{"id":35999,"date":"2023-07-07T16:02:04","date_gmt":"2023-07-07T09:02:04","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=35999"},"modified":"2023-07-07T16:02:04","modified_gmt":"2023-07-07T09:02:04","slug":"kebudayaan-dan-multikulturalisme-pengertian-unsur-fungsi-ciri-ciri-dll","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kebudayaan-dan-multikulturalisme-pengertian-unsur-fungsi-ciri-ciri-dll\/","title":{"rendered":"Kebudayaan dan Multikulturalisme: Pengertian, Unsur, Fungsi, Ciri-ciri, dll"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kebudayaan-dan-multikulturalisme-pengertian-unsur-fungsi-ciri-ciri-dll\/#Pengertian_Kebudayaan\" >Pengertian Kebudayaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kebudayaan-dan-multikulturalisme-pengertian-unsur-fungsi-ciri-ciri-dll\/#Unsur-Unsur_Kebudayaan\" >Unsur-Unsur Kebudayaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kebudayaan-dan-multikulturalisme-pengertian-unsur-fungsi-ciri-ciri-dll\/#Fungsi_Kebudayaan\" >Fungsi Kebudayaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kebudayaan-dan-multikulturalisme-pengertian-unsur-fungsi-ciri-ciri-dll\/#Perubahan_Kebudayaan\" >Perubahan Kebudayaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kebudayaan-dan-multikulturalisme-pengertian-unsur-fungsi-ciri-ciri-dll\/#Pengertian_Multikulturalisme\" >Pengertian Multikulturalisme<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kebudayaan-dan-multikulturalisme-pengertian-unsur-fungsi-ciri-ciri-dll\/#Ciri-Ciri_Multikulturalisme\" >Ciri-Ciri Multikulturalisme<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kebudayaan-dan-multikulturalisme-pengertian-unsur-fungsi-ciri-ciri-dll\/#Tantangan_Multikulturalisme\" >Tantangan Multikulturalisme<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kebudayaan-dan-multikulturalisme-pengertian-unsur-fungsi-ciri-ciri-dll\/#Manfaat_Multikulturalisme\" >Manfaat Multikulturalisme<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Kebudayaan\"><\/span>Pengertian Kebudayaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar. Kebudayaan mencakup berbagai aspek kehidupan manusia seperti bahasa, seni, agama, adat istiadat, nilai-nilai, norma-norma, dan lain-lain. Kebudayaan bersifat dinamis dan dapat berubah seiring dengan perkembangan zaman.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Unsur-Unsur_Kebudayaan\"><\/span>Unsur-Unsur Kebudayaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Menurut Koentjaraningrat (1984), ada 10 unsur kebudayaan yang dapat dibedakan menjadi tiga kelompok besar:<\/p>\n<ol>\n<li>Sistem ideologi atau sistem pengetahuan yang meliputi:\n<ul>\n<li>Sistem religi atau kepercayaan<\/li>\n<li>Sistem filsafat atau pandangan hidup<\/li>\n<li>Sistem ilmu pengetahuan atau pengetahuan rasional<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>Sistem sosial atau sistem organisasi sosial yang meliputi:\n<ul>\n<li>Sistem kemasyarakatan atau struktur sosial<\/li>\n<li>Sistem kekerabatan atau hubungan antara anggota masyarakat berdasarkan darah atau perkawinan<\/li>\n<li>Sistem politik atau hubungan antara penguasa dan rakyat<\/li>\n<li>Sistem ekonomi atau hubungan antara produsen dan konsumen<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>Sistem karya budaya atau sistem hasil kreativitas manusia yang meliputi:\n<ul>\n<li>Sistem bahasa atau alat komunikasi verbal dan nonverbal<\/li>\n<li>Sistem kesenian atau alat ekspresi estetis<\/li>\n<li>Sistem teknologi atau alat untuk memenuhi kebutuhan hidup<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Kebudayaan\"><\/span>Fungsi Kebudayaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kebudayaan memiliki beberapa fungsi penting bagi manusia dan masyarakat, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Fungsi adaptif: kebudayaan membantu manusia untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan alam dan sosial<\/li>\n<li>Fungsi integratif: kebudayaan membantu manusia untuk menjalin hubungan harmonis dengan sesama anggota masyarakat<\/li>\n<li>Fungsi identitas: kebudayaan membantu manusia untuk mengetahui siapa dirinya dan bagaimana ia berbeda dengan kelompok lain<\/li>\n<li>Fungsi kognitif: kebudayaan membantu manusia untuk memahami fenomena alam dan sosial serta mencari penjelasannya<\/li>\n<li>Fungsi evaluatif: kebudayaan membantu manusia untuk menilai baik buruknya suatu tindakan atau hasil karya berdasarkan nilai-nilai yang berlaku<\/li>\n<li>Fungsi ekspresif: kebudayaan membantu manusia untuk mengekspresikan perasaan, pikiran, dan imajinasinya melalui berbagai bentuk seni<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perubahan_Kebudayaan\"><\/span>Perubahan Kebudayaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kebudayaan dapat mengalami perubahan karena beberapa faktor, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Faktor internal: faktor yang berasal dari dalam masyarakat itu sendiri seperti inovasi, penemuan, difusi, akulturasi, asimilasi, integrasi, disintegrasi, konflik, revolusi, dan lain-lain.<\/li>\n<li>Faktor eksternal: faktor yang berasal dari luar masyarakat itu sendiri seperti kontak dengan masyarakat lain, pengaruh globalisasi, modernisasi, kolonialisasi, dekolonisasi, dan lain-lain.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Perubahan kebudayaan dapat bersifat positif atau negatif tergantung pada dampaknya bagi masyarakat. Perubahan kebudayaan positif adalah perubahan yang memberikan manfaat bagi masyarakat seperti meningkatkan kesejahteraan, kemajuan ilmu pengetahuan, toleransi antar kelompok, dan lain-lain. Perubahan kebudayaan negatif adalah perubahan yang memberikan kerugian bagi masyarakat seperti menurunkan kualitas lingkungan, hilangnya nilai-nilai tradisional, konflik sosial, dan lain-lain.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Multikulturalisme\"><\/span>Pengertian Multikulturalisme<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Multikulturalisme adalah ideologi yang menghendaki adanya persatuan dari berbagai kelompok kebudayaan dengan hak dan status sosial politik yang sama dalam masyarakat modern. Multikulturalisme mengakui dan menghargai adanya keragaman dan pluralitas kebudayaan yang ada dalam kehidupan masyarakat. Multikulturalisme juga dapat disebut sebagai kebijakan kebudayaan yang menekankan tentang penerimaan terhadap adanya keragaman dan berbagai macam budaya (multikultural) yang ada dalam kehidupan masyarakat.\u00a0Kebudayaan tersebut menyangkut nilai \u2013 nilai, norma \u2013 norma, sistem, budaya, kebiasaan, adat istiadat, dan politik yang dianut oleh mereka<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri-Ciri_Multikulturalisme\"><\/span>Ciri-Ciri Multikulturalisme<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Beberapa ciri-ciri multikulturalisme adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Adanya pengakuan dan penghormatan terhadap hak-hak dasar manusia tanpa membedakan suku, ras, agama, gender, dan lain-lain<\/li>\n<li>Adanya kesetaraan dan keadilan dalam hal akses, partisipasi, dan kontribusi bagi semua anggota masyarakat<\/li>\n<li>Adanya dialog dan kerjasama antara berbagai kelompok kebudayaan untuk menciptakan harmoni dan integrasi sosial<\/li>\n<li>Adanya pengembangan dan pelestarian kebudayaan-kebudayaan lokal sebagai bagian dari kekayaan bangsa<\/li>\n<li>Adanya keterbukaan dan fleksibilitas dalam menghadapi perubahan zaman dan tantangan global<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tantangan_Multikulturalisme\"><\/span>Tantangan Multikulturalisme<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Meskipun multikulturalisme memiliki banyak manfaat, namun juga menghadapi beberapa tantangan, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Tantangan internal: tantangan yang berasal dari dalam masyarakat multikultural itu sendiri seperti adanya prasangka, stereotip, diskriminasi, intoleransi, radikalisme, separatisme, dan lain-lain.<\/li>\n<li>Tantangan eksternal: tantangan yang berasal dari luar masyarakat multikultural itu sendiri seperti adanya tekanan politik, ekonomi, sosial, budaya dari negara-negara lain yang memiliki kepentingan tertentu terhadap masyarakat multikultural.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Multikulturalisme\"><\/span>Manfaat Multikulturalisme<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Multikulturalisme memiliki beberapa manfaat bagi masyarakat, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Manfaat sosial: multikulturalisme dapat meningkatkan rasa saling menghargai, menghormati, dan mengerti antara berbagai kelompok kebudayaan sehingga dapat mengurangi konflik dan meningkatkan kerukunan<\/li>\n<li>Manfaat budaya: multikulturalisme dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan tentang berbagai kebudayaan yang ada di dunia sehingga dapat meningkatkan kreativitas dan apresiasi seni<\/li>\n<li>Manfaat ekonomi: multikulturalisme dapat membuka peluang kerjasama dan perdagangan antara berbagai kelompok kebudayaan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan ekonomi<\/li>\n<li>Manfaat politik: multikulturalisme dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa serta menjaga kedaulatan dan integritas nasional<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) \u221a Multikulturalisme: Pengertian, Jenis, Unsur, Faktor, dan Contoh. https:\/\/www.yuksinau.id\/pengertian-multikulturalisme\/.<br \/>\n(2) Multikulturalisme &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Multikulturalisme.<br \/>\n(3) Multikulturalisme: Definisi, Jenis, dan Penerapannya &#8211; KOMPAS.com. https:\/\/nasional.kompas.com\/read\/2022\/02\/28\/00000081\/multikulturalisme&#8211;definisi-jenis-dan-penerapannya.<br \/>\n(4) Masyarakat Multikultural &#8211; Pengertian, Ciri, Manfaat Dan Contoh. https:\/\/www.dosenpendidikan.co.id\/masyarakat-multikultural\/.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Kebudayaan Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar. Kebudayaan mencakup berbagai aspek&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-35999","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35999","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35999"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35999\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35999"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35999"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35999"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}