{"id":36057,"date":"2023-07-08T11:06:50","date_gmt":"2023-07-08T04:06:50","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=36057"},"modified":"2023-07-08T11:06:50","modified_gmt":"2023-07-08T04:06:50","slug":"struktur-pasar-pengertian-jenis-dan-ciri-cirinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/struktur-pasar-pengertian-jenis-dan-ciri-cirinya\/","title":{"rendered":"Struktur Pasar: Pengertian, Jenis dan Ciri-Cirinya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/struktur-pasar-pengertian-jenis-dan-ciri-cirinya\/#Jenis-Jenis_Struktur_Pasar\" >Jenis-Jenis Struktur Pasar<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/struktur-pasar-pengertian-jenis-dan-ciri-cirinya\/#Pasar_Persaingan_Sempurna\" >Pasar Persaingan Sempurna<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/struktur-pasar-pengertian-jenis-dan-ciri-cirinya\/#Pasar_Monopoli\" >Pasar Monopoli<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/struktur-pasar-pengertian-jenis-dan-ciri-cirinya\/#Pasar_Persaingan_Monopolistik\" >Pasar Persaingan Monopolistik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/struktur-pasar-pengertian-jenis-dan-ciri-cirinya\/#Pasar_Oligopoli\" >Pasar Oligopoli<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/struktur-pasar-pengertian-jenis-dan-ciri-cirinya\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Struktur pasar adalah suatu variabel yang menunjukkan karakteristik dan kondisi suatu pasar seperti jumlah pembeli dan penjual, keadaan produk, keadaan pengetahuan penjual dan pembeli, serta keadaan rintangan pasar<sup>1<\/sup>.\u00a0Struktur pasar terkait dengan derajat persaingan dalam industri yang dapat mempengaruhi perilaku usaha dan kinerja pasar<sup>2<\/sup>.\u00a0Struktur pasar juga dapat diketahui melalui konsentrasi pasar, yaitu ukuran pangsa pasar yang dimiliki oleh perusahaan atau kelompok perusahaan tertentu<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Struktur_Pasar\"><\/span>Jenis-Jenis Struktur Pasar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Menurut Tri Kunawangsih<sup>3<\/sup>, berdasarkan faktor-faktor yang menentukan struktur pasar, terdapat empat jenis struktur pasar, yakni:<\/p>\n<ul>\n<li>Pasar persaingan sempurna, dengan jumlah penjual dan pembeli yang banyak.<\/li>\n<li>Pasar monopoli, dengan jumlah penjual hanya satu (mono).<\/li>\n<li>Pasar persaingan monopolistik, jumlah penjual yang cukup banyak tetapi masing-masing memiliki kemampuan untuk memengaruhi harga jual.<\/li>\n<li>Pasar oligopoli, jumlah penjual sangat sedikit antara 2-10.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pasar_Persaingan_Sempurna\"><\/span>Pasar Persaingan Sempurna<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pasar persaingan sempurna adalah struktur pasar yang membebaskan peserta pasar untuk masuk dan keluar pasar serta memiliki keterbukaan informasi tentang barang dagangan<sup>4<\/sup>. Dalam pasar model ini, tidak boleh terjadi monopoli pasar. Penipuan dan pemalsuan produk serta kecurangan lainnya dicegah dengan penyeragaman dan produk.\u00a0Selain itu, setiap ketidak-jujuran dalam kebebasan ekonomi akan mendapat kecaman<sup>4<\/sup>.<\/p>\n<p>Pasar persaingan sempurna memiliki ciri-ciri sebagai berikut<sup>1<\/sup>:<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Ciri-Ciri<\/th>\n<th>Penjelasan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Jumlah penjual dan pembeli sangat banyak<\/td>\n<td>Tidak ada satu pun penjual atau pembeli yang dapat mempengaruhi harga pasar. Harga ditentukan oleh mekanisme permintaan dan penawaran secara bebas.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Produk homogen<\/td>\n<td>Produk yang dihasilkan oleh setiap penjual sama persis dalam kualitas, bentuk, ukuran, warna, rasa, dan lain-lain. Pembeli tidak dapat membedakan produk satu dengan lainnya.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Mobilitas sempurna<\/td>\n<td>Faktor produksi dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain tanpa adanya hambatan. Demikian juga dengan barang-barang yang dihasilkan dapat berpindah dari satu daerah ke daerah lain tanpa biaya transportasi.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Informasi sempurna<\/td>\n<td>Penjual dan pembeli memiliki informasi yang lengkap tentang harga, kualitas, dan ketersediaan produk di pasar. Tidak ada informasi yang disembunyikan atau dirahasiakan oleh pihak manapun.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Tidak ada campur tangan pemerintah<\/td>\n<td>Pemerintah tidak ikut campur dalam menetapkan harga atau mengatur produksi di pasar. Pemerintah hanya berperan sebagai pengawas agar tidak terjadi pelanggaran hukum atau ketertiban umum.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Contoh pasar persaingan sempurna adalah pasar sayur-mayur, beras, gula, garam, dan lain-lain.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pasar_Monopoli\"><\/span>Pasar Monopoli<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pasar monopoli adalah struktur pasar yang hanya memiliki satu penjual tunggal dalam pasar dan tanpa pesaing<sup>4<\/sup>. Pasar dengan struktur ini memiliki barang substitusi yang tidak sempurna.\u00a0Harga produk monopoli tetap bertahan dan permintaan tidak akan menurun meski harga produk lain menurun<sup>4<\/sup>. Pengusaha tunggal ini dapat sepenuhnya menetapkan harga jual, kuantitas serta kebijakan lainnya.<\/p>\n<p>Pasar monopoli memiliki ciri-ciri sebagai berikut<sup>1<\/sup>:<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Ciri-Ciri<\/th>\n<th>Penjelasan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Jumlah penjual hanya satu<\/td>\n<td>Tidak ada pesaing atau pengganti produk yang sejenis. Penjual memiliki kekuasaan penuh atas pasar.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Produk tidak homogen<\/td>\n<td>Produk yang dihasilkan oleh penjual monopoli tidak memiliki substitusi yang sempurna. Pembeli tidak dapat beralih ke produk lain yang lebih murah atau lebih baik.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Mobilitas terbatas<\/td>\n<td>Faktor produksi dan barang-barang yang dihasilkan sulit untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain karena adanya hambatan. Hambatan tersebut dapat berupa hukum, paten, lisensi, hak istimewa, atau biaya produksi yang tinggi.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Informasi tidak sempurna<\/td>\n<td>Penjual monopoli memiliki informasi yang lebih banyak daripada pembeli tentang harga, kualitas, dan ketersediaan produk di pasar. Penjual monopoli dapat menipu atau memanipulasi informasi untuk menguntungkan dirinya sendiri.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Adanya campur tangan pemerintah<\/td>\n<td>Pemerintah dapat ikut campur dalam menetapkan harga atau mengatur produksi di pasar monopoli untuk melindungi kepentingan konsumen atau masyarakat. Pemerintah juga dapat memberikan izin khusus kepada penjual monopoli untuk menjalankan usahanya.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Contoh pasar monopoli adalah PLN (Perusahaan Listrik Negara), PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum), Telkom (Telekomunikasi Indonesia), dan lain-lain.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pasar_Persaingan_Monopolistik\"><\/span>Pasar Persaingan Monopolistik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pasar persaingan monopolistik adalah struktur pasar yang merupakan gabungan antara struktur pasar persaingan sempurna dan monopoli<sup>4<\/sup>. Pada struktur ini, perusahaan diberi keleluasaan untuk masuk dan keluar dari pasar.\u00a0Selain itu, barang yang dihasilkan beragam dan memiliki diferensiasi<sup>4<\/sup>. Diferensiasi produk dapat berupa merek, kemasan, rasa, warna, desain, layanan, dan lain-lain.<\/p>\n<p>Pasar persaingan monopolistik memiliki ciri-ciri sebagai berikut<sup>1<\/sup>:<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Ciri-Ciri<\/th>\n<th>Penjelasan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Jumlah penjual cukup banyak<\/td>\n<td>Terdapat banyak penjual yang menjual produk yang berbeda-beda tetapi masih memiliki fungsi yang sama. Penjual memiliki sedikit kekuasaan untuk memengaruhi harga pasar.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Produk tidak homogen<\/td>\n<td>Produk yang dihasilkan oleh setiap penjual memiliki diferensiasi atau ciri khas tertentu yang membedakannya dengan produk lain. Pembeli dapat memilih produk sesuai dengan selera atau preferensinya.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Mobilitas cukup tinggi<\/td>\n<td>Faktor produksi dan barang-barang yang dihasilkan dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan mudah karena tidak ada hambatan yang signifikan. Hambatan tersebut dapat berupa biaya iklan, promosi, atau loyalitas konsumen.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Informasi cukup sempurna<\/td>\n<td>Penjual dan pembeli memiliki informasi yang cukup tentang harga, kualitas, dan ketersediaan produk di pasar. Penjual dan pembeli dapat membandingkan produk satu dengan lainnya sebelum membeli atau menjualnya.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Tidak ada campur tangan pemerintah<\/td>\n<td>Pemerintah tidak ikut campur dalam menetapkan harga atau mengatur produksi di pasar persaingan monopolistik. Pemerintah hanya berperan sebagai pengawas agar tidak terjadi pelanggaran hukum atau ketertiban umum.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Contoh pasar persaingan monopolistik adalah pasar sabun mandi, pasta gigi, sampo, deterjen, dan lain-lain.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pasar_Oligopoli\"><\/span>Pasar Oligopoli<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pasar oligopoli adalah struktur pasar yang memiliki jumlah penjual sangat sedikit antara 2-10. Pasar dengan struktur ini memiliki barang substitusi yang sempurna atau tidak sempurna. Harga produk oligopoli saling tergantung dengan harga produk pesaingnya. Pengusaha oligopoli harus mempertimbangkan reaksi pesaingnya sebelum menetapkan harga jual, kuantitas atau kebijakan lainnya.<\/p>\n<p>Pasar oligopoli memiliki ciri-ciri sebagai berikut:<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Ciri-Ciri<\/th>\n<th>Penjelasan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Jumlah penjual sangat sedikit<\/td>\n<td>Terdapat beberapa penjual yang menjual produk yang sama atau berbeda tetapi masih memiliki fungsi yang sama. Penjual memiliki kekuasaan besar untuk memengaruhi harga pasar.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Produk homogen atau tidak homogen<\/td>\n<td>Produk yang dihasilkan oleh setiap penjual dapat sama persis atau memiliki diferensiasi tertentu. Pembeli dapat beralih ke produk lain yang lebih murah atau lebih baik jika ada perubahan harga.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Mobilitas rendah<\/td>\n<td>Faktor produksi dan barang-barang yang dihasilkan sulit untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain karena adanya hambatan yang kuat. Hambatan tersebut dapat berupa hukum, paten, lisensi, hak istimewa, atau biaya produksi yang tinggi.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Informasi tidak sempurna<\/td>\n<td>Penjual dan pembeli tidak memiliki informasi yang lengkap tentang harga, kualitas, dan ketersediaan produk di pasar. Penjual dan pembeli saling berspekulasi tentang tindakan dan reaksi pesaingnya.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Adanya campur tangan pemerintah<\/td>\n<td>Pemerintah dapat ikut campur dalam menetapkan harga atau mengatur produksi di pasar oligopoli untuk mencegah terjadinya kartel, kolusi, atau praktik monopoli lainnya. Pemerintah juga dapat memberikan izin khusus kepada penjual oligopoli untuk menjalankan usahanya.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Contoh pasar oligopoli adalah pasar otomotif, telekomunikasi, minyak bumi, dan lain-lain.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Struktur pasar adalah suatu variabel yang menunjukkan karakteristik dan kondisi suatu pasar seperti jumlah pembeli dan penjual, keadaan produk, keadaan pengetahuan penjual dan pembeli, serta keadaan rintangan pasar. Struktur pasar terkait dengan derajat persaingan dalam industri yang dapat mempengaruhi perilaku usaha dan kinerja pasar.<\/p>\n<p>Terdapat empat jenis struktur pasar, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Pasar persaingan sempurna, dengan jumlah penjual dan pembeli yang banyak, produk homogen, mobilitas sempurna, informasi sempurna, dan tidak ada campur tangan pemerintah.<\/li>\n<li>Pasar monopoli, dengan jumlah penjual hanya satu, produk tidak homogen, mobilitas terbatas, informasi tidak sempurna, dan adanya campur tangan pemerintah.<\/li>\n<li>Pasar persaingan monopolistik, dengan jumlah penjual cukup banyak, produk tidak homogen, mobilitas cukup tinggi, informasi cukup sempurna, dan tidak ada campur tangan pemerintah.<\/li>\n<li>Pasar oligopoli, dengan jumlah penjual sangat sedikit, produk homogen atau tidak homogen, mobilitas rendah, informasi tidak sempurna, dan adanya campur tangan pemerintah.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Struktur Pasar (Pengertian, Elemen, Unsur dan Bentuk-bentuk). https:\/\/www.kajianpustaka.com\/2020\/12\/struktur-pasar.html.<br \/>\n(2) \u221a Struktur Pasar (Pengertian, Jenis dan Contoh) &#8211; Rumus Pintar. https:\/\/rumuspintar.com\/struktur-pasar\/.<br \/>\n(3) Jenis Struktur Pasar dan Faktornya &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/skola\/read\/2021\/01\/05\/155558569\/jenis-struktur-pasar-dan-faktornya.<br \/>\n(4) Struktur pasar &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Struktur_pasar.<br \/>\n(5) Getty Images. https:\/\/www.gettyimages.com\/detail\/photo\/business-analytics-intelligence-concept-financial-royalty-free-image\/1061299140.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Struktur pasar adalah suatu variabel yang menunjukkan karakteristik dan kondisi suatu pasar seperti jumlah pembeli dan penjual, keadaan produk, keadaan pengetahuan penjual dan pembeli, serta&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-36057","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36057","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36057"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36057\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36057"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36057"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36057"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}