{"id":35975,"date":"2023-07-07T15:41:30","date_gmt":"2023-07-07T08:41:30","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=35975"},"modified":"2023-07-07T15:41:30","modified_gmt":"2023-07-07T08:41:30","slug":"diferensiasi-sosial-pengertian-jenis-bentuk-contoh-dan-dampak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/diferensiasi-sosial-pengertian-jenis-bentuk-contoh-dan-dampak\/","title":{"rendered":"Diferensiasi Sosial: Pengertian, Jenis, Bentuk, Contoh dan Dampak"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/diferensiasi-sosial-pengertian-jenis-bentuk-contoh-dan-dampak\/#Jenis-Jenis_Diferensiasi_Sosial\" >Jenis-Jenis Diferensiasi Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/diferensiasi-sosial-pengertian-jenis-bentuk-contoh-dan-dampak\/#Bentuk-Bentuk_Diferensiasi_Sosial\" >Bentuk-Bentuk Diferensiasi Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/diferensiasi-sosial-pengertian-jenis-bentuk-contoh-dan-dampak\/#Contoh-Contoh_Diferensiasi_Sosial\" >Contoh-Contoh Diferensiasi Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/diferensiasi-sosial-pengertian-jenis-bentuk-contoh-dan-dampak\/#Dampak_Diferensiasi_Sosial\" >Dampak Diferensiasi Sosial<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Diferensiasi sosial adalah perbedaan pada anggota masyarakat secara horizontal. Pembeda ini masih memiliki derajat maupun tingkatan yang sama.\u00a0Contohnya seperti perbedaan yang ada pada masyarakat yang didasarkan pada perbedaan ras, suku bangsa, agama, jenis kelamin, etnis maupun pekerjaannya<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup>.\u00a0Diferensiasi sosial terjadi karena seorang individu maupun kelompok secara biologis maupun fisiknya berbeda sejak awal mula keberadaannya dan sudah dibedakan melalui keturunan<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<p>Diferensiasi sosial memiliki ciri-ciri atau pembeda yang terbagi menjadi tiga yaitu ciri fisik, ciri sosial serta ciri budaya<sup>1<\/sup>. Ciri fisik pada diferensiasi sosial merupakan ciri yang berhubungan dengan ras, warna kulit, warna mata, bentuk rambut, bentuk hidung dan lain sebagainya. Ciri sosial pada diferensiasi sosial merupakan ciri yang berhubungan dengan status, peran, kedudukan, kekuasaan dan prestise dalam masyarakat.\u00a0Ciri budaya pada diferensiasi sosial merupakan ciri yang berhubungan dengan bahasa, agama, adat istiadat, kesenian dan lain sebagainya<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Diferensiasi_Sosial\"><\/span>Jenis-Jenis Diferensiasi Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Menurut sosiolog Kaare Svalastoga, diferensiasi sosial dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu<sup>2<\/sup>:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Diferensiasi tingkatan<\/strong>\u00a0(rank differentiation) muncul karena ketimpangan penyaluran barang atau jasa di suatu daerah. Hal ini menyebabkan barang atau jasa memiliki perbedaan harga. Perbedaan harga itu terjadi karena penyalurannya harus melalui berbagai tangan untuk sampai ke tujuan.<\/li>\n<li><strong>Diferensiasi fungsional<\/strong>\u00a0(functional differentiation) atau pembagian kerja yang muncul karena orang melakukan pekerjaan yang berlainan. Hal ini bisa dilihat di suatu lembaga sosial. Ada perbedaan pembagian kerja yang menyebabkan setiap orang harus melaksanakan kewajiban sesuai fungsi masing-masing.<\/li>\n<li><strong>Diferensiasi kultural<\/strong>\u00a0(cultural differentiation) muncul karena aturan berperilaku yang tepat berbeda menurut situasi tertentu. Hal ini juga disebut dengan norma yang bertujuan mengatur ketertiban masyarakat, yang mungkin berbeda di setiap daerah.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bentuk-Bentuk_Diferensiasi_Sosial\"><\/span>Bentuk-Bentuk Diferensiasi Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Masyarakat pada dasarnya bisa dibedakan atau terdiferensiasi menurut berbagai kriteria, seperti dari ciri fisiologis atau ciri kebudayaan.\u00a0Beberapa bentuk diferensiasi sosial biasanya dilihat dari perbedaan ras, agama, pekerjaan, jenis kelamin, dan kebudayaan<sup>2<\/sup>. Berikut adalah tabel yang menjelaskan bentuk-bentuk diferensiasi sosial beserta contohnya:<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Bentuk Diferensiasi Sosial<\/th>\n<th>Contoh<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Ras<\/td>\n<td>Australoid, Mongoloid, Kaukasoid, Negroid<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Agama<\/td>\n<td>Islam, Kristen, Hindu, Budha<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Pekerjaan<\/td>\n<td>Guru, Dokter, Petani, Tukang<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Jenis Kelamin<\/td>\n<td>Laki-laki, Perempuan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Kebudayaan<\/td>\n<td>Jawa, Sunda, Bali, Batak<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh-Contoh_Diferensiasi_Sosial\"><\/span>Contoh-Contoh Diferensiasi Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menemukan contoh-contoh diferensiasi sosial di sekitar kita.\u00a0Berikut adalah beberapa contoh diferensiasi sosial yang umum terjadi<sup>3<\/sup>:<\/p>\n<ul>\n<li>Di sekolah kita bisa melihat adanya perbedaan jenis kelamin antara siswa laki-laki dan siswa perempuan. Perbedaan ini tidak mempengaruhi prestasi belajar maupun hubungan antara siswa.<\/li>\n<li>Di kantor kita bisa melihat adanya perbedaan pekerjaan antara manajer, sekretaris, akuntan, dan lain sebagainya. Perbedaan ini menunjukkan adanya pembagian kerja yang sesuai dengan kualifikasi dan tanggung jawab masing-masing.<\/li>\n<li>Di masyarakat kita bisa melihat adanya perbedaan agama antara orang Islam, Kristen, Hindu, Budha, dan lain sebagainya. Perbedaan ini tidak menghalangi orang untuk saling menghormati dan toleran terhadap keyakinan orang lain.<\/li>\n<li>Di negara kita kita bisa melihat adanya perbedaan ras antara orang pribumi, Tionghoa, Arab, India, dan lain sebagainya. Perbedaan ini tidak mengurangi rasa nasionalisme dan persatuan sebagai bangsa Indonesia.<\/li>\n<li>Di dunia kita bisa melihat adanya perbedaan kebudayaan antara orang Jawa, Sunda, Bali, Batak, dan lain sebagainya. Perbedaan ini menunjukkan adanya keragaman yang kaya dan unik yang bisa saling belajar dan menghargai.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dampak_Diferensiasi_Sosial\"><\/span>Dampak Diferensiasi Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Diferensiasi sosial memiliki dampak positif maupun negatif bagi masyarakat.\u00a0Dampak positif dari diferensiasi sosial adalah<sup>4<\/sup>:<\/p>\n<ul>\n<li>Meningkatkan kerjasama dan solidaritas antara anggota masyarakat yang berbeda.<\/li>\n<li>Mendorong perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang beragam dan inovatif.<\/li>\n<li>Menumbuhkan rasa saling menghargai dan menghormati perbedaan yang ada.<\/li>\n<li>Menjaga kelestarian budaya dan identitas masing-masing kelompok sosial.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dampak negatif dari diferensiasi sosial adalah<sup>4<\/sup>:<\/p>\n<ul>\n<li>Menimbulkan konflik dan perselisihan antara anggota masyarakat yang berbeda.<\/li>\n<li>Menyebabkan diskriminasi dan ketidakadilan sosial terhadap kelompok minoritas atau tertindas.<\/li>\n<li>Mengancam persatuan dan kesatuan bangsa karena adanya rasa superioritas atau inferioritas.<\/li>\n<li>Menyulitkan integrasi sosial dan komunikasi antarbudaya.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Diferensiasi Sosial: Pengertian, Contoh Diferensiasi Sosial, Ciri &#8230;. https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/diferensiasi-sosial\/.<br \/>\n(2) Diferensiasi Sosial: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Bentuknya &#8211; detikcom. https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-5550552\/diferensiasi-sosial-pengertian-jenis-jenis-dan-bentuknya.<br \/>\n(3) Diferensiasi Sosial, Cara Mengelompokkan Anggota Masyarakat. https:\/\/www.cermati.com\/artikel\/diferensiasi-sosial-cara-mengelompokkan-anggota-masyarakat.<br \/>\n(4) 7 Pengertian Diferensiasi Sosial Menurut Para Ahli &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/skola\/read\/2022\/12\/28\/140000169\/7-pengertian-diferensiasi-sosial-menurut-para-ahli.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diferensiasi sosial adalah perbedaan pada anggota masyarakat secara horizontal. Pembeda ini masih memiliki derajat maupun tingkatan yang sama.\u00a0Contohnya seperti perbedaan yang ada pada masyarakat yang&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-35975","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35975","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35975"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35975\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35975"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35975"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35975"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}