{"id":3483,"date":"2023-08-10T08:24:06","date_gmt":"2023-08-10T08:24:06","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=3483"},"modified":"2023-08-10T08:24:06","modified_gmt":"2023-08-10T08:24:06","slug":"upaya-upaya-menjaga-nilai-luhur-pancasila","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/upaya-upaya-menjaga-nilai-luhur-pancasila\/","title":{"rendered":"Upaya-upaya Menjaga Nilai Luhur Pancasila"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/upaya-upaya-menjaga-nilai-luhur-pancasila\/#Menerapkan_Nilai_Pancasila_dalam_Kehidupan_Sehari-hari\" >Menerapkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/upaya-upaya-menjaga-nilai-luhur-pancasila\/#Menjadikan_Nilai_Pancasila_sebagai_Pedoman_dalam_Bertindak_dan_Berperilaku\" >Menjadikan Nilai Pancasila sebagai Pedoman dalam Bertindak dan Berperilaku<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/upaya-upaya-menjaga-nilai-luhur-pancasila\/#Menerapkan_Nilai_Pancasila_dalam_Dunia_Pendidikan\" >Menerapkan Nilai Pancasila dalam Dunia Pendidikan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/upaya-upaya-menjaga-nilai-luhur-pancasila\/#Menolak_Tegas_Ajaran_atau_Paham_yang_Bertentangan_dengan_Nilai_Pancasila\" >Menolak Tegas Ajaran atau Paham yang Bertentangan dengan Nilai Pancasila<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Pancasila adalah dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia yang terdiri dari lima sila, yaitu: Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan\/perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila merupakan hasil perumusan dan kesepakatan para founding fathers bangsa ini yang menggambarkan cita-cita dan nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh seluruh rakyat Indonesia.<\/p>\n<p>Namun, di era globalisasi dan modernisasi saat ini, nilai-nilai Pancasila seringkali terancam oleh berbagai tantangan dan ancaman, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Beberapa contoh tantangan dan ancaman tersebut adalah: radikalisme, intoleransi, terorisme, korupsi, kemiskinan, ketimpangan sosial, degradasi lingkungan, pengaruh budaya asing, dan sebagainya. Oleh karena itu, diperlukan upaya-upaya untuk menjaga nilai luhur Pancasila agar tetap relevan dan bermanfaat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menerapkan_Nilai_Pancasila_dalam_Kehidupan_Sehari-hari\"><\/span>Menerapkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Salah satu upaya menjaga nilai luhur Pancasila adalah dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat dilakukan dengan cara:<\/p>\n<ul>\n<li>Mengamalkan ajaran agama atau kepercayaan yang dianut dengan tulus dan ikhlas, serta menghormati agama atau kepercayaan orang lain yang berbeda.<\/li>\n<li>Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dengan menghargai hak asasi manusia, menghindari diskriminasi, menolak kekerasan, dan membantu sesama yang membutuhkan.<\/li>\n<li>Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan mengedepankan semangat nasionalisme, patriotisme, gotong royong, dan Bhinneka Tunggal Ika.<\/li>\n<li>Menghormati sistem demokrasi dengan menggunakan hak dan kewajiban sebagai warga negara secara bertanggung jawab, serta menghargai pendapat dan aspirasi orang lain.<\/li>\n<li>Berpartisipasi dalam pembangunan nasional dengan berkontribusi sesuai dengan kemampuan dan potensi masing-masing, serta menuntut hak-hak sosial secara adil dan wajar.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menjadikan_Nilai_Pancasila_sebagai_Pedoman_dalam_Bertindak_dan_Berperilaku\"><\/span>Menjadikan Nilai Pancasila sebagai Pedoman dalam Bertindak dan Berperilaku<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Upaya menjaga nilai luhur Pancasila lainnya adalah menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam bertindak dan berperilaku. Hal ini dapat dilakukan dengan cara:<\/p>\n<ul>\n<li>Menyadari bahwa Pancasila adalah dasar negara dan ideologi bangsa yang harus dipegang teguh oleh setiap warga negara Indonesia.<\/li>\n<li>Memahami makna dan esensi dari setiap sila Pancasila secara mendalam dan menyeluruh.<\/li>\n<li>Mencontoh sikap dan perilaku para tokoh bangsa yang telah mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam perjuangan kemerdekaan maupun pembangunan nasional.<\/li>\n<li>Menyikapi setiap permasalahan yang dihadapi dengan menggunakan prinsip-prinsip Pancasila sebagai acuan penyelesaian.<\/li>\n<li>Menyuarakan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat luas melalui berbagai media komunikasi dan informasi.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menerapkan_Nilai_Pancasila_dalam_Dunia_Pendidikan\"><\/span>Menerapkan Nilai Pancasila dalam Dunia Pendidikan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Upaya menjaga nilai luhur Pancasila juga dapat dilakukan dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam dunia pendidikan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara:<\/p>\n<ul>\n<li>Menyusun kurikulum pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap mata pelajaran atau mata kuliah.<\/li>\n<li>Mengembangkan metode pembelajaran yang menstimulasi siswa atau mahasiswa untuk mempelajari dan menghayati nilai-nilai Pancasila secara aktif dan kreatif.<\/li>\n<li>Menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang mendukung proses internalisasi nilai-nilai Pancasila, seperti bendera merah putih, lambang negara, lagu kebangsaan, dan sebagainya.<\/li>\n<li>Mengadakan kegiatan ekstrakurikuler yang mengembangkan potensi dan bakat siswa atau mahasiswa sekaligus menanamkan nilai-nilai Pancasila, seperti pramuka, palang merah, olahraga, seni, dan sebagainya.<\/li>\n<li>Mengajak siswa atau mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan, seperti pengabdian masyarakat, bakti sosial, penanaman pohon, dan sebagainya.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menolak_Tegas_Ajaran_atau_Paham_yang_Bertentangan_dengan_Nilai_Pancasila\"><\/span>Menolak Tegas Ajaran atau Paham yang Bertentangan dengan Nilai Pancasila<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Upaya menjaga nilai luhur Pancasila yang terakhir adalah menolak tegas ajaran atau paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Hal ini dapat dilakukan dengan cara:<\/p>\n<ul>\n<li>Menjaga kewaspadaan dan kritis terhadap berbagai informasi yang bersifat menyesatkan, provokatif, atau menghasut yang dapat merusak nilai-nilai Pancasila.<\/li>\n<li>Menjauhi segala bentuk organisasi, kelompok, atau individu yang mengajarkan atau menyebarkan ajaran atau paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.<\/li>\n<li>Melaporkan kepada pihak yang berwenang jika menemukan adanya indikasi atau bukti adanya ajaran atau paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.<\/li>\n<li>Menyikapi secara bijak dan proporsional jika terjadi konflik atau perbedaan pendapat yang berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila, tanpa menggunakan kekerasan atau anarkisme.<\/li>\n<li>Menjalin kerjasama dan komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat yang memiliki komitmen untuk menjaga nilai luhur Pancasila.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Pancasila &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pancasila.<br \/>\n(2) Pancasila (politics) &#8211; Wikipedia. https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Pancasila_%28politics%29.<br \/>\n(3) Teks Pancasila 1-5 dan Makna Lambangnya yang Perlu Siswa Tahu &#8211; detikcom. https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-5645210\/teks-pancasila-1-5-dan-makna-lambangnya-yang-perlu-siswa-tahu.<br \/>\n(4) Upaya Menjaga Nilai Luhur Pancasila &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/skola\/read\/2022\/06\/27\/100000669\/upaya-menjaga-nilai-luhur-pancasila.<br \/>\n(5) Upaya Menjaga Nilai Luhur Pancasila &#8211; Kompasiana. https:\/\/www.kompasiana.com\/antonius07974\/6392254f08a8b51d4135b554\/upaya-menjaga-nilai-luhur-pancasila.<br \/>\n(6) #Upaya-menjaga-nilai-luhur-Pancasila &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/tag\/upaya-menjaga-nilai-luhur-Pancasila.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pancasila adalah dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia yang terdiri dari lima sila, yaitu: Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-3483","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3483","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3483"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3483\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3483"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3483"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3483"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}