{"id":35953,"date":"2023-07-07T15:14:26","date_gmt":"2023-07-07T08:14:26","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=35953"},"modified":"2023-07-07T15:14:26","modified_gmt":"2023-07-07T08:14:26","slug":"integrasi-sosial-pengertian-syarat-bentuk-faktor-dan-prosesnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/integrasi-sosial-pengertian-syarat-bentuk-faktor-dan-prosesnya\/","title":{"rendered":"Integrasi Sosial : Pengertian, Syarat, Bentuk, Faktor dan Prosesnya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/integrasi-sosial-pengertian-syarat-bentuk-faktor-dan-prosesnya\/#Pengertian_Integrasi_Sosial_Menurut_Para_Ahli\" >Pengertian Integrasi Sosial Menurut Para Ahli<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/integrasi-sosial-pengertian-syarat-bentuk-faktor-dan-prosesnya\/#Syarat-syarat_Integrasi_Sosial\" >Syarat-syarat Integrasi Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/integrasi-sosial-pengertian-syarat-bentuk-faktor-dan-prosesnya\/#Bentuk-bentuk_Integrasi_Sosial\" >Bentuk-bentuk Integrasi Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/integrasi-sosial-pengertian-syarat-bentuk-faktor-dan-prosesnya\/#Faktor_Pendorong_Integrasi_Sosial\" >Faktor Pendorong Integrasi Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/integrasi-sosial-pengertian-syarat-bentuk-faktor-dan-prosesnya\/#Proses_Integrasi_Sosial\" >Proses Integrasi Sosial<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Integrasi sosial adalah proses penyesuaian unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi<sup>1<\/sup>\u00a0Integrasi sosial merupakan sebuah fenomena sosial yang terjadi karena adanya sebuah proses sosial. Terlebih yang berkaitan dengan perbedaan unsur, seperti emosional, budaya, perilaku, dan juga keinginan.\u00a0Dimana akhirnya hal tersebut akan menimbulkan aspek masalah sosial<sup>2<\/sup><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Integrasi_Sosial_Menurut_Para_Ahli\"><\/span>Pengertian Integrasi Sosial Menurut Para Ahli<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Beberapa ahli telah memberikan definisi integrasi sosial dari berbagai sudut pandang, antara lain:<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Nama Ahli<\/th>\n<th>Definisi<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Gillin<\/td>\n<td>Integrasi sosial adalah suatu proses penyesuaian di antara unsur-unsur sosial yang saling berbeda, seperti norma, nilai, pranata, sistem religi, dan peranan sosial yang menghasilkan suatu pola kehidupan yang sesuai serta serasi dengan fungsinya bagi suatu masyarakat<sup>3<\/sup><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Soerjono Soekanto<\/td>\n<td>Integrasi sosial adalah proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi<sup>4<\/sup><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Hendropuspito<\/td>\n<td>Integrasi sosial adalah proses pengembangan masyarakat dimana segenap kelompok bangsa dan etnik dapat menolong Tuhan secara bersama-sama dalam kehidupan internasional, agama, budaya, dan ekonomi<sup>4<\/sup><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Paul B. Horton<\/td>\n<td>Integrasi sosial adalah suatu proses dimana anggota-anggota masyarakat saling bergantung satu sama lain dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka<sup>4<\/sup><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Syarat-syarat_Integrasi_Sosial\"><\/span>Syarat-syarat Integrasi Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Agar integrasi sosial dapat terwujud dalam kehidupan masyarakat, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Memiliki rasa saling membutuhkan antar sesama masyarakat<\/li>\n<li>Nilai dan norma harus dijalankan secara konsisten<\/li>\n<li>Nilai dan norma diraih melalui kesepakatan bersama<\/li>\n<li>Adanya toleransi<\/li>\n<li>Memiliki kesadaran diri sebagai makhluk sosial<\/li>\n<li>Mempunyai visi dan misi yang sama\u00a0<sup>2<\/sup><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bentuk-bentuk_Integrasi_Sosial\"><\/span>Bentuk-bentuk Integrasi Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Integrasi sosial dapat terjadi dalam berbagai bentuk, tergantung pada faktor-faktor yang mempengaruhinya. Beberapa bentuk integrasi sosial adalah:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Integrasi normatif<\/strong>, yaitu integrasi yang didasarkan pada kesepakatan bersama terhadap nilai-nilai dasar yang berlaku dalam masyarakat.<\/li>\n<li><strong>Integrasi fungsional<\/strong>, yaitu integrasi yang didasarkan pada ketergantungan fungsional antara berbagai kelompok atau individu dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka.<\/li>\n<li><strong>Integrasi koersif<\/strong>, yaitu integrasi yang didasarkan pada paksaan atau ancaman dari pihak yang berkuasa terhadap pihak yang lemah atau tunduk<sup>2<\/sup><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Faktor_Pendorong_Integrasi_Sosial\"><\/span>Faktor Pendorong Integrasi Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Beberapa faktor yang dapat mendorong terjadinya integrasi sosial dalam masyarakat adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Homogenitas kelompok<\/li>\n<li>Jumlah anggota<\/li>\n<li>Mobilitas geografis<\/li>\n<li>Efektivitas komunikasi<\/li>\n<li>Sikap toleransi dan saling membutuhkan\u00a0<sup>2<\/sup><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Proses_Integrasi_Sosial\"><\/span>Proses Integrasi Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Integrasi sosial tidak terjadi secara instan, melainkan melalui beberapa tahap atau proses, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Akulturasi<\/strong>, yaitu proses penyesuaian budaya antara kelompok-kelompok yang berbeda sehingga terjadi pertukaran atau penerimaan unsur budaya baru.<\/li>\n<li><strong>Asimilasi<\/strong>, yaitu proses penyatuan budaya antara kelompok-kelompok yang berbeda sehingga terjadi peleburan atau penghilangan unsur budaya asli.<\/li>\n<li><strong>Akomodasi<\/strong>, yaitu proses penyelesaian konflik antara kelompok-kelompok yang berbeda sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan damai<sup>2<\/sup><\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Integrasi sosial &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Integrasi_sosial.<br \/>\n(2) Pengertian Integrasi Sosial: Syarat, Bentuk, dan Faktor Pengaruhnya. https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/integrasi-sosial\/.<br \/>\n(3) Syarat Terwujudnya Integrasi Sosial dalam Kehidupan Masyarakat &#8211; detikcom. https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-5805832\/syarat-terwujudnya-integrasi-sosial-dalam-kehidupan-masyarakat.<br \/>\n(4) Pengertian Integrasi Sosial, Faktor, dan Bentuk-bentuknya &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/skola\/read\/2022\/08\/23\/160000769\/pengertian-integrasi-sosial-faktor-dan-bentuk-bentuknya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Integrasi sosial adalah proses penyesuaian unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi1\u00a0Integrasi sosial merupakan sebuah fenomena&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"default","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-35953","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35953","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35953"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35953\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35953"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35953"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35953"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}