{"id":36720,"date":"2023-10-17T16:15:55","date_gmt":"2023-10-17T09:15:55","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=36720"},"modified":"2023-10-17T16:15:55","modified_gmt":"2023-10-17T09:15:55","slug":"kapan-turunnya-perintah-sholat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kapan-turunnya-perintah-sholat\/","title":{"rendered":"Kapan Turunnya Perintah Sholat?"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kapan-turunnya-perintah-sholat\/#Sejarah_Turunnya_Perintah_Sholat\" >Sejarah Turunnya Perintah Sholat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kapan-turunnya-perintah-sholat\/#Hikmah_Turunnya_Perintah_Sholat\" >Hikmah Turunnya Perintah Sholat<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Sholat adalah salah satu rukun Islam yang wajib dilakukan oleh setiap muslim. Sholat merupakan ibadah yang paling utama dan paling dicintai oleh Allah SWT. Namun, kapan sebenarnya turunnya perintah sholat ini? Bagaimana sejarahnya? Dan apa hikmahnya bagi umat Islam?<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sejarah_Turunnya_Perintah_Sholat\"><\/span>Sejarah Turunnya Perintah Sholat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Perintah sholat pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW pada tahun ke-10 kenabian, atau tahun ke-52 sebelum hijrah. Peristiwa ini terjadi ketika Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan Isra\u2019 dan Mi\u2019raj, yaitu perjalanan dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Palestina, lalu naik ke langit dan bertemu dengan Allah SWT.<\/p>\n<p>Dalam perjalanan ini, Nabi Muhammad SAW mendapatkan banyak karunia dan mukjizat dari Allah SWT, salah satunya adalah perintah sholat lima waktu. Awalnya, Allah SWT memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk melaksanakan sholat sebanyak 50 kali dalam sehari semalam. Namun, atas saran Nabi Musa AS, Nabi Muhammad SAW memohon kepada Allah SWT agar jumlah sholat tersebut dikurangi. Setelah beberapa kali memohon, akhirnya Allah SWT menetapkan sholat lima waktu sebagai kewajiban bagi umat Islam, tetapi dengan pahala seperti sholat 50 waktu.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hikmah_Turunnya_Perintah_Sholat\"><\/span>Hikmah Turunnya Perintah Sholat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Perintah sholat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dalam perjalanan Isra\u2019 dan Mi\u2019raj memiliki banyak hikmah dan keutamaan bagi umat Islam, di antaranya adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Sholat adalah cara berkomunikasi langsung dengan Allah SWT, tanpa perantara. Dengan sholat, kita dapat menyampaikan segala puji, syukur, doa, permohonan, dan pengakuan kepada Allah SWT.<\/li>\n<li>Sholat adalah cara untuk membersihkan diri dari dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan yang kita lakukan. Rasulullah SAW bersabda: \u201cApakah kalian melihat jika ada sungai di depan pintu salah seorang di antara kalian, lalu ia mandi di dalamnya setiap hari lima kali; apakah akan tersisa kotoran pada badannya?\u201d Para sahabat menjawab: \u201cTidak akan tersisa kotoran sedikit pun.\u201d Rasulullah SAW bersabda: \u201cBegitulah perumpamaan sholat lima waktu; Allah menghapuskan dosa-dosa dengan sholat tersebut.\u201d<\/li>\n<li>Sholat adalah cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan ketaqwaan kita. Allah SWT berfirman: \u201cSesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain).\u201d (QS. Al-Ankabut: 45)<\/li>\n<li>Sholat adalah cara untuk menenangkan jiwa dan hati dari segala kegelisahan dan kesedihan. Allah SWT berfirman: \u201cHai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.\u201d (QS. Al-Baqarah: 153)<\/li>\n<li>Sholat adalah cara untuk mengatur waktu dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Dengan sholat, kita dapat mengatur jadwal dan prioritas kita sesuai dengan waktu-waktu sholat. Sholat juga mengajarkan kita untuk tertib, rapi, bersih, dan khusyuk dalam beribadah.<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sholat adalah salah satu rukun Islam yang wajib dilakukan oleh setiap muslim. Sholat merupakan ibadah yang paling utama dan paling dicintai oleh Allah SWT. Namun,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"default","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[295],"class_list":["post-36720","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-islam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36720","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36720"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36720\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36720"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36720"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36720"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}