{"id":35440,"date":"2023-06-20T21:33:09","date_gmt":"2023-06-20T14:33:09","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=35440"},"modified":"2023-06-20T21:33:09","modified_gmt":"2023-06-20T14:33:09","slug":"kapan-harta-gono-gini-dibagikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kapan-harta-gono-gini-dibagikan\/","title":{"rendered":"Kapan Harta Gono Gini Dibagikan?"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kapan-harta-gono-gini-dibagikan\/#Cara_Pembagian_Harta_Gono_Gini\" >Cara Pembagian Harta Gono Gini<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kapan-harta-gono-gini-dibagikan\/#Menurut_Undang-Undang\" >Menurut Undang-Undang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kapan-harta-gono-gini-dibagikan\/#Menurut_Hukum_Islam\" >Menurut Hukum Islam<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/kapan-harta-gono-gini-dibagikan\/#Kapan_Pembagian_Harta_Gono_Gini_Dilakukan\" >Kapan Pembagian Harta Gono Gini Dilakukan?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Harta gono gini adalah harta milik bersama dari suami dan istri yang mereka peroleh selama perkawinan. Harta gono gini bisa berupa benda yang dibeli bersama, uang yang diperoleh dari hasil usaha bersama, atau harta yang diberikan oleh orang lain kepada pasangan suami istri selama perkawinan berlangsung\u00b2\u00b3.<\/p>\n<p>Harta gono gini berbeda dengan harta bawaan dan harta masing-masing. Harta bawaan adalah harta yang dimiliki oleh suami atau istri sebelum menikah, seperti warisan, hibah, atau usaha sendiri\u00b2\u00b3. Harta masing-masing adalah harta yang diperoleh oleh suami atau istri selama perkawinan sebagai hadiah atau warisan untuk masing-masing, bukan atas usaha bersama\u00b2\u00b3.<\/p>\n<p>Harta gono gini menjadi penting untuk dibahas ketika terjadi perceraian antara suami dan istri. Menurut UU Perkawinan, harta gono gini harus dibagi secara adil antara kedua belah pihak\u00b2\u00b3. Namun, bagaimana cara dan kapan pembagian harta gono gini dilakukan?<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Pembagian_Harta_Gono_Gini\"><\/span>Cara Pembagian Harta Gono Gini<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Cara pembagian harta gono gini tergantung pada hukum yang berlaku bagi pasangan suami istri tersebut. Ada perbedaan antara pembagian harta gono gini menurut undang-undang dan menurut hukum Islam.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menurut_Undang-Undang\"><\/span>Menurut Undang-Undang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Menurut undang-undang, pembagian harta gono gini dilakukan dengan cara membagi harta yang ada menjadi dua bagian yang sama besar\u00b2\u2074. Jika ada sisa atau kelebihan, maka sisa atau kelebihan tersebut dibagi lagi secara adil\u00b2\u2074.<\/p>\n<p>Pembagian harta gono gini menurut undang-undang bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu:<\/p>\n<p>&#8211; Secara damai, yaitu dengan kesepakatan bersama antara suami dan istri mengenai pembagian harta gono gini. Kesepakatan tersebut harus dibuat secara tertulis dan ditandatangani oleh kedua belah pihak di hadapan pejabat yang berwenang\u00b2\u2074.<\/p>\n<p>&#8211; Secara paksa, yaitu dengan mengajukan permohonan pembagian harta gono gini ke pengadilan negeri yang berwenang. Permohonan tersebut harus disertai dengan bukti-bukti mengenai kepemilikan dan nilai harta gono gini. Pengadilan akan memeriksa dan memutuskan pembagian harta gono gini sesuai dengan ketentuan undang-undang\u00b2\u2074.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menurut_Hukum_Islam\"><\/span>Menurut Hukum Islam<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Menurut hukum Islam, pembagian harta gono gini dilakukan dengan cara membagi harta sesuai dengan kontribusi masing-masing pihak dalam memperoleh atau mengurus harta tersebut\u00b3\u2075. Jika kontribusi tidak bisa ditentukan secara pasti, maka pembagian dilakukan secara proporsional sesuai dengan keadaan dan kebutuhan masing-masing pihak\u00b3\u2075.<\/p>\n<p>Pembagian harta gono gini menurut hukum Islam juga bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu:<\/p>\n<p>&#8211; Secara damai, yaitu dengan kesepakatan bersama antara suami dan istri mengenai pembagian harta gono gini. Kesepakatan tersebut harus dibuat secara tertulis dan ditandatangani oleh kedua belah pihak di hadapan pejabat yang berwenang atau saksi-saksi yang adil\u00b3\u2075.<\/p>\n<p>&#8211; Secara paksa, yaitu dengan mengajukan permohonan pembagian harta gono gini ke pengadilan agama yang berwenang. Permohonan tersebut harus disertai dengan bukti-bukti mengenai kepemilikan dan nilai harta gono gini. Pengadilan akan memeriksa dan memutuskan pembagian harta gono gini sesuai dengan ketentuan hukum Islam\u00b3\u2075.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kapan_Pembagian_Harta_Gono_Gini_Dilakukan\"><\/span>Kapan Pembagian Harta Gono Gini Dilakukan?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kapan pembagian harta gono gini dilakukan tergantung pada cara pembagian yang dipilih oleh pasangan suami istri tersebut. Jika pembagian dilakukan secara damai, maka pembagian bisa dilakukan kapan saja sebelum atau sesudah perceraian, asalkan ada kesepakatan bersama antara kedua belah pihak\u00b2\u00b3.<\/p>\n<p>Namun, jika pembagian dilakukan secara paksa, maka pembagian harus dilakukan setelah perceraian resmi terjadi. Hal ini karena pengadilan hanya bisa memutuskan pembagian harta gono gini jika perkawinan sudah putus secara hukum\u00b2\u00b3.<\/p>\n<p>Demikianlah artikel tentang kapan harta gono gini dibagikan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang harta gono gini. Jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah lain seputar harta gono gini, Anda bisa berkonsultasi dengan ahli hukum keluarga yang berpengalaman di sini.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Harta Gono-Gini Setelah Bercerai &#8211; Hukumonline. https:\/\/www.hukumonline.com\/klinik\/a\/harta-gono-gini-setelah-bercerai-cl6045\/.<br \/>\n(2) Apa Itu Harta Gono Gini? Jenis, Pembagian, dan Contoh Suratnya. https:\/\/mekarisign.com\/id\/blog\/harta-gono-gini\/.<br \/>\n(3) Cara Pembagian Harta Gono Gini dan Penjelasan Lengkapnya &#8211; Rumah.com. https:\/\/www.rumah.com\/panduan-properti\/harta-gono-gini-42211.<br \/>\n(4) Harta Gono-gini dalam Islam \u2013 KonsultasiSyariah.com. https:\/\/konsultasisyariah.com\/14448-teka-teki-harta-gono-gini.html.<br \/>\n(5) Harta Gono-gini dalam Islam \u2013 KonsultasiSyariah.com. https:\/\/bing.com\/search?q=harta+gono+gini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Harta gono gini adalah harta milik bersama dari suami dan istri yang mereka peroleh selama perkawinan. Harta gono gini bisa berupa benda yang dibeli bersama,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-35440","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35440","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35440"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35440\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35440"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35440"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35440"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}