{"id":35618,"date":"2023-06-24T08:21:52","date_gmt":"2023-06-24T01:21:52","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=35618"},"modified":"2023-06-24T08:21:52","modified_gmt":"2023-06-24T01:21:52","slug":"berapa-jatah-daging-kurban-untuk-orang-yang-berkurban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/berapa-jatah-daging-kurban-untuk-orang-yang-berkurban\/","title":{"rendered":"Berapa Jatah Daging Kurban untuk Orang yang Berkurban?"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/berapa-jatah-daging-kurban-untuk-orang-yang-berkurban\/#Jatah_Daging_Kurban_untuk_Orang_yang_Berkurban\" >Jatah Daging Kurban untuk Orang yang Berkurban<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/berapa-jatah-daging-kurban-untuk-orang-yang-berkurban\/#Aturan_Pembagian_Daging_Kurban\" >Aturan Pembagian Daging Kurban<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Kurban adalah salah satu ibadah yang dilakukan oleh umat Islam pada hari raya Idul Adha. Kurban berarti menyembelih hewan ternak tertentu dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mendistribusikan dagingnya kepada orang-orang yang berhak menerimanya. Hewan yang boleh dikurbankan adalah unta, sapi, kerbau, kambing, dan domba.<\/p>\n<p>Salah satu pertanyaan yang sering muncul terkait kurban adalah berapa jatah daging kurban untuk orang yang berkurban? Apakah boleh memakan daging kurban sendiri atau harus disedekahkan semuanya? Bagaimana aturan pembagian daging kurban sesuai syariat Islam?<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jatah_Daging_Kurban_untuk_Orang_yang_Berkurban\"><\/span>Jatah Daging Kurban untuk Orang yang Berkurban<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Menurut ketentuan syara\u2019, ada beberapa orang yang berhak menerima daging kurban, yaitu pekurban atau sohibul kurban, tetangga sekitar, teman dan kerabat, serta fakir miskin. Namun, orang yang berkurban memiliki jatah tersendiri untuk mengonsumsinya.<\/p>\n<p>Dalam surat Al Hajj ayat 36, Allah SWT berfirman:<\/p>\n<p>\u0641\u064e\u0643\u064f\u0644\u064f\u0648\u0627 \u0645\u0650\u0646\u0652\u0647\u0627 \u0648\u064e\u0623\u064e\u0637\u0652\u0639\u0650\u0645\u064f\u0648\u0627 \u0627\u0644\u0652\u0642\u0627\u0646\u0650\u0639\u064e \u0648\u064e\u0627\u0644\u0652\u0645\u064f\u0639\u0652\u062a\u064e\u0631\u0651\u064e \u0643\u064e\u0630\u0644\u0650\u0643\u064e \u0633\u064e\u062e\u0651\u064e\u0631\u0652\u0646\u0627\u0647\u0627 \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0644\u064e\u0639\u064e\u0644\u0651\u064e\u0643\u064f\u0645\u0652 \u062a\u064e\u0634\u0652\u0643\u064f\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e<\/p>\n<p>Artinya: \u201cMaka makanlah sebagiannya dan berilah makan pada orang yang merasa cukup dengan apa yang ada padanya (tidak meminta-minta) dan pada orang yang meminta-minta. Demikianlah kami tundukkan (unta-unta itu) untukmu agar kamu bersyukur\u201d<\/p>\n<p>Berdasarkan ayat di atas, mengonsumsi daging kurban bahkan menjadi perintah bagi pelaku kurban itu sendiri. Maksud perintah disini ialah anjuran, bukan kewajiban. Karenanya, sunnah bagi yang berkurban untuk memakan daging hewan kurbannya dengan tujuan mengharap berkah atau tabarruk.<\/p>\n<p>Ulama mazhab Hanafi sendiri mengizinkan pekurban memakan daging hewan yang dikurbankan secara sukarela, seperti dikutip dari Fiqhul Islam wa Adillatuhu Juz 4 susunan Prof Wahbah Az-Zuhaili<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<p>Secara umum, jatah bagi orang yang berkurban ialah tidak lebih dari\u00a0<strong>1\/3 bagian<\/strong>.\u00a0Dijelaskan dalam buku 33 Tanya Jawab Seputar Qurban susunan H Abdul Somad Lc MA nantinya daging kurban dibagi menjadi 3 bagian, yaitu\u00a0<strong>1\/3 untuk sohibul kurban dan keluarganya<\/strong>,\u00a0<strong>1\/3 lainnya untuk tetangga<\/strong>, dan\u00a0<strong>1\/3-nya untuk fakir miskin<\/strong><sup>2<\/sup>.<\/p>\n<p>Dalam sebuah hadits disebutkan juga terkait jatah bagi pekurban:<\/p>\n<p>\u201cRasulullah SAW memberikan (daging kurban) kepada keluarganya sebanyak sepertiga, untuk para tetangganya yang fakir sebanyak sepertiga dan untuk orang-orang yang meminta sebanyak sepertiga,\u201d (HR Abu Musa al-Ashfahani)<sup>1<\/sup><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Aturan_Pembagian_Daging_Kurban\"><\/span>Aturan Pembagian Daging Kurban<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Adapun, mengutip dari Panduan Qurban dari A sampai Z karya Ammi Nur Baits, ada beberapa cara untuk memanfaatkan daging hewan yang dikurbankan selain dikonsumsi oleh pekurban, salah satunya disedekahkan bagi yang membutuhkan.<\/p>\n<p>Selain itu, boleh juga disimpan untuk bahan makanan di lain hari, penyimpanan hanya boleh ketika terjadi musim paceklik atau krisis makanan. Dari Salamah bin Alwa Akwa, Nabi SAW bersabda:<\/p>\n<p>&#8220;Barangsiapa di antara kalian yang ebrkurban maka jangan sampai dia menjumpai Subuh hari ketiga sesudah hari raya sedangkan dagingnya masih tersisa walaupun sedikit,&#8221;<sup>2<\/sup><\/p>\n<p>Meski demikian, menukil dari Fiqih Sunnah 5 oleh Sayyid Sabiq, tidak diperbolehkan menjual daging kurban dalam Islam.\u00a0Orang yang berkurban hendaknya memakan sepertiga, menyedekahkan sepertiga, dan menyimpan sepertiga<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Ketentuan Jatah Daging bagi Orang yang Berkurban Sesuai &#8230; &#8211; detikcom. https:\/\/www.detik.com\/hikmah\/khazanah\/d-6797932\/stok-ketentuan-jatah-daging-bagi-orang-yang-berkurban-sesuai-syariat-islam.<br \/>\n(2) Berapa Jatah Daging Kurban untuk Yang Berkurban &amp; Aturan Pembagian. https:\/\/tirto.id\/berapa-jatah-daging-kurban-untuk-yang-berkurban-aturan-pembagian-ghLN.<br \/>\n(3) Bolehkah Memakan Daging Kurban Sendiri &amp; Berapa Jatah Maksimalnya?. https:\/\/tirto.id\/bolehkah-memakan-daging-kurban-sendiri-berapa-jatah-maksimalnya-fUod.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kurban adalah salah satu ibadah yang dilakukan oleh umat Islam pada hari raya Idul Adha. Kurban berarti menyembelih hewan ternak tertentu dengan niat mendekatkan diri&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"default","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[295],"class_list":["post-35618","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-islam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35618","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35618"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35618\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35618"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35618"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35618"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}