{"id":31805,"date":"2023-01-16T10:17:43","date_gmt":"2023-01-16T03:17:43","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=31805"},"modified":"2023-01-16T10:17:43","modified_gmt":"2023-01-16T03:17:43","slug":"contoh-keteladanan-dalam-kehidupan-sehari-hari-bersama-sahabat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/contoh-keteladanan-dalam-kehidupan-sehari-hari-bersama-sahabat\/","title":{"rendered":"Contoh Keteladanan dalam Kehidupan Sehari- hari bersama Sahabat"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li>Ketika pada peperangan ada seorang sahabat terkena panah betisnya sehingga tidak bisa berjalan. Nabi Muhammad SAW berkata kepada sahabat yang lain supaya anak panahnya itu di cabut pada waktu solat. Maka sahabat yang terkena panah itu solat pada waktu itu pula sahabat yang lain mencabut anak panahnya tapi sahabat yang solat itu tidak merasakan sakit itu karena solatnya yang sangat khusu&#8217;.<\/li>\n<li>Rasulullah shallallahu \u2018alaihi wasallam telah memancangkan pondasi-pondasi keadilan dan pembelaan bagi hak setiap orang agar mendapatkan dan mengambil haknya yang dirampas. Dan Rasulullah shallallahu \u2018alaihi wasallam telah menjalankan kaidah tersebut demi kebaikan dan semata-mata untuk jalan kebaikan dengan bimbingan karunia yang telah Allah curahkan berupa perintah dan larangan.<\/li>\n<li>Ketika Rasulullah shallallahu \u2018alaihi wasallam baru kembali dari peperangan Hunain, beberapa orang Arab badui mengikuti beliau, mereka meminta bagian kepada beliau. Mereka terus meminta sampai-sampai beliau terdesak ke sebuah pohon, sehingga jatuhlah selendang beliau, ketika itu beliau berada di atas tunggangan. Beliau lantas berkata: \u201cKembalikanlah selendang itu kepadaku, Apakah kamu khawatir aku akan berlaku bakhil Demi Allah, seadainya aku memiliki unta-unta yang merah sebanyak pohon \u2018Udhah ini, niscaya akan aku bagikan kepadamu, kemudian kalian pasti tidak akan mendapatiku sebagai seorang yang bakhil, penakut lagi pendusta.\u201d (HR. Al-Baghawi di dalam kitab Syarhus Sunnah dan telah dinyatakan shahih oleh Syaikh Al-Albani). Merupakan bentuk tarbiyah dan ta\u2019lim yang paling jitu dan indah adalah berlaku lemah lembut dalam segala perkara, dalam mengenal maslahat dan menolak mafsadat.<\/li>\n<li>\u2018Aisyah radhiyallahu \u2018anha menceritakan: \u201cSuatu kali aku pergi melaksanakan umrah bersama Rasulullah shallallahu \u2018alaihi wasallam dari kota Madinah. Ketika tiba di kota Makkah, aku berkata: \u201cWahai Rasulullah shallallahu \u2018alaihi wasallam, ayah dan ibuku sebagai tebusannya, engkau mengqasar shalat namun aku menyempurnakannya, engkau tidak berpuasa justru aku yang berpuasa.\u201d Beliau menjawab: \u201cBagus, wahai \u2018Aisyah!\u201d Beliau sama sekali tidak mencela diriku.\u201d (HR. An-Nasaai).<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Ketika pada peperangan ada seorang sahabat terkena panah betisnya sehingga tidak bisa berjalan. Nabi Muhammad SAW berkata kepada sahabat yang lain supaya anak panahnya&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_customify_content_layout":"","_customify_sidebar":"","_customify_page_header_display":"","_customify_disable_header":"","_customify_disable_header_top":"","_customify_disable_header_main":"","_customify_disable_header_bottom":"","_customify_disable_page_title":"","_customify_disable_content_vertical_padding":"","_customify_disable_footer_top":"","_customify_disable_footer_main":"","_customify_disable_footer_bottom":"","_customify_breadcrumb_display":"","_customify_header_transparent_display":"","footnotes":""},"categories":[285],"tags":[],"class_list":["post-31805","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31805","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31805"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31805\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31805"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31805"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wirabuana.ac.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31805"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}