{"id":36183,"date":"2023-07-10T09:36:09","date_gmt":"2023-07-10T02:36:09","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=36183"},"modified":"2023-07-10T09:36:09","modified_gmt":"2023-07-10T02:36:09","slug":"norma-sosial-pengertian-fungsi-jenis-ciri-dan-contohnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/norma-sosial-pengertian-fungsi-jenis-ciri-dan-contohnya\/","title":{"rendered":"Norma Sosial: Pengertian, Fungsi, Jenis, Ciri dan Contohnya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/norma-sosial-pengertian-fungsi-jenis-ciri-dan-contohnya\/#Pengertian\" >Pengertian<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/norma-sosial-pengertian-fungsi-jenis-ciri-dan-contohnya\/#Fungsi_Norma_Sosial\" >Fungsi Norma Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/norma-sosial-pengertian-fungsi-jenis-ciri-dan-contohnya\/#Jenis_Norma_Sosial\" >Jenis Norma Sosial<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/norma-sosial-pengertian-fungsi-jenis-ciri-dan-contohnya\/#Jenis_Norma_Sosial_Berdasarkan_Sumbernya\" >Jenis Norma Sosial Berdasarkan Sumbernya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/norma-sosial-pengertian-fungsi-jenis-ciri-dan-contohnya\/#Jenis_Norma_Sosial_Berdasarkan_Tingkat_Daya_Ikat\" >Jenis Norma Sosial Berdasarkan Tingkat Daya Ikat<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/norma-sosial-pengertian-fungsi-jenis-ciri-dan-contohnya\/#Ciri_Norma_Sosial\" >Ciri Norma Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/norma-sosial-pengertian-fungsi-jenis-ciri-dan-contohnya\/#Contoh_Norma_Sosial\" >Contoh Norma Sosial<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian\"><\/span>Pengertian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Norma sosial adalah\u00a0<strong>seperangkat aturan atau panduan hidup yang biasanya tidak tertulis, tetapi tetap akan terus berlaku dalam kehidupan masyarakat<\/strong><sup>1<\/sup>. Adanya norma sosial dapat dipengaruhi oleh tindakan serta kehidupan sosial secara luas. Sementara itu, tanpa adanya norma sosial, tentunya kehidupan dalam masyarakat akan menjadi kacau bahkan tak terkendalikan.\u00a0Keberadaan norma sosial juga biasanya disertai dengan berbagai macam sanksi tertulis<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Norma_Sosial\"><\/span>Fungsi Norma Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Norma sosial memiliki beberapa fungsi penting dalam masyarakat, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Mengatur perilaku anggota masyarakat<\/strong>\u00a0agar sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku dan tidak menyimpang dari norma yang telah ditetapkan.<\/li>\n<li><strong>Menjaga keseimbangan dan keserasian sosial<\/strong>\u00a0di antara berbagai kelompok dan individu yang memiliki kepentingan dan tujuan yang berbeda-beda.<\/li>\n<li><strong>Mendorong kerjasama dan solidaritas sosial<\/strong>\u00a0di antara anggota masyarakat yang saling membutuhkan dan bergantung satu sama lain.<\/li>\n<li><strong>Mencegah dan menyelesaikan konflik sosial<\/strong>\u00a0yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.<\/li>\n<li><strong>Membentuk kepribadian dan identitas sosial<\/strong>\u00a0anggota masyarakat yang sesuai dengan nilai-nilai dan norma yang dianut oleh kelompoknya.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Norma_Sosial\"><\/span>Jenis Norma Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Norma sosial dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan sumbernya dan tingkat daya ikatnya.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Norma_Sosial_Berdasarkan_Sumbernya\"><\/span>Jenis Norma Sosial Berdasarkan Sumbernya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Berdasarkan sumbernya, norma sosial dapat dibagi menjadi empat jenis, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Norma agama<\/strong>, yaitu norma yang bersumber dari ajaran agama yang dianut oleh anggota masyarakat. Norma ini bersifat sakral dan mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan alam. Contoh: shalat lima waktu, puasa Ramadan, zakat fitrah, dll.<\/li>\n<li><strong>Norma hukum<\/strong>, yaitu norma yang bersumber dari peraturan perundang-undangan yang dibuat oleh pemerintah atau lembaga resmi. Norma ini bersifat formal dan mengatur hak dan kewajiban warga negara dalam berbagai bidang. Contoh: UUD 1945, UU Pendidikan Nasional, UU Perlindungan Anak, dll.<\/li>\n<li><strong>Norma kesusilaan<\/strong>, yaitu norma yang bersumber dari nilai-nilai moral yang dijunjung tinggi oleh masyarakat. Norma ini bersifat etis dan mengatur perilaku manusia sesuai dengan standar baik dan buruk. Contoh: tidak bohong, tidak korupsi, tidak zina, dll.<\/li>\n<li><strong>Norma kesopanan<\/strong>, yaitu norma yang bersumber dari adat istiadat dan budaya masyarakat. Norma ini bersifat estetis dan mengatur perilaku manusia sesuai dengan standar sopan dan tidak sopan. Contoh: hormat kepada orang tua, saling sapa, tidak mengganggu orang lain, dll.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Norma_Sosial_Berdasarkan_Tingkat_Daya_Ikat\"><\/span>Jenis Norma Sosial Berdasarkan Tingkat Daya Ikat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Berdasarkan tingkat daya ikatnya, norma sosial dapat dibagi menjadi empat jenis, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Folkways atau kebiasaan<\/strong>, yaitu norma yang bersifat ringan dan tidak mempunyai sanksi keras bagi pelanggarnya. Norma ini mengatur hal-hal sepele dalam kehidupan sehari-hari. Contoh: memakai pakaian rapi saat bekerja, membuang sampah pada tempatnya, menonton film sesuai rating usia, dll.<\/li>\n<li><strong>Usage atau cara<\/strong>, yaitu norma yang bersifat sedang dan mempunyai sanksi berupa celaan atau teguran bagi pelanggarnya. Norma ini mengatur hal-hal yang berkaitan dengan etika dan sopan santun. Contoh: tidak berbicara kasar, tidak merokok di tempat umum, tidak memotong antrean, dll.<\/li>\n<li><strong>Mores atau tata kelakuan<\/strong>, yaitu norma yang bersifat kuat dan mempunyai sanksi berupa hukuman atau pengucilan bagi pelanggarnya. Norma ini mengatur hal-hal yang berkaitan dengan moral dan kesusilaan. Contoh: tidak mencuri, tidak membunuh, tidak berzina, dll.<\/li>\n<li><strong>Custom atau istiadat<\/strong>, yaitu norma yang bersifat sangat kuat dan mempunyai sanksi berupa kutukan atau kematian bagi pelanggarnya. Norma ini mengatur hal-hal yang berkaitan dengan adat istiadat dan tradisi masyarakat. Contoh: tidak menikah dengan saudara kandung, tidak makan daging sapi di daerah Hindu, tidak menginjak tanah suci di daerah Islam, dll.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri_Norma_Sosial\"><\/span>Ciri Norma Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Norma sosial memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari aturan-aturan lain, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Memiliki sifat tak tertulis<\/strong>, yaitu norma sosial tidak dicatat dalam bentuk dokumen resmi, tetapi disampaikan secara lisan atau turun-temurun dari generasi ke generasi.<\/li>\n<li><strong>Ada karena hasil kesepakatan bersama<\/strong>, yaitu norma sosial dibentuk dan disepakati oleh seluruh anggota masyarakat tanpa adanya paksaan dari pihak tertentu.<\/li>\n<li><strong>Bisa mengalami perubahan<\/strong>, yaitu norma sosial dapat berubah sesuai dengan perkembangan zaman, kebutuhan masyarakat, dan pengaruh lingkungan.<\/li>\n<li><strong>Akan ditaati bersama<\/strong>, yaitu norma sosial akan dipatuhi oleh semua anggota masyarakat karena dianggap sebagai hal yang wajar dan benar.<\/li>\n<li><strong>Adanya hukuman atau sanksi<\/strong>, yaitu norma sosial akan memberikan hukuman atau sanksi bagi pelanggarnya agar mereka sadar dan tidak mengulangi kesalahannya.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Norma_Sosial\"><\/span>Contoh Norma Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berikut adalah beberapa contoh norma sosial yang ada dalam masyarakat Indonesia:<\/p>\n<ul>\n<li>Tidak boleh menikah dengan saudara kandung (norma custom)<\/li>\n<li>Tidak boleh membunuh orang lain (norma mores)<\/li>\n<li>Tidak boleh merokok di tempat umum (norma usage)<\/li>\n<li>Memakai pakaian rapi saat bekerja (norma folkways)<\/li>\n<li>Tidak boleh korupsi (norma kesusilaan)<\/li>\n<li>Tidak boleh melanggar lalu lintas (norma hukum)<\/li>\n<li>Tidak boleh makan daging babi di daerah Muslim (norma agama)<\/li>\n<li>Hormat kepada orang tua (norma kesopanan)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Norma Sosial: Pengertian, Fungsi, Jenis, Ciri dan Contohnya. https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/norma-sosial-adalah\/.<br \/>\n(2) Norma sosial &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Norma_sosial.<br \/>\n(3) Norma Sosial &#8211; Pengertian, Fungsi, Macam, Ciri, Jenis Dan Contoh. https:\/\/www.dosenpendidikan.co.id\/norma-sosial\/.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Norma sosial adalah\u00a0seperangkat aturan atau panduan hidup yang biasanya tidak tertulis, tetapi tetap akan terus berlaku dalam kehidupan masyarakat1. Adanya norma sosial dapat dipengaruhi&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-36183","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36183","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36183"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36183\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36183"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36183"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36183"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}