hikmah-kesabaran-dalam-islam-sebab-masuk-surga-terhapusnya-dosa-dan-mendapat-cinta-allah\/#5_Mengingat_Hikmah_di_Balik_Setiap_Ujian\" >5. Mengingat Hikmah di Balik Setiap Ujian<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/hikmah-kesabaran-dalam-islam-sebab-masuk-surga-terhapusnya-dosa-dan-mendapat-cinta-allah\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Kesabaran adalah salah satu sifat mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Secara etimologis, kata &#8220;sabar&#8221; berasal dari bahasa Arab yang berarti menahan atau mengendalikan diri. Dalam konteks agama, kesabaran mencakup kemampuan untuk menahan diri dari segala hal yang tidak sesuai dengan kehendak Allah, baik itu berupa ujian, cobaan, musibah, atau godaan. Selain itu, kesabaran juga berarti menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya dengan penuh keteguhan hati.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Kesabaran_dalam_Islam\"><\/span>Pengertian Kesabaran dalam Islam<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam Islam, kesabaran (sabr) memiliki makna yang luas dan mendalam. Ia mencakup keteguhan hati dalam menghadapi berbagai situasi, baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan. Kesabaran bukan hanya tentang menahan diri dari keluhan saat menghadapi musibah, tetapi juga konsistensi dalam ketaatan kepada Allah dan keteguhan dalam menjauhi maksiat.<\/p>\n<p>Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, \u201cKedudukan sabar dalam iman laksana kepala bagi seluruh tubuh. Apabila kepala sudah terpotong maka tidak ada lagi kehidupan di dalam tubuh.\u201d<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Macam-Macam_Kesabaran\"><\/span>Macam-Macam Kesabaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Para ulama membagi kesabaran menjadi tiga jenis utama:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Sabar dalam Ketaatan kepada Allah<\/strong>: Menjalankan perintah Allah dengan konsisten, meskipun menghadapi kesulitan atau godaan. Contohnya adalah menjaga shalat lima waktu, berpuasa, dan melaksanakan ibadah lainnya dengan penuh keikhlasan.<\/li>\n<li><strong>Sabar dalam Menjauhi Maksiat<\/strong>: Menahan diri dari perbuatan dosa dan maksiat, meskipun ada dorongan atau kesempatan untuk melakukannya. Ini mencakup pengendalian diri dari hawa nafsu dan godaan duniawi.<\/li>\n<li><strong>Sabar dalam Menghadapi Cobaan<\/strong>: Menerima dan menghadapi ujian, musibah, atau kesulitan hidup dengan lapang dada, tanpa mengeluh, dan tetap berprasangka baik kepada Allah.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Syaikh Muhammad bin Shalih Al \u2018Utsaimin rahimahullah berkata, \u201cSabar itu terbagi menjadi tiga macam: Bersabar dalam menjalankan ketaatan kepada Allah, bersabar untuk tidak melakukan hal-hal yang diharamkan Allah, dan bersabar dalam menghadapi takdir-takdir Allah yang dialaminya, berupa berbagai hal yang menyakitkan dan gangguan yang timbul di luar kekuasaan manusia ataupun yang berasal dari orang lain.\u201d<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hikmah_dan_Keutamaan_Kesabaran\"><\/span>Hikmah dan Keutamaan Kesabaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kesabaran memiliki banyak hikmah dan keutamaan yang dapat dirasakan oleh orang yang bersabar. Di antaranya adalah:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Sebab_Masuk_Surga\"><\/span>1. Sebab Masuk Surga<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Allah SWT berfirman:<\/p>\n<p><em>&#8220;Sesungguhnya orang-orang yang sabar akan diberi pahala tanpa batas.&#8221;<\/em><\/p>\n<p>Rasulullah SAW juga bersabda:<\/p>\n<p><em>&#8220;Tidak ada pemberian yang lebih besar dan lebih luas (manfaatnya) yang diberikan kepada seseorang daripada kesabaran.&#8221;<\/em><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Terhapusnya_Dosa\"><\/span>2. Terhapusnya Dosa<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Allah SWT berfirman:<\/p>\n<p><em>&#8220;Dan Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: &#8216;Inna lillahi wa inna ilaihi raji&#8217;un.&#8217; Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.&#8221;<\/em><\/p>\n<p>Rasulullah SAW bersabda:<\/p>\n<p><em>&#8220;Tidaklah seorang muslim tertimpa kesusahan, kesedihan, kegelisahan, kesusahan, dan penyakit, bahkan duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan kesalahan-kesalahannya karenanya.&#8221;<\/em><\/p>\n<div class=\"relative inline-flex items-center\"><span class=\"truncate\">An-Nur<\/span><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mendapat_Pertolongan_dan_Kemenangan_dari_Allah\"><\/span>3. Mendapat Pertolongan dan Kemenangan dari Allah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Allah SWT berfirman:<\/p>\n<p><em>&#8220;Dan bersabarlah kamu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.&#8221;<\/em><\/p>\n<p>Allah juga berfirman:<\/p>\n<p><em>&#8220;Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: &#8216;Inna lillahi wa inna ilaihi raji&#8217;un.&#8217; Mereka itulah yang mendapat doa-doa dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.&#8221;<\/em><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Mendapat_Cinta_dan_Ridha_Allah\"><\/span>4. Mendapat Cinta dan Ridha Allah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Allah SWT berfirman:<\/p>\n<p><em>&#8220;Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang sabar.&#8221;<\/em><\/p>\n<p>Allah juga berfirman:<\/p>\n<p><em>&#8220;Dan Allah ridha kepada orang-orang yang sabar.&#8221;<\/em><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Mendapat_Kemuliaan_dan_Kebaikan_di_Dunia_dan_Akhirat\"><\/span>5. Mendapat Kemuliaan dan Kebaikan di Dunia dan Akhirat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Allah SWT berfirman:<\/p>\n<p><em>&#8220;Dan barangsiapa yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya itu termasuk hal-hal yang dicintai (oleh Allah).&#8221;<\/em><\/p>\n<p>Allah juga berfirman:<\/p>\n<p><em>&#8220;Dan sesungguhnya Kami akan memberikan kepada orang-orang yang sabar pahala mereka dengan sebaik-baiknya disebabkan apa yang telah mereka kerjakan.&#8221;<\/em><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menumbuhkan_Kesabaran_dalam_Islam\"><\/span>Cara Menumbuhkan Kesabaran dalam Islam<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kesabaran adalah sifat yang dapat dilatih dan ditingkatkan melalui berbagai cara yang diajarkan dalam Islam. Berikut beberapa metode yang dapat membantu menumbuhkan kesabaran:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Memperkuat_Iman_dan_Tawakal_kepada_Allah\"><\/span>1. Memperkuat Iman dan Tawakal kepada Allah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Meningkatkan keimanan dan menyerahkan segala urusan kepada Allah (tawakal) akan membantu seseorang menerima segala ketetapan-Nya dengan lapang dada. Meyakini bahwa setiap ujian dan cobaan adalah bagian dari rencana Allah yang memiliki hikmah tersembunyi.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Memperbanyak_Ibadah_dan_Dzikir\"><\/span>2. Memperbanyak Ibadah dan Dzikir<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Melakukan ibadah seperti shalat, puasa, dan membaca Al-Qur&#8217;an secara rutin dapat menenangkan hati dan pikiran. Dzikir juga membantu mengingat kebesaran Allah dan menumbuhkan rasa sabar dalam menghadapi berbagai situasi.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Bergaul_dengan_Orang-Orang_Saleh\"><\/span>3. Bergaul dengan Orang-Orang Saleh<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Lingkungan yang baik akan mempengaruhi perilaku seseorang. Bergaul dengan orang-orang yang memiliki kesabaran tinggi dapat menjadi teladan dan motivasi untuk meningkatkan kesabaran diri.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Mengendalikan_Emosi_dan_Hawa_Nafsu\"><\/span>4. Mengendalikan Emosi dan Hawa Nafsu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Belajar mengendalikan emosi, terutama saat marah atau menghadapi provokasi, adalah kunci dalam menumbuhkan kesabaran. Rasulullah SAW bersabda:<\/p>\n<p><em>&#8220;Orang kuat bukanlah yang pandai bergulat, tetapi orang kuat adalah yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah.&#8221;<\/em><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Mengingat_Hikmah_di_Balik_Setiap_Ujian\"><\/span>5. Mengingat Hikmah di Balik Setiap Ujian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Setiap cobaan yang diberikan Allah pasti memiliki hikmah dan pelajaran. Dengan merenungkan hal ini, seseorang akan lebih mudah menerima dan bersabar dalam menghadapi berbagai ujian hidup.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kesabaran adalah sifat mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dengan menumbuhkan dan mempraktikkan kesabaran, seorang Muslim akan mendapatkan berbagai hikmah, termasuk masuk surga, terhapusnya dosa, serta mendapatkan cinta dan ridha Allah. Melalui berbagai cara seperti memperkuat iman, memperbanyak ibadah, dan mengendalikan emosi, kesabaran dapat ditingkatkan dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kesabaran adalah salah satu sifat mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Secara etimologis, kata &#8220;sabar&#8221; berasal dari bahasa Arab yang berarti menahan atau mengendalikan diri.&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"default","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"default","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[295],"class_list":["post-37183","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-islam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37183","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37183"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37183\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37183"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37183"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37183"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}