{"id":36087,"date":"2023-07-08T11:48:21","date_gmt":"2023-07-08T04:48:21","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=36087"},"modified":"2023-07-08T11:48:21","modified_gmt":"2023-07-08T04:48:21","slug":"koperasi-pengertian-sejarah-fungsi-tujuan-prinsip-dan-jenis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/koperasi-pengertian-sejarah-fungsi-tujuan-prinsip-dan-jenis\/","title":{"rendered":"Koperasi: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Tujuan, Prinsip dan Jenis"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/koperasi-pengertian-sejarah-fungsi-tujuan-prinsip-dan-jenis\/#Pengertian_Koperasi\" >Pengertian Koperasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/koperasi-pengertian-sejarah-fungsi-tujuan-prinsip-dan-jenis\/#Sejarah_Koperasi\" >Sejarah Koperasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/koperasi-pengertian-sejarah-fungsi-tujuan-prinsip-dan-jenis\/#Fungsi_Koperasi\" >Fungsi Koperasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/koperasi-pengertian-sejarah-fungsi-tujuan-prinsip-dan-jenis\/#Tujuan_Koperasi\" >Tujuan Koperasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/koperasi-pengertian-sejarah-fungsi-tujuan-prinsip-dan-jenis\/#Prinsip_Koperasi\" >Prinsip Koperasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/koperasi-pengertian-sejarah-fungsi-tujuan-prinsip-dan-jenis\/#Jenis_Koperasi\" >Jenis Koperasi<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/koperasi-pengertian-sejarah-fungsi-tujuan-prinsip-dan-jenis\/#Koperasi_primer\" >Koperasi primer<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/koperasi-pengertian-sejarah-fungsi-tujuan-prinsip-dan-jenis\/#Koperasi_sekunder\" >Koperasi sekunder<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/koperasi-pengertian-sejarah-fungsi-tujuan-prinsip-dan-jenis\/#Koperasi_produsen\" >Koperasi produsen<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/koperasi-pengertian-sejarah-fungsi-tujuan-prinsip-dan-jenis\/#Koperasi_konsumen\" >Koperasi konsumen<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/koperasi-pengertian-sejarah-fungsi-tujuan-prinsip-dan-jenis\/#Koperasi_jasa\" >Koperasi jasa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/koperasi-pengertian-sejarah-fungsi-tujuan-prinsip-dan-jenis\/#Koperasi_simpan_pinjam\" >Koperasi simpan pinjam<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/koperasi-pengertian-sejarah-fungsi-tujuan-prinsip-dan-jenis\/#Permodalan_Koperasi\" >Permodalan Koperasi<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Koperasi\"><\/span>Pengertian Koperasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Koperasi adalah suatu organisasi ekonomi yang terdiri dari perkumpulan dari orang-orang atau badan-badan usaha yang mengorganisir pemanfaatan dan pendayagunaan sumber daya ekonomi para anggotanya berasaskan konsep tolong menolong dalam rangka meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan anggotanya<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<p>Koperasi juga dapat diartikan sebagai sebuah badan usaha yang beranggotakan sekumpulan orang yang kegiatannya berlandaskan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi kerakyatan yang berasas kekeluargaan<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sejarah_Koperasi\"><\/span>Sejarah Koperasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sejarah mencatat bahwa gerakan koperasi di dunia dimulai pada pertengahan abad 18 dan awal abad 19. Saat itu, koperasi masih disebut dengan Koperasi Pra Industri. Gerakan ini lahir akibat dari revolusi industri yang gagal mewujudkan semboyan Liberte-Egalite-Fraternite (kebebasan-persamaan-kebersamaan).\u00a0Semboyan tersebut dianggap gagal karena revolusi industri tidak membawa perubahan terhadap kondisi ekonomi rakyat<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Salah satu pelopor gerakan koperasi adalah Robert Owen (1771-1858), seorang industrialis asal Inggris yang mendirikan koperasi konsumen pertama di New Lanark pada tahun 1816.\u00a0Ia juga mendirikan kota koperasi di New Harmony, Amerika Serikat pada tahun 1825<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Koperasi modern pertama didirikan di kota Rochdale, Inggris pada tahun 1844 dengan nama Rochdale Equitable Pioneer\u2019s Cooperative Society.\u00a0Prinsip-prinsip koperasi Rochdale tersebut kemudian dibakukan oleh International Cooperative Alliance (ICA) dan disampaikan dalam kongres ICA di Paris tahun 1937<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<p>Di Indonesia, gerakan koperasi mulai berkembang sejak masa penjajahan Belanda. Salah satu tokoh yang berperan besar dalam memajukan koperasi di Indonesia adalah Mohammad Hatta, yang kemudian dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia.\u00a0Ia menggagas konsep ekonomi kerakyatan yang berbasis pada koperasi sebagai alternatif dari sistem kapitalisme dan sosialisme<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Pada tahun 1945, setelah Indonesia merdeka, koperasi ditetapkan sebagai salah satu pilar ekonomi nasional dalam UUD 1945 Pasal 33 ayat 1. Pada tahun 1953, pemerintah mengeluarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1953 tentang Pokok-Pokok Perkoperasian. UU ini kemudian direvisi menjadi UU Nomor 79 Tahun 1961 tentang Pokok-Pokok Perkoperasian.\u00a0Selanjutnya, UU ini diganti dengan UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian dan terakhir dengan UU Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Koperasi\"><\/span>Fungsi Koperasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Koperasi memiliki beberapa fungsi penting bagi anggotanya maupun masyarakat luas, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Membangun dan mengembangkan usaha bersama yang berorientasi pada kepentingan anggota dan masyarakat<\/li>\n<li>Meningkatkan sumber daya manusia (SDM) anggota dan masyarakat melalui pendidikan, pelatihan, bimbingan dan penyuluhan<\/li>\n<li>Memperkuat ketahanan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan potensi lokal dan kerjasama antar koperasi<\/li>\n<li>Mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang berkeadilan sosial sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tujuan_Koperasi\"><\/span>Tujuan Koperasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tujuan utama koperasi adalah untuk mensejahterakan anggotanya secara ekonomi dan sosial. Selain itu, koperasi juga bertujuan untuk:<\/p>\n<ul>\n<li>Meningkatkan kualitas hidup anggota dan masyarakat<\/li>\n<li>Mendorong partisipasi anggota dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan koperasi<\/li>\n<li>Memberikan balas jasa yang adil dan terbatas terhadap modal anggota<\/li>\n<li>Menumbuhkan jiwa kemandirian, solidaritas, gotong royong dan tanggung jawab sosial anggota<\/li>\n<li>Menjalin hubungan kerjasama yang harmonis, seimbang dan saling menguntungkan antara koperasi dengan pihak lain<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Prinsip_Koperasi\"><\/span>Prinsip Koperasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Prinsip koperasi adalah suatu sistem ide-ide abstrak yang merupakan petunjuk untuk membangun koperasi yang efektif dan tahan lama. Prinsip koperasi terbaru yang dikembangkan oleh ICA adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Keanggotaan yang bersifat terbuka dan sukarela<\/li>\n<li>Pengelolaan yang demokratis<\/li>\n<li>Partisipasi anggota dalam ekonomi<\/li>\n<li>Kebebasan dan otonomi<\/li>\n<li>Pengembangan pendidikan, pelatihan, dan informasi<\/li>\n<li>Kerjasama antar koperasi<\/li>\n<li>Kepedulian terhadap masyarakat<\/li>\n<\/ul>\n<p>Di Indonesia, prinsip koperasi menurut UU Nomor 17 Tahun 2012 adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Modal terdiri dari simpanan pokok dan surat modal koperasi (SMK)<\/li>\n<li>Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka<\/li>\n<li>Pengelolaan dilakukan secara demokratis<\/li>\n<li>Pembagian sisa hasil usaha (SHU) dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota<\/li>\n<li>Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal<\/li>\n<li>Kemandirian<\/li>\n<li>Pendidikan perkoperasian<\/li>\n<li>Kerjasama antar koperasi<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Koperasi\"><\/span>Jenis Koperasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Koperasi dapat diklasifikasikan berdasarkan tingkatannya atau jenis usahanya. Berdasarkan tingkatannya, koperasi dibagi menjadi dua, yaitu:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Koperasi_primer\"><\/span>Koperasi primer<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Koperasi primer adalah koperasi yang anggotanya terdiri dari perorangan atau badan hukum koperasi primer. Koperasi primer berada di tingkat pertama dalam struktur organisasi koperasi. Contoh koperasi primer adalah Koperasi Simpan Pinjam (KSP), Koperasi Unit Desa (KUD), Koperasi Serba Usaha (KSU), dll.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Koperasi_sekunder\"><\/span>Koperasi sekunder<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Koperasi sekunder adalah koperasi yang anggotanya terdiri dari badan hukum koperasi primer atau sekunder. Koperasi sekunder berada di tingkat kedua atau lebih dalam struktur organisasi koperasi. Contoh koperasi sekunder adalah Koperasi Induk, Gabungan Koperasi (GK), Pusat Koperasi (Puskop), dll.<\/p>\n<p>Berdasarkan jenis usahanya, koperasi dibagi menjadi empat, yaitu:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Koperasi_produsen\"><\/span>Koperasi produsen<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Koperasi produsen adalah koperasi yang anggotanya tidak memiliki rumah tangga usaha atau perusahaan sendiri, melainkan bekerja sama dalam wadah koperasi untuk menghasilkan dan memasarkan barang atau jasa, dan kegiatan utamanya menyediakan, mengoperasikan, atau mengelola sarana produksi bersama. Contoh koperasi produsen adalah KUD, KSU, dll.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Koperasi_konsumen\"><\/span>Koperasi konsumen<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Koperasi konsumen adalah koperasi yang anggotanya merupakan konsumen barang atau jasa yang diproduksi atau diperdagangkan oleh pihak lain, dan kegiatan utamanya menyediakan barang atau jasa kebutuhan pokok dan penting bagi anggotanya dengan harga murah dan berkualitas. Contoh koperasi konsumen adalah KSP, Kopontren, dll.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Koperasi_jasa\"><\/span>Koperasi jasa<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Koperasi jasa adalah koperasi yang anggotanya merupakan penerima jasa dari pihak lain, dan kegiatan utamanya menyediakan jasa-jasa tertentu bagi anggotanya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mereka. Contoh koperasi jasa adalah KPRI (Karyawan), Kopkar (Pegawai Negeri), dll.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Koperasi_simpan_pinjam\"><\/span>Koperasi simpan pinjam<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Koperasi simpan pinjam adalah koperasi yang anggotanya merupakan penyimpan dan peminjam dana dari pihak lain, dan kegiatan utamanya menyediakan fasilitas simpan pinjam bagi anggotanya dengan bunga yang kompetitif dan proses yang mudah. Contoh koperasi simpan pinjam adalah BMT (Baitul Maal wa Tamwil), KSPPS (KSP Syariah), dll.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Permodalan_Koperasi\"><\/span>Permodalan Koperasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Permodalan koperasi adalah sumber dana yang digunakan oleh koperasi untuk menjalankan usaha-usahanya. Permodalan koperasi berasal dari beberapa sumber, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Simpanan pokok, yaitu simpanan wajib yang harus dibayarkan oleh setiap anggota pada saat masuk menjadi anggota<\/li>\n<li>Simpanan wajib, yaitu simpanan wajib yang harus dibayarkan oleh setiap anggota secara berkala sesuai dengan ketentuan<\/li>\n<li>Simpanan sukarela, yaitu simpanan yang dibayarkan oleh anggota secara sukarela tanpa ada ketentuan jumlah dan waktu<\/li>\n<li>Surat modal koperasi (SMK), yaitu surat berharga yang diterbitkan oleh koperasi sebagai bukti penyertaan modal oleh anggota atau pihak lain<\/li>\n<li>Pinjaman dari pihak ketiga, yaitu pinjaman yang diperoleh oleh koperasi dari lembaga keuangan atau pihak lain dengan syarat-syarat tertentu<\/li>\n<li>Hibah atau bantuan dari pihak ketiga, yaitu hibah atau bantuan yang diberikan oleh pemerintah atau pihak lain kepada koperasi tanpa syarat pengembalian.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Koperasi (Pengertian, Fungsi, Prinsip, Jenis dan Permodalan). https:\/\/www.kajianpustaka.com\/2020\/05\/koperasi-pengertian-fungsi-prinsip-jenis-dan-permodalan.html.<br \/>\n(2) Koperasi &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Koperasi.<br \/>\n(3) Pengertian Koperasi: Sejarah, Fungsi, Tujuan, Prinsip dan Jenisnya. https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/pengertian-koperasi\/.<br \/>\n(4) Koperasi: Pengertian, Ciri, Tujuan, Fungsi, Jenis &amp; Contoh &#8211; PAKDOSEN.CO.ID. https:\/\/pakdosen.co.id\/koperasi-adalah\/.<br \/>\n(5) Apa Itu Koperasi: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Tujuan, dan Prinsipnya. https:\/\/money.kompas.com\/read\/2022\/03\/05\/162531426\/apa-itu-koperasi-pengertian-sejarah-fungsi-tujuan-dan-prinsipnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Koperasi Koperasi adalah suatu organisasi ekonomi yang terdiri dari perkumpulan dari orang-orang atau badan-badan usaha yang mengorganisir pemanfaatan dan pendayagunaan sumber daya ekonomi para&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-36087","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36087","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36087"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36087\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36087"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36087"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36087"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}