{"id":35535,"date":"2023-06-23T16:09:59","date_gmt":"2023-06-23T09:09:59","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=35535"},"modified":"2023-06-23T16:09:59","modified_gmt":"2023-06-23T09:09:59","slug":"apa-yang-harus-dilakukan-untuk-menjadi-guru-yang-baik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-yang-harus-dilakukan-untuk-menjadi-guru-yang-baik\/","title":{"rendered":"Apa yang Harus Dilakukan untuk Menjadi Guru yang Baik?"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-yang-harus-dilakukan-untuk-menjadi-guru-yang-baik\/#1_Memiliki_Kemampuan_Komunikasi_yang_Baik\" >1. Memiliki Kemampuan Komunikasi yang Baik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-yang-harus-dilakukan-untuk-menjadi-guru-yang-baik\/#2_Memiliki_dan_Menanamkan_Growth_Mindset\" >2. Memiliki dan Menanamkan Growth Mindset<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-yang-harus-dilakukan-untuk-menjadi-guru-yang-baik\/#3_Bertindak_sebagai_Panutan\" >3. Bertindak sebagai Panutan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-yang-harus-dilakukan-untuk-menjadi-guru-yang-baik\/#4_Tidak_Memiliki_Bias\" >4. Tidak Memiliki Bias<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-yang-harus-dilakukan-untuk-menjadi-guru-yang-baik\/#5_Terus_Belajar_dan_Berkembang\" >5. Terus Belajar dan Berkembang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-yang-harus-dilakukan-untuk-menjadi-guru-yang-baik\/#6_Selalu_Mendengarkan_dengan_Baik\" >6. Selalu Mendengarkan dengan Baik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-yang-harus-dilakukan-untuk-menjadi-guru-yang-baik\/#7_Memberikan_Keteladanan_Baik\" >7. Memberikan Keteladanan Baik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-yang-harus-dilakukan-untuk-menjadi-guru-yang-baik\/#8_Membangun_Komunikasi_dengan_Siswa\" >8. Membangun Komunikasi dengan Siswa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-yang-harus-dilakukan-untuk-menjadi-guru-yang-baik\/#9_Memiliki_Rencana_Mengajar_dengan_Baik\" >9. Memiliki Rencana Mengajar dengan Baik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/apa-yang-harus-dilakukan-untuk-menjadi-guru-yang-baik\/#10_Menjadi_Motivator_sekaligus_Inspirator\" >10. Menjadi Motivator sekaligus Inspirator<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Guru adalah salah satu profesi yang sangat penting dan berpengaruh dalam dunia pendidikan. Guru tidak hanya bertugas untuk mengajar materi pelajaran, tetapi juga membimbing dan mengembangkan potensi murid-muridnya. Oleh karena itu, menjadi guru yang baik bukanlah hal yang mudah. Ada beberapa kualifikasi dan keterampilan yang perlu dimiliki oleh seorang guru yang baik. Berikut adalah beberapa tips dan cara menjadi guru yang baik, profesional, dan disayangi murid.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Memiliki_Kemampuan_Komunikasi_yang_Baik\"><\/span>1. Memiliki Kemampuan Komunikasi yang Baik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kemampuan komunikasi yang baik adalah salah satu syarat utama untuk menjadi guru yang baik. Seorang guru harus mampu berkomunikasi secara verbal, nonverbal, maupun tertulis dengan efektif dan jelas. Dengan begitu, guru dapat menyampaikan materi pembelajaran dengan baik, mengetahui kebutuhan dan kesulitan murid-muridnya, serta memberikan umpan balik yang konstruktif. Selain itu, kemampuan komunikasi yang baik juga memungkinkan guru untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan murid-muridnya, orang tua murid, dan rekan-rekan kerjanya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Memiliki_dan_Menanamkan_Growth_Mindset\"><\/span>2. Memiliki dan Menanamkan Growth Mindset<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Growth mindset adalah sikap mental yang percaya bahwa kemampuan dan kecerdasan dapat berkembang melalui usaha dan pembelajaran. Seorang guru yang memiliki growth mindset tidak akan mudah menyerah atau merasa minder ketika menghadapi tantangan atau kegagalan dalam pekerjaannya. Sebaliknya, ia akan berusaha untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas dirinya sebagai guru. Selain itu, seorang guru yang memiliki growth mindset juga akan mendorong dan membantu murid-muridnya untuk memiliki sikap yang sama. Ia tidak akan bersikap judgmental atau membatasi potensi murid-muridnya, tetapi akan memberikan motivasi dan inspirasi agar mereka dapat belajar dengan senang hati dan percaya diri.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Bertindak_sebagai_Panutan\"><\/span>3. Bertindak sebagai Panutan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Seorang guru yang baik harus bisa bertindak sebagai panutan bagi murid-muridnya. Hal ini berarti bahwa guru tidak hanya mengajarkan kebiasaan, sikap, dan perilaku yang baik kepada murid-muridnya, tetapi juga menjalankannya dalam keseharian. Sebagai contoh, seorang guru yang baik harus selalu datang tepat waktu ke sekolah, menghormati orang lain, menjaga kebersihan lingkungan, dan sebagainya. Dengan demikian, murid-murid akan melihat dan meniru contoh positif dari gurunya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Tidak_Memiliki_Bias\"><\/span>4. Tidak Memiliki Bias<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Bias adalah prasangka atau pandangan subjektif terhadap sesuatu atau seseorang tanpa didasarkan pada fakta atau bukti. Seorang guru yang baik harus bisa menghindari bias dalam pekerjaannya. Hal ini karena sebagai guru, ia akan mengajar murid-murid yang memiliki latar belakang, karakteristik, dan kemampuan yang berbeda-beda. Seorang guru harus bisa melakukan penilaian secara objektif dan bersikap adil terhadap semua muridnya tanpa membeda-bedakan atau memihak kepada siapa pun. Dengan begitu, ia dapat menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif bagi semua muridnya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Terus_Belajar_dan_Berkembang\"><\/span>5. Terus Belajar dan Berkembang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Seorang guru yang baik harus memiliki semangat belajar sepanjang hayat. Ia tidak boleh merasa puas atau mengetahui segala hal tentang bidang keilmuannya atau profesinya. Sebaliknya, ia harus terus mau belajar hal-hal baru yang dapat meningkatkan kualitas dirinya sebagai guru. Misalnya, ia dapat memperdalam pengetahuannya tentang materi pelajaran, mencari dan menggunakan metode mengajar yang mudah dan menyenangkan, menerapkan teknologi dalam pembelajaran, dan sebagainya. Dengan terus belajar dan berkembang, seorang guru dapat mengikuti perkembangan zaman dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada murid-muridnya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Selalu_Mendengarkan_dengan_Baik\"><\/span>6. Selalu Mendengarkan dengan Baik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kualifikasi guru yang baik lainnya adalah selalu mendengarkan dengan baik, baik itu kepada murid-muridnya, orang tua murid, maupun rekan-rekan kerjanya. Mendengarkan dengan baik berarti memberikan perhatian penuh, empati, dan respon yang sesuai kepada orang yang berbicara. Dengan mendengarkan dengan baik, seorang guru dapat mengetahui masalah, harapan, atau saran yang disampaikan oleh orang lain. Selain itu, mendengarkan dengan baik juga dapat menunjukkan rasa hormat dan menghargai orang lain.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Memberikan_Keteladanan_Baik\"><\/span>7. Memberikan Keteladanan Baik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Seorang guru yang baik tidak hanya mengajar materi pelajaran, tetapi juga memberikan keteladanan baik kepada murid-muridnya. Keteladanan baik berarti menunjukkan sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai moral dan etika. Sebagai contoh, seorang guru yang baik harus jujur, bertanggung jawab, sopan santun, toleran, dan sebagainya. Dengan memberikan keteladanan baik, seorang guru dapat membentuk karakter dan kepribadian murid-muridnya menjadi lebih baik.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Membangun_Komunikasi_dengan_Siswa\"><\/span>8. Membangun Komunikasi dengan Siswa<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Seorang guru yang baik harus bisa membangun komunikasi yang baik dengan siswa-siswanya. Komunikasi yang baik berarti tidak hanya bersifat satu arah dari guru ke siswa, tetapi juga dua arah yang melibatkan partisipasi aktif dari siswa. Seorang guru harus bisa membuka ruang dialog dengan siswa-siswanya, misalnya dengan memberikan pertanyaan, diskusi, tanya jawab, atau feedback. Dengan demikian, guru dapat mengetahui pemahaman, minat, bakat, atau kesulitan siswa-siswanya dalam belajar. Selain itu, komunikasi yang baik juga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Memiliki_Rencana_Mengajar_dengan_Baik\"><\/span>9. Memiliki Rencana Mengajar dengan Baik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Seorang guru yang baik harus memiliki rencana mengajar dengan baik sebelum memasuki kelas. Rencana mengajar adalah dokumen yang berisi tujuan pembelajaran, materi pelajaran, metode mengajar, media pembelajaran, alokasi waktu, evaluasi pembelajaran, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan proses pembelajaran. Dengan memiliki rencana mengajar dengan baik, seorang guru dapat mengatur dan melaksanakan pembelajaran secara sistematis dan efektif. Selain itu, rencana mengajar juga dapat membantu guru untuk mengevaluasi hasil pembelajaran dan melakukan perbaikan jika diperlukan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Menjadi_Motivator_sekaligus_Inspirator\"><\/span>10. Menjadi Motivator sekaligus Inspirator<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Seorang guru yang baik harus bisa menjadi motivator sekaligus inspirator bagi murid-muridnya. Sebagai motivator, seorang guru harus bisa memberikan dorongan positif kepada murid-muridnya agar mereka dapat belajar dengan semangat dan antusias. Sebagai inspirator, seorang guru harus bisa memberikan teladan positif kepada murid-muridnya agar mereka dapat meniru sikap dan perilaku gurunya dalam belajar maupun hidup. Dengan menjadi motivator sekaligus inspirator, seorang guru dapat membantu murid-muridnya untuk mencapai potensi terbaik mereka.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Tips Cara Menjadi Guru Yang Baik, Profesional dan Disayangi Murid. https:\/\/www.kangdidik.com\/2019\/03\/tips-cara-menjadi-guru-yang-baik.html.<br \/>\n(2) Bagaimana Caranya Menjadi Guru yang Baik? &#8211; Ruangguru. https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-menjadi-guru-baik.<br \/>\n(3) 10 Cara Menjadi Guru yang Baik &amp; Temukan Potensi Muridnya &#8211; Glints. https:\/\/glints.com\/id\/lowongan\/cara-menjadi-guru-yang-baik\/.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Guru adalah salah satu profesi yang sangat penting dan berpengaruh dalam dunia pendidikan. Guru tidak hanya bertugas untuk mengajar materi pelajaran, tetapi juga membimbing dan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-35535","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35535","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35535"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35535\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35535"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35535"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35535"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}