{"id":3287,"date":"2023-08-07T07:22:33","date_gmt":"2023-08-07T07:22:33","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=3287"},"modified":"2023-08-07T07:22:33","modified_gmt":"2023-08-07T07:22:33","slug":"karakteristik-dan-jenis-akun-perusahaan-dagang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/karakteristik-dan-jenis-akun-perusahaan-dagang\/","title":{"rendered":"Karakteristik dan Jenis Akun Perusahaan Dagang"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/karakteristik-dan-jenis-akun-perusahaan-dagang\/#Karakteristik_Perusahaan_Dagang\" >Karakteristik Perusahaan Dagang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/karakteristik-dan-jenis-akun-perusahaan-dagang\/#Jenis_Akun_Perusahaan_Dagang\" >Jenis Akun Perusahaan Dagang<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatan utamanya adalah membeli dan menjual barang dagangan tanpa mengubah bentuk atau sifatnya. Contoh perusahaan dagang adalah supermarket, toko kelontong, distributor, dan pengecer. Perusahaan dagang memiliki karakteristik dan jenis akun yang berbeda dengan perusahaan jasa atau perusahaan manufaktur. Artikel ini akan membahas tentang karakteristik dan jenis akun perusahaan dagang secara lengkap.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Karakteristik_Perusahaan_Dagang\"><\/span>Karakteristik Perusahaan Dagang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Perusahaan dagang memiliki beberapa karakteristik khusus, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Kegiatan utama perusahaan dagang adalah membeli, menyimpan, dan menjual barang dagangan kepada konsumen atau perantara.<\/li>\n<li>Perusahaan dagang tidak melakukan proses produksi atau mengubah wujud dari barang dagangan yang dibeli dari produsen atau supplier.<\/li>\n<li>Perhitungan laba perusahaan dagang didapat dari selisih antara total penjualan dengan harga pokok penjualan (HPP) dan biaya operasional lainnya.<\/li>\n<li>Pencatatan akuntansi perusahaan dagang berdasarkan pada akun persediaan barang, yaitu akun yang mencatat jumlah dan nilai barang dagangan yang dimiliki perusahaan pada awal atau akhir periode tertentu.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Akun_Perusahaan_Dagang\"><\/span>Jenis Akun Perusahaan Dagang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Perusahaan dagang menggunakan beberapa jenis akun khusus yang tidak ditemukan pada perusahaan jasa atau perusahaan manufaktur. Jenis-jenis akun tersebut antara lain adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Akun Pembelian: Akun yang mencatat pembelian barang dagangan yang masuk ke perusahaan sebelum dijual kepada konsumen. Pembelian perusahaan selain pembelian barang dagangan tidak dimasukkan ke dalam akun ini, seperti pembelian alat kantor, perlengkapan kantor, dan lain-lain.<\/li>\n<li>Akun Penjualan: Akun yang mencatat segala kegiatan penjualan barang dagangan perusahaan kepada konsumen atau perantara. Penjualan perusahaan selain penjualan barang dagangan tidak dimasukkan ke dalam akun ini, seperti penjualan aset tetap, jasa, dan lain-lain.<\/li>\n<li>Akun Harga Pokok Penjualan (HPP): Akun yang digunakan untuk menentukan harga beli barang yang telah atau akan dijual pada suatu periode tertentu. HPP dipengaruhi oleh metode persediaan yang digunakan, seperti FIFO, LIFO, atau rata-rata tertimbang.<\/li>\n<li>Akun Potongan Penjualan: Akun yang digunakan untuk mencatat diskon atau potongan harga yang diberikan oleh pihak penjual kepada pelanggan karena telah membayar barang dengan tunai langsung ketika transaksi terjadi atau dalam waktu yang ditetapkan.<\/li>\n<li>Akun Retur Penjualan: Akun yang digunakan untuk mencatat barang yang sudah terjual kepada konsumen namun dikembalikan kepada perusahaan karena ada ketidaksesuaian pesanan, kondisi barang yang tidak baik atau cacat, dan sebagainya.<\/li>\n<li>Akun Potongan Pembelian: Akun yang digunakan untuk mencatat diskon atau potongan harga yang diterima oleh pihak pembeli dari produsen atau supplier karena telah membayar barang dengan tunai langsung ketika transaksi terjadi atau dalam waktu yang ditetapkan.<\/li>\n<li>Akun Retur Pembelian: Akun yang digunakan untuk mencatat barang yang sudah dibeli dari produsen atau supplier namun dikembalikan karena ada ketidaksesuaian pesanan, kondisi barang yang tidak baik atau cacat, dan sebagainya.<\/li>\n<li>Akun Beban Pemasaran: Akun yang digunakan untuk mencatat semua beban yang dikeluarkan oleh perusahaan dagang untuk mendistribusikan barang-barang dagangan hingga sampai ke tangan konsumen. Contohnya adalah gaji wiraniaga, beban iklan, beban angkut, beban gudang, dan lain-lain.<\/li>\n<li>Akun Beban Administrasi dan Umum: Akun yang digunakan untuk mencatat semua beban operasi kantor (perusahaan) guna perencanaan dan pengendalian secara umum. Contohnya adalah gaji staf administrasi, gaji manajer dan direktur, beban listrik, beban telepon, beban penyusutan aset tetap, dan lain-lain.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Akun-Akun Perusahaan Dagang &#8211; Mahasiswa Akuntansi. https:\/\/www.mahasiswaakuntansi.id\/2020\/10\/akun-akun-perusahaan-dagang.html.<br \/>\n(2) Akuntansi Perusahaan Dagang: Karakter dan Jenis Akun yang Digunakan &#8211; Kledo. https:\/\/kledo.com\/blog\/akuntansi-perusahaan-dagang\/.<br \/>\n(3) Jenis Akun Perusahaan Dagang &#8211; Materi Ekonomi Kelas 12 &#8211; Zenius Education. https:\/\/www.zenius.net\/blog\/karakteristik-akun-perusahaan-dagang.<br \/>\n(4) Akun Khusus Pada Perusahaan Dagang Bisnis UKM. https:\/\/novalio.id\/blog\/akun-khusus-pada-perusahaan-dagang-bisnis-ukm\/.<br \/>\n(5) AKUN AKUN KHUSUS PERUSAHAAN DAGANG | SS belajar. http:\/\/www.ssbelajar.net\/2012\/12\/akun-akun-khusus-perusahaan-dagang.html.<br \/>\n(6) Memahami Perbedaan Akuntansi Perusahaan Dagang dan Jasa. https:\/\/www.harmony.co.id\/blog\/memahami-perbedaan-akuntansi-perusahaan-dagang-dan-jasa\/.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatan utamanya adalah membeli dan menjual barang dagangan tanpa mengubah bentuk atau sifatnya. Contoh perusahaan dagang adalah supermarket, toko kelontong,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-3287","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3287","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3287"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3287\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3287"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3287"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3287"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}