{"id":36592,"date":"2023-09-03T11:56:10","date_gmt":"2023-09-03T04:56:10","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=36592"},"modified":"2023-09-03T11:56:10","modified_gmt":"2023-09-03T04:56:10","slug":"madrasah-tsanawiyah-mts-kurikulum-dan-perbedaannya-dengan-smp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/madrasah-tsanawiyah-mts-kurikulum-dan-perbedaannya-dengan-smp\/","title":{"rendered":"Madrasah Tsanawiyah (MTs)  Kurikulum dan Perbedaannya dengan SMP"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/madrasah-tsanawiyah-mts-kurikulum-dan-perbedaannya-dengan-smp\/#Struktur_Kurikulum_MTs\" >Struktur Kurikulum MTs<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/madrasah-tsanawiyah-mts-kurikulum-dan-perbedaannya-dengan-smp\/#Perbedaan_antara_MTs_dan_SMP\" >Perbedaan antara MTs dan SMP<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/madrasah-tsanawiyah-mts-kurikulum-dan-perbedaannya-dengan-smp\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Madrasah Tsanawiyah (MTs) adalah jenjang pendidikan dasar yang setara dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam sistem pendidikan nasional Indonesia. MTs berada di bawah naungan Kementerian Agama dan memiliki kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan pengetahuan umum. Lalu, apa saja yang dipelajari di MTs? Bagaimana struktur kurikulumnya? Apa perbedaan antara MTs dan SMP? Artikel ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut secara lengkap.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Struktur_Kurikulum_MTs\"><\/span>Struktur Kurikulum MTs<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Struktur kurikulum MTs mengacu pada Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 184 Tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah<sup>1<\/sup>. Struktur kurikulum ini mulai berlaku pada tahun pelajaran 2020\/2021 dan memberikan kewenangan kepada madrasah untuk melakukan inovasi terhadap struktur kurikulum sesuai kebutuhan madrasah<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<p>Struktur kurikulum MTs terdiri dari dua kelompok muatan, yaitu muatan nasional dan muatan lokal. Muatan nasional mencakup mata pelajaran dan alokasi waktu yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) maupun KMA Nomor 184 Tahun 2019. Muatan lokal merupakan mata pelajaran yang berisi muatan dan proses pembelajaran tentang potensi dan keunikan lokal<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<p>Muatan nasional dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok A dan kelompok B. Kelompok A adalah kelompok mata pelajaran yang muatan dan acuannya dikembangkan oleh pusat. Pada jenjang MTs, mata pelajaran kelompok A meliputi<sup>1<\/sup>:<\/p>\n<ul>\n<li>Pendidikan Agama Islam\n<ul>\n<li>Al-Qur\u2019an Hadis<\/li>\n<li>Akidah Akhlak<\/li>\n<li>Fiqih<\/li>\n<li>Sejarah Kebudayaan Islam<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan<\/li>\n<li>Bahasa Indonesia<\/li>\n<li>Bahasa Arab<\/li>\n<li>Matematika<\/li>\n<li>Ilmu Pengetahuan Alam<\/li>\n<li>Ilmu Pengetahuan Sosial<\/li>\n<li>Bahasa Inggris<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kelompok B adalah kelompok mata pelajaran yang muatan dan acuannya dikembangkan oleh pusat dan dapat dilengkapi dengan muatan\/konten lokal. Pada jenjang MTs, mata pelajaran kelompok B meliputi<sup>1<\/sup>:<\/p>\n<ul>\n<li>Seni Budaya<\/li>\n<li>Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan<\/li>\n<li>Prakarya dan\/atau Informasi<\/li>\n<\/ul>\n<p>Muatan lokal adalah mata pelajaran yang menjadi kekhasan atau keunggulan madrasah. MTs dapat menyelenggarakan hingga tiga jenis mata pelajaran muatan lokal dengan jumlah maksimal enam jam pelajaran per minggu. Muatan lokal di MTs dapat berupa<sup>1<\/sup>:<\/p>\n<ul>\n<li>Tahfidz<\/li>\n<li>Tilawah<\/li>\n<li>Seni Islam<\/li>\n<li>Riset atau penelitian ilmiah<\/li>\n<li>Bahasa\/literasi<\/li>\n<li>Teknologi<\/li>\n<li>Pendalaman Sains<\/li>\n<li>Kekhasan madrasah (aswaja, kemuhammadiyahan, dll)<\/li>\n<li>Kekhasan madrasah khusus dalam naungan pondok pesantren seperti balaghah, nahwu sharaf, dll<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_antara_MTs_dan_SMP\"><\/span>Perbedaan antara MTs dan SMP<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>MTs dan SMP adalah dua jenjang pendidikan dasar yang setara dalam sistem pendidikan nasional Indonesia. Keduanya memiliki tujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik secara optimal, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, sikap, maupun nilai<sup>2<\/sup>. Namun, ada beberapa perbedaan antara MTs dan SMP, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Penyelenggara: MTs diselenggarakan oleh Kementerian Agama, sedangkan SMP diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau pemerintah daerah<sup>2<\/sup>.<\/li>\n<li>Kurikulum: MTs memiliki kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan pengetahuan umum, sedangkan SMP memiliki kurikulum yang lebih berorientasi pada pengetahuan umum<sup>2<\/sup>. MTs juga memiliki mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang lebih mendalam dan luas daripada SMP<sup>2<\/sup>.<\/li>\n<li>Lingkungan: MTs memiliki lingkungan yang lebih religius dan islami daripada SMP, karena MTs menerapkan aturan-aturan yang sesuai dengan syariat Islam, seperti berpakaian, beribadah, bersikap, dll<sup>2<\/sup>. MTs juga memiliki kegiatan-kegiatan yang lebih banyak berkaitan dengan agama, seperti mengaji, shalat berjamaah, menghafal Al-Qur\u2019an, dll<sup>2<\/sup>.<\/li>\n<li>Prestasi: MTs dan SMP memiliki prestasi yang bervariasi tergantung pada kualitas dan kinerja masing-masing sekolah. Namun, secara umum, MTs memiliki prestasi yang lebih baik dalam bidang agama, bahasa Arab, dan seni budaya, sedangkan SMP memiliki prestasi yang lebih baik dalam bidang sains, matematika, dan bahasa Inggris<sup>2<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>MTs adalah jenjang pendidikan dasar yang setara dengan SMP dalam sistem pendidikan nasional Indonesia. MTs memiliki kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan pengetahuan umum. Struktur kurikulum MTs terdiri dari dua kelompok muatan, yaitu muatan nasional dan muatan lokal. Muatan nasional dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok A dan kelompok B. Muatan lokal adalah mata pelajaran yang menjadi kekhasan atau keunggulan madrasah. Perbedaan antara MTs dan SMP terletak pada penyelenggara, kurikulum, lingkungan, dan prestasi.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"ac-horizontal-separator\" aria-hidden=\"true\">Sumber:<br \/>\n(1) Struktur Kurikulum MTs Sesuai KMA 184 Tahun 2019. https:\/\/www.ayomadrasah.id\/2020\/07\/struktur-kurikulum-mts-sesuai-kma-184.html.<br \/>\n(2) \u221a \u221a Struktur Kurikulum Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sesuai KMA Nomor 184 &#8230;. https:\/\/www.hanapibani.com\/2020\/07\/struktur-kurikulum-madrasah-tsanawiyah-mts-tahun-2020-2021-sesuai-kma-nomor-184-tahun-2019.html.<br \/>\n(3) Struktur Kurikulum Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tahun 2020\/2021 Sesuai KMA &#8230;. https:\/\/www.ruangpendidikan.site\/2020\/07\/struktur-kurikulum-madrasah-tsanawiyah-tahun-2020-2021-sesuai-kma-nomor-184-tahun-2019.html.<br \/>\n(4) Struktur Kurikulum Merdeka MTs | Kurikulum Madrasah &#8211; Yunandra. https:\/\/yunandra.com\/struktur-kurikulum-merdeka-mts\/.<br \/>\n(5) Struktur Kurikulum Merdeka Jenjang MTs (Madrasah Tsanawiyah). https:\/\/www.hanapibani.com\/2022\/07\/struktur-kurikulum-merdeka-jenjang-mts.html.<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Madrasah Tsanawiyah (MTs) adalah jenjang pendidikan dasar yang setara dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam sistem pendidikan nasional Indonesia. MTs berada di bawah naungan Kementerian&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[517],"tags":[518],"class_list":["post-36592","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-dokumen-madrasah","tag-madrasah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36592","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36592"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36592\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36592"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36592"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36592"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}