{"id":3456,"date":"2023-08-10T05:41:58","date_gmt":"2023-08-10T05:41:58","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=3456"},"modified":"2023-08-10T05:41:58","modified_gmt":"2023-08-10T05:41:58","slug":"nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-bermasyarakat-berbangsa-dan-bernegara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-bermasyarakat-berbangsa-dan-bernegara\/","title":{"rendered":"Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-bermasyarakat-berbangsa-dan-bernegara\/#Nilai-nilai_Sila_Pertama_Ketuhanan_yang_Maha_Esa\" >Nilai-nilai Sila Pertama: Ketuhanan yang Maha Esa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-bermasyarakat-berbangsa-dan-bernegara\/#Nilai-nilai_Sila_Kedua_Kemanusiaan_yang_Adil_dan_Beradab\" >Nilai-nilai Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-bermasyarakat-berbangsa-dan-bernegara\/#Nilai-nilai_Sila_Ketiga_Persatuan_Indonesia\" >Nilai-nilai Sila Ketiga: Persatuan Indonesia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-bermasyarakat-berbangsa-dan-bernegara\/#Nilai-nilai_Sila_Keempat_Kerakyatan_yang_Dipimpin_oleh_Hikmat_Kebijaksanaan_dalam_PermusyawaratanPerwakilan\" >Nilai-nilai Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan\/Perwakilan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-bermasyarakat-berbangsa-dan-bernegara\/#Nilai-nilai_Sila_Kelima_Keadilan_Sosial_bagi_Seluruh_Rakyat_Indonesia\" >Nilai-nilai Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima sila, yaitu: Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan\/perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup>\u00a0Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia<sup>1<\/sup>\u00a0Pancasila lahir dari perjuangan dan aspirasi rakyat Indonesia yang menginginkan kemerdekaan dari penjajahan kolonial<sup>2<\/sup>\u00a0Pancasila juga mencerminkan nilai-nilai luhur yang bersumber dari budaya, sejarah, agama, dan filsafat bangsa Indonesia<sup>2<\/sup><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Nilai-nilai_Sila_Pertama_Ketuhanan_yang_Maha_Esa\"><\/span>Nilai-nilai Sila Pertama: Ketuhanan yang Maha Esa<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sila pertama Pancasila adalah Ketuhanan yang Maha Esa, yang berarti pengakuan dan penghormatan terhadap keberadaan Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing<sup>1<\/sup>\u00a0Nilai-nilai yang terkandung dalam sila ini antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Mengimani dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa secara ikhlas dan tulus.<\/li>\n<li>Menghargai dan menghormati kerukunan antar umat beragama dan kebebasan beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.<\/li>\n<li>Menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika yang bersumber dari ajaran agama dan kepercayaan masing-masing.<\/li>\n<li>Menjadikan Tuhan Yang Maha Esa sebagai sumber hukum, kebenaran, keadilan, dan kebahagiaan.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Nilai-nilai_Sila_Kedua_Kemanusiaan_yang_Adil_dan_Beradab\"><\/span>Nilai-nilai Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sila kedua Pancasila adalah Kemanusiaan yang adil dan beradab, yang berarti sikap dan perilaku yang menunjukkan penghargaan terhadap martabat, hak, dan kewajiban manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa<sup>1<\/sup>\u00a0Nilai-nilai yang terkandung dalam sila ini antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Mengakui dan menghormati persamaan derajat, hak, dan kewajiban setiap manusia tanpa membedakan suku, ras, etnis, agama, jenis kelamin, golongan, atau status sosial.<\/li>\n<li>Menjaga dan meningkatkan solidaritas, toleransi, kerjasama, gotong royong, saling mengasihi, dan saling membantu antara sesama manusia.<\/li>\n<li>Menolak segala bentuk diskriminasi, penindasan, eksploitasi, kekerasan, atau pelanggaran hak asasi manusia.<\/li>\n<li>Mengembangkan sikap saling menghargai, menghormati, dan menghormati perbedaan pendapat, pandangan hidup, budaya, adat istiadat, atau tradisi masyarakat.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Nilai-nilai_Sila_Ketiga_Persatuan_Indonesia\"><\/span>Nilai-nilai Sila Ketiga: Persatuan Indonesia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sila ketiga Pancasila adalah Persatuan Indonesia, yang berarti kesadaran dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia yang memiliki identitas nasional yang kuat dan kokoh<sup>1<\/sup>\u00a0Nilai-nilai yang terkandung dalam sila ini antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Menjaga dan mempertahankan kedaulatan, keutuhan, kesatuan, dan persatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.<\/li>\n<li>Menghargai dan menghormati keragaman suku bangsa, bahasa daerah, agama, kepercayaan, dan budaya yang menjadi kekayaan dan keunikan bangsa Indonesia.<\/li>\n<li>Membangun rasa cinta tanah air, nasionalisme, patriotisme, dan loyalitas terhadap negara dan bangsa Indonesia.<\/li>\n<li>Menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan semangat Proklamasi 17 Agustus 1945.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Nilai-nilai_Sila_Keempat_Kerakyatan_yang_Dipimpin_oleh_Hikmat_Kebijaksanaan_dalam_PermusyawaratanPerwakilan\"><\/span>Nilai-nilai Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan\/Perwakilan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sila keempat Pancasila adalah Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan\/perwakilan, yang berarti sistem pemerintahan yang berdasarkan atas kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara demokratis dengan mengutamakan musyawarah untuk mufakat. Nilai-nilai yang terkandung dalam sila ini antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Mengakui dan menghormati hak-hak politik rakyat sebagai pemegang kedaulatan negara, seperti hak memilih dan dipilih, hak menyampaikan pendapat, hak berorganisasi, dan hak mengawasi jalannya pemerintahan.<\/li>\n<li>Menghargai dan menghormati peran serta lembaga-lembaga perwakilan rakyat, seperti DPR, DPD, MPR, dan DPRD, dalam menyalurkan aspirasi dan kepentingan rakyat serta mengawasi kinerja pemerintah.<\/li>\n<li>Mengedepankan prinsip-prinsip demokrasi, seperti transparansi, akuntabilitas, partisipasi, responsivitas, inklusivitas, dan deliberatif dalam setiap proses pengambilan keputusan publik.<\/li>\n<li>Menumbuhkan sikap saling menghormati, menghargai, dan menghormati hasil musyawarah untuk mufakat sebagai bentuk kesepakatan bersama yang mengutamakan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi atau golongan.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Nilai-nilai_Sila_Kelima_Keadilan_Sosial_bagi_Seluruh_Rakyat_Indonesia\"><\/span>Nilai-nilai Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sila kelima Pancasila adalah Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, yang berarti pemerataan kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa diskriminasi. Nilai-nilai yang terkandung dalam sila ini antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Menjamin hak-hak dasar rakyat, seperti hak atas pendidikan, kesehatan, pekerjaan, penghidupan layak, lingkungan hidup sehat, perlindungan sosial, dan kebudayaan.<\/li>\n<li>Mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berdaya saing dengan memperhatikan aspek-aspek sosial, lingkungan, dan kultural.<\/li>\n<li>Membangun sistem distribusi sumber daya alam dan hasil pembangunan yang adil dan merata sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan sosial.<\/li>\n<li>Mencegah dan memberantas segala bentuk ketimpangan sosial, kemiskinan, korupsi, kolusi, nepotisme, atau penyalahgunaan wewenang.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Pancasila &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pancasila.<br \/>\n(2) Pancasila (politics) &#8211; Wikipedia. https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Pancasila_%28politics%29.<br \/>\n(3) Teks Pancasila 1-5 dan Makna Lambangnya yang Perlu Siswa Tahu &#8211; detikcom. https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-5645210\/teks-pancasila-1-5-dan-makna-lambangnya-yang-perlu-siswa-tahu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima sila, yaitu: Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-3456","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3456","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3456"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3456\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3456"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3456"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3456"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}