{"id":34294,"date":"2023-05-19T14:55:02","date_gmt":"2023-05-19T07:55:02","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=34294"},"modified":"2023-05-19T14:55:02","modified_gmt":"2023-05-19T07:55:02","slug":"pantai-sari-ringgung-surga-wisata-di-lampung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pantai-sari-ringgung-surga-wisata-di-lampung\/","title":{"rendered":"Pantai Sari Ringgung: Surga Wisata di Lampung"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pantai-sari-ringgung-surga-wisata-di-lampung\/#Keindahan_Alam_Pantai_Sari_Ringgung\" >Keindahan Alam Pantai Sari Ringgung<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pantai-sari-ringgung-surga-wisata-di-lampung\/#Wahana_Permainan_Air_Pantai_Sari_Ringgung\" >Wahana Permainan Air Pantai Sari Ringgung<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pantai-sari-ringgung-surga-wisata-di-lampung\/#Fasilitas_Penunjang_Pantai_Sari_Ringgung\" >Fasilitas Penunjang Pantai Sari Ringgung<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/pantai-sari-ringgung-surga-wisata-di-lampung\/#Informasi_Lainnya_Tentang_Pantai_Sari_Ringgung\" >Informasi Lainnya Tentang Pantai Sari Ringgung<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Pantai Sari Ringgung adalah salah satu destinasi wisata favorit di Lampung.\u00a0Pantai ini terletak di Jalan Way Ratai Km 14, Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. Pantai ini menawarkan keindahan alam yang mempesona, berbagai wahana permainan air yang seru, dan fasilitas penunjang yang lengkap. Pantai ini cocok untuk wisata keluarga, romantis, maupun petualangan.<\/p>\n Pantai Sari Ringgung, Sumber Foto: IG @pantai_sariringgung\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keindahan_Alam_Pantai_Sari_Ringgung\"><\/span>Keindahan Alam Pantai Sari Ringgung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pantai Sari Ringgung memiliki pasir putih yang halus dan bersih. Air lautnya berwarna biru kehijauan dan jernih. Ombaknya tidak terlalu besar, sehingga aman untuk berenang dan bermain air. Di sekitar pantai, terdapat pepohonan rindang yang menambah kesegaran suasana.<\/p>\n<p>Salah satu daya tarik utama Pantai Sari Ringgung adalah\u00a0<strong>pasir timbul.<\/strong>\u00a0Pasir timbul adalah fenomena alam dimana munculnya pulau kecil dari pasir di tengah laut saat air surut. Pasir timbul ini bisa dijangkau dengan menggunakan perahu nelayan atau speed boat. Di sini, pengunjung bisa berfoto-foto dengan latar belakang laut biru dan langit cerah.<\/p>\n<p>Selain pasir timbul, Pantai Sari Ringgung juga memiliki\u00a0<strong>masjid apung<\/strong>. Masjid apung adalah bangunan masjid yang berdiri di atas air laut. Masjid ini juga bisa dijangkau dengan menggunakan perahu atau speed boat. Masjid ini menjadi tempat ibadah bagi umat Muslim yang berkunjung ke pantai ini. Selain itu, masjid ini juga menjadi ikon wisata dan spot foto yang menarik.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Wahana_Permainan_Air_Pantai_Sari_Ringgung\"><\/span>Wahana Permainan Air Pantai Sari Ringgung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pantai Sari Ringgung tidak hanya menyuguhkan pemandangan alam yang indah, tetapi juga berbagai wahana permainan air yang seru. Pengunjung bisa mencoba wahana seperti:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Speed boat<\/strong>: wahana ini cocok untuk pengunjung yang suka sensasi kecepatan dan adrenalin. Pengunjung bisa menaiki perahu bermotor yang melaju kencang di permukaan air laut. Wahana ini bisa menampung hingga 6 orang per perahu.<\/li>\n<li><strong>Kano<\/strong>: wahana ini cocok untuk pengunjung yang suka olahraga air dan petualangan. Pengunjung bisa menyewa kano atau perahu kecil yang digerakkan dengan dayung. Wahana ini bisa menampung hingga 2 orang per kano.<\/li>\n<li><strong>Banana boat<\/strong>: wahana ini cocok untuk pengunjung yang suka bermain air bersama teman atau keluarga. Pengunjung bisa menaiki ban berbentuk pisang yang ditarik oleh speed boat. Wahana ini bisa menampung hingga 6 orang per ban.<\/li>\n<li><strong>Air tumpah<\/strong>: wahana ini cocok untuk pengunjung yang suka bermain air dengan anak-anak. Wahana ini berupa kolam renang buatan dengan berbagai perosotan dan semprotan air. Wahana ini aman dan menyenangkan untuk anak-anak.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fasilitas_Penunjang_Pantai_Sari_Ringgung\"><\/span>Fasilitas Penunjang Pantai Sari Ringgung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pantai Sari Ringgung juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang memudahkan pengunjung<sup>2<\/sup><sup>3<\/sup>. Fasilitas-fasilitas tersebut antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Gazebo<\/strong>: tersedia gazebo atau pondok-pondok kayu yang bisa disewa oleh pengunjung untuk bersantai atau makan siang. Gazebo ini bisa menampung hingga 10 orang per gazebo.<\/li>\n<li><strong>Warung makan<\/strong>: tersedia warung makan yang menjual berbagai menu makanan dan minuman. Pengunjung bisa menikmati hidangan khas pantai seperti ikan bakar, sate cumi, kerang rebus, es kelapa muda, dan lain-lain.<\/li>\n<li><strong>Toilet dan kamar mandi<\/strong>: tersedia toilet dan kamar mandi yang bersih dan nyaman untuk pengunjung. Toilet dan kamar mandi ini dipisahkan antara laki-laki dan perempuan.<\/li>\n<li><strong>Tempat parkir<\/strong>: tersedia tempat parkir yang luas dan aman untuk kendaraan pengunjung. Tempat parkir ini bisa menampung hingga ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Informasi_Lainnya_Tentang_Pantai_Sari_Ringgung\"><\/span>Informasi Lainnya Tentang Pantai Sari Ringgung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berikut adalah informasi lainnya tentang Pantai Sari Ringgung yang perlu diketahui oleh pengunjung:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Jam buka<\/strong>: Pantai Sari Ringgung buka setiap hari dari pukul 06.00 hingga pukul 17.00 WIB<\/li>\n<li><strong>Harga tiket masuk<\/strong>: Pengunjung hanya perlu membayar Rp 20.000,- per orang untuk masuk ke pantai ini. Harga tiket masuk sudah termasuk asuransi jiwa.<\/li>\n<li><strong>Harga parkir<\/strong>: Pengunjung perlu membayar Rp 5.000,- untuk parkir sepeda motor dan Rp 10.000,- untuk parkir mobil.<\/li>\n<li><strong>Harga sewa wahana<\/strong>: Pengunjung perlu membayar biaya sewa sesuai dengan jenis wahana yang dipilih.\u00a0Berikut adalah daftar harga sewa wahana di Pantai Sari Ringgung:<\/li>\n<\/ul>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Wahana<\/th>\n<th>Harga Sewa<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Speed boat<\/td>\n<td>Rp 50.000,- per orang<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Kano<\/td>\n<td>Rp 25.000,- per kano<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Banana boat<\/td>\n<td>Rp 25.000,- per orang<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Air tumpah<\/td>\n<td>Rp 10.000,- per orang<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<ul>\n<li><strong>Rute menuju pantai<\/strong>: Pantai Sari Ringgung bisa dijangkau dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Berikut adalah rute menuju pantai dari Bandar Lampung:\n<ul>\n<li>Kendaraan pribadi: dari Bandar Lampung, menuju ke arah Padang Cermin melalui Jalan Lintas Sumatera Timur (JLST). Setelah melewati Jembatan Way Ratai, belok kanan menuju Jalan Way Ratai No.KM 14. Ikuti petunjuk jalan hingga sampai di pintu masuk Pantai Sari Ringgung.<\/li>\n<li>Angkutan umum: dari Terminal Rajabasa, naik angkot warna merah hati yang menuju Ramayana. Turun di gudang lelang, kemudian jalan beberapa meter hingga menemukan angkutan pedesaan warna hitam. Naik angkutan pedesaan tersebut hingga sampai di pintu masuk Pantai Sari Ringgung.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pantai Sari Ringgung adalah salah satu destinasi wisata favorit di Lampung.\u00a0Pantai ini terletak di Jalan Way Ratai Km 14, Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-34294","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34294","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34294"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34294\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34294"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34294"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34294"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}