{"id":35761,"date":"2023-06-28T22:46:03","date_gmt":"2023-06-28T15:46:03","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=35761"},"modified":"2023-06-28T22:46:03","modified_gmt":"2023-06-28T15:46:03","slug":"cara-mengatasi-bau-daging-kambing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/cara-mengatasi-bau-daging-kambing\/","title":{"rendered":"Cara Mengatasi Bau Daging Kambing"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/cara-mengatasi-bau-daging-kambing\/#1_Memisahkan_Lemak_Daging_Kambing\" >1. Memisahkan Lemak Daging Kambing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/cara-mengatasi-bau-daging-kambing\/#2_Mencuci_Daging_Kambing\" >2. Mencuci Daging Kambing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/cara-mengatasi-bau-daging-kambing\/#3_Melumuri_Daging_Kambing_dengan_Bumbu_atau_Garam\" >3. Melumuri Daging Kambing dengan Bumbu atau Garam<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/cara-mengatasi-bau-daging-kambing\/#4_Merendam_Daging_Kambing_dengan_Cairan_Asam_atau_Susu\" >4. Merendam Daging Kambing dengan Cairan Asam atau Susu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/cara-mengatasi-bau-daging-kambing\/#5_Merebus_Daging_Kambing_dengan_Kacang_Hijau\" >5. Merebus Daging Kambing dengan Kacang Hijau<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/cara-mengatasi-bau-daging-kambing\/#6_Menambahkan_Rempah-Rempah_saat_Memasak\" >6. Menambahkan Rempah-Rempah saat Memasak<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Daging kambing merupakan salah satu jenis daging yang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia, terutama saat perayaan Idul Adha. Namun, daging kambing juga memiliki bau khas atau bau prengus yang bagi sebagian orang dapat mengurangi selera makan. Bau prengus ini disebabkan oleh senyawa karbonil dan asam-asam lemak yang terdapat dalam daging kambing<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<p>Untuk mengatasi masalah ini, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan atau mengurangi bau prengus pada daging kambing sebelum dimasak. Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda coba:<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Memisahkan_Lemak_Daging_Kambing\"><\/span>1. Memisahkan Lemak Daging Kambing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Salah satu sumber bau prengus pada daging kambing adalah lemaknya. Oleh karena itu, sebelum memasak, Anda dapat memotong dan memisahkan bagian lemaknya dari daging.\u00a0Hal ini dapat mengurangi bau prengus sekaligus membuat daging lebih sehat<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mencuci_Daging_Kambing\"><\/span>2. Mencuci Daging Kambing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Mencuci daging kambing juga penting untuk menjamin kebersihannya, terutama jika daging tersebut berasal dari hewan kurban yang dipotong di tempat umum.\u00a0Anda dapat mencuci daging kambing dengan air mengalir hingga bersih dan tidak ada sisa darah atau kotoran yang menempel<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Melumuri_Daging_Kambing_dengan_Bumbu_atau_Garam\"><\/span>3. Melumuri Daging Kambing dengan Bumbu atau Garam<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Bumbu-bumbu seperti jahe, cengkeh, kayu manis, bubuk kari, atau lada dapat membantu menghilangkan bau prengus pada daging kambing sekaligus memberi rasa dan aroma yang sedap.\u00a0Anda dapat melumuri daging kambing dengan bumbu-bumbu tersebut dan diamkan selama beberapa menit sebelum dimasak<sup>4<\/sup>.<\/p>\n<p>Selain bumbu, Anda juga dapat melumuri daging kambing dengan garam. Garam dapat berfungsi sebagai pengawet alami dan juga dapat menghilangkan sisa darah pada daging.\u00a0Anda dapat memijat-mijat daging kambing dengan garam pada setiap sisinya dan diamkan selama satu jam sebelum dimasak<sup>4<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Merendam_Daging_Kambing_dengan_Cairan_Asam_atau_Susu\"><\/span>4. Merendam Daging Kambing dengan Cairan Asam atau Susu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Cairan asam seperti jeruk nipis, jeruk limau, atau cuka juga dapat digunakan untuk menghilangkan bau prengus pada daging kambing. Cairan asam ini dapat bekerja dengan baik untuk menghilangkan bau sekaligus menambah sedikit rasa pada daging.\u00a0Anda dapat merendam daging kambing dalam cairan asam selama 30 menit hingga satu jam sebelum dimasak<sup>5<\/sup>.<\/p>\n<p>Selain cairan asam, Anda juga dapat merendam daging kambing dengan susu. Susu tidak hanya dapat menghilangkan bau prengus, tetapi juga dapat membuat daging lebih empuk dan lembut.\u00a0Anda dapat merendam daging kambing dalam susu selama satu jam hingga semalaman sebelum dimasak<sup>5<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Merebus_Daging_Kambing_dengan_Kacang_Hijau\"><\/span>5. Merebus Daging Kambing dengan Kacang Hijau<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kacang hijau juga dipercaya dapat menghilangkan bau prengus pada daging kambing karena memiliki sifat antioksidan yang dapat menetralkan senyawa penyebab bau. Anda dapat merebus daging kambing dengan kacang hijau dengan perbandingan 5 gram kacang hijau untuk setiap 1 kg daging kambing.\u00a0Rebus selama kurang lebih 15 menit, kemudian angkat dan tiriskan daging untuk diolah<sup>4<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Menambahkan_Rempah-Rempah_saat_Memasak\"><\/span>6. Menambahkan Rempah-Rempah saat Memasak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Selain melumuri atau merendam daging kambing sebelum dimasak, Anda juga dapat menambahkan rempah-rempah saat memasak untuk menghilangkan bau prengus. Rempah-rempah seperti daun salam, daun jeruk, serai, lengkuas, atau daun pandan dapat memberikan aroma yang harum dan menyegarkan pada daging kambing. Anda dapat menambahkan rempah-rempah ini saat merebus, menggoreng, atau mengungkep daging kambing sesuai dengan resep yang Anda inginkan.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) 5 Cara Menghilangkan Bau Daging Kambing dan Sapi, Dijamin Nggak Prengus Lagi. https:\/\/surakarta.suara.com\/read\/2023\/06\/28\/193858\/5-cara-menghilangkan-bau-daging-kambing-dan-sapi-dijamin-nggak-prengus-lagi.<br \/>\n(2) 6 Cara Menghilangkan Bau Daging Kambing Sebelum Dimasak. https:\/\/tirto.id\/6-cara-menghilangkan-bau-daging-kambing-sebelum-dimasak-gMnu.<br \/>\n(3) 7 Cara Menghilangkan Bau Kambing di Rumah Setelah Idul Adha. https:\/\/tirto.id\/7-cara-menghilangkan-bau-kambing-di-rumah-setelah-idul-adha-gMrP.<br \/>\n(4) 10 Cara Menghilangkan Bau Daging Kambing, Cepat dan Anti Ribet! &#8211; detikFood. https:\/\/food.detik.com\/info-kuliner\/d-6795948\/10-cara-menghilangkan-bau-daging-kambing-cepat-dan-anti-ribet.<br \/>\n(5) 7 Cara Menghilangkan Bau Prengus Daging Kambing, Jangan Dicuci &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/sains\/read\/2021\/07\/20\/100200523\/7-cara-menghilangkan-bau-prengus-daging-kambing-jangan-dicuci.<br \/>\n(6) Bisa Dicoba, 7 Cara Jitu Hilangkan Bau Prengus Daging Kambing &#8211; detikcom. https:\/\/www.detik.com\/jateng\/kuliner\/d-6171250\/bisa-dicoba-7-cara-jitu-hilangkan-bau-prengus-daging-kambing.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Daging kambing merupakan salah satu jenis daging yang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia, terutama saat perayaan Idul Adha. Namun, daging kambing juga memiliki bau khas&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-35761","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35761","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35761"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35761\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35761"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35761"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35761"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}