{"id":3314,"date":"2023-08-07T08:03:34","date_gmt":"2023-08-07T08:03:34","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=3314"},"modified":"2023-08-07T08:03:34","modified_gmt":"2023-08-07T08:03:34","slug":"laporan-laba-rugi-pengertian-unsur-dan-fungsinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/laporan-laba-rugi-pengertian-unsur-dan-fungsinya\/","title":{"rendered":"Laporan Laba Rugi: Pengertian, Unsur, dan Fungsinya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/laporan-laba-rugi-pengertian-unsur-dan-fungsinya\/#Pengertian_Laporan_Laba_Rugi\" >Pengertian Laporan Laba Rugi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/laporan-laba-rugi-pengertian-unsur-dan-fungsinya\/#Unsur-Unsur_Laporan_Laba_Rugi\" >Unsur-Unsur Laporan Laba Rugi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/laporan-laba-rugi-pengertian-unsur-dan-fungsinya\/#Cara_Membuat_Laporan_Laba_Rugi\" >Cara Membuat Laporan Laba Rugi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/laporan-laba-rugi-pengertian-unsur-dan-fungsinya\/#Contoh_Laporan_Laba_Rugi\" >Contoh Laporan Laba Rugi<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/laporan-laba-rugi-pengertian-unsur-dan-fungsinya\/#Format_Tunggal\" >Format Tunggal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/laporan-laba-rugi-pengertian-unsur-dan-fungsinya\/#Format_Berganda\" >Format Berganda<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Laporan laba rugi adalah salah satu bagian dari laporan keuangan perusahaan yang menunjukkan kinerja keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu. Laporan ini berisi informasi tentang pendapatan dan beban yang diterima dan dikeluarkan oleh perusahaan, serta laba atau rugi bersih yang dihasilkan. Laporan laba rugi sangat penting untuk dibuat dan dianalisis oleh pemilik usaha, manajemen, kreditur, investor, dan pihak-pihak lain yang berkepentingan dengan kondisi keuangan perusahaan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Laporan_Laba_Rugi\"><\/span>Pengertian Laporan Laba Rugi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Laporan laba rugi (Inggris: Income Statement atau Profit and Loss Statement) adalah bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menjabarkan unsur-unsur pendapatan dan beban perusahaan sehingga menghasilkan suatu laba atau rugi bersih<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<p>Laporan laba rugi juga disebut sebagai laporan hasil usaha, karena laporan ini menggambarkan hasil dari aktivitas operasional perusahaan selama periode tertentu. Laporan laba rugi biasanya dibuat secara bulanan, triwulanan, semesteran, atau tahunan, tergantung pada kebutuhan dan kebijakan perusahaan.<\/p>\n<p>Laporan laba rugi memiliki dua fungsi utama, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Sebagai alat evaluasi kinerja perusahaan. Dengan melihat laporan laba rugi, pemilik usaha dan manajemen dapat mengetahui apakah perusahaan mengalami peningkatan atau penurunan pendapatan, beban, dan laba dari periode sebelumnya. Selain itu, laporan laba rugi juga dapat digunakan untuk membandingkan kinerja perusahaan dengan rencana anggaran atau target yang telah ditetapkan sebelumnya.<\/li>\n<li>Sebagai alat pengambilan keputusan. Dengan melihat laporan laba rugi, pemilik usaha dan manajemen dapat mengambil keputusan strategis untuk meningkatkan kinerja perusahaan di masa depan. Misalnya, dengan mengetahui sumber pendapatan dan beban yang paling besar, perusahaan dapat menentukan produk atau layanan mana yang paling menguntungkan atau merugikan, serta mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Unsur-Unsur_Laporan_Laba_Rugi\"><\/span>Unsur-Unsur Laporan Laba Rugi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Laporan laba rugi terdiri dari beberapa unsur utama, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Pendapatan (revenue). Pendapatan adalah jumlah uang yang diterima oleh perusahaan dari penjualan barang atau jasa kepada pelanggan. Pendapatan dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu pendapatan usaha dan pendapatan non-usaha. Pendapatan usaha adalah pendapatan yang berasal dari aktivitas utama perusahaan, seperti penjualan produk atau layanan. Pendapatan non-usaha adalah pendapatan yang berasal dari aktivitas lain yang tidak termasuk dalam aktivitas utama perusahaan, seperti bunga, dividen, sewa, royalti, atau keuntungan penjualan aset.<\/li>\n<li>Beban (expense). Beban adalah jumlah uang yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk memproduksi barang atau jasa yang dijual kepada pelanggan. Beban juga dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu beban usaha dan beban non-usaha. Beban usaha adalah beban yang berhubungan langsung dengan aktivitas utama perusahaan, seperti beban bahan baku, tenaga kerja, pemasaran, administrasi, penyusutan, atau amortisasi. Beban non-usaha adalah beban yang berhubungan dengan aktivitas lain yang tidak termasuk dalam aktivitas utama perusahaan, seperti bunga, kerugian penjualan aset, pajak penghasilan, atau denda.<\/li>\n<li>Laba (profit) atau rugi (loss). Laba atau rugi adalah selisih antara pendapatan dan beban yang dihasilkan oleh perusahaan dalam suatu periode tertentu. Laba atau rugi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:\n<ul>\n<li>Laba kotor (gross profit). Laba kotor adalah selisih antara pendapatan usaha dan beban pokok penjualan (cost of goods sold). Beban pokok penjualan adalah beban yang berhubungan langsung dengan produksi barang atau jasa yang dijual, seperti bahan baku, tenaga kerja langsung, atau overhead pabrik. Laba kotor menunjukkan seberapa efisien perusahaan dalam mengelola biaya produksinya.<\/li>\n<li>Laba operasi (operating profit). Laba operasi adalah selisih antara laba kotor dan beban usaha. Beban usaha adalah beban yang berhubungan dengan aktivitas penjualan, pemasaran, administrasi, atau umum perusahaan. Laba operasi menunjukkan seberapa efektif perusahaan dalam mengelola biaya operasionalnya.<\/li>\n<li>Laba sebelum pajak (earnings before tax). Laba sebelum pajak adalah selisih antara laba operasi dan beban non-usaha. Beban non-usaha adalah beban yang berhubungan dengan aktivitas keuangan, investasi, atau lainnya yang tidak termasuk dalam aktivitas utama perusahaan. Laba sebelum pajak menunjukkan seberapa besar laba yang dihasilkan perusahaan sebelum membayar pajak penghasilan.<\/li>\n<li>Laba bersih (net income). Laba bersih adalah selisih antara laba sebelum pajak dan pajak penghasilan. Pajak penghasilan adalah jumlah uang yang harus dibayarkan oleh perusahaan kepada pemerintah sebagai kewajiban atas penghasilan yang diperolehnya. Laba bersih menunjukkan seberapa besar laba yang tersisa bagi pemilik usaha setelah membayar semua kewajiban perusahaan.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Membuat_Laporan_Laba_Rugi\"><\/span>Cara Membuat Laporan Laba Rugi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Cara membuat laporan laba rugi dapat dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Menentukan periode akuntansi. Periode akuntansi adalah jangka waktu tertentu yang digunakan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan. Periode akuntansi biasanya berupa bulan, triwulan, semester, atau tahun. Periode akuntansi harus ditentukan sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan perusahaan.<\/li>\n<li>Mengumpulkan data pendapatan dan beban. Data pendapatan dan beban adalah data yang berisi informasi tentang jumlah uang yang diterima dan dikeluarkan oleh perusahaan selama periode akuntansi. Data pendapatan dan beban dapat diperoleh dari catatan akuntansi perusahaan, seperti jurnal, buku besar, neraca saldo, atau laporan keuangan lainnya.<\/li>\n<li>Mengelompokkan data pendapatan dan beban. Data pendapatan dan beban harus dikelompokkan sesuai dengan jenisnya, yaitu pendapatan usaha, pendapatan non-usaha, beban pokok penjualan, beban usaha, beban non-usaha, dan pajak penghasilan. Pengelompokkan data pendapatan dan beban dapat dilakukan dengan menggunakan akun-akun yang sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.<\/li>\n<li>Menghitung laba atau rugi. Laba atau rugi dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut:\n<ul>\n<li>Laba kotor = Pendapatan usaha &#8211; Beban pokok penjualan<\/li>\n<li>Laba operasi = Laba kotor &#8211; Beban usaha<\/li>\n<li>Laba sebelum pajak = Laba operasi &#8211; Beban non-usaha<\/li>\n<li>Laba bersih = Laba sebelum pajak &#8211; Pajak penghasilan<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>Menyusun laporan laba rugi. Laporan laba rugi dapat disusun dengan menggunakan format yang sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Ada dua format umum yang digunakan untuk menyusun laporan laba rugi, yaitu format tunggal (single-step) dan format berganda (multi-step). Format tunggal adalah format yang menyajikan seluruh pendapatan dalam satu kelompok dan seluruh beban dalam satu kelompok lainnya, sehingga hanya terdapat satu langkah untuk menghitung laba bersih. Format berganda adalah format yang menyajikan pendapatan dan beban dalam beberapa kelompok sesuai dengan fungsi atau aktivitasnya, sehingga terdapat beberapa langkah untuk menghitung laba bersih.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Laporan_Laba_Rugi\"><\/span>Contoh Laporan Laba Rugi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berikut ini adalah contoh laporan laba rugi dengan menggunakan format tunggal dan format berganda:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Format_Tunggal\"><\/span>Format Tunggal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>PT ABC<\/th>\n<th>Laporan Laba Rugi<\/th>\n<th>Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Pendapatan<\/td>\n<td><\/td>\n<td>Rp 1.000.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Beban<\/td>\n<td><\/td>\n<td>Rp 800.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Laba Bersih<\/td>\n<td><\/td>\n<td>Rp 200.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Format_Berganda\"><\/span>Format Berganda<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>PT ABC<\/th>\n<th>Laporan Laba Rugi<\/th>\n<th>Untuk Tahun Yang Berakhir Pada 31 Desember 2023<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Pendapatan Usaha<\/td>\n<td><\/td>\n<td>Rp 900.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Beban Pokok Penjualan<\/td>\n<td><\/td>\n<td>Rp 500.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Laba Kotor<\/td>\n<td><\/td>\n<td>Rp 400.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Beban Usaha:<\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>&#8211; Beban Penjualan<\/td>\n<td>Rp 100.000.000<\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>&#8211; Beban Administrasi dan Umum<\/td>\n<td>Rp 50.000.000<\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Total Beban Usaha<\/td>\n<td>Rp 150.000.000<\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Laba Operasi<\/td>\n<td><\/td>\n<td>Rp 250.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Pendapatan Non-Usaha:<\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>&#8211; Bunga<\/td>\n<td>Rp 10.000.000<\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>&#8211; Dividen<\/td>\n<td>Rp 5.000.000<\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Total Pendapatan Non-Usaha<\/td>\n<td>Rp 15.000.000<\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Beban Non-Usaha:<\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>&#8211; Bunga<\/td>\n<td>Rp 20.000.000<\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>&#8211; Kerugian Penjualan Aset Tetap<\/td>\n<td>Rp 10.000.000<\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Total Beban Non-Usaha<\/td>\n<td>Rp 30.000.000<\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Laba Sebelum Pajak Penghasilan (EBT)<\/td>\n<td><\/td>\n<td>Rp 235.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Pajak Penghasilan (30%)<\/td>\n<td><\/td>\n<td>Rp 70.5000.00<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><strong>Sumber<\/strong>:<br \/>\n(1) Laporan Laba Rugi: Pengertian, Unsur, dan Fungsinya &#8211; CIMB Niaga. https:\/\/www.cimbniaga.co.id\/id\/inspirasi\/bisnis\/laporan-laba-rugi-pengertian-unsur-dan-fungsinya.<br \/>\n(2) Laporan Laba Rugi: Pengertian, Cara Membuat, Contoh &#8211; Jurnal. https:\/\/www.jurnal.id\/id\/blog\/cara-membuat-laporan-laba-rugi-perusahaan\/.<br \/>\n(3) Cara Membuat Laporan Laba Rugi Lengkap Beserta Contohnya. https:\/\/www.harmony.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-laba-rugi\/.<br \/>\n(4) Laporan Laba Rugi: Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Cara Membuatnya. https:\/\/www.finansialku.com\/laporan-laba-rugi-pengertian-tujuan-manfaat-dan-cara-membuatnya\/.<br \/>\n(5) Getty Images. https:\/\/www.gettyimages.com\/detail\/photo\/earnings-statement-royalty-free-image\/136144792.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laporan laba rugi adalah salah satu bagian dari laporan keuangan perusahaan yang menunjukkan kinerja keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu. Laporan ini berisi informasi tentang&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-3314","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3314","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3314"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3314\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3314"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3314"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3314"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}